COVID-19

Penyakit koronavirus 2019 (bahasa Inggris: coronavirus disease 2019, disingkat COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Penyakit ini mengakibatkan pandemi koronavirus 2019–2020. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas. Sakit tenggorokan, pilek, atau bersin-bersin lebih jarang ditemukan. Pada penderita yang paling rentan, penyakit ini dapat berujung pada pneumonia dan kegagalan multiorgan.

Infeksi menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet) dari saluran pernapasan yang sering dihasilkan saat batuk atau bersin. Waktu dari paparan virus hingga timbulnya gejala klinis berkisar antara 1–14 hari dengan rata-rata 5 hari. Metode standar diagnosis adalah uji reaksi berantai polimerase transkripsi-balik (rRT-PCR) dari usap nasofaring atau sampel dahak dengan hasil dalam beberapa jam hingga 2 hari. Pemeriksaan antibodi dari sampel serum darah juga dapat digunakan dengan hasil dalam beberapa hari. Infeksi juga dapat didiagnosis dari kombinasi gejala, faktor risiko, dan pemindaian tomografi terkomputasi pada dada yang menunjukkan gejala pneumonia.


 

Bagaimana cara pencegahannya?

Mencuci tangan, menjaga jarak dari orang yang batuk, dan tidak menyentuh wajah dengan tangan yang tidak bersih adalah langkah yang disarankan untuk mencegah penyakit ini. Disarankan untuk menutup hidung dan mulut dengan tisu atau siku yang tertekuk ketika batuk. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan kepada orang-orang yang menduga bahwa mereka telah terinfeksi untuk memakai masker bedah dan mencari nasihat medis dengan memanggil dokter dan tidak langsung mengunjungi klinik.


 

Update 26 Maret 2020 sebaran kasus positif Covid-19 meluas hingga 27 provinsi. Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) bertambah menjadi 893 orang pada Kamis (26/3). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 78 orang, dengan jumlah yang sembuh 35 orang.

Sebagai perbandingan, pada data per 25 Maret 2020, jumlah akumulasi pasien yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 790 orang dan tersebar di 24 provinsi. Adapun dari jumlah tersebut, sebanyak 31 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan 58 orang meninggal dunia.

Sebagaimana kebanyakan virus yang menyebar melalui udara (droplet), coronavirus dinilai sangat mudah menular, ditandai dengan tingginya angka laporan kasus dalam waktu yang tidak terlalu lama di skala global. Meski belum mencapat angka kematian yang fatal secara statistik, namun kebaruan virus ini, ditambah belum adanya terapi dan vaksin spesifik membuat WHO merilis kasus Novel Coronavirus ini sebagai outbreak, meski belum menjadi suatu wabah endemik. Meski mudah menular, sekali lagi pencegahannya dapat dimulai dengan proteksi diri saat sakit dan menjaga kebersihan badan, tangan dan barang yang kita konsumsi. Ingat, tangan adalah medium paling mudah penularan penyakit sehingga penting bagi kita untuk rajin cuci tangan pakai sabun atau larutan berbasis alkohol dengan langkah yang benar. Selain itu, penyakit coronavirus ini dilaporkan sembuh melalui terapi suportif lewat perawatan intensif dan terpantau di rumah sakit, dengan pengawasan pada asupan gizi, sistem tubuh secara menyeluruh, serta pemberian obat-obatan yang dapat mengurangi gejala. Kiranya pemerintah telah melakukan langkah preventif dan penanganan. Tugas masyarakat umum adalah mengakses edukasi yang tepat, tidak terpengaruh kabar yang tidak akurat, dan tentu saja menjaga kebersihan dan makanan yang dikonsumsi. Hingga kini, penelitian tentang virus ini terus berjalan.


Sumber:

https://www.nu.or.id/post/read/115940/hal-hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-virus-corona

https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/nasional/read/2020/03/26/17483011/update-26-maret-sebaran-kasus-positif-covid-19-meluas-hingga-27-provinsi

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200326110047-20-486984/update-corona-26-maret-893-kasus-78-meninggal-35-sembuh

 

BAGAIMANA HARMONI KEWAJIBAN DAN HAK NEGARA DAN WARGA NEGARA DALAM DEMOKRASI YANG BERSUMBU PADA KEDAULATAN RAKYAT DAN MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT?

