Jurnal Perkuliahan RPL Pertemuan Ke-14

Nama : Ilham Ramadhan

NPM : 2115061049

Kelas : PSTI D

Dosen Pengampu : Rio Ariestia Pradipta, S.Kom., M.T.I

 

SOFTWARE QUALITY ASSURANCE

  1. Software Quality Assurance
Software Quality didefinisikan sebagai : kesesuaian yang diharapkan pada semua software yang dibangun dalam hal fungsi software yang diutarakan dan untuk kerja software, standar pembangunan software yang terdokumentasi dan karakteristik yang ditunjukan oleh software.
Definisi ini menekankan pada 3 hal yaitu :
  • Kebutuhan software adalah fondasi ukuran kualitas software, jika tidak sesuai dengan kebutuhan yang ditentukan maka kualitas pun kurang.
  • Jika menggunakan suatu standar untuk pembangunan sofware mka jika software tidak memenuhi standar tersebut maka dianggap kurang berkualitas.
  • sering kali ada kualitas yang secra langsung diutarakan (tersirat) seperti kemudahan penggunaan dan pemeliharaan yang baik, kualitas software dipertanyakan jika tidak memenuhi kebutuhan ini.

Software Quality Assurance merupakan perluasan dari definisi diatas yang mana kita dapat simpulkan, Software Quality Assurance (SQA) adalah serangkaian aktifitas yang sinematik dan terencana dalam rangka memastikan kualitas dari software. SQA terdapat juga grub yang mana sekumpulan orang orang menjalani aktifitas aktifitas SQA pada grub SQA tersebut yang mana mereka akan bertindak sebagai wakil dari klien, yaiutu dengan melihat dan memeriksa software dari sudut pandang klien.

Software quality assurance adalah kegiatan penting dalam sebuah perangkat lunak yang diterapkan pada setiap langkah dalam proses perangkat lunak. SQA mencakup prosedur untuk penerapan metode dan alat yang efektif, pengawasan kegiatan pengendalian kualitas seperti tinjauan teknis dan pengujian perangkat lunak, prosedur untuk manajemen perubahan, prosedur untuk memastikan kepatuhan terhadap standar, dan mekanisme pengukuran dan pelaporan. Software quality assurance berkaitan dengan memastikan bahwa perangkat lunak memiliki jumlah cacat yang kecil dan mencapai standar yang diperlukan untuk pemeliharaan, keandalan, portabilitas, dan sebagainya.

Quality assurance. Making quality assurance work through different steps:  develo , #ad, #quality, #work, #Mak… | Quality assurance, Quality quotes,  Assurance quotes

Elemen-Elemen

  • Standards(Standar)

Standar perangkat lunak memainkan peran yang sangat penting dalam software quality management. Sebagai bagian dari proses QA ini, alat dan metode untuk mendukung penggunaan standar ini juga dapat dipilih. Tugas SQA adalah untuk memastikan bahwa standar yang telah diimplementasikan, diikuti dan bahwa semua produk kerja sesuai dengan mereka.

  • Reviews and audits (Ulasan danaudit)

Technical reiviews adalah kegiatan kontrol kualitas yang dilakukan oleh software engineers untuk software engineers. Review harus memeriksa konsistensi dan kelengkapan dokumen atau kode yang direview dan memastikan bahwa standar kualitas telah diikuti. Namun, ulasan tidak hanya memeriksa kesesuaian dengan standar, melainkan juga digunakan untuk membantu menemukan masalah dan kelalaian dalam perangkat lunak atau dokumentasi proyek. Audit adalah jenis tinjauan yang dilakukan oleh personel SQA dengan maksud untuk memastikan bahwa pedoman kualitas diikuti untuk pekerjaan rekayasa perangkatlunak.

  • Testing(Pengujian)

Software testing adalah fungsi kontrol kualitas yang memiliki satu tujuan utama, yaitu untuk menemukan kesalahan. Tugas SQA adalah memastikan bahwa pengujian direncanakan dengan baik dan dilakukan secara efisien sehingga memiliki kemungkinan tertinggi untuk mencapai tujuan utamanya.

