Tugas Paper “Menganalisa Intergrasi Nasional Terkait Permasalahan di Aceh dan Papua serta solusi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat indonesia”

Standard

Nama : Muhammad Alwan Fadhlullah

NPM : 1955061006

Mata Kuliah : PKN TI B

Nama Dosen : Rio Ariestia Pradipta

Analisa Integrasi Nasional terkait Permasalahan di Aceh dan Papua serta Solusi yang Dapat Dilakukan oleh Pemerintah dan Seluruh Lapisan Masyarakat Indonesia.

1. Analisis Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Organisasi Papua Merdeka (OPM) melakukan serangkaian pemberontakan diakibatkan beberapa faktor. Salah satunya dilatarabelakangi oleh ketidakpuasan akan hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) yang menunjukkan bahwa Papua memilih menjadi bagian dari Indonesia. Keputusan tersebut ditetapkan secara sah dalam Resolusi PBB Nomor 2504, dengan menyebutkan bahwa adanya pemindahan kekuasaan Papua ke tangan Indonesia (Agreement between the Republic of Indonesia and the Kingdom of the Netherlands concerning West New Guinea, 1996). Masyarakat pro-Papua beranggapan bahwa pemungutan suara yang dilakukan tidak melibatkan rakyat Papua dan tidak menggambarkan kepentingan rakyat Papua.Bagi masyarakat pro-Papua, keputusan tersebut dianggap sebagai sebuah kecurangan. Kesenjangan presepsi terkait integrasi Papua ke Indonesia menjadi salah satu pemicu timbul konflik separatisme.

Dari ulasan diatas,  maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat Irian Jaya (Papua) ingin keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia disebabkan oleh:

  • aspirasi masyarakat Irian Jaya kurang diakomodir (Ngatiyem, 2007).
  • Perlakuan tidak adil selama ini dirasakan oleh rakyat Irian Jaya, 2)
  • merasa ditelantarkan,

2. Analisis Gerakan Aceh Merdeka (GAM)

Pada 21 Desember 1953, sebagian rakyat Aceh hampir terancam melakukan kegiatan separatisme. Alasannya tidak lain karena rasa ketidak adilan yang dilakukan pemerintah. Selain itu terdapat rasa kekecewaan yang berkepanjangan mulai dari kecewa terhadap pemerintahan Belanda, dan kekecewaan terhadap pemerintah Indonesia sendiri. mereka merasa sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam hanya menjadi sapi perah pusat saja. hasil bumi yang melimpah diperkirakan hanya 1 persennya saja yang sampai ke tangan rakyat Aceh.Hal inilah yang membuat Hasan Tiro dan kawan kawan kembali mengangkat senjata melalui panji-panji Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang didirikan pada tanggal 4 Desember 1974.

3. Solusi Dari Pemerintah untuk Mengatasi Disintegrasi GAM dan OPM

Sebenarnya pemerintah sudah cukup berhasil mengatasi konflik Aceh dengan konsep self-government. Self-government merupakan cara yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara tepat mengatur proses perdamaian melalui diplomasi dan kekuatan militer. Untuk mencegah intervensi internasional terhadap konflik tersebut melalui isu yang pelanggaran HAM, sebuah strategi diplomatik yang lebih luas kemudian digunakan Pemerintah untuk dapat tetap mengerahkan kekuatan militer,Selain itu solusi yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi disintegrasi Aceh dan Papua adalah dengan melakukan pendekatan sosiologis. Dimana pemerintah berusaha memberikan keadilan dan kesejahteraan sosial. Lagkah-langkah untuk membangun integrasi dalam kasus tersebut antara lain dengan melakukan perubahan yang baik dalam hal ekonomi, pendidikan, sosial budaya, akses politik dan kepastian hukum.

