Update Virus Covid-19

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Dilansir dari Kompas.com – 29/03/2020, 11:03 WIB. Sejak kasus pertama dikonfirmasi pada 2 Maret 2020, laporan kasus virus corona di Indonesia kini terus bertambah setiap harinya. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, tambahan kasus Covid-19 melebihi angka 100. Pada Sabtu (28/3/2020), Indonesia melaporkan tambahan sebanyak 109 kasus baru, sehingga total mencapai 1.155 kasus. Baca juga: Update Virus Corona di Dunia 29 Maret: 662.073 Kasus di 200 Negara, 139.426 Sembuh Pasien sembuh diketahui bertambah 13 orang menjadi 59 dan kasus menjadi 102 orang dengan tambahan 15 kasus. DKI Jakarta masih menjadi wilayah yang memiliki jumlah kasus tertinggi, yaitu 627, disusul oleh Jawa Barat dan Banten.

5e80109b82274

Berikut update kasus virus corona di 29 wilayah di Indonesia per Sabtu (28/3/2020):

  1. DKI Jakarta Terkonfirmasi: 627 Sembuh: 43 Meninggal: 62
  2. Jawa Barat Terkonfirmasi: 119 Sembuh: 6 Meninggal: 17
  3. Banten Terkonfirmasi: 103 Sembuh: 1 Meninggal: 4
  4. Jawa Timur Terkonfirmasi: 77 Sembuh: 8 Meninggal: 4
  5. Jawa Tengah Terkonfirmasi: 55 Sembuh: 0 Meninggal: 7
  6. Sulawesi Selatan Terkonfirmasi: 33 Sembuh: 0 Meninggal: 1
  7. DI Yogyakarta Terkonfirmasi: 22 Sembuh: 1 Meninggal: 2
  8. Kalimantan Timur Terkonfirmasi: 17 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  9. Bali Terkonfirmasi: 9 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  10. Sumatera Utara Terkonfirmasi: 8 Sembuh: 0 Meninggal: 1
  11. Kalimantan Tengah Terkonfirmasi: 7 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  12. Papua Terkonfirmasi: 7 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  13. Sumatera Barat Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  14. Kepulauan Riau Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  15. Aceh Terkonfirmasi: 4 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  16. Lampung Terkonfirmasi: 4 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  17. Kalimantan Barat Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  18. Sulawesi Tenggara Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  19. Sumatera Selatan Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 1
  20. Nusa Tenggara Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal:
  21. Kalimantan Utara Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  22. Sulawesi Utara Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  23. Sulawesi Tengah Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  24. Papua Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  25. Riau Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  26. Jambi Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  27. Kalimantan Selatan Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  28. Maluku Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0
  29. Maluku Utara Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Tiga daerah terapkan local lockdown Untuk menghentikan penyebaran virus corona, sejumlah daerah di Indonesia telah menerapkan local lockdown atau isolasi wilayah. Kota Tasikamalaya menjadi daerah terakhir yang menerapkan kebijakan itu dan mulai berlaku pada Selasa (31/3/2020). Keputusan untuk mengisolasi Kota Tasikmalaya dilakukan setelah adanya lima kasus virus corona di wilayah itu. Dua daerah lain yang lebih dulu menerapkan kebijakan serupa ada Kota Tegal dan Papua. Pemberlakuan local lockdown di Kota Tegal akan berlangsung selama empat bulan, dimulai pada 30 Mei hingga 30 Juli 2020. Bahkan Pemkot Tegal telah menyiapkan 500 unit beton movable concrete barrier (MCB) yang disebar di titik-titik perbatasan kota agar tak ada warga yang melanggar kebijakan local lockdown itu. Sementara Papua telah menutup akses utamanya di Bandara Sentani pada Kamis (26/3/2020) hingga 9 April mendatang.
cvd (2)

BAGAIMANA HARMONI KEWAJIBAN DAN HAK NEGARA DAN WARGA NEGARA DALAM DEMOKRASI YANG BERSUMBU PADA KEDAULATAN RAKYAT DAN MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT?