  • Error/defect collection and analysis (Pengumpulan dan analisis kesalahan / cacat)

SQA mengumpulkan dan menganalisis data kesalahan dan cacat untuk lebih memahami bagaimana kesalahan diperkenalkan dan kegiatan rekayasa perangkat lunak apa yang paling cocok untukmenghilangkannya.

  • Change management (Pengubahanmanajemen)

Perubahan adalah salah satu aspek yang paling mengganggu dari setiap proyek perangkat lunak. Jika tidak dikelola dengan baik, perubahan dapat menyebabkan kebingungan, dan kebingungan hampir selalu mengarah pada kualitas yang buruk. SQA memastikan bahwa praktik manajemen perubahan yang memadai telah dibentuk.

  • Education(Edukasi)

Setiap software organization ingin meningkatkan software engineering practices. Kontributor utama dalam peningkatan adalah pendidikan software engineers, manajer mereka, dan stakeholder lainnya. Organisasi SQA memimpin dalam peningkatan proses perangkat lunak dan merupakan pendukung dan sponsor utama program pendidikan.

  • Vendor management (Manajemenvendor)

Tugas organisasi SQA adalah untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dihasilkan berkualitas tinggi dengan menyarankan praktik kualitas khusus yang harus diikuti oleh vendor (bila mungkin), dan memasukkan mandat kualitas sebagai bagian dari kontrak apa pun dengan vendor eksternal.

  • Security management (Manajemenkeamanan)

Dengan meningkatnya cybercrime dan peraturan pemerintah baru tentang privasi, setiap organisasi perangkat lunak harus melembagakan kebijakan yang melindungi data disemua tingkatan, membangun perlindungan firewall untuk WebApps, dan memastikan bahwa perangkat lunak belum dirusak secara internal. SQA memastikan bahwa proses dan teknologi yang tepat digunakan untuk mencapai software security yang aman.

  • Safety(Keamanan)

SQAmungkinbertanggungjawabuntukmenilaidampakkegagalanperangkatlunakuntuk memulai langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangirisiko.

  • Risk management (Manajemenrisiko)

Meskipun analisis dan mitigasi risiko menjadi perhatian para software engineers, organisasi SQA memastikan bahwa kegiatan manajemen risiko dilakukan dengan benar dan bahwa rencana kontinjensi terkait risiko telah ditetapkan.

 

Tujuan, Atribut, dan Metrik dari SQA

  • Persyaratankualitas

SQA harus memastikan bahwa tim dari software telah meninjau model persyaratan dengan teliti untuk mendapatkan kualitas yang tinggi.

  • Kualitasdesain

Setiap elemen dari model desain harus dinilai oleh tim software untuk memastikan bahwa model tersebut menunjukan kualitas yang tinggi dan bahwa desain itu sendiri memenuhi persyaratan yang ada. SQA mencari atribut desain yang merupakan indicator dari kualitas.

  • Kualitaskode

Source code dan produk kerja yang berkaitan (misalkan,informasi deskriptif lainnya) harus sesuai dengan standar pengkodean local dan menunjukkan karakteristik yang akan memudahkan pemeliharaan software. SQA harus mengisolasikan atribut-atribut yang memungkinkan analisis kualitas yang wajar darikode.

  • Efektivitas kontrolkualitas

SQA menganalisis alokasi sumber daya untuk ulasan dan pengujian untuk menilai apakah sumber daya dialokasikan dengan cara yang paling efektif atau tidak.

2.  Tugas Quality Assurance

Software Quality Assurance adalah proses sistematis untuk memeriksa apakah sebuah software telah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan sebelumnya. Proses ini, bisa dilaksanakan oleh seorang QA Tester atau oleh seorang QA EngineerQA Tester memiliki tugas utama melaksanakan pengujian terhadap perangkat atau emulator, membuat alur pengujian, serta membuat laporan hasil pengujian. Sementara QA Engineer biasanya bertugas untuk membuat porgram pengujian otomatis, membuat laporan pengujian, memberikan masukan atas aplikasi yang diuji, serta berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan, seperti pengembang UI/UX, back end atau product manager (PM).