4. Solusi Dari Masyarakat untuk Mengatasi Disintegrasi GAM dan OPM

Aceh dan Papua adalah bagian dari Negara Indonesia. sudah selayaknya kita sebagai masyaakat yang baik harus tetap menjaga keutuhan bangsa dan mempertahankan keragaman di Indonesia. Solusi yang dapat dilakukan bangsa Indonesia saat ini adalah dengan tidak memperkeruh keadaan, menghargai HAM, saling menghargai perbedaan, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Serta ikut serta mendukung pemerintah agar mampu mempertahankan Aceh dan Papua sebagai salah satu propinsi di Indonesia.

Referensi : 

https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46539502

https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_Papua_Merdeka

https://www.coursehero.com/file/21048448/ANALISIS-OPM/

COVID-19

Standard
  • Gejala klinis Batuk Pilek Gangguan pernapasan Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan Virus Corona. Corona virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SARS. WHO (World Health Organization) telah mengidentifikasi keberadaan virus ini, lalu menggantinya dengan nama Covid-19. Covid-19 merupakan sebuah penyakit dan sudah dinyatakan sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 oleh WHO. Penggantian nama ini dikarenakan agar terhindarnya stigmatisasi dikalangan masyarakat dan juga berdasarkan pada rekomendasi internasional. Penyakit coronavirus atau yang sekarang dinamakan dengan covid-19 disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Wabah atau virus ini pertama kali diketahui di Wuhan, Hubei, China pada bulan Desember 2019.
  • Apa Ciri-Ciri Awal Penderita Corona Covid-19? Gejala awal virus corona COVID-19 yang dirasakan para pasien adalah demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu. Namun, sebagian pasien Covid-19 hanya mengalami gejala sakit ringan, dan bahkan sama sekali tidak mengalami gejala infeksi. Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Berdasarkan informasi di laman lembaga kesehatan AS, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lansia dan mereka yang memiliki riwayat gangguan kesehatan seperti diabetes, asma, atau penyakit jantung, memiliki resiko lebih tinggi, saat terinfeksi virus corona.
  • Gejala Corona Covid-19 dari Hari ke Hari Business Insider melaporkan sebuah studi yang menganalisis gangguan kesehatan pada 140 pasien Covid-19. Penelitian ini mencatat 80 persen pasien tergolong kasus ringan, 15 persen termasuk kasus parah dan 5 persen sakit kritis. Mayoritas atau 99 persen pasien itu mengalami demam tinggi. Lebih dari separuhnya mengalami kelelahan dan batuk kering. Sekitar sepertiga pasien juga mengalami nyeri otot dan sulit bernapas. Berdasarkan hasil riset di Wuhan tersebut, berikut perkembangan kemunculan gejala sakit Covid-19 yang tampak dari hari ke hari ketika infeksi virus corona sudah terjadi.
  • Hari 1: Pasien mengalami demam. Beberapa di antara mereka juga mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sementara, sebagian kecil lainnya mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.
  • Hari 5: Pasien bisa mengalami kesulitan bernapas, terutama jika mereka lansia atau memiliki gangguan kesehatan sebelumnya.
  • Hari 7: Pada hari ke tujuh ini, gejala di atas muncul dan rata-rata pasien belum dirawat di rumah sakit Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah (15 persen) mengalami sindrom gangguan pernapasan akut, atau ketika cairan menumpuk di paru-paru. Kejadian ini sering berakibat fatal.
  • Hari 10: Jika pasien memiliki gejala yang memburuk, ini adalah waktu ketika penyakit Covid-19 membuat pasien harus dirawat di ICU. Pasien-pasien yang mengalami kondisi ini lebih mungkin memiliki sakit perut memburuk dan kehilangan nafsu makan ketimbang mereka yang termasuk kasus ringan. Pada fase ini, tingkat kematian ditemukan hanya sekitar 2 persen.
  • Hari 17: Rata-rata, pasian yang pulih bisa keluar dari rumah sakit setelah 14-18 hari perawatan. Gejala covid-19 dapat mirip dengan pneumonia.
  • Akan tetapi, ahli radiologi di Universitas Thomas Jefferson Paras Lakhani mengatakan bahwa kondisi pasien yang terjangkit Covid-19 dapat menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona, di antaranya:

1. Mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

2. Menggunakan masker

Ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan. Masker ini mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan nyaman dipakai, sehingga banyak orang yang menggunakan masker ini saat beraktivitas sehari-hari.