A. Konsep Harmoni Kewajiban Dan Hak Negara Dan Warganegara

Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan terus-menerus oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain mana pun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. Kewajiban dengan demikian merupakan sesuatu yang harus dilakukan (Notonagoro, 1975).

B. Alasan Mengapa diperlukan Harmoni Kewajiban Dan Hak Negara Dan Warganegara Indonesia

Hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Menurut “teori korelasi” yang dianut oleh pengikut utilitarianisme, ada hubungan timbal balik antara hak dan kewajiban. Menurut mereka, setiap kewajiban seseorang berkaitan dengan hak orang lain, dan begitu pula sebaliknya.

Kewajiban 

Pasal 23A UUD 1945

” Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang undang.”

Merupakan salah satu contoh kewajiban warga negara untuk membayar pajak, warga negara akan memperoleh hak timbal balik dari Negara berupa manfaat pajak melalui hasil pembangunan, Hak dan Kewajiban warga negara diatur dalam UUD NRI 1945 mulai pasal 27 sampai pasal 34, termasuk di dalamnya ada hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia.

C. Menggali Sumber Historis, Sosiologis, Politik tentang Harmoni Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara Indonesia

1. Sumber Historis

Secara historis perjuangan menegakkan hak asasi manusia terjadi di dunia Barat (Eropa). Adalah John Locke, seorang filsuf Inggris pada abad ke-17, yang pertama kali merumuskan adanya hak alamiah (natural rights) yang melekat pada setiap diri manusia, yaitu hak atas hidup, hak kebebasan, dan hak milik.

a. Magna Charta (1215)

Piagam perjanjian antara Raja John dari Inggris dengan para bangsawan. Isinya adalah pemberian jaminan beberapa hak oleh raja kepada para bangsawan beserta keturunannya, seperti hak untuk tidak dipenjarakan tanpa adanya pemeriksaan pengadilan.

b. Revolusi Amerika (1276)

Perang kemerdekaan rakyat Amerika Serikat melawan penjajahan Inggris disebut Revolusi Amerika. Declaration of Independence (Deklarasi Kemerdekaan) Amerika Serikat menjadi negara merdeka tanggal 4 Juli1776 merupakan hasil dari revolusi ini.

c. Revolusi Prancis

Revolusi Prancis adalah bentuk perlawanan rakyat Prancis kepada rajanya sendiri (Louis XVI) yang telah bertindak sewenang-wenang dan absolut.

Konsep hak asasi berkembang menjadi empat macam kebebasan (The Four Freedoms). Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Rooselvelt. Keempat macam kebebasan itu meliputi:

a. kebebasan untuk beragama (freedom of religion),

b. kebebasan untuk berbicara dan berpendapat (freedom of speech),

c. kebebasan dari kemelaratan (freedom from want), dan

d. kebebasan dari ketakutan (freedom from fear).

2. Sumber Sosiologis

3. Sumber Politik

Beberapa tuntutan reformasi itu adalah:

a. mengamandemen UUD NRI 1945,

b. penghapusan doktrin Dwi Fungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI),

c. menegakkan supremasi hukum, penghormatan hak asasi manusia (HAM), serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),

d. melakukan desentralisasi dan hubungan yang adil antara pusat dan daerah,

e. (otonomi daerah),

f. mewujudkan kebebasan pers,

g. mewujudkan kehidupan demokrasi.

D. Membangun Argumen tentang Dinamika dan Tantangan Harmoni Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara 

Aturan dasar tentang :

  • Pendidikan dan Kebudayaan serta IPTEK

Pasal 31 Ayat (1) UUD NRI 1945

  • Perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial

Pasal 33 Ayat (4) UUD NRI 1945

Pasal 34 UUD NRI 1945

  • Usaha pertahanan dan keamanan Negara

Pasal 30 Ayat (2) UUD NRI 1945

  • Hak dan kewajiban asasi manusia

Diatur tersendiri di bawah judul Hak Asasi Manusia (HAM)

E. Mendeskripsikan Esensi dan Urgensi Harmoni Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara 

Dalam bidang :