Soft skil yang harus diperlukan oleh seorang SQA:

  • Orientasi layanan pelanggan
  • Teliti
  • Detail
  • Pandai untuk komunikasi secara lisan dan tertulis
  • Mampu dalam pengumpulan data
  • Manajemen dan analisis
  • Menganalisis masalah dan pemecahan masalah perencanaan dan pengorganisasian keputusan Pengambilan keputusan
  • Mampu bekerja sama

Dalam menjalankan proses software QA, ini beberapa yang diperlukan:

  • Laptop (Linux OS/ Mac)
  • Device utk pengujian
  • Pengetahuan pemrograman
  • Terbiasa dengan Git
  • Terbiasa dengan Agile (Scrum)

Objektifnya untuk QA, yaitu sebagai berikut:

  1. Memahami aspek software quality assurancequality control, dan kualitas software beserta praktik terbaik, alat dan teknik terbaik untuk para pengembang software.
  2. Memahami kualitas spesifikasi, desain, konsruksi dan kesesuaian yang dapat diterapkan ke dalam organisasi pengembangan software baik mikro maupun makro.
  3. Memahami pencapaian kualitas pada tingkat komponen dan mengeksplorasi kualitas proses dari sudut pandang implementasi bukan dari sudut pandang appraiser / assessor.
  4. Memahami dasar framework yang digunakan dalam melakukan aktivitas dan mengetahui langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesesuaian dengan model-model tersebut.
  5. Mampu menyusun dokumentasi aktivitas SQA.

Tugas Quality Assurance :

  • Memiliki tugas pokok dalam perencanaan prosedur jaminan kualitas suatu produk atau jasa
  • Menafsirkan dan menerapkan standar jaminan kualitas
  • Mengevaluasi kecukupan standar jaminan kualitas
  • Merancang sampel prosedur dan petunjuk untuk mencatat dan melaporkan data berkualitas
  • Meninjau pelaksanaan dan efisiensi kualitas dan inspeksi sistem agar berjalan sesuai rencana, melaksanakan dan memantau pengujian dan inspeksi bahan dan produk untuk memastikan kualitas produk jadi.
  • Mendokumentasikan audit internal dan kegiatan jaminan kualitas lainnya
  • Mengumpulkan dan menyusun data kualitas statistik
  • Menganalisis data untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan dalam sistem mutu
  • Mengembangkan, merekomendasikan dan memantau tindakan perbaikan dan pencegahan
  • Menyiapkan laporan untuk berkomunikasi hasil dari kegiatan kualitas
  • Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan mengatur intervensi pelatihan untuk memenuhi standar kualitas
  • Mengkoordinasikan dan dukungan di tempat audit yang dilakukan oleh penyedia eksternal
  • Mengevaluasi temuan audit dan menerapkan tindakan koreksi yang tepat
  • Mengelola dan memeriksa kegiatan manajemen risiko
  • Bertanggung jawab untuk sistem manajemen dokumen
  • Memastikan kepatuhan berkelanjutan dengan persyaratan peraturan kualitas dan industri yang ditetapkan perusahaan.

 

3. Software Quality Factors

Aspek kualitas software merupakan salah satu hal yang penting dalam pengembangan suatu perangkat lunak. Menurut McCall terdapat 3 kategori yang mempengaruhi kualitas perangkat lunak yang dikenal dengan “McCall’s Triangle of Quality”. Ketiga kategori tersebut adalah:

  • Operasi produk: sifat-sifat operasional sebuah software yang perlu diperhatikan olehpengembang
  • Revisi produk: kemampuan software dalam menjalaniperubahan
  • Transisi produk: kemampuan penyesuaian software dalam lingkungan yangbaru

Masing-masing kategori yang telah disebutkan diatas memiliki  5 faktor,diantaranya:

  1. Correctness(kebenaran)

Correctness merupakan sebuah persyaratan yang harus dipenuhi oleh program dan dapat memenuhi tujuan/misi pelanggan. Sebuah perangkat lunak dapat dikatakan benar jika dapat menghasilkan keluaran yang benar untuk setiap kemungkinan masukan oleh pengguna,melakukan proses yang seharusnya (tidak kurang dan tidak berlebihan), dan secara formal harus bisa dibuktikan secaramatematis.

