Kuliah Kunjungan Lapangan (KKL) TTC Telkomsel Region Lampung

Pada hari Senin tanggal 17 Juli 2017, telah berlangsung kegiatan Kuliah Kunjungan Lapangan (KKL) untuk mata kuliah Jaringan Komputer ke TTC TSEL (Telkomsel). Saya mendapat pengalaman baru sehingga dapat berbagi serta menuangkannya kedalam bentuk tulisan didalam web ini :

Telkomsel didirikan pada tahun 1995 sebagai wujud semangat inovasi untuk mengembangkan telekomunikasi Indonesia yang terdepan. Untuk  mencapai visi tersebut, Telkomsel terus memacu pertumbuhan jaringan telekomunikasi di seluruh penjuru Indonesia secara pesat sekaligus memberdayakan masyarakat. Telkomsel menjadi pelopor untuk berbagai teknologi telekomunikasi selular di Indonesia, termasuk yang pertama meluncurkan layanan roaming internasional dan layanan 3G di Indonesia. Telkomsel merupakan operator yang pertama kali melakukan ujicoba teknologi jaringan pita lebar LTE. Di kawasan Asia, Telkomsel menjadi pelopor penggunaan energi terbarukan untuk menara-menara Base Transceiver Station (BTS). Keunggulan produk dan layanannya menjadikan Telkomsel sebagai pilihan utama pelanggan di seluruh Indonesia.

Telkomsel secara berkelanjutan membangun fondasi telekomunikasi berteknologi tinggi untuk menghadirkan beragam layanan telekomunikasi terkini dan multimedia berbasis jaringan broadband. Jaringan Telkomsel membentang luas menjangkau seluruh penjuru Nusantara, dikelola oleh para ahli yang merupakan putera-puteri terbaik bangsa. Dengan semangat melayani  Indonesia, dari kota hingga pedesaan, dari lautan ke hutan pedalaman, menara-menara BTS Telkomsel berdiri tegak di seluruh pelosok negeri. Perpaduan infrastruktur dan sumber daya manusia yang unggul merupakan kunci keberhasilan Telkomsel dalam mengantarkan Indonesia ke gerbang dunia telekomunikasi berbasis broadband.

Infrastruktur IT yang dimiliki Telkomsel, antara lain teknologi 2G, 3G, 4G dan beberapa layanan produk digital yang dikelola Telkomsel yang disampaikan langsung oleh tim Telkomsel. Telkomsel memiliki 430 GraPARI, 480 Mobile GraPARI dan 780 Mobile COMBAT. Pengguna Telkomsel terdiri dari 170juta pelanggan yang 90juta diantaranya merupakan pelanggan data dan 12juta pelanggan 4G.

Ada yang menarik untuk saya yaitu Telkomsel berhasil menciptakan inovasi otomotif berupa aplikasi bernama T-Bike. Aplikasi berbasis global positioning system (GPS) itu diklaim mampu mengamankan sepeda motor dari pencurian. Adapung fiturnya antara lain : Find My Bike (fitur untuk memandu pencarian lokasi sepeda motor), Tracking (fitur  Melacak lokasi kendaraan Anda dengan menunjukkan alamat lengkap dan titik koordinat), Engine On/Off (Fitur yang memberikan keamanan ekstra pada sepeda motor), dan Speed Limit (fitur yang mengatur peringatan batas aman kecepatan maksimum berkendara). Proses pemasangan T-Bike yang sangat mudah dengan menggunakan sistem Plug and Go eazy going bukan?. hahaha..

Intinya Telkomsel mengutamakan kualitas layanan terhadap penggunannya, meskipun tarifnya dianggap mahal oleh kalangan tertentu. hehe..

Berikut adalah Foto/Dokumentasi saat saya bersama rekan-rekan mahasiswa & dosen serta petinggi,staff dan crew Telkomsel.

ttcttc1

ttc2ttc4

ttc5

Informatic Engineering

Latar belakang Saya memilih kuliah di Teknik Informatika Universitas Lampung adalah karena Saya ingin mengembangkan potensi diri dibidang IT, saya ingin memajukan Teknologi Informasi yang ada di Indonesia ini agar dapat bersaing secara Global.

Penilaian Saya terhadap Jurusan Teknik Informatika, TI sudah sangat bagus walaupun Prodi ini masih tergolong baru di kampus UNILA, TI UNILA menurut saya akan terus berkembang secara pesat seiring berjalannya waktu, apalagi dengan adanya Lab-Lab canggih yang mendukung proses pembelajaran dan praktikum, ditambah lagi dengan Dosen dan Staff pengajar yang sangat berkualitas, Mahasiswa TI dapat berkompetitif dengan mahasiswa-mahasiswa dari PTN ternama di Indonesia bahkan bisa go internasional.

