5ae8376c-8643-40c0-8903-04a69b554dc4_169

Jakarta – Tahun 2016 lalu, Xiaomi bisa dikatakan agak kehilangan sinarnya. Namun vendor asal China itu menatap tahun 2017 dengan kepercayaan diri tinggi, bahkan mencanangkan target penjualan sangat besar.

Dikutip detikINET dari Reuters, Xiaomi menargetkan penjualan di tahun ini dapat tembus USD 14,47 miliar atau di kisaran Rp 192 triliun. CEO dan pendiri Xiaomi, Lei Jun, yakin badai sudah berlalu.

“Yang terburuk sudah berlalu,” sebut Lei Jun. Tahun lalu, Xiaomi terlempar dari posisi lima besar vendor terbesar di China setelah sempat menjadi runner up di tahun sebelumnya.

“Di tahun-tahun pertama, kami terlalu memaksakan diri. Kami menciptakan keajaiban tapi juga mengabaikan pertumbuhan jangka panjang. Jadi kami harus slow down, meningkatkan diri di area tertentu, dan memastikan pertumbuhan berkesinambungan untuk masa depan jangka panjang,” tambah dia.

Salah satu sebab melemahnya Xiaomi adalah makin kuatnya para rival. Sebut saja Huawei, Oppo sampai Vivo. Sebab lainnya adalah, pertumbuhan pasar smartphone global mengalami perlambatan.

Sebagai strategi untuk bangkit, Xiaomi berencana membuka lebih banyak toko fisik, yang diharapkan mencapai 1.000 toko dalam 3 tahun ke depan. Memang tak dapat dipungkiri, masih banyak konsumen memilih membeli langsung ketimbang di toko online. (fyk/yud)

Sumber: inet.detik.com

Baca juga di : www.arjunasoft.com