  1. Reliability(keandalan)

Kemampuan program yang diharapkan dapat menampilkan fungsi yang sesuai dengan harapan pengguna. Pengguna mungkin akan sesekali menerima kegagalan perangkat lunak dan masih menganggap bahwa sistem yang salah dapat diandalkan apabila kegagalan yang terjadi sangat kecil dan tidak mempengaruhi tujuan pengguna tersebut.

  1. Efficiency(efisiensi)

Efisiensi berhubungan dengan sumber daya perangkat lunak (software) dan kode-kode yang diperlukan untuk melakukan semuaf ungsi. Misalnya : operating system, bahasa pemrograman, dan desain.

  1. Integrity(integritas)

Integritas berkaitan dengan keamanan sistem perangkat lunak terhadap data dari orang-orang tertentu. Pihak developer harus memperhatikan dengan baik setiap kebutuhan akan hak akses perangkat lunak pada setiap penggunanya.

  1. Usability(kegunaan)

Faktor usability dapat dilihat dari kemudahan perangkat lunak untuk digunakan dan dipelajari. Usability mempunyai unsur akademis seperti psikologis, ergonomi, dan human factors

ISO 9126

ISO 9126 adalah standar terhadap kualitas perangkat lunak yang diakui secara internasional. ISO 9126 mendefinisikan kualitas produk perangkat lunak, model, karakteristik mutu, dan metrik terkait yang digunakan untuk mengevaluasi dan menetapkan kualitas sebuah produk software. Selain itu, standar ISO juga harus dipenuhi dari sisi manajemen. Jika manajemennya tidak memenuhi standar ISO maka hasil kerjanya pun tidak dapat diberikan sertifikat standar ISO.

Faktor-faktor kualitas menurut ISO 9126 meliputi enam karakteristik kualitas, yaitu:

  • Functionality (Fungsionalitas). Kemampuan perangkat lunak untuk menyediakan fungsi sesuai kebutuhan user dan memuaskan user.
  • Reliability (Kehandalan). Kemampuan perangkat lunak untuk mempertahankan tingkat kinerja tertentu/ performance dari software (ex: akurasi, konsistensi, kesederhanaan, toleransi kesalahan).
  • Usability (Kebergunaan). Kemampuan perangkat lunak untuk dipahami, dipelajari, digunakan, dan menarik bagi pengguna.
  • Efficiency (Efisiensi). Kemampuan perangkat lunak untuk memberikan kinerja yang sesuai dan relatif terhadap jumlah sumber daya yang digunakan pada saat keadaan tersebut (ex: efisiensi penyimpanan).
  • Maintainability (Pemeliharaan). Kemampuan perangkat lunak untuk dimodifikasi. Modifikasi meliputi koreksi, perbaikan atau adaptasi terhadap perubahan lingkungan, persyaratan, dan spesifikasi fungsional (ex: konsistensi).
  • Portability (Portabilitas). Kemampuan perangkat lunak untuk ditransfer dari satu lingkungan ke lingkungan lain atau kemampuan software beradaptasi saat digunakan di area tertentu (ex: self documentation, teratur).

Six Sigma

Six Sigma adalah sebuah tool atau cara perusahaan dapat mengembangkan kapasitas proses bisnis. Tujuan metode ini adalah meningkatkan performa dan menurunkan kemungkinan kesalahan. Pada akhirnya, Six Sigma mampu mewujudkan proses sebuah perusahaan yang kualitas produknya lebih baik, meningkatkan keuntungan, dan bahkan meningkatkan semangat karyawan. Six Sigma mendapatkan namanya dari kata “six” yang berarti enam (6) dan “sigma” yang berarti standar deviasi, yaitu salah satu ukuran sebaran data dalam ilmu statistika.