  1. Agama
    Dalam hal ini cita-cita bersama untuk mewujudkan kehidupan beragama juga merupakan bagian yang diatur dalam UUD. Ketentuan mengenai agama diatur dalam UUD NRI 1945 Pasal 29 

    “Tentang Kebebasan Beragama.
    (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
    (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”

  2. Pendidikan dan kebudayaan
    Pendidikan adalah salah satu bentuk upaya pembudayaan. Melalui proses, pendidikan kebudayaan bukan saja ditransformasikan dari generasi tua ke generasi muda, melainkan dikembangkan sehingga mencapai derajat tertinggi berupa peradaban.
    Penjelasan tentang tujuan pendidikan nasional dapat kita temukan dalam Pasal 31 Ayat (3) UUD NRI 1945
    “pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang undang”Jika kita menengok fungsifungsi negara (function of the state) dalam lingkup pembangunan negara (state-building) cakupannya meliputi hal-hal berikut ini:
    a. Fungsi minimal: melengkapi sarana dan prasarana umum yang memadai, seperti pertahanan dan keamanan, hukum, kesehatan, dan keadilan.
    b. Fungsi madya: menangani masalah-masalah eksternalitas, seperti pendidikan, lingkungan, dan monopoli.
    c. Fungsi aktivis: menetapkan kebijakan industrial dan redistribusi kekayaan.
  3. Perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat
    Sesuai semangat Pasal 33 Ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 asas perekonomian nasional adalah kekeluargaan. Apa makna asas kekeluargaan? Kekeluargaan merupakan asas yang dianut oleh masyarakat Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan yang salah satunya kegiatan perekonomian nasional. Asas kekeluargaan dapat diartikan sebagai kerja sama yang dilakukan lebih dari seorang dalam menyelesaikan pekerjaan, baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. Hasil pekerjaan bersama memberikan manfaat yang dapat dinikmati secara adil oleh banyak orang. Tujuannya adalah agar pekerjaan dapat cepat selesai dan memberi hasil lebih baik.
  4. Pertahanan keamanan
    Berdasarkan aturan dasar ihwal pertahanan dan keamanan Negara Pasal 30 Ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagai komponen utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung. Dengan demikian tampak bahwa komponen utama dalam Sishankamrata adalah TNI dan Polri

Pendidikan Kewarganegaraan (Bab III)

“Urgensi Integrasi Nasional Sebagai Salah Satu Parameter Pemersatuan dan Kesatuan Bangsa”

Apa itu Integrasi Nasional???

Integrasi Nasional menurut Ramlan Surbakti (2010) adalah Proses penyatuan berbagai kelompok sosial budaya dalam satu kesatuan wilayah dan dalam suatu identitas nasional. Sedangkan menurut etimologi “Integration” berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Kata ini berasal dari bahasa latin integer, yang berarti utuh atau menyeluruh. “Nation” artinya bangsa sebagai bentuk persekutuan dari orang-orang yang berbeda latar belakangnya, berada dalam suatu wilayah dan di bawah satu kesatuan politik.

Adapun jenis-jenis Integrasi Nasional : 1) Integrasi Politik, 2) Integrasi Ekonomi, 3) Integrasi Sosial Budaya.

Beranjak dari Pengertian dan Jenis-jenis integrasi, dibalik itu terdapat sebuah tantangan Bangsa yang dimana berkebalikan dengan pengertian dari Integrasi tersebut. Adapun sebuah tantangan Bangsa yang dimiliki Indonesia itu sendiri adalah : Berbagai suku yang dimiliki Indonesia, Wilayah yang luas dan menyebar dari sabang sampai merauke, dan sumber daya yang banyak di negara Indonesia.

Menjawab tantangan bangsa tersebut dapat kita pecahkan dengan persatuan, yaitu yang sudah terdapat dalam sila ke-3 Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.