Mengenai Teknologi Informasi, Saya tau tentang bahasa pemrograman termasuk bahasa C++, PASCAL, JAVA, dan sebagainya. Saya juga belajar tentang dunia Blogging. Disamping itu Saya juga ikut bergabung kedalam Forum KASKUS disitu saya bisa masuk komunitas TI bersama member lain saling sharing tentang dunia IT.

JAVA

What is Java?

JAVA

An Object-Oriented Language

Java is an object-oriented language similar to C++, but simplified to eliminate language features that cause common programming errors. Java source code files (files with a .java extension) are compiled into a format called bytecode (file s with a .class extension), which can then be executed by a Java interpreter. Compiled Java code can run on most computers because Java interpreters and runtime environments, known as Java Virtual Machines (VMs), exist for most operating systems, including UNIX, the MacintoshOS, and Windows. Bytecode can also be converted directly into machine language instructions by a just-in-time compiler (JIT). In 2007, most Java technologies were released under the GNU General Public License.

Java on the Web

Java is a general purpose programming language with a number of features that make the language well suited for use on the World Wide Web. Small Java applications are called Java applets and can bedownloaded from a Web server and run on your computer by a Java-compatible Web browser.

Applications and websites using Java will not work unless Java is installed on your device. When you download Java, the software contains the  Java Runtime Environment (JRE) which is needed to run in a Web browser. A component of the JRE, the Java Plug-in software allows Java applets to run inside various browsers.

Java is a high-level programming language developed by Sun Microsystems. It was originally designed for developing programs for set-top boxes and handheld devices, but later became a popular choice for creating web applications.

Advantages and Disatvantages of Java

Advantages of Java

Java give an advantages to developers:

  • Java is Object-Oriented: Java is object-oriented because programming in Java is centered on creating objects, manipulating objects, and making objects work together. This allows you to create modular programs and reusable code.
  • Java is Platform-Independent: One of the most significant advantages of Java is its ability to move easily from one computer system to another.
  • Java is Distributed: Distributed computing involves several computers on a network working together. Java is designed to make distributed computing easy with the networking capability that is inherently integrated into it.
  • Java is Secure: Java is one of the first programming languages to consider security as part of its design. The Java language, compiler, interpreter, and runtime environment were each developed with security in mind.
  • Java is Robust: Robust means reliable and no programming language can really assure reliability. Java puts a lot of emphasis on early checking for possible errors, as Java compilers are able to detect many problems that would first show up during execution time in other languages.

Disadvantages of Java

  • Performance: Java can be perceived as significantly slower and more memory-consuming than natively compiled languages such as C or C++.
  • Look and feel: The default look and feel of GUI applications written in Java using the Swing toolkit is very different from native applications. It is possible to specify a different look and feel through the pluggable look and feel system of Swing. Sun is working in this area and we can see some great technologies from Sun in near future.
  • Single-paradigm language: Java is predominantly a single-paradigm language. However, with the addition of static imports in Java 5.0 the procedural paradigm is better accommodated than in earlier versions of Java.

Sources by :

http://www.webopedia.com/TERM/J/Java.html

http://techterms.com/definition/java

 

http://java-work.blogspot.co.id/2008/08/java-advantages-and-disadvantages.html

Puluhan Mahasiswa Baru Unila Positif Konsumsi Narkoba

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung telah mengeluarkan hasil uji laboratorium urine sebanyak 6.257 mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila). Dari jumlah tersebut, hingga Jumat (18/9), hasil tes urine terdapat puluhan mahasiswa positif mengkonsumsi narkoba.

Namun, BNN Lampung tidak menyebutkkan angka persis jumlah mahasiswa baru yang positif narkoba zat amphetamine.  “Jumlahnya  tanya pihak universitas,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Lampung, Ahmad Alamsyah.

Tes urine dilakukan pada 3 September 2015 lalu. Menurut dia, hasil tes urine mahasiswa yang telah diuji di laboratorium, telah diserahkan kepada Unila. Mengenai tindakan selanjutnya diserahkan kepada pihak universitas.

Ia mengatakan zat amphetamine merupakan zat berbahaya siapa pun yang mengkonsumsinya.
BNN siap merehabilitasi mahasiswa baru yang positif mengkonsumsii narkoba.

Rektor Unila Prof Sugeng P Hariyanto mengaku belum mendapat laporan hasil uji labroratorium BNN terkait pemeriksaan urine mahasiswa baru tahun akademik 2015/2016.

Pihak Unila mengadakan tes ini, untuk mengetahui apakah mahasiswa baru mengkonsumsi narkoba atau tidak. Jika positif mengkonsumsi narkoba, maka akan direhabiliasi selama enam bulan, namun bila tidak berubah maka akan dikenakan sanksi tegas yakni dikeluarkan.