Metodologi ini berasal dari kurva lonceng dalam statistika, di mana satu sigma melambangkan satu standar deviasi dari mean atau rata-rata. Jika suatu proses memiliki enam sigma yang terdiri dari tiga sigma di atas dan di bawah, tingkat kegagalannya dinilai rendah. Secara sederhana, semakin tinggi nilai sigma, semakin kecil kemungkinan cacat sebuah proses.

Berikut adalah 5 prinsip dasar metodologi ini, yaitu fokus pada konsumen, mengukur value stream dan mengidentifikasi masalah, eliminasi proses yang tidak perlu, partisipasi semua pihak, dan ekosistem yang fleksibel dan responsive.

CMMI

CMMI adalah singkatan dari Capability Maturity Model Integration. Ini adalah kerangka kerja (framework) yang bisa digunakan untuk mengembangkan proses di dalam perusahaan.

CMMI membantu kita untuk memperbaiki proses di perusahaan/organisasi kita. Dengan membaiknya proses, diharapkan produk yang dihasilkan akan ikut menjadi baik. CMMI dirumuskan oleh Software Engineering Institute di Carnegie Mellon University. Para peneliti di SEI telah mengamati proyek pembangunan perangkat lunak di seluruh dunia, mulai dari proyek kecil sampai proyek raksasa. Organisasi yang diteliti meliputi NASA, IBM, dan kontraktor Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Pengalaman yang dimiliki organisasi tersebut dirangkum dalam seperangkat aturan yang disebut CMMI.

CMMI terdiri dari rangkaian practices. Dalam rangkaian practices ini ada rambu-rambu atau rekomendasi yang dapat diikuti. Practices dalam CMMI dibagi menjadi dua, yaitu Generic Practices (GP) dan Specific Practices (SP). Bila kita sudah mengimplementasikan practices dengan sempurna, kita dianggap sudah memenuhi Goals. Sama seperti practices, ada Generic Goals (GG) dan Specific Goals (SG). SG dan SP dikelompokkan menjadi Process Area (PA). Total ada 22 Process Area dalam CMMI for Development versi 1.2.

SUMBER :

https://docplayer.info/55220417-Software-quality-assurance.html

https://toghr.com/software-quality-assurance-adalah/

http://fxekobudi.net/ilmu-komputer/kualitas-perangkat-lunak-model-iso-9126/

https://sqaindonesia.wordpress.com/2010/03/04/faktor-faktor-standart-perangkat-lunak-menurut-iso-9126/

https://medium.com/@makersinstitute/mengenal-lebih-jauh-tentang-software-quality-assurance-844361cd50db

https://sis.binus.ac.id/2019/04/04/kualitas-software-model-iso-9126/

https://glints.com/id/lowongan/six-sigma/

https://software.endy.muhardin.com/manajemen/apa-itu-cmmi/

 

System Design dan Class Diagram

System Design

System design adalah proses mengartikan elemen sistem seperti architecture (arsitektur), module (modul) dan component (komponen), interface (antarmuka) yang berbeda dari komponen tersebut dan data yang melewati sistem itu. System design ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dan persyaratan khusus dari bisnis atau organisasi melalui rekayasa sistem yang koheren dan berjalan dengan baik.

Class Diagram

Class diagram adalah bagian dari UML (Unified Modeling Language) yang akan menggambarkan deskripsi dan struktur serta hubungan antar class diagram tersebut. Class diagram mendefinisikan kelas yang hendak dibangun oleh sebuah sistem dan penggambaran dari struktur sistem. Class diagram merupakan alur database dalam sebuah program dan juga alat untuk memvisualisasikan struktur kelas yang terdapat pada sebuah program atau sistem. Class diagram berfungsi untuk melihat aliran data dari sebuah program pada setiap laporan sistem yang hendak dibuat. Class diagram ini mendeskripsikan kelompok objek bersama properti, operasi dan relasi yang sama.

Pada class diagram terdapat view, model, dan controller. Class diagram juga memaparkan atribut dari masing-masing kelas beserta fungsi-fungsi yang terkandung didalamnya. Fungsi yang ada pada masing- masing kelas memiliki tugas tersendiri sesuai kebutuhan sistem. Untuk membangun sistem yang terintegrasi, masing-masing kelas memiliki relasi dengan kelas lainnya.