Cara pakai masker bedah yang benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung, dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

3. Menjaga daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Bila perlu, Anda juga menambah konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

Sumber informasi :

 

 

# Pendidikan Kewarganegaraan 3

Standard

URGENSI INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

I. Pengertian Integrasi Nasional

Integrasi nasional berasal dari dua kata bahasa Inggris, yaitu “Integrate” dan “Nation”. Integrate artinya menyatukan dan menggabungkan. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa integrasi berarti pembauran hingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Kata nation artinya adalah bangsa. Jadi, integrasi nasional bisa disimpulkan berarti usaha atau proses untuk menyatukan segala jenis perbedaan dalam suatu bangsa atau negara. Perbedaan ini bisa dalam hal suku, ras, agama, adat istiadat, dan lain-lain.

II. Konsep Integrasi Nasional

Konsep integrasi nasional terbagi menjadi dua konsep, yaitu konsep vertikal dan konsep horizontal.

a) Konsep Vertikal

Konsep vertikal artinya bagaimana menyatukan pemerintah dengan rakyatnya yang terintegral secara vertikal. Dapat juga diartikan dengan bagaimana menyatukan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

b) Konsep Horizontal

Konsep horizontal artinya bagaimana menyatukan kemajemukan yang ada di Indonesia dalam segi suku, agama, ras, dan adat istiadat masyarakat Indonesia yang beragam.

III. Kasus Disintegrasi di Indonesia

Indonesia sendiri tentunya pernah mengalami kasus-kasus seperti usaha suatu provinsi untuk memisahkan diri dari Indonesia.Contohnya seperti Organisasi Papua Merdeka sbg berikut.

Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 untuk mengakhiri pemerintahan provinsi Papua dan Papua Barat yang saat ini di Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai Irian Jaya, dan untuk memisahkan diri dari Indonesia. Organisasi ini beroperasi dari Desember 1963 hingga sekarang. OPM ini terdiri dari faksi-faksi. Faksi ini terdiri dari tiga elemen: kelompok bersenjata, masing-masing memiliki kontrol teritori yang berbeda: Timika, dataran tinggi dan pantai utara; kelompok yang melakukan demonstrasi dan protes; dan sekelompok kecil pemimpin yang berbasis di luar negeri -seperti di Pasifik, Eropa dan AS- yang mencoba untuk meningkatkan kesadaran tentang isu Papua dan membangkitkan dukungan internasional untuk kemerdekaan. Hingga sekarang. mereka masih sering melakukan perlawanan yang menyebabkan korban jiwa terutama perlawanan kepada musuh utama mereka yaitu TNI.

IV.  Solusi untuk Kasus Disintegrasi di Indonesia

a. Pemerintah

Dalam menangani kasus separatis dari berbagai wilayah di Indonesia, pemerintah harus bersikap adil terhadap setiap wilayah di Indonesia. Pembangunan tidak hanya merata di beberapa wilayah, tetapi di seluruh wilayah hingga pedalaman. Program desentralisasi juga harus dijalankan dengan benar dan efektif oleh pemerintah daerah untuk membangun wilayahnya sendiri. Pemerintah juga harus bijak dalam menentukan kebijakan. Jangan sampai hingga ada beberapa pihak yang merasa rugi akan kebijakan itu.

b. Masyarakat

Sebagai masyarakat Indonesia, kita harus menjaga sikap patriotisme dan nasionalisme. Berhenti untuk bersikap egois, tidak toleransi, dan individualistis. Kita juga harus bersikap selektif dan hati-hati dalam menyikapi sesuatu.

