Integral || KALKULUS

Pengertian Integral

Integral adalah sebuah konsep penjumlahan secara berkesinambungan dalam matematika, dan bersama dengan inversnya, diferensiasi, adalah satu dari dua operasi utama dalam kalkulus. Integral dikembangkan menyusul dikembangkannya masalah dalam diferensiasi di mana matematikawan harus berpikir bagaimana menyelesaikan masalah yang berkebalikan dengan solusi diferensiasi.

  • Jika F(x) adalah fungsi umum yang bersifat F’(x) = f(x),
  • maka F(x) merupakan antiturunan atau integral dari f(x).

Pengintegralan fungsi f(x) terhadap x dinotasikan sebagai berikut :

1

keterangan :

2

 

1. Integral Tak Tentu

Dikatakan integral tak tentu apabila terdapat fungsi F(x) yang dapat didiferensialkan pada interval sedemikian hingga  maka antiturunan dari f(x) adalah F(x) + c

Secara matematis, ditulis :

1

dengan

3

Berikut beberapa teorema pada Integral tak tentu.

1. Jika n bilangan rasional dan n ≠ 1, maka

t1

2. Jika f fungsi yang terintegralkan dan k suatu konstanta, maka

t2

3. Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan, maka

t3

4. Jika f dan g fungsi-fungsi yang terintegralkan, maka

t4

5. Aturan integral substitusi

Jika u suatu fungsi yang dapat didiferensialkan dan r suatu bilangan rasional tak nol maka

t5

dimana c adalah konstanta dan   r ≠ -1.

6. Aturan integral parsial

Jika u dan v fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan, maka

t6

7. Aturan integral trigonometri

Annotation 2019-11-28 203142

 2. Integral TerTentu

Integral tertentu adalah integral dari suatu fungsi yang nilai-nilai variabel bebasnya (memiliki batas-batas) tertentu.

Jika fungsi terdefinisi pada interval tertutup [a,b] , maka integral tertentu dari a ke b dinyatakan oleh :

bbbb

dimana : a  = batas bawah

 b  = batas atas

Berikut beberapa kaidah-kaidah Integral TerTentu:

k1

k2

k3

k4

k5

k6

 

Contoh Soal:

soal

Penyelesaian :

s1

s2

s3

s4

s5

s6

s7

s8

s9

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

1. Pengertian Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau bisa disebut juga intelegensi artifisial (Artificial Intelligence) atau hanya disingkat AI, didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan saraf tiruan dan robotika.

  • Andreas Kaplan dan Michael Haenlein Kecerdasan buatan adalah kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel.
  • John McCarthy, 1956 Kecerdasan buatan adalah usaha memodelkan proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.
  • Herbert Simon, 1987 Kecerdasan buatan adalah tempat suatu penelitian, aplikasi dan instrusksi yang terkait dengan pemrograman komputer dalam melakukan suatu hal yang menurut pandangan manusia ⎼ cerdas.
  • Rich dan Knight, 1991 Kecerdasan buatan adalah suatu studi mengenai bagaimana membuat komputer mampu melakukan hal-hal yang pada saat ini masih bisa dilakukan lebih baik oleh manusia.

Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin dan program komputer untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, sains, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.

Komputer dapat dibuat menjadi sebuah entitas yang cerdas dengan pemberian data-data dalam sebuah database. Selain diberi data, komputer akan diberikan kemampuan untuk mempelajari data. Data dipelajari dan di training. Training dan pembelajaran data ini akan membuat sistem mampu menentukan keputusan dan melakukan tugas untuk memudahkan manusia di masa depan.

 

2. Fungsi Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan diharapkan dapat melakukan beragam hal yang akan memudahkan manusia mulai dari pemrosesan bahasa alami, mengenai persepsi, penalaran, menggerakkan dan manipulasi objek, mengenai pengetahuan, dan juga melakukan pembelajaran.