Hal-hal yang terdapat pada class diagram adalah Nama class, Atribut, dan Operasi atau method. Yang pertama nama class, nama class merupakan sesuatu yang mewakilkan dari nama kelas. Kemudian Atribut, yang merupakan properti dari sebuah kelas, atribut juga melambangkan batas nilai kelas yang terdapat pada objek kelas. Dan selanjutnya Method, method adalah sesuatu yang dilakukan atau diproses oleh sebuah kelas.

 

Class diagram memiliki empat hubungan antar class-Nya sebagai berikut:

Asosiasi, yaitu hubungan yang bersifat statis di antara class dan memperlihatkan class yang memiliki atribut lain.

Agresi, adalah hubungan yang menyatakan bagian.

Pewarisan, hubungan yang hirarki antar class, yang dapat diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut.

Dinamis, merupakan serangkaian pesanan yang dipasing ke class lain dan dijelaskan dalam sebuah sequence diagram.

 

Sifat-sifat Class (visibility) merupakan properti dalam pendefinisian atribut dan operasi dalam suatu class. Terdapat 3 tingkat visibility, yaitu: Private (-): tidak dapat diakses dari luar class, Protected (#): hanya dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan yang mewarisinya, dan Public (+): dapat dipanggil secara umum oleh siapa saja.

 

Fungsi Class Diagram

Fungsi utama class diagram adalah untuk memodelkan static view dari sebuah aplikasi. Adapun fungsi lain dari class diagram adalah sebagai berikut:

  • Menunjukkan struktur statis pengklasifikasi dalam suatu sistem dengan jelas.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai gambaran umum atau suatu skema dari program yang dibuat.
  • Memberikan notasi dasar untuk diagram struktur lain yang ditentukan oleh UML.
  • Dapat menjadi bahan analisis bisnis, serta dapat digunakan untuk model sistem yang akan dibuat dari sisi bisnis.

 

Keunggulan Class Diagram

Adapun keunggulan dari class diagram adalah sebagai berikut:

  • Memberikan gambaran umum tentang skema aplikasi dengan jelas dan lebih baik.
  • Membantu klient untuk menyampaikan kebutuhan dari suatu sistem.

 

Komponen Class Diagram

Penjelasan dan Cara Membuat Class Diagram UML Unified Modeling Language |  BlogWalker

Class diagram memiliki 3 komponen, yaitu:

Bagian atas, yaitu class name

Bagian tengah, yaitu atribut. Atribut sendiri adalah properti yang digunakan untuk mendeskripsikan kualitas kelas. Atribut hanya diperlukan saat mendeskripsikan instance tertentu dari class.

Bagian bawah, yaitu proses atau method. Komponen ini menggambarkan bagaimana masing-masing class berinteraksi dengan data.

 

Hubungan Antar Class

Asosiasi, Hubungan ini menggambarkan dua kelas yang sifatnya statis atau memiliki atribut tambahan berupa kelas lainnya.

Agregasi, Agregasi adalah hubungan antara dua class di mana salah satu class merupakan bagian dari class lain, tetapi dua class ini dapat berdiri masing-masing.

Inheritance, Pewarisan atau inheritance dapat disebut juga generalization dalam class diagram adalah suatu kemampuan untuk mewarisi seluruh atribut dan metode dari class asalnya (superclass) ke class lain (subclass).

 

Simbol pada Class Diagram

Apa itu UML ( Unified Modeling Language) ? – Koboy Kucel

Garis lurus (Generalization), menunjukan hubungan objek anak (descendent) dan induk (ancestor) dalam hal berbagai perilaku dan struktur datanya.

Nary Association, suatu upaya untuk menghindari asosiasi yang melebihi 2 objek.

Class, suatu himpunan dari objek-objek dalam sistem, yang kemudian berbagi atribut dan operasi yang persis sama.

Collaboration, berupa urutan aksi-aksi dalam sistem agar menghasilkan sebuah hasil yang terukur.

Realization, sebuah operasi yang benar-benar dilakukan oleh objek dalam system.