V. Referensi

https://ppkn.co.id/integritas-nasional/

https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46539502

 

# Pendidikan Kewarganegaraan 2

Standard

ESENSI DAN URGENSI IDENTITAS NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU DETERMINAN PEMBANGUNAN BANGSA DAN KARAKTER

I. Pengertian Identitas Nasional

Identitas nasional berarti jati diri suatu bangsa, yang maksudnya adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh dan berkembang pada macam – macam aspek kehidupan, baik dari ratusan suku atau budaya yang ada dihimpun menjadi satu kesatuan.

II. Konsep Identitas Nasional

Konsep identitas nasional dalam arti jati diri bangsa dapat ditelusuri dalam buku karya Kaelan (2002) yang berjudul Filsafat Pancasila. Menurut Kaelan (2002) jati diri bangsa Indonesia adalah nilai-nilai yang merupakan hasil buah pikiran dan gagasan dasar bangsa Indonesia tentang kehidupan yang dianggap baik yang memberikan watak, corak, dan ciri masyarakat Indonesia. Ada sejumlah ciri yang menjadi corak dan watak bangsa yakni sifat religius, sikap menghormati bangsa dan manusia lain, persatuan, gotong royong dan musyawarah, serta ide tentang keadilan sosial. Nilainilai dasar itu dirumuskan sebagai nilai-nilai Pancasila sehingga Pancasila dikatakan sebagai jati diri bangsa sekaligus identitas nasional.

III. Faktor Penghambat terjadinya Integrasi Nasional

a. Pembangunan yang tidak merata.

b. Wilayah yang terlalu luas.

c. Adanya oknum tertentu yang memecah belah antar golongan masyarakat.

d. Adanya ancaman dari luar seperti terorisme.

e. Masyarakat yang majemuk membuat sulit terjadinya integrasi contohnya karena ada rasa sukuisme yang tinggi.

IV. Solusi Untuk Kasus Disintegrasi Di Indonesia

a. Pemerintah

Dalam menangani kasus separatis dari berbagai wilayah di Indonesia, pemerintah harus bersikap adil terhadap setiap wilayah di Indonesia. Pembangunan tidak hanya merata di beberapa wilayah, tetapi di seluruh wilayah hingga pedalaman.

b. Masyarakat

Sebagai masyarakat Indonesia, kita harus menjaga sikap patriotisme dan nasionalisme. Berhenti untuk bersikap egois, tidak toleransi, dan individualistis. Kita juga harus bersikap selektif dan hati-hati dalam menyikapi sesuatu.

V. Referensi

a. https://tirto.id/gam-lahir-demi-kedaulatan-atas-kekayaan-alam-aceh-cAMC

b. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46539502

c. https://nurbaititrisetianiblog.wordpress.com/2018/05/20/esensi-dan-urgensi-identitas-nasional-sebagai-salah-satu-determinan-pembanguan-bangsa-dan-karakter/

# Pendidikan Kewarganegaraan 1

Standard

 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN UTUH SARJANA ATAU PROFESIONAL.

I. Warga Negara :

warga negara dapat berarti warga, anggota (member) dari sebuah negara. Warga negara adalah anggota dari sekelompok manusia yang hidup atau tinggal di wilayah hukum tertentu yang memiliki hak dan kewajiban.

Menurut Undang-Undang No 12 tahun 2006, Kewarganegaraan adalah segala hal ihwal yg berhubungan dengan warga negara.

Di Indonesia, pengakuan status warga negara diatur dalam pasal 26 Ayat 1 dan 2 UUD 1945. Berikut bunyinya :

  1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
  2. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia

Warga negara juga bisa didefinisikan sebagai orang-orang sebagai bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur negara, yang memiliki hubungan yang tidak terputus dengan tanah airnya, sekalipun yang bersangkutan berada di luar negeri, selama yang bersangkutan tidak memutuskan hubungannya atau terikat oleh ketentuan hukum internasional.

istilah warga negara dibedakan menjadi 2 (dua) kategori yakni:

  1. Warga negara asli, yaitu penduduk asli negara tersebut. Misalnya warga Indonesia yang berasal dari suku Lampung, Palembang, Minang, Jawa, Batak, Betawi, dan suku-suku di Indonesia lainnya.
  2. Warga negara asing, yaitu penduduk yang berasal dari suku bangsa keturunan bukan asli Indonesia. Misalnya warga Indonesia yang berasal dari etnis Tionghoa, Arab, India, Belanda, Eropa, dan sebagainya, yang telah disahkan berdasarkan undang-undang menjadi warga negara Indonesia.