Selain daripada itu, Ciri-ciri Integrasi itu sendiri antara lain :

  1. Konstitusi
  2. Pendidikan
  3. Pemerintahan
  4. Presidensi
  5. Bahasa Nasional
  6. Pertumbuhan Ekonomi
  7. Kegiatan Nasional
  8. Media Massa
  9. Simbol Kesatuan Nasional
  10. Tribalisme
  11. Nepotisme
  12. Korupsi
  13. Rasisme
  14. Keanggotaan Partai
  15. Kemiskinan
  16. Ketidaktauan

Dibalik itu semua terdapat Faktor Pendorong, Faktor Pendukung, dan Faktor Penghambat dalam Integritas Nasional.

Berikut adalah faktor pendorong, pendukung dan penghambat integrasi nasional.

Faktor pendorong:

  1. Adanya rasa yang senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor-faktor sejarah.
  2. Adanya ideologi nasional yang tercermin di dalam simbol negara yakni Garuda Pancasila dan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Adanya sikap tekad dan keinginan untuk kembali bersatu di dalam kalangan Bangsa Indonesia seperti yang telah dinyatakan di dalam Sumpah Pemuda.
  4. Adanya ancaman dari luar yang menyebabkan adanyadan munculnya semangat nasionalisme dalam kalangan Bangsa Indonesia.

Faktor pendukung integrasi nasional

  1. Penggunaan bahasa Indonesia.
  2. Semangat persatuan serta kesatuan di dalam Bangsa, Bahasa dan Tanah Air Indonesia.
  3. Adanya Kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama yakni Pancasila.
  4. Adanya jiwa dan rasa semangat dalam bergotong royong, solidaritas serta toleransi keagamaan yang sangat kuat.
  5. Adanya rasa senasib dan sepenanggungan yang diakibatkan oleh penderitaan semasa penjajahan.

Faktor penghambat integrasi nasional

  1. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan yang memiliki sifat heterogen.
  2. Kurangnya toleransi antar sesama golongan.
  3. Kurangnya kesadaran di dalam diri masing-masing rakyat Indonesia terhadap segala ancaman dan gangguan yang mucul dari luar.
  4. Adanya sikap ketidakpuasan terhadap segala ketimpangan dan ketidak merataan hasil pembangunan.

Mengapa Integritas Nasional sangat penting khususnya bagi Negara Indonesia? Dikarenakan Indonesia sendiri dikategorikan sebagai negara yang masih berkembang dan juga Indonesia sendiri masih mencari jati diri bangsa. Negara Indonesia sendiri masih terhambat dengan tantangan bangsa yang sudah dijelaskan di atas, dengan begitu Negara Indonesia sangat membutuhkan cara menyatukan berbagai macam perbedaan yaitu dengan cara menerapkan Integrasi Nasional.

Referensi : https://www.kompasiana.com/banhin/590fc930cf7a61da048b4567/integrasi-nasional-apakah-penting

“URGENSI INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA”

Nama             : Muhammad Naufal Ashiddiq

NPM               : 1955061005

Mata Kuliah  : Pendidikan Kewarganegaraan

Nama Dosen : Rio Ariestia Pradipta

 

Gerakana Aceh Merdeka (GAM) adalah sebuah organisasi separatis yang memiliki tujuan supaya Aceh lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik antara pemerintah RI dan GAM yang diakibatkan perbedaan keinginan ini telah berlangsung sejak tahun 1976. Gerakan ini juga dikenal dengan nama Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF). GAM dipimpin oleh Hasan di Tiro.

Pada 4 Desember 1976 inisiator GAM, Hasan di Tiro dan pengikutnya mengeluarkan pernyataan perlawanan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang berlangsung di perbukitan Hallimon di kawasan Kabupaten Pidie. Awal nya gerakan ini bernama Aceh Merdeka (AC). Perlawanan bersenjata gerakan tersebut mendapatkan sambutan keras dari pemerintah pusat RI yang akhirnya menggelar sebuah operasi militer di provinsi Daerah Istimewa Aceh yang dikenal dengan DOM (Daerah Operasi Militer).

Konflik antara GAM dan RI pada akhirnya pemerintah menerapkan status Darurat Militer di Aceh pada tahun 2003, dikarenakan tidak mendapatkan jalan keluarnya.