 

3. Tujuan Penggunaan Kecerdasan Buatan

  • Mengurangi waktu kerja sehingga kegiatan dapat lebih efisien. Dengan menggunakan kecerdasan buatan, manusia menjadi lebih murah dalam mengambil keputusan dan melakukan 0kegiatannya dibandingkan pada masa lalu.
  • Kecerdasan buatan dapat membantu pekerjaan manusia salah satu contoh program atau sistem buatan manusia ialah robot yang sudah ada di super market yang bisa bicara dan memberikan pelayanan layaknya seperti manusia.
  • Membuat mesin menjadi lebih pintar, salah satu contoh komputer dulunya hanya bisa mengetik saja, namun dengan seiring perkembangan zaman maka komputer juga bisa digunakan untuk chatting, bermain game dan yang lainnya.
  • Membantu memecahkan masalah, salah satu contoh komputer memiliki program kalkulator yang dimana didalamnya bisa memecahkan masalah perhitungan mulai dari hitungan biasa sampai hitungan logika, sehingga dalam tahap ini kecerdasan buatan dapat bermanfaat sekali bagi semua orang.

Adapun menurut Winston & Prendergast (1984), tujuan AI ialah:

  1. Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
  2. Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
  3. Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial)

 

4. Sejarah Kecerdasan Buatan

Kata “intelligence” berasal dari bahasa latin “intelligo” yang berarti “saya paham”. Berarti  dari intelligence ialah kemampuan untuk memahami dan melakukan aksi. Sebenarnya, area Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) atau disingkat dengan AI, bermula dari kemunculan komputer sekitar tahun 1940-an, meskipun sejarah perkembangannya dapat dilacak sejak zaman Mesir kuno. Pada masa ini, perhatian difokuskan pada kemampuan komputer mengerjakan sesuatu yang dapat dilakukan olemanusia. Dalam hal ini, komputer tersebut dapat meniru kemampuan kecerdasan dan perilaku manusia.

Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.

Pada 1941, ditemukan sebuah alat untuk melakukan pemrosesan informasi dan juga penyimpanan data secara digital yaitu dengan komputer elektronik. Meskipun perkembangan teknologi kecerdasan buatan pada saat ini belum pesat akan tetapi penemuan penyimpanan dan pemrosesan informasi ini menjadi awal dari kemunculan kecerdasan buatan.

Pada 1943 ditemukannya sebuah model syaraf tiruan yang dilakukan oleh 2 peneliti yaitu Mc Culloch dan juga Walter Pits. Dalam model yang mereka temukan disebutkan bahwa setiap model syaraf dapat di hitung dengan menggunakan fungsi sehingga membuat hubungan menjadi logis.

Dalam tahun awal penemuan ditemukan struktur jaringan sederhana yang kemudian  disempurnakan pada tahun 1950 oleh Norbet Wiener dalam pengenalan prinsip dan teori mengenai feedback yang dikenal dengan teori termostat.

Tahun 1956 mulai perkembangan kecerdasan buatan yang cukup mengherankan pada saat itu. Pada saat tersebut sudah mulai dikenal komputer yang melakukan pemikiran dengan hasil non numerik atau bisa disebut dengan penalaran. Penciptaan komputer ini dilakukan oleh John McCarthy yang hingga saat ini disebut sebagai bapak kecerdasan buatan. Sebagai bapak kecerdasan buatan, McCarthy tidak hanya menciptakan mesin tersebut, melainkan ia mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk membantu pembuatan komputer dengan kecerdasan buatan agar lebih mudah.

Selain itu ditemukan juga beberapa hal yang berhubungan dengan kecerdasan buatan seperti program geometri theory prover, program untuk menyelesaikan masalah integral tertutup dan juga masalah analogi. Semua program-program ini dibuat dengan menggunakan kecerdasan buatan sehingga masalah menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.

Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Boel Moses mendemonstrasikankekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kalidalam bidang matematikaMar0in Minsky dan Seymour Papert menerbitkanPerceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan  Alain Colmerauer  mengembangkan bahasa komputePrologTed Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan daninferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadang kala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravemengem-bangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.

