Belajar Cara menggunakan Route, View dan Controller pada LARAVEL

Belajar Laravel : Pada postingan kali ini saya akan menulis tutorial mengenai cara menggunakan Route, View dan Controller pada Laravel. Silahkan kalian buka dulu url Laravel nya, jika sudah menginstall. Jika belum bisa ikuti tutorial install framework laravel DISINI.

 

download

Start dulu Apache sebelum membuka url pada browser, lalu masuk ke folder laravel melalui commad prompt kemudan ketikan “php artisan serve”. Kenapa harus menggunakan perintah php artisan serve? Padahal kita bisa langsung localhost/(nama folder)/public. memang bisa menggunakan cara seperti itu, tapi dengan menggunakan php artisan serve url nya jadi clean dan ga usah ngetik public lagi.

 

Dapatkan berbagai informasi menarik lainya di: www.pejuangtoga.id
Baca seputar informasi kesehatan terlengkap di : www.idnsehat.com
Dapatkan informasi Jual alat Kesehatan di: www.indoalkes.id

Buka url nya di browser : http://localhost:8000, Kita kembali lagi ke folder Laravel. Jika kalian menggunakan sublime text, atom, netbeans, dll. Kita open folder nya jangan open file biar hasil nya seperti ini :

 

1

Banyak sekali folder dan file yang terdapat di laravel, tapi itu semua saling berhubungan  jadi jangan coba-coba dihapus.

Buka file web.php yang beradad di  routes/web.php. Isi route nya pasti seperti ini :

 

2

Apa fungsi dari route? Fungsi nya untuk menangani request kita di Url kemudian mengarahkan aplikasi untuk memanggil halaman/resouce tertentu.

Dalam routing kita akan mengenal yaitu GET dan POST, pada Laravel biasa GET digunakan untuk menampilkan resource bisa berupa Fungsi atau Controller. Sedangkan POST pada Laravel biasanya digunakan untuk mengarahkan form ketika di submit.

Pada route.php, terdapat route dengan fungsi seperti dibawah ini :

Route::get('/', function () {
    return view('welcome');
});

Script tersebut menjelaskan :

Tanda slash ( / ), artinya kita berada pada halaman utama atau index. Dan yang ada didalam return View memanggil langsung ke blade yang bernama ‘welcome’ tanpa memproses nya ke Controller terlebih dahulu.

Dapatkan berbagai informasi menarik lainya di: www.pejuangtoga.id
Baca seputar informasi kesehatan terlengkap di : www.idnsehat.com
Dapatkan informasi Jual alat Kesehatan di: www.indoalkes.id

Dimana file Welcome itu? Bisa kita lihat pada folder resources, lalu views, dan terdapat welcome.blade.php, lalu pasti kalian  bingung kenapa terdapat ekstensi blade.php? Blade pada Laravel adalah Sistem Templating bawaan Laravel.

 

3

Kita langsung praktekkan belajar routing pada Laravel. Silahkan kalian buka web.php dan tambahkan script berikut ini :

Kita masih menggunakan fungsi dulu ya, nanti baru pake Controller.

Route::get('/website', function () {
    return view('website');
});

Lalu kalian buat file dulu di dalam folder views dengan nama seperti yang ada di route kita tadi yaitu website, tapi jangan lupa menambahkan ekstensi blade.php nya.

Jadi nya seperti ini :

 

4

Dan didalam file website.blade.php terserah kalian tuliskan apa saja :

 

5

Lalu coba kita buka dulu url nya dengan menambahkan /website di akhir URL,

 

6

kalian  tidak perlu lagi menuliskan http://localhost:8000/website.php , tapi langsung saja http://localhost:8000/website karena itu sudah dipengaruhi oleh sistem routing nya si Laravel.

Sekarang kita coba routing dengan menggunakan Controller, pertama kita buat dulu BelajarController nya, kembali ke folder laravel kalian, use composer here, ketikkan script dibawah ini pada cmd :

php artisan make:controller BelajarController --resource

Dan hasilnya :

Sekarang coba sobat buka pada App/Http/Controllers/BelajarController.php, tapi balik dulu ke web.php, dan ikuti script seperti dibawah ini :

Route::get('/website', 'BelajarController@index');

Keterangan :

Pada parameter pertama yaitu ‘/website’ itu adalah url nya, dan parameter kedua yaitu BelajarController adalah Controller nya dan index adalah metode nya.

Lalu kita buka BelajarController dan pada metode index, dan kita return view nya contact yang sudah kita buat tadi tinggal menuliskan nya seperti dibawah ini :

public function index()
   {
       return view('website');
   }

Dan silahkan kalian buka url nya hasilnya sama. Bisa saja kita membuat dengan metode lain misal nya pada routes.php kita ganti yang BelajarController@index menjadi BelajarController@website.

Lalu pada BelajarController.php kita buat metode nya dengan nama contact, sama seperti index tadi hanya mengganti nama index menjadi website.

Bagaimana jika website view tadi kita bikin kan folder nya khusus misal dalam folder Views kita bikin folder yaitu Belajar.

Nah jadi struktur foldernya seperti ini :

 

7

Lalu pada BelajarController metode index di return view nya kita ubah jadi :

public function index()
    {
       return view('belajar.website');
    }

 

Baiklah sekian dulu kita belajar laravel Dasar Routing, View dan Controller pada Laravel 5.2, Pada tutorial selanjutnya saya masih akan membahas mengenai Laravel,

Dapatkan berbagai informasi menarik lainya di: www.pejuangtoga.id
Baca seputar informasi kesehatan terlengkap di : www.idnsehat.com
Dapatkan informasi Jual alat Kesehatan di: www.indoalkes.id

Jika kalian masih bingung silahkan baca kembali tutorial ini dan pastikan mengikuti step by step nya, dan dibuka lagi tutorial Laravel lainya pada kategori  Laravel.

Semoga postingan kali ini bermanfaat dan natikan postingan belajar laravel lainya.

Terimakasih

6 thoughts on “Belajar Cara menggunakan Route, View dan Controller pada LARAVEL

  1. Good day! Do you know if they make any plugins to safeguard against hackers? I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard on. Any recommendations? eaaeafdbkggd

  2. Pingback: air jordan 11

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>