Pada 27 Februari 2005, pihak GAM dan pemerintah RI memulai tahap perundingan di Vantaa, Finlandia. Mantan presiden Finlandia Martti Athisaari berperan sebagai fasilitator.

Hingga pada akhirnya pada 17 Juli 2005, setelah mereka berunding selama 25 hari, tim perunding Indonesia berhasil mencapai kesepakatan damai dengan GAM di Vantaa, Helsinki, Finlandia.

Pada 15 Agustus 2005 Penandatanganan nota kesepakatan damai berlangsung. Proses tersebut dipantau oleh Aceh Monitoring Mission (AMM) yang beranggotakan lima negara ASEAN dan beberapa negara Uni eropa. Poin penting yang didapat salah satunya adalah bahwa pemerintah Indonesia akan turut memfasilitasi pembentukan partai politik lokal di Aceh dan pemberian amnesti bagi anggota GAM.

Dari permasalah di atas tersebut, solusi yang dapat diberikan dengan mempertahankan kekuatan militer untuk terus mendorong pihak GAM dan menghalangi mereka dari bantuan pasca stunami yang melanda pantai aceh. Pemerintah juga mengatur sebuah pertemuan rahasia untuk menawarkan kompensasi ekonomi dan politik bagi para pemimpin GAM.

Referensi :

1.https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Aceh_Merdeka

2. http://hi.fisipol.ugm.ac.id/katalogtesis/proses-penyelesaian-konflik-aceh-melalui-mou-helsinki-keberhasilan-pemerintah-indonesia-membuat-gam-menerima-konsep-self-government/

Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 untuk mengakhiri pemerintahan provinsi Papua dan Papua Barat yang saat ini di Indonesia, yang sebelumnya dikenal dengan sebagai Irian Jaya.

Liputan6.com, Jakarta - Mantan BIN Hendropriyono menilai Organisasi Papua Merdeka (OPM) seharusnya masuk dalam list teroris internasional. Karena mereka sudah membunuh masyarakat.

Menanggapi itu, Menko Polhukam Mahfud Md menilai pernyataan itu bagus. Hendropriyono dinilainya merupakan sosok senior yang sudah lama berkecimpung dalam pemerintahan.

“Soal Pak Hendro, baguslah. Pak Hendro kan senior. Dia pernah lama di pemerintahan, dia pernah lama di pemerintahan, dia juga Jenderal di BIN. Jadi dia punya kapasitas untuk mengusulkan hal-hal seperti itu,” kata Mahfud di Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Mahfud menambahkan, usulan itu akan ditampung. Ia akan mempertimbangkannya dengan stakeholder. Di mana dalam waku dekat akan mengadakan rapat bersama.

“Sebab itu nanti, dalam waktu tidak lama, tidak akan lebih dari dua hari, kami rapat lengkap untuk membahas segala masalah yang menyangkut langkah-langkah komprehensif. Komprehensif termasuk usulnya Pak Hendropriyono, usulan Pak Mendagri, usulnya Bappenas, usulnya Menlu, semua kita tampung besok,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Hendropriyono mengkritik apa yang terjadi di Papua saat ini. Dia meminta pemberontak di sana, jangan lagi disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Kita masih saja menganggap mereka KKB, Kelompok Kriminal Bersenjata, bukan. Mereka ini adalah pemberontak. Masalah ini bukan kriminal saja. Kalau kita terus berpegang disitu, kenapa kita majukan tentara,” kata Hendropriyono di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Dari berita diatas dapat diberikan solusi berupa Mendorong Presiden agar segera mendesak Kapolri untuk mengusut dan mengungkap aktor intelektual terhadap pengrusakan tiang bendera dalam kasus penyerangan asrama Papua di Surabaya termasuk pelaku ucapan rasis, Mendesak Presiden agar segera menarik penambahan aparat TNI/Polri yang diterjunkan, serta menginstruksikan Menkominfo untuk membuka akses Internet di Papua dan Papua Barat, Mendesak Pemerintah untuk selalu mengedepankan cara dialog dalam menyelesaikan masalah di Papua, Mendesak Presiden menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan aparat keamanan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswa Papua di seluruh Indonesia, Mendorong semua elemen bangsa untuk tetap menguatkan semangat persatuan nasional sesama anak bangsa