II. Cara Memperoleh Kewarganegaraan :

a.  Naturalisasi. Seseorang dapat memperoleh suatu kewarganegaraan atas kehendak sendiri atau permohonan menjadi warga negara suatu bangsa dengan syarat orang tersebut memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

b.  Keturunan. Seseorang dapat memperoleh suatu kewarganegaraan berdasarkan garis keturunannya.

III. Alasan Seseorang dapat Kehilangan Kewarganegaraan :

a.  Pencabutan. Seseorang dapat dicabut kewarganegaraannya jika orang tersebut melakukan tindakan yang melanggar hukum yang dapat merugikan negara dan melanggar undang-undang.

b. Sukarela. Seseorang dapat kehilangan kewarganegaraannya jika ia secara sukarela meninggalkan kewarganegaraannya demi kewarganegaraan bangsa lain. Misalnya, seseorang yang memperoleh dua kewarganegaraan.

c. Penghentian. Seseorang dapat kehilangan kewarganegaraannya jika dihentikan status kewarganegaraannya sebagai tindakan hukum karena yang bersangkutan mendapat kewarganegaraan bangsa lain.

IV. Referensi :

https://www.academia.edu/24986271/MAKALAH_KEWARGANEGARAAN

https://www.kompasiana.com/war/56f14c1b4b7a61c109035ce0/pentingnya-pendidikan-kewarganegaraan-pkn-untuk-anak-bangsa?page=all

 

REVIEW ARTIKEL MAJALAH

Standard

Screenshot_20190902_225052[1]

NAMA            : MUHAMMAD ALWAN FADHLULLAH

NPM                : 1955061006

Prodi               : TEKNIK INFORMATIKA

Disini saya akan mereview artikel ke 52 yang berjudul HP ENVY X360 13.Artikel ini berisi tentang laptop yang dirilis oleh laptop HP ini yaitu ENVY X360 13.

HP ENVY X360 13 memiliki spesifikasi yang tergolong High end yaitu,

– Ryzen 5 mobile 2500U CPU

– Ram 8 GB Performa 256 GB NVMe hard drive

– 13in 1,080 x 1,920 display

– Hd webcam

– 1x usb 3.1 Type-A

– MicroSD card reader

laptop ini juga sudah di weight test dan mampu menahan beban seberat 10 kg dan laptop ini memiliki beban yang tergolong enteng, yaitu 2.1 kg.

tentang prosesor yang sudah di gunakan HP sudah menggunakan seri  Ryzen 5 mobile 2500U CPU yang sudah termasuk High-end processor keluaran terbaru dari Ryzen itu sendiri. soal Gpu yang digunakan juga sudah menggunakan AMD Radeon Vega 8 bahkan yang digunakan sudah TI (Titanium). dan ram bawaan sudah memiliki 8GB SDRAM yang memiliki kecepatan 2400 Mhz, ram itu juga masih bisa di uprage sampai dengan 32GB. Dan 1TB SSD yang sudah jauh 10x lebih cepat dari HDD maupun SSHD.

sekian review dari saya,terima kasih

Motivasi Masuk Prodi Teknik Informatika

Standard

Assalamu alaikum wr.wb

Motivasi saya masuk teknik informatika yaitu  saya ingin menjadi seorang IT , Karena di jaman revolusi industri 4.0 teknologi sangat di butuhkan , Dan saya juga bercita-cita membantu masyarakat sekitar di bidang teknologi terutama di bidang komputer , karena sekarang semua orang itu wajib atau harus bisa mengoprasikan komputer.

Dan saya harap kita semua bisa menjadi “PROCESSOR” kecil di mata orang lain tapi besar perannya untuk orang lain , Terima kasih :)

wassalamu alaikum wr.wb