Dependency, suatu hubungan pada perubahan yang terjadi dalam independent yang mempengaruhi elemen yang tidak mandiri.

Association, bagian yang menghubungkan objek yang satu dengan yang lainnya.

 

Contoh penggunaan Class Diagram

 

Class Diagram

Gambar di atas adalah contoh penggunaan class diagram pada Aplikasi Pembayaran Non Tunai untuk Pengelolaan Bisnis Pencucian Mobil dengan Memanfaatkan Teknologi QR Code.

 

 

Daftar nama Kelompok:

Kelompok 5, Nama Anggota: 

    1. Ilham Ramadhan (2115061049)
  1. Bill Valentinov (2115061073) 
  2. Nourma Layyinna Wijaya (2115061081) 
  3. Reginia Putri Maharani (2115061004) 

Judul Project Kelompok :

Software Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Permainan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

COMMUNICATING DIGITAL CONTENT

  • Communicating Digital Content

Communicating Digital Content atau Konsep Komunikasi Digital adalah konsep-konsep penting dalam komunikasi digital termasuk internet dan juga mencakup elemen-elemen yang tidak ada pada internet, seperti CD-ROM,multimedia, atau perangkat lunak komputer virtual reality (gambar tiga dimensi yang seperti nyata). Internet memungkinkan hampir semua orang di belahan dunia manapun untuk saling berkomunikasi dengan cepat dan memudahkan manusia dalam berkomunikasi satu sama lain tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Internet telah berkembang secara fenomenal, baik dari jumlah penggunanya maupun jumlah host computer (komputer induk). Konsep komunikasi digital akan selalu berkembang sesuai dengan perubahan zaman yang dipengaruhi dengan penemuan alat-alat berbasis teknologi yang terus berkembang.Manfaat dari sistem komunikasi seperti ini dengan cepat dipahami dan ditangkap cepat oleh masyarakat, karena dapat diakses di mana saja.

  • Network

Jaringan komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data. Setiap titik akhir dalam suatu jaringan memiliki tanda pengenal, yang biasa disebut dengan alamat IP atau alamat media access control. Endpoint dapat mencakup server, komputer, telepon, dan perangkat keras (hardware) jaringan yang lain. Jaringan komputer (jarkom) dapat dibuat dengan menggunakan gabungan dari teknologi kabel dan wireless.

  •  Jenis-Jenis Jaringan Komputer

WLAN (Wireless LAN)

WLAN adalah LAN yang tidak menggunakan kabel fisik. Komputer dan perangkat yang dapat mengakses WLAN harus memiliki kemampuan nirkabel built-in atau jaringan nirkabel yang sesuai kartu, adaptor USB, atau perangkat nirkabel lainnya. WLAN dapat berkomunikasi dengan LAN kabel untuk akses ke sumber dayanya, seperti perangkat lunak, perangkat keras, dan Internet.

WAN (Wide Area Network)

WAN adalah konsep yang menghubungkan perangkat jaringan komputer yang mencangkup wilayah super luas dan menggunalan peralatan yang super canggih apabila di bandingkan dengan MAN dan LAN. Konsep Jaringan ini sendiri biasanya digunakan untuk mengubungkan suatu jaringan dari negara satu dengan negara lainnya alias antar negara bahkan bisa juga antar benua.

PAN (Personal Area Network)

PAN merupakan jaringan komputer yang menghubungkan komputer dengan komputer maupun perangkat lain dalam jarak sangat dekat, misalnya dalam satu ruangan. Melalui jaringan ini komputer bisa dihubungkan dengan kabel dan internet ke printer, PDA, dan perangkat lainnya.

LAN (Local Area Network)

LAN adalah konsep yang menghubungkan perangkat jaringan dalam jarak yang relatif pendek. Biasanya di gunakan untuk gedung sekolah, kantor, rumah, dll. Konsep jaringan LAN ini cenderung menggunakan konektivitas tertentu, terutapa Ethernet dan Token Ring.

MAN  (Metropolitan Area Network )

MAN adalah konsep yang menghubungkan perangkat jaringan dari satu Kota ke Kota lainnya.