Referensi :

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_Papua_Merdeka

2. https://www.liputan6.com/news/read/4142561/hendropriyono-usul-opm-masuk-teroris-internasional-ini-komentar-mahfud-md

3. https://www.liputan6.com/regional/read/4053450/5-rekomendasi-penyelesaian-gejolak-papua

Pendidikan Kewarganegaraan (Bab II)

Assalamualaikum Wr.Wb

Kali ini saya kembali lagi dan akan membagikan sedikit materi yang insyaallah bermanfaat bagi kita semua

pknn

“Esensi dan Urgensi Identitas Nasional sebagai Salah Satu Determinan Pembangunan Bangsa dan Karakter”

Apa itu Identitas? Identitas adalah Ciri atau penanda yang dapat membedakan Anda dengan orang lain. Identitas umumnya berlaku pada entitas yang sifatnya personal atau pribadi.  Identitas juga dapat berlaku bagi kelompok masyarakat dan organisasi dari sekelompok orang. Sebuah keluarga memiliki identitas yang bisa dibedakan dengan keluarga yang lain. Sebuah bangsa sebagai bentuk persekutuan hidup dan negara sebagai organisasi kekuasaan juga memiliki identitas yang berbeda dengan bangsa lain.

Apa itu Jati Diri? Jati Diri adalah suatu hal yang ada di dalam diri kita, Dengan meliputi Karakter, Sifat, Watak dan kepribadian nya. Jati Diri itu adalah segala hal tentang diri Anda. (https://medium.com/@wahyupambudi/apa-itu-jati-diri-sudah-kah-anda-menemukan-jati-diri-anda-6c6d78e8462a)

Sedangkan apa makna dari Identitas Nasional?

Identitas nasional merupakan manfestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam suatu bangsa dan menjadi ciri khas bangsa tersebut sehingga dapat menjadi pembeda dengan bangsa lain.

Istilah ’identitas’ secara harfiah bisa kita pahami sebagai ciri, tanda atau jati diri. Kata ’nasional’ mengandung arti bangsa (nation), yang dalam konteks modern bisa diartikan sebagai negara. Jadi lingkup identitas nasional adalah negara dalam konteks modern. (http://sosiologis.com/identitas-nasional).

 

Mengenai Jati Diri, Bangsa Indonesia memiliki Jati Diri diantaranya:

  1. Sifat Religius
  2. Menghormati bangsa dan manusia lain
  3. Persatuan
  4. Gotong royong dan musyawarah
  5. Demokrasi Pancasila

Menurut sumber legal-formal, empat identitas nasional pertama meliputi bendera, bahasa, dan lambang negara serta lagu kebangsaan dapat diuraikan sebagai berikut.

  • Bendera Negara Sang Merah Putih

Ketentuan tentang Bendera Negara diatur dalam UU No.24 Tahun 2009 mulai Pasal 4 sampai Pasal 24

Bendera warna merah putih dikibarkan pertama kali pada tanggal 17 Agustus 1945 namun telah ditunjukkan pada peristiwa                    Sumpah Pemuda Tahun 1928.

  • Bahasa Negara Bahasa Indonesia 

Ketentuan tentang Bahasa Negara diatur dalam UU No.24 Tahun 2009 mulai Pasal 25 sampai Pasal 45

Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara merupakan hasil kesepakatan para pendiri NKRI.

  • Lambang Negara Garuda Pancasila

Ketentuan tentang Lambang Negara diatur dalam UU No.4 Tahun 2009 mulai Pasal 26 sampai Pasal 57

Garuda adalah burung khas Indonesia yang dijadikan lambang negara. Ditengah-tengah perisai burung Garuda terdapat sebuah garis hitam tebal yan melukiskan khatulistiwa. Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar Pancasila sebagai berikut.