Perkembangan kecerdasan buatan sempat mengalami perlambatan pada tahun 1966 hingga 1974. Akan tetapi setelah itu mulailah dilakukan pembuatan program kecerdasan buatan yang berbasis ilmu pengetahuan dan pada akhirnya pengembangan kecerdasan buatan sebagai jaringan syaraf tiruan kembali dimulai pada tahun 1986 hingga sekarang.

Pada tahun 1980-an, jaringan syaraf digunakan secara meluas denganalgoritma perambatan balik, pertama kali diterangkan olehPaul Bohn Werbos pada 1974. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Aarry Kasparo0 dalam sebuah pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997.

5. Lingkup Utama Kecerdasan Buatan 

  1. Sistem pakar. Komputer digunakan sebagai saran untuk menyimpan pengetahuan para pakar. Dengan demikian komputer akan memiliki keahlian untuk menyelesaikan masalah dengan meniru keahlian yang dimiliki para pakar.
  2. Pengolahan bahasa alami. Dengan pengolahan bahasa alami ini diharapkan user mampu berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
  3. Pengenalan ucapan. Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia mampu berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan suara.
  4. Robotika dan Sistem sensor.
  5. Computer vision, mencoba untuk dapat mengintrepetasikan gambar atau objek-objek tampak melalui komputer.
  6. Intelligent Computer aid Instruction. Komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan mengajar.

 

6. Keuntungan Kecerdasan Buatan dibanding Kecerdasan Alami 

  • Keuntungan Kecerdasan Buatan :
  1. Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
  2. Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama. Disamping itu suatu keahlian tidak akan pernah bisa diduplikasi secara lengkap. Sedangkan jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebuat dapat ditransfer atau disalin dengan mudah dan cepat dari satu komputer ke komputer lain
  3. Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
  4. Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan busatan adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
  5. Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
  6. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dan lebih banyak dibanding dengan kecerdasan alami
  • Keuntungan kecerdasan alami:
  1. Kreatif. Kemampuan untuk menambah ataupun memenuhi pengetahuan itu sangat melekat pada jiwa manusia. Pada kecerdasan buatan, untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun
  2. Kecerdasan alami memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus bekerja dengan input-input simbolik
  3. Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

 

7. Kerugian Kecerdasan Buatan

  • Menurunkan kinerja manusia dalam berbagai pekerjaan, karena sudah terganti oleh kecerdasan buatan.
  • Kemampuan Al terbatas yang maksudnya ialah sistem tersebut terbatas bisa melakukan hal tertentu, tidak bisa melakukan hal yang lebih seperti manusia.

 

8. Contoh Penerapan Artificial Intelligence

  • SIRI

Bagi anda yang menggunakan produk dari Apple. Inc, mungkin sudah tidak asing lagi dengan asisten personal yang satu ini. SIRI, asisten komputer yang Apple sediakan pada hampir semua produk elektroniknya mulai dari smartphone, laptop, hingga komputer desktop. Tampilan antar pengguna SIRI berupa suara manusia yang terlihat natural untuk diajak berkomunikasi layaknya manusia pada umumnya. Fungsi SIRI pada perangkat Apple sendiri adalah untuk membantu pengguna mendapatkan informasi, memberikan arahan pada peta, mengatur jadwal dan event, hingga melakukan panggilan ke nomor yang disebutkan. Dilengkapi dengan algoritma Machine Learning membuat SIRI mampu bertambah pintar setiap saat karena mempelajari setiap kebiasaan pengguna sebagai modal di masa mendatang.

  • Alexa

Kecerdasan buatan yang kedua adalah Alexa. Hampir sama dengan SIRI, Alexa juga merupakan salah satu asisten personal cerdas yang bisa membantu kebutuhan penggunanya. Bedanya, Alexa dibuat oleh Amazon untuk ditanamkan pada perangkat pintar dalam konsep Smart Home (rumah pintar) seperti Smart-lamp, Smart-watch, Smart-speaker,dan Smart-TV. Yang paling menarik dari Alexa adalah ia dapat mengetahui di ruangan dan sebelah mana pengguna memberikan perintah. Jadi anda tidak perlu memberikan perintah di depan speaker untuk mendapatkan respons Alexa. Tinggal sebutkan perintah di manapun anda berada, dan Alexa akan meresponnya.