Pada kali ini saya menulis ringkasan bab 5 Pendidikan Kewarganegaraan.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan hak dan kewajiban itu dan bagaimanakah hubungan keduanya?

Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain mana pun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain mana pun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. Kewajiban dengan demikian merupakan sesuatu yang harus dilakukan (Notonagoro, 1975).

Hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Menurut “teori korelasi” yang dianut oleh pengikut utilitarianisme, ada hubungan timbal balik antara hak dan kewajiban. Menurut mereka, setiap kewajiban seseorang berkaitan dengan hak orang lain, dan begitu pula sebaliknya.

Sumber politik yang mendasari dinamika kewajiban dan hak negara dan warga negara Indonesia adalah proses dan hasil perubahan UUD NRI 1945 yang terjadi pada era reformasi. Pada awal era reformasi (pertengahan 1998), muncul berbagai tuntutan reformasi di masyarakat. Tuntutan tersebut disampaikan oleh berbagai komponen bangsa, terutama oleh mahasiswa dan pemuda. Beberapa tuntutan reformasi itu adalah:
a. mengamandemen UUD NRI 1945,
b. penghapusan doktrin Dwi Fungsi Angkatan Bersenjata Republik
Indonesia (ABRI),
c. menegakkan supremasi hukum, penghormatan hak asasi manusia
(HAM), serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),
d. melakukan desentralisasi dan hubungan yang adil antara pusat dan
daerah,
e. (otonomi daerah),
f. mewujudkan kebebasan pers,
g. mewujudkan kehidupan demokrasi.

UUD NRI Tahun 1945 tidak hanya memuat aturan dasar ihwal kewajiban dan hak negara melainkan juga kewajiban dan hak warga negara. Dengan demikian terdapat harmoni kewajiban dan hak negara di satu pihak dengan kewajiban dan hak warga negara di pihak lain.

Esensi dan urgensi adanya harmoni kewajiban dan hak negara dan warganegara yaitu:

1. Agama
Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang religius. Kepercayaan bangsa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa telah ada semenjak zaman prasejarah, sebelum datangnya pengaruh agama-agama besar ke tanah air kita. Karena itu dalam perkembangannya, bangsa kita mudah menerima penyebaran agama-agama besar itu. Rakyat bangsa kita menganut berbagai agama berdasarkan kitab suci yang diyakininya. Undang-Undang Dasar merupakan dokumen hukum yang mewujudkan cita-cita bersama setiap rakyat Indonesia. Dalam hal ini cita-cita bersama untuk mewujudkan kehidupan beragama juga merupakan bagian yang diatur dalam UUD. Ketentuan mengenai agama diatur dalam UUD NRI 1945 Pasal 29.

2. Pendidikan dan Kebudayaan
Pendidikan dan kebudayaan merupakan dua istilah yang satu sama lain saling berkorelasi sangat erat. Pendidikan adalah salah satu bentuk upaya pembudayaan. Melalui proses, pendidikan kebudayaan bukan saja ditransformasikan dari generasi tua ke generasi muda, melainkan dikembangkan sehingga mencapai derajat tertinggi berupa peradaban. Dalam konteks ini apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Penjelasan tentang tujuan pendidikan nasional dapat kita temukan dalam Pasal 31 Ayat (3) UUD NRI 1945.

Dari rumusan Pasal 31 Ayat (3) UUD NRI 1945 juga terdapat konsep fungsi negara, dalam hal ini pemerintah, yakni mengusahakan dan sekaligus menyelenggarakan sistem pendidikan nasional. Jika kita menengok fungsi- fungsi negara (function of the state) dalam lingkup pembangunan negara (state-building) cakupannya meliputi hal-hal berikut ini.
a. Fungsi minimal: melengkapi sarana dan prasarana umum yang memadai, seperti pertahanan dan keamanan, hukum, kesehatan, dan keadilan.
b. Fungsi madya: menangani masalah-masalah eksternalitas, seperti pendidikan, lingkungan, dan monopoli.
c. Fungsi aktivis: menetapkan kebijakan industrial dan redistribusi kekayaan.

3. Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Rakyat

Penerapan asas kekeluargaan dalam perekonomian nasional adalah dalam sistem ekonomi kerakyatan. Apa makna sistem ekonomi kerakyatan itu? Sistem ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi nasional yang berasas kekeluargaan, berkedaulatan rakyat, bermoral Pancasila, dan menunjukkan pemihakan sungguh-sungguh pada ekonomi rakyat. Sistem ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang bertumpu pada kekuatan mayoritas rakyat. Dengan demikian sistem ini tidak dapat dipisahkan dari pengertian “sektor ekonomi rakyat”, yakni sektor ekonomi baik sektor produksi, distribusi, maupun konsumsi yang melibatkan rakyat banyak, memberikan manfaat bagi rakyat banyak, pemilikan dan penilikannya oleh rakyat banyak.

4. Pertahanan dan Keamanan
Berdasarkan aturan dasar ihwal pertahanan dan keamanan Negara Pasal 30 Ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagai komponen utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung. Dengan demikian tampak bahwa komponen utama dalam Sishankamrata adalah TNI dan Polri.

Hak dan kewajiban warga negara dan negara Indonesia diatur dalam UUD NRI 1945 mulai pasal 27 sampai 34, termasuk di dalamnya ada hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia. Pengaturan akan hak dan kewajiban tersebut bersifat garis besar yang penjabarannya dituangkan dalam suatu undang-undang. Sekalipun aspek kewajiban asasi manusia jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan aspek hak asasi manusia sebagaimana tertuang dalam UUD NRI 1945, namun secara filosofis tetap mengindikasikan adanya pandangan bangsa Indonesia bahwa hak asasi tidak dapat berjalan tanpa dibarengi kewajiban asasi. Dalam konteks ini Indonesia menganut paham harmoni antara kewajiban dan hak ataupun sebaliknya harmoni antara hak dan kewajiban.

Hak dan kewajiban warga negara dan negara mengalami dinamika terbukti dari adanya perubahan-perubahan dalam rumusan pasal-pasal UUD NRI 1945 melalui proses amandemen dan juga perubahan undang- undang yang menyertainya. Jaminan akan hak dan kewajiban warga negara dan negara dengan segala dinamikanya diupayakan berdampak pada terpenuhinya keseimbangan yang harmonis antara hak dan kewajiban negara dan warga negara.

URGENSI INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Permasalah yang terjadi di Aceh dan Papua yang berhubungan dengan Integrasi Nasional.

Nama Mahasiswa : Tania Argadini

NPM                        : 1915061015

Mata Kuliah           : Pendidikan Kewarganegaraan

Nama Dosen MK   : Rio Ariestia Pradipta


Permasalahan yang ada di Aceh adalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Gerakan Aceh Merdeka, atau GAM adalah sebuah organisasi separatis yang memiliki tujuan supaya Aceh lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik antara pemerintah RI dan GAM yang diakibatkan perbedaan keinginan ini telah berlangsung sejak tahun 1976 dan menyebabkan jatuhnya hampir sekitar 15.000 jiwa. Gerakan ini juga dikenal dengan nama Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF).

Sedangkan yang ada di papua adalah Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Organisasi Papua Merdeka (disingkat OPM) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 untuk mengakhiri pemerintahan provinsi Papua dan Papua Barat yang saat ini di Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai Irian Jaya, dan untuk memisahkan diri dari Indonesia.

Kedua organisasi tersebut dibentuk untuk memisahkan diri dari indonesia dan membentuk negara sendiri yang artinya gerakan tersebut merupakan suatu bentuk gerakan yang menganggu integrasi nasional.

Upaya yang dapat dilakukan pemerintah adalah :

  • Hukum di Indonesia harus tegas demi menjaga persatuan ( integrasi ), serta tidak menimbulkan perpecahan ( disintegrasi ) wilayah dan ideologi.
  • Hukum di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan tidak untuk mementingkan golongan ataupun pribadi melainkan demi kepentingan negara sehingga tidak menimbulkan perpecahan dengan ingin memisahkan diri dari negara indonesia.
  • Keadilan harus dijunjung tinggi, tidak ada penyalahgunaan hukum ataupun penindasan sehingga terciptanya kerukunan bangsa yang utuh tanpa ada gerakan separatisme.

Upaya yang dapat dilakukan masyarakat adalah :

  • Meningkatkan rasa nasionalisme
  • Menghargai perbedaan segala aspek dari tiap daerah
  • Mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari hari
  • Membangun dan menghidupkan terus komitmen, kesadaran dan kehendak untuk bersatu.