  1. Dasar Ketuhan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tegah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima.
  2. Dasar Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai.
  3. Dasar Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai.
  4. Dasar Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng di bagian kanan atas perisai
  5. Dasar Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan atas perisai.
  • Lagu kebangsaan Indonesia Raya

Ketentuan tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya diatur dalam UU No.24 Tahun 2009 mulai Pasal 58 sampai Pasal 64

Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan pertama kali dinyanyikan pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928.

  • Semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Semboyan ini dirumuskan oleh para the founding fathers mengacu pada kondisi masyarakat Indonesia yang sangat pluralis yang dinamakan oleh Herbert Fieth (1960), seorang Indonesianist yang menyatakan bahwa Indonesia sebagai mozaic society.

  • Dasar Filsafah Negara Pancasila

Pancasila memiliki sebutan atau fungsi dan kedudukan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai dasar negara, ideologi nasional, falsafah negara, pandangan hidup bangsa, way of life, dan banyak lagi fungsi Pancasila. Rakyat Indonesia menganggap bahwa Pancasila sangat penting karena keberadaannya dapat menjadi perekat bangsa, pemersatu bangsa, dan tentunya menjadi identitas nasional.

 

Demikian yang dapat saya tuliskan, terimakasih

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

Pendidikan Kewarganegaraan (Bab I)

Assalamualaikum Wr.Wb

Kali ini saya akan membagikan sedikit materi yang insyaallah bermanfaat bagi kita semua.

Apa itu Pendidikan Kewarganegaraan?

pkn

Sebelum itu, kita harus memahami apa itu pendidikan dan apa itu kewarganegaraan?

Pendidikan adalah Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasan belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya , masyarakat, bangsa  dan negara. (UU No.20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 1).

Pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. (https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan).

Sedangkan Kewarganegaraan adalah Segala hal ihwal yang berhubungan dengan warga negara. (UU No.12 Tahun 2006 Pasal 1 ayat 2).

Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. (https://id.wikipedia.org/wiki/Kewarganegaraan)

Nah dengan begitu kita dapat mengambil makna apa itu Pendidikan Kewarganegaraan, Jadi Pendidikan Kewarganegaraan adalah proses penyiapan generasi muda untuk mengambil peran dan tanggung jawabnya sebagai warga negara, dan secara khusus, peran pendidikan termasuk di dalamnya persekolahan, pengajaran dan belajar, dalam proses penyiapan warga negara tersebut. (https://www.kompasiana.com/war/56f14c1b4b7a61c109035ce0/pentingnya-pendidikan-kewarganegaraan-pkn-untuk-anak-bangsa?page=all).

Dari pengertian diatas, Lulusan program sarjana diharapkan:

  1. Menjadi intelektual dan/atau ilmuan yang berbudaya 
  2. Mampu memasuki dan/atau menciptakan lapangan kerja
  3. Mampu mengembangkan diri menjadi profesional

Dari penjelasan di atas, timbullah beberapa pertanyaan, diantaranya:

  • Apa itu warga negara?
  • Siapa saja warga negara Indonesia?
  • Apa itu penduduk?

Warga Negara menurut Koerniatmanto S adalah anggota-anggota negara yang memiliki kedudukan khusus dalam negaranya. Ini bisa dilihat dengan adanya hubungan timbal balik hak dan kewajiban antara negara dan warganya. (https://www.siswapedia.com/pengertian-warga-negara-menurut-undang-undang/)

Warga Negara Indonesia “Menurut UUD 1945 pasal 26 ayat (1) dan Undang-Undang pasal 12 Tahun 2006 ayat (1) dan (2) tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, yang berhak menjadi warga negara Indonesia yaitu orang yang berasal dari bangsa Indonesia asli atau orang dari bangsa lain yang disahkan menjadi warga negara Indonesia melalui undang-undang.”

Pendudukan merupakan orang yang tinggal di daerah tersebut, orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. (https://id.wikipedia.org/wiki/Penduduk)

Demikian materi yang dapat saya berikan, terimakasih dan semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr.Wb