  • Tesla

Teknologi Self-Driving akhir-akhir ini semakin sering digembor-gemborkan. Bayangkan sebuah mobil bisa menyetir dirinya sendiri tanpa harus di kendalikan oleh supir manusia lagi. Itulah yang mampu di lakukan oleh AI yang disematkan Tesla, salah satu perusahaan otomotif dunia dalam mobil-mobil besutannya. Memang masih banyak pro-kontra dalam AI yang satu ini terkait jaminan keselamatan yang diberikan. Namun pada waktunya, mungkin seluruh mobil di dunia sudah tidak memerlukan sopir lagi

Dasar Teknologi Informasi

1. Pengertian teknologi informasi

Teknologi adalah alat yang digunakan untuk mambantu atau mempermudah aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari bunyi, tulisan ataupun simbol, yang memiliki makna dan dapat ditafsirkan. Jadi dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi adalah alat yang digunakan manusia untuk menyampaikan pesan dalam kehidupan sehari-hari.

Walaupun belum terdapat kesepakatan yang universal mengenai pengertian teknologi informasi, namun pada dasarnya seluruhnya memiliki esensi pengertian yang sama. Adapun beberapa pengertian yang disampaikan para ahli terkait teknologi informasi adalah sebagai berikut :

Menurut Haag dan Keen, 1996 teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu manusia bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.

Menurut Martin, 1999 teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.

William dan sawyer, 2003 teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.

Menurut Mc Keown, Information Technology adalah seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, mengubah, menyimpan dan menggunakan informasi dalam segala bentuknya.

Menurut Lucas, pengertian teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis.

Menurut Information Technology Association of America (ITAA), teknologi informasi adalah proses pengolahan, penyimpanan dan penyebaran informasi bergambar, vocal, teks dan numerik melalui mikro elektronika berbasis kombinasi telekomunikasi dan komputasi.

Secara singkat teknologi informasi dapat kita artikan sebagai suatu alat yang dibuat untuk memudahkan manusia dalam membuat, mmengubah, menyimpan, mengkomunikasikan dan menyebarkan informasi. Contoh dari teknologi informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).

2. Pengelompokan Teknologi Informasi

Teknologi informasi digunakan untuk menangkap (menerima), menyimpan dan menyebarluaskan informasi. Berikut ini adalah pengelompokan teknologi informasi :

  •  Teknologi masukan (input technologi), teknologi yang berhubungan dengan peralatan untuk memasukkan data-data yang dibutuhkan seperti mouse dan keyboard.
  •   Teknologi keluaran (output technology), peralatan berfungsi menyajikan informasi hasil pengolahan dari data-data seperti layar atau monitor dan printer.
  •  Teknologi perangkat lunak (software) adalah program yang digunakan untuk memberikan komputer kemampuan untuk melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki penggunanya.
  • Teknologi penyimpanan, adalah alat yang berfungsi sebagai penyimpanan data dan informasi yang dimiliki. Teknologi penyimpanan dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu memori internal dan eksternal.

Memori internal (main memory) berfungsi sebagai pengingat sementara bagi data, program, maupun informasi ketika proses pengolahannya dilaksanakan oleh CPU contohnya ROM dan RAM. ROM (read only memory) adalah memory yang hanya bisa dibaca, sedangkan RAM (random acces memory) adalah memory yang isinya bisa diperbaharui.

Memori eksternal (external storage) adalah alat yang berfungsi menyimpan data secara permanen yang data tetap terpelihara dengan baik meskipun komputer dalam keadaan mati.

  •  Teknologi pemroses (processing machine), alat yang digunakan untuk memproses data dan informasi. Teknologi ini lebih dikenal dengan sebutan CPU (central processing unit), mikroprosesor, atau prosesor.

