Jurnal Perkuliahan Topik 8 Pengantar Teknologi Informasi : Digital Storage

Digital Storage

Storage-Options-Header

Storage adalah media penyimpanan data digital yang berfungsi untuk menyimpan data – data digital. Berbagai data digital dalam bentuk dokumen, foto, video, audio dan lain sebagainya bisa kita simpan di Storage. Bahkan Storage dapat kita gunakan untuk menyimpan data yang masih diproses oleh gadget.

Storage ada dua macam yaitu Primary storage dan secondary storage. Meskipun berbeda tetapi fungsi kedua storage itu sama. Keduanya digunakan untuk menyimpan data secara digital.

  1. Primary Storage (Memory Internal )

Primary storage adalah media penyimpanan di dalam komputer yang menyimpan data yang sedang aktif digunakan. Tujuannya untuk lebih mempercepat akses ke data tersebut karena kecepatan primary storage lebih baik daripada secondary storage. Primary  Storage biasanya digunakan pada CPU atau processor untuk mengolah data. Peran ini tidak bisa digantikan oleh secondary Storage. Karena berdasarkan kecepatan CPU maka secondary tidak bisa digunakan dalam mengolah data CPU atau Processor. Contonhya adalah sebagai berikut :

  • Random Access Memory (RAM)

RAM adalah media penyimpanan volatile sehingga data didalamnya hanya bisa dipertahankan dengan bantuan daya listrik. Begitu aliran listrik terputus, data pun akan terhapus. RAM lebih cepat daripada HDD dan terhubung dengan CPU melalui memory bus.

RAM merupakan jenis memori yang paling sering disarankan untuk ditambah kapasitasnya. Penyebabnya, penambahan kapasitas RAM berbanding lurus dengan peningkatan performa sistem, dan peningkatan ini bisa dicapai dengan mudah dan murah.

  • Read Only Memory (ROM)

ROM adalah media penyimpanan non volatile, jadi data didalamnya bersifat permanen. Sesuai dengan kepanjangannya, yaitu Read Only Memory, isi ROM tidak bisa diutak-atik karena ROM hanya bisa dibaca oleh komputer.

ROM juga terletak di dalam motherboard seperti halnya RAM. Pada komputer lawas, ROM ini biasanya dimanfaatkan untuk menyimpan BIOS sebelum kemudian dialihkan ke memori flash pada generasi komputer selanjutnya untuk mempermudah update. Kini, BIOS itu sendiri sudah digantikan oleh Unified Extensible Firmware Interface (UEFI).

 

  1. Secondary Storage

secondary storage adalah media untuk menyimpan data dalam jangka waktu selama mungkin sampai file yang dimaksud tidak dibutuhkan lagi oleh pengguna. Secondary storage merupakan media penyimpanan yang bersifat permanen, yang berfungsi untuk memroses data yang berada di CPU. Media penyimpanan ini permanen karena tidak tergantung pada listrik, sehingga listrik padam atau menyalapun masih bisa digunakan dan data tersebut masih ada. Yang termasuk dalam media ini, beberapa diantaranya adalah:

  • Hard Disk Drive

HDD bisa digunakan sebagai media penyimpanan internal maupun eksternal. Sebagai media eksternal, pada umumnya HDD ditujukan untuk backup data. Sebagai media internal, selain untuk menyimpan file, sebagian ruang kosong di dalam HDD juga dialokasikan untuk virtual memory supaya komputer bisa tetap menangani kebutuhan pengguna sekalipun kapasitas RAM tak lagi mendukung.

  • CD, DVD, dan flash drive

Media penyimpanan berbentuk DVD dan CD sudah kalah pamor dibandingkan dengan flash drive. Dalam segala aspek, flash drive lebih unggul. Dari segi kemudahan dan kenyamanan, flash drive lebih praktis karena lebih mudah dibawa dan file pun bisa langsung dipindah kedalamnya tanpa burning. Durabilitas flash drive juga lebih bagus dan tidak ada risiko tergores seperti yang kerap menimpa kepingan CD.

  • Solid State Drive

SSD menyimpan file secara elektronis di dalam sirkuit-sirkuit semikonduktor. Kecepatannya lebih baik daripada HDD, tidak mudah rusak karena guncangan fisik, tidak bising, dan lebih hemat daya. Singkat kata, performanya mengungguli HDD. Satu-satunya kekurangan yang terlihat oleh pengguna yang paling awam sekalipun adalah harganya.

  • Disket

opularitas media penyimpanan ini mulai bersinar terang pada tahun 1970-an. Dimensi fisiknya tipis tapi cukup lebar sehingga sering disimpan secara berjejer-jejer dalam sebuah boks transparan. Kapasitasnya kecil, hanya dalam hitungan sekian MB. Di tahun 1990-an, disket yang berukuran 3.5 inci rata-rata berkapasitas 1.44 MB.

 

Cloud Storage

Cloud storage adalah media penyimpanan file berbasis online atau digital yang mengandalkan koneksi internet untuk akses data. Cloud storage adalah terobosan baru dalam dunia storage atau penyimpanan data yang menonjolkan banyak kelebihan jika dibandingkan dengan media simpan offline seperti hardisk dan flashdisk. Jadi, data yang disimpan ke dalam cloud storage akan disimpan di sejumlah server yang dikelola oleh pihak penyedia layanan atau yang biasa disebut hosting.

Proses penyimpanan data ke media penyimpanan cloud storage dapat diartikan dengan mengirim salinan ke penyedia layanan cloud atau hosting lewat jaringan internet. Dengan menggunakan cloud storage resiko kerusakan atau kehilangan data sangat kecil sebab data disimpan oleh hosting ke dalam server. Pemakaian cloud storage juga tidak membutuhkan perangkat keras, karena cloud storage hanya mengandalkan koneksi internet untuk bisa mengaksesnya.

 

Sumber :

1. https://www.jurnalponsel.com/pengertian-storage/

2. https://www.nesabamedia.com/apa-itu-primary-storage/

3. https://www.nesabamedia.com/apa-itu-secondary-storage/

4. https://www.baktikominfo.id/id/informasi/pengetahuan/cloud_storage_pengertian_cara_kerja_dan_keuntungan_menggunakannya_yang_perlu_anda_tahu-930

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>