 

Referensi :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Aceh_Merdeka

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Organisasi_Papua_Merdeka

INTEGRASI NASIONAL

Pertemuan ke 4 Semester 2


 

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Pada pertemuan minggu ini kami membahass tentang Integrasi Nasional.

Ketika kita berbicara tentang persatuan dalam suatu negara, pasti tidak bisa terlepas dengan istilah integrasi nasional. dalam kehidupan berbangsa dan bernegara integrasi nasional menjadi suatu hal yang penting, terlebih di Indonesia yang mempunyai beragam suku dan latar belakang masyarakat yang berbeda.

Secara umum integrasi nasional secara politis adalah penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional. Sementara itu, secara antropologis, integrasi nasional adalah proses penyesuaian antara unsur-unsur kebudayaan yang beranekaragam untuk mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan bermasyarakat.

Syarat Integrasi Nasional

1. Kesadaran akan perbedaan dan saling menghargai antara satu dengan yang lainnya.

2. Adanya konsensus/kesepakatan bersama mengenai aturan dan nilai dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Adanya nilai dan norma yang harus ditaati.

Jenis Integrasi Nasional

1. Asimilasi

2. Akulturasi

3. Pluralis

4. Normatif

5. Instrumental

6. Fungsional

7. Koersif

Faktor Pendorong Integrasi Nasional

1. Rasa senasib seperjuangan tidak mempedulikan perbedaan yang ada termasuk perbedaan usia dan agama.

2. Pemaknaan ideologi nasional yang setiap negara mempunyai ideologi tersendiri sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk Indonesia dengan Pancasilanya.

3. Keinginan bersatu yaitu bertujuan untuk memperkuat suatu kelompok maupun negara.

Faktor Penghambat Integrasi Nasional

1. Kurangnya penghargaan terhadap banyaknya perbedaan di indonesia karena setiap masyarakat perlu memahami arti toleransi.

2. Beberapa orang ataupun masyarakat di suatu daerah masih memegang teguh paham etnosentrisme. Paham ini menganggap bahwa etnis tertentu jauh lebih baik dan dominan dari yang lainnya.

3. Pembangunan dalam suatu negara belum tentu mengalami kemerataan. Ada beberapa daerah atau wilayah yang masih sangat jauh dari kata sejahtera atau makmur.

Referensi:

 

IDENTITAS BANGSA


Pertemuan ke 3 semester 2


 

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Pada pertemuan kali ini kami membahas tentang identitas bangsa indonesia.

Identitas Nasional/Bangsa adalah suatu jati diri dari suatu bangsa. Artinya, jati diri tersebut merupakan milik suatu bangsa dan berbeda dengan bangsa lainnya.

Identitas nasional Indonesia sendiri mengacu pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Fungsi dari identitas bangsa antara lain:

  1. Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

    Seperti kita ketahui bahwa Indonesia memiliki berbagai macam suku, agama dan kebudayaan. Identitas nasional digunakan sebagai merek untuk mempersatukan keberagaman Indonesia tersebut.

  1. Sebagai Pembeda Dengan Bangsa Lainnya

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa identitas nasional merupakan suatu ciri – ciri, tanda – tanda dan ciri khas akan suatu negara tersebut. Hal inilah yang akan membuat negara tersebut berbeda dengan negara lainnya.

  1. Merupakan Landasan Negara

Artinya, identitas nasional digunakan sebagai panduan, pemersatu dan merupakan pegangan agar bisa mewujudkan cita – cita dan tujuan negara tersebut.

  1. Identitas Negara Tersebut

Fungsi paling penting dari identitas nasional adalah identitas atau jati diri suatu negara.

Identitas negara Indonesia :

  1. Bendera Negara Indonesia ialah sang merah putih (pasal 35).
  2. Bahasa negara adalah Bahasa Indonesia (pasal 36).
  3. Lambang negara Indonesia adalah Pancasial dan pedoman negara kita adalah Bhinneka Tunggal Ika (pasal 36 A).
  4. Lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya ( pasal 36 B).

cukup sekian yang dapat saya tulis, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

source : https://salamadian.com/pengertian-identitas-nasional-indonesia/


 

WARGA NEGARA

Hari ini saya akan menulis tentang pertemuan kedua mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di semester 2 ini.

Pada pertemuan kedua ini kami membahas topik yang berkaitan dengan warga negara.