 

3. Fungsi Teknologi Informasi

Fungsi teknologi informasi adalah sebagai berikut :

  • Capture (Menangkap), menangkap fakta-fakta atau data yang terkait dengan pengetahuan yang digarapkan menjadi sebuah informasi. Misalnya menerima input dari keyboard, scanner, mic, dan lainnya.
  • Processing (Mengolah), mengubah, menganalisis, menghitung dan mengumpulkan semua bentuk data untuk menjadi informasi. Olah data ini bisa dalam bentuk konversi, menganalisis, menghitung, hingga penggabungan berbagai bentuk informasi dan data.
  •  Generation (Mengolah), proses menata informasi ke dalam bentuk yang bermanfaat. Misalnya grafik, tabel, perhitungan, dan lain sebagainya.
  • Storage (Menyimpan), penyimpanan data atau informasi. Misalnnya data disimpan ke dalam flasdisk, CD, dan hardisk.
  • Retrieval (Mencari Kembali), proses mencari dan menelusuri kembali informasi dan data yang sudah pernah disimpan. Misalnya mencari data klien yang belum melakukan pembayaran.
  • Transmission (Sebagai Transmisi), mendistribusikan informasi melalui jaringan komunikasi. Misalnya mengirim data penjualan ke tim lain di lokasi yang berbeda.

 

4. Pemanfaatan Teknologi Informasi

Teknologi informasi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia maupun organisasi atau perusahaan. Mulai dari penggunaan TI secara individu untuk bersosialisasi, berinteraksi, transaksi, belajar, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk organisasi atau perusahaan TI digunakan untuk :

  • Mengurangi komplesitas tugas manajemen, dimana dalam menjalankan fungsi sebagai manajemen dari mulai perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian mereka membutuhkan informasi sebagai landasan menjalankan fungsinya tersebut.
  • Pengaruh globalisasi. Bagi organisasi yang ingin memperluas pasar mereka ke luar negerimembuat kebutuhan akan informasi banyak mengenai pasar baru yang akan mereka masuki.
  •  Perlunya response time cepat. Penggunaan TI dalam penanganan pasien di rumah sakit diperlukan agar kondisi pasien tetap terpantau dan dapat meningkatkan response ketika terjadi kondisi kritis.
  • Tekanan persaingan bisnis. Dalam persaingan bisnis pelaksanaan kegiatan organisasi dituntut kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan, serta bagaimana solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan dibutuhkan ketersediaan informasi yang cepat dan tepat.

 

5. Komponen TI

Komponen teknologi informasi merupakan sebuah sistem yang terbentuk berdasarkan tujuan, mengenai apa yang ingin diketahui dari penggunaannya. Setidaknya terdapat tiga komponen utama teknologi informasi, yaitu :

  •  Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras adalah perangkat fisik yang membangun sebuah teknologi informasi. Contohnya adalah monitor, CD-ROM, kabel jaringan komunikasi, flasdisk, telepon seluler, dan lain sebagainya. Perangkat keras terdiri dari perangkat input dan output yang digunakan untuk memasukan, dan mengeluarkan data dan informasi.

  • Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak berupa program yang dibuat untuk keperluan pengguna teknologi. Perangkat lunak dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu :

1) Perangkat Lunak System

Perangkat lunak system merupakan perangkat lunak yang dibuat untuk mengontrol semua perangkat keras, sehingga semua perangkat keras teknologi informasi dapat bekerja dengan kompak sebagai suatu system yang utuh. Contohnya adalah system operasi windows, linux, unix, dan freeBSD.

2) Perangkat Lunak Bahasa Pemrograman

Perangkat lunak pemrograman merupakan perangkat lunak yang dibuat untuk membuat program aplikasi maupun perangkat lunak system. Misalnya pascal, java, visual basic, delphi, turbo C, fortan, cobol, turbo assembler, dan lain sebagainya.

