COVID-19, Si Pandemi yang Meresahkan Dunia

5e2c20a3c8fa7

Ilustrasi virus COVID-19

Saat ini dunia, termasuk Indonesia tengah dihebohkan dengan wabah corona yang sekarang sudah ditetapkan sebagai pandemi. Wabah ini juga menimbulkan keresahan tersendiri karena banyaknya korban jiwa  akibat pandemi. Lantas mengapa virus ini sangat berbahaya? Kita akan membahas hal tersebut disini.

 

 

Pertama-tama, virus Corona atau COVID-19 ini virus apa sih?

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19.  Virus ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayilansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  1. Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  2. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  3. Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius, mulai dari Pneumonia, Infeksi sekunder pada organ lain, Gagal ginjal, Acute cardiac injury, Acute respiratory distress syndrome, hingga dapat menyebabkan kematian.

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menguragi mobilitas dari satu tempat ke tempat lain dan mengurangi kegiatan melibatkan kerumunan banyak orang  yang dapat membawa resiko penularan wabah tersebut.

 

 

Bagaimana sih awal mula munculnya virus Corona atau COVID-19 ini?

Virus corona sebenarnya sudah ditemukan pada tahun 1960-an. Virus ini awalnya ditemukan pada ayam, bernama virus bronkitis infeksius. Kemudian menular ke manusia, yang awalnya dianggap sebagai flu biasa. Virus corona ini sebenarnya masih satu keluarga dengan  SARS dan MERS yang termasuk keluarga corona juga.

Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Awal mula virus corona bisa masuk ke Indonesia yaitu ditemukannya 2 WNI yang sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia pada 1 Maret 2020.

 

 

Berapa banyak kasus COVID-19 yang telah terkonfirmasi di Dunia maupun Indonesia?

data odp inter

 Data Statistik ODP COVID-19 di Seluruh Dunia

Menurut data Universitas Johns Hopkins, yang melacak angka-angka kasus virus corona dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sumber tambahan, pada Kamis (26/3/2020 : 14.37 WIB), hingga saat ini kasus virus corona COVID-19 yang terkonfirmasi di seluruh dunia mencapai 472.109, meliputii segi  pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 114.870 dan kematian mencapai 16.574.

Data statistik odp

  Data Statistik ODP COVID-19 di Indonesia

Menurut data situs https://www.covid19.go.id/ pada Kamis (26/3/2020 : 13.10 WIB), kasus virus COVID-19 yang terkonfirmasi di Indonesia mencapai 790, meliputi pasien yang sedang dalam perawatan sebanya 701, dinyatakan sembuh sebanyak 31 dan kematian sebanyak 58.
Berdasarkan data di atas, kasus virus COVID-19 mengalami kenaikan yang sangat drastis dari  bulan Januari hingga saat ini. Karenanya, para pemerintah harus tegas menetapkan kebijakan untuk mengurangi kasus tersebut. Di negara-negara yang terdampak COVID-19 ini, termasuk Indonesia menerapkan kebijakan tentang larangan Warga Negara Asing untuk masuk ke negaranya selama COVID-19 ini berlangsung begitupun sebaliknya. Selain itu, mereka juga menetapkan kebijakan lockdown selama pandemi ini masih berlangsung.

 

 

Apa saja sih bahaya atau dampak yang  bisa saja terjadi dari COVID-19 ini?

Dari segi finansial atau ekonomi, hal ini dapat menyebabkan krisis ekonomi khususnya di Indonesia karena banyak investor asing yang menarik dananya dari pasar Indonesia dan menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat anjlok ke level 16.273, terendah sejak Juni 1998. Ditambah dengan adanya kebijakan larangan Warga Negara Asing masuk ke Indonesia membuat hal tersebut semakin parah. Jika hal ini terus berlanjut, maka bisa saja terjadi pengurangan tenaga kerja (PHK) secara besar-besaran.

Dari segi pangan dan kebutuhan pokok, bisa saja terjadi kekurangan bahan pokok dan pangan karena kebutuhan yang kian meningkat serta kebijakan lockdown yang menyebabkan para produsen bahan pokok dan pangan tidak bisa memproduksi bahan pokok dan pangan tersebut.

Dari segi pendidikan, kegiatan belajar mengajar di sekolah  dan di Universitas dialihkan sementara menjadi kegiatan belajar secara daring (Online ) karena kebijakan pemerintah yang menerapkan lockdown selama 2 minggu. Karenanya, aktifitas belajar mengajar menjadi kurang efektif karena banyak kekurangannya seperti kendala sinyal yang sering terputus ataupun kendala pada kuota internet yang terbatas.

 

Jadi, dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa jangan menganggap pandemi ini sebagai hal yang sepele, jangan juga kita terlalu panik. Selama pandemi ini masih berlangsung, kita sebagai warga negara harus mejaga kesehatan juga sebisa mungkin tetap berada di dalam rumah sebagai upaya mengurangi penularan virus ini. Pemerintah juga harus cepat, tanggap dan serius dalam menghadapi pemasalahan-permasalahan  ini apabila jika tidak, hal ini akan berdampak pada bagaimana kondisi negara tersebut kedepannya.

 

 

Referensi :

https://www.alodokter.com/virus-corona

https://www.covid19.go.id/

https://minanews.net/mengenal-virus-corona-penyebab-dan-pencegahannya/

https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>