Apa itu warga negara?

Warga negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa yang berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai seorang warga dari negara itu. Warga negara adalah orang yang secara hukum merupakan anggota dari suatu negara.

Dalam Undang-Undang, persoalan Kewarganegaraan Indonesia diatur dalam UU nomor 12 tahun 2006 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 2 tahun 2007. Menurut UU, ada 13 golongan Warga Negara Indonesia (WNI) ditinjau dari cara mendapatkannya.

 

Setiap penduduk suatu negara yang merupakan keturunan dari orangtua yang berasal dari negara tersebut, pasti mendapat status kewarganegaraan di wilayah tersebut. Apabila orang tersebut mempunyai keturunan dari orangtua yang berasal dari luar negeri, status kewarganegaraan ganda dimiliki hingga orang tersebut bisa memilih kewarganegaraan untuk dirinya sendiri.

Syarat Menjadi WNI

Dalam Undang-Undang, persoalan Kewarganegaraan Indonesia diatur dalam UU nomor 12 tahun 2006 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 2 tahun 2007. Menurut UU, ada 13 golongan Warga Negara Indonesia (WNI) ditinjau dari cara mendapatkannya, yakni:

  1. setiap orang yang berdasarkan peraturan perundangundangan dan/atau berdasarkan perjanjian Pemerintah Republik Indonesia dengan negara lain sebelum UndangUndang ini berlaku sudah menjadi Warga Negara Indonesia;
  2. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia;
  3. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah Warga Negara Indonesia dan ibu warga negara asing;
  4. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah warga negara asing dan ibu Warga Negara Indonesia;
  5. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu Warga Negara Indonesia, tetapi ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum negara asal ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut;
  6. anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 (tiga ratus) hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya Warga Negara Indonesia;
  7. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu Warga Negara Indonesia;
  8. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga negara asing yang diakui oleh seorang ayah Warga Negara Indonesia sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin;
  9. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya;
  10. anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui;
  11. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak mempunyai kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya;
  12. anak yang dilahirkan di luar wilayah negara Republik Indonesia dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan;
  13. anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.

 

Referensi

https://www.indonesia.go.id/layanan/keimigrasian/ekonomi/tata-cara-mendapat-dan-melepas-kewarganegaraan-indonesia

Review Artikel

Halo! saya Tania, disini saya akan membahas dan me-review salah satu dari artikel dari majalah PC & Authority edisi 2018 dengan judul artikel “ACER PREDATOR X34P EXCELLENT ULTRA-WIDE-SCREEN GAMING DISPLAY WITH NVIDIA’S G-SYNC TECHNOLOGY”

Acer kembali dengan tema Predator X34P untuk pengalaman gaming yang epic serta dirancang dengan kinerja dan gaya permainan yang terbaik. Acer Predator X34P dengan rasio 21:9 dan layarnya yang melengkung 34-inch menjadikan pengalaman anda menonton dan menatap layar menjadi menarik anda jatuh kedalam apa yang ditampilkan.

Acer Predator X34P ini juga dilengkapi dengan fitur fitur yang dibutuhkan seperti; layar dengan 34-inch, resolusi Ultrawide QHD (3440×440), panel IPS, warna yang mewah serta dilengkapi teknologi NVIDIA G-SYNC untuk memberikan pengalaman gaming yang epic.

menurut saya, secara estetika produk keluaran Acer ini sangat cocok untuk para gamer agar tidak memakan monitor yang desainnya monoton. Sebagai monitor gaming, Acer menambahkan sedikit sentuhan untuk X34P dengan memberikan kesan merah mewah.

Namun, dengan harga sekitar $1500 atau 21 jt, harga yang dipatok terlalu tinggi sedangkan kita bisa dapat spesifikasi yang setara hanya dengan budget 15-16 jt.

Sekian re-view dari saya, semoga bermanfaat bagi yang sedang membutuhkan. Terimakasih

Alasan masuk teknik informatika

Alasan saya masuk teknik informatika karena dunia yang sudah semakin canggih, membuat lapangan pekerjaan dengan tenaga komputer sangat dibutuhkan. contohnya untuk membuat program yang sangat dibutuhkan untuk tahun-tahun yang akan datang. Karna pengembangan teknologi semakin canggih nantinya, saya ingin menjadi bagian dari pengembang teknologi tsb.