3) Perangkat Lunak Aplikasi.

Perangkat lunak aplikasi adalah program jadi yang siap pakai untuk keperluan khusus. Software aplikasi yang umum ada di pasaran antara lain :

- Pengolah Kata (Word Processing) Contoh: Microsoft Word, Word Perfect, Open Office, dll

- Pengolah Angka atau Data tabel (Spreadsheet) Contoh: Microsoft Excel, Lotus 123, Super Calc, dll

- Pengolah Database Contoh: Microsoft Access, Fox Pro, dll

- Membuat Slide Presentasi Contoh: Microsoft Power Print, Story Board, dll

- Pengolah Gambar Contoh: Adobe Photoshop, ACD See dll

- Game (Software Permainan) Contoh : PC Game Dan lain sebagainya

  • Perangkat Otak/Kecerdasan yang Dimiliki Manusia (Brainware)

Brainware merupakan orang yang menjadi pengguna, pemelihara, pembuat sistem teknologi. Sebagai faktor penentu manusia menentukan bagaimana tinggi rendahnya pemanfaatan dari teknologi informasi tersebut. Untuk mampu meningkatkan pemanfaatan dari teknologi tersebut manusia harus terus mempelajari pemanfaatannya untuk mengatasi permasalahan yang ada.

6. Data, Informasi, dan Pengetahuan

Keberadaan teknologi informasi tidak akan terlepas dari tiga aspek yang membentuknya, adapun ketiga aspek tersebut adalah sebagai berikut :

  • Data

Data adalah fakta mentah yang didapatkan belum terorganisir atau masih belum memiiki arti. Terkait kegiatan pengumpulan data harus memperhatikan kredibilitas (keterpercayaan) dari sumber data. Adapun sumber data secara garis besar dibagi menjadi sumber yang berasal dari faktor internal dan data yang berasal dari faktor eksternal. data dapat berupa grafik, foto, angka dan lain-lain yang belum diolah atau dapat dikatakan masih mentah.

  • Informasi

Informasi adalah data yang telah terorganisir (telah direduksi) sehingga memberikan arti pada user atau penggunanya. Data dapat menjadi sebuah informasi ketika diproses sesuai dengan karakteristik data tersebut. Kemampuan yang dimiliki untuk mengorganisir data menentukan keakuratan informasi.

  • Pengetahuan

Pengetahuan adalah informasi yang telah diproses sehingga memberikan pembelajaran dan pemahaman untuk dapat diaplikasikan. Informasi yang akurat memberikan pengetahuan yang jelas terhadap kondisi sedang dan akan dialami secara tepat.

7. Peranan TI

TI memegang peranan penting dalam peningkatan kemampuan individu maupun organisasi dalam mencapai tujuan (efektif), serta peningkatan efisiensi dalam mencapai tujuan individu dan organisasi. Mencapai efektifitas berarti kemampuan individu dan organisasi dalam mencapai tujuan, sedangkan meningkatkan efisiensi berarti mengurangi sumber daya yang terbuang untuk mencapai tujuan tersebut. Di zaman yang semakin maju Manusia pasti membutuhkan teknologi informasi. Bahkan teknologi informasi juga memiliki peran penting dalam dunia perbankan, dunia pendidikan, dunia medis, dunia kepolisian, dunia perdagangan elektronis, dunia perancangan produk dan lain sebagainya.

Karena dengan kemampuan TI menghasilkan pengetahuan mengenai bagaimana cara terbaik mencapai tujuan, bagaimana cara mengorganisir kegiatan untuk mencapai tujuan, bagaimana cara memotivasi diri, dan bagaimana melakukan pengendalian atas usaha pencapaian tujuan tersebut, maka individu maupun organisasi akan mampu mencapai efektifitas dan efisiensi. Menurut G.R Terry, ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu :

  • Fungsi Operasional

Akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambilalih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.

  •  Fungsi Monitoring and Control

Mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship  yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.

  • Fungsi Planning and Decision

Mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya. Tidak jarang perusahaan yang pada akhirnya memilih menempatkan unit teknologi informasi sebagai bagian dari fungsi perencanaan dan atau pengembangan korporat karena fungsi strategis tersebut diatas.

  •  Fungsi Communication

Secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi modern dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.

  •  Fungsi Interorganisational

Merupakan sebuah peran yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resourse Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya.

8. Tujuan dan Prinsip TI

Tujuan teknologi informasi adalah untuk memudahkan kehidupan manusia, memecahkan masalah yang ada, membuka dan meningkatkan kreatifitas, dan membuat pencapaian tujuan menjadi lebih efisien, daripada saat tidak menggunakan teknologi informasi dalam pekerjaannya.

 

9. Klasifikasi Sistem Teknologi Informasi

Sistem teknologi informasi dibedakan dengan berbagai cara pengklasifikasian yaitu menurut fungsi sistem dan menurut ukuran.

  • Menurut fungsi sistem

Sistem teknologi informasi dapat dibedakan menjadi sistem teknologi informasi yang melekat (embedded IT system), sistem teknologi informasi yang khusus ( dedicated IT system) dan sistem teknologi informasi serbaguna (general purpose IT system).

Embedded IT system adalah sistem teknologi informasi yang melekat pada produk lain seperti VCR (video casette recorder).

Dedicated IT system adalah sistem teknologi informasi yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas khusus seperti ATM (anjungan Tunai Mandiri) yang dirancang secara khusus untuk melakukan transaksi keuangan bagi nasabah bank.

General purpose IT system adalah sistem teknologi informasi yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas yang bersifat umum seperti PC yang bersifat serbaguna yang umum dipakai di rumah.

  • Fungsi menurut ukuran

Fungsi menurut ukuran ini lebih cenderung berdasarkan ukuran informasi yang dapat ditampung, kemampuan sistem yang ditawarkan, kecepatan pemroses dan jumlah orang yang menggunakan secara bersamaan. Klasifikasi komputer yaitu mikrokomputer, workstation, minikomputer, mainframe dan superkomputer.

  1. Superkomputer, jenis komputer yang mempunyai kecepatan proses paling hebat. Bisa menangani aplikasi yang melibatkan perhitungan kompleks misalnya peramalan cuaca dan perancang roket.
  2. Mainframe, jenis komputer yang digunakan pada perusahaan-perusahaan berskala besar untuk menangani proses data dengan volume sangat besar.
  3. Minikomputer, sering disebut midrange yang digunakan pada perusahaan-perusahaan berskala menengah sebagai server.
  4. Workstation, jenis komputer yang lebih ampuh daripada kebanyakan PC (bisa menampung 8gigabyte sedangkah PC biasa bisa di bawah 1gigabyte).
  5. Mikrokomputer (IC/Proccessor), PC atau komputer pribadi. Mikrokomputer dapat berbentuk PC desktop, tower PC, laptop, notebook, palmtop dan PDA.
    • Desktop PC adalah jenis PC yang berukuran besar yang umum digunakan di rumah atau kantor dengan case (kotak CPU).
    • Tower PC adalah PC dengan case dalam keadaan berdiri (seperti menara).
    • Laptop adalah mikrokomputer yang bisa dibawa bepergian.
    • Notebook adalah mikrokomputer yang bisa dibawa bepergian dengan bentuk lebih kecil daripada laptop.
    • Palmtop atau biasa disebut handheld PC (PC genggam) adalah komputer berukuran sedikit lebih besar daripada kalkulator sehingga dapat diletakkan di tangan.
    • PDA (personal digital assistant) adalah jenis komputer genggam yang menggunakan pena sebagai pengganti keyboard.
  6. Minikontroler, sering disebut embedded computer adalah mikroprosessor khusus berukuran kecil yang bisa dipasang pada peralatan elektronis cerdas, mobil, lift dan barang yang lainnya. Peranan :
    • Bank
    • Pendidikan
    • Medis
    • Kepolisian
    • Perdagangan elektronik dan produk