 

Jaringan Client-Server

Jaringan Client-Server adalah jaringan di mana di dalam jaringan tersebut ada satu komputer yang sudah didedikasikan untuk menjadi server (Dedicated-Server), dan komputer yang lainnya bertindak sebagai klien.

Jaringan Peer to Peer

Jaringan Peer to Peer adalah jaringan di mana semua komputer dapat bertindak sebagai server ataupun client.

  • Network Communications Standards and Protocols
  • Ethernet

Ethernet adalah standar umum untuk menghubungkan kabel ke jaringan computer ketika ingin mentransmisikan data.

  • Bluetooth

Bluetooth merupakan salah satu protocol network yang menghubungkan dua device yang menggunakan gelombang radio short-range untuk mentransfer data.

  • WiFi

WiFi dapat mengidentifikasikan network sesuai dengan standar 802.11 untuk mengkomunikasikan dua device secara wireless.

  • LTE

LTE adalah jaringan standar yang memperlihatkan bagaimana kecepatan jaringan dengan menggunakan broadcast radio untuk mentransmit data.

  • Ultra – Wideband ( UWB ) 

UWB (ultra-wideband) adalah standar jaringan yang menentukan bagaimana dua perangkat UWB menggunakan gelombang radio jarak pendek untuk berkomunikasi dengan kecepatan tinggi satu sama lain.

  • IrDA 

IrDA mentransmisikan data secara nirkabel melalui gelombang cahaya inframerah ( IR ).

  • RFID

RFID adalah protokol yang mendefinisikan bagaimana jaringan menggunakan sinyal radio untuk berkomunikasi dengan tag yang ditempatkan di atau dilampirkan ke objek, hewan, atau seseorang.

  • NFC 

NFC atau komunikasi jarak dekat adalah protokol, berdasarkan RFID, yang mendefinisikan bagaimana jaringan menggunakan sinyal radio jarak dekat untuk berkomunikasi antara dua perangkat atau objek yang dilengkapi dengan teknologi NFC.

 

Sumber  :

https://novasimbolon34.blogspot.com/

 

G20 dan COP26

Pengertian G20

G20 (bahasa Inggris: Group of Twenty) adalah kelompok yang terdiri 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Secara resmi G20 dinamakan The Group of Twenty (G20) Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Duapuluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum antarpemerintah yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu penting perekonomian dunia. Pertemuan perdana G20 berlangsung di Berlin 15-16 Desember 1999 dengan tuan rumah menteri keuangan Jerman dan Kanada

Latar belakang pembentukan forum ini berawal dari terjadinya Krisis Keuangan 1998 dan pendapat yang muncul pada forum G7 mengenai kurang efektifnya pertemuan itu bila tidak melibatkan kekuatan-kekuatan ekonomi lain agar keputusan-keputusan yang mereka buat memiliki pengaruh yang lebih besar dan mendengarkan kepentingan-kepentingan yang barangkali tidak tercakup dalam kelompok kecil itu. Kelompok ini menghimpun hampir 90% produk nasional bruto (PNB, GNP) dunia, 80% total perdagangan dunia dan dua per tiga penduduk dunia.

Sebagai forum ekonomi, G20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama hal-hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional. Terdapat pertemuan yang teratur untuk mengkaji, meninjau, dan mendorong diskusi di antara negara industri maju dan sedang berkembang terkemuka mengenai kebijakan-kebijakan yang mengarah pada stabilitas keuangan internasional dan mencari upaya-upaya pemecahan masalah yang tidak dapat diatasi oleh satu negara tertentu saja.

Keuntungan Indonesia Meengikuti G20

  • Presidensi G20 di tengah pandemi membuktikan persepsi yang baik atas resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis.
  • Merupakan bentuk pengakuan atas status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia, yang juga dapat merepresentasikan negara berkembang lainnya.
  • Momentum presidensi ini hanya terjadi satu kali setiap generasi (+ 20 tahun sekali) dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberi nilai tambah bagi pemulihan Indonesia, baik dari sisi aktivitas ekonomi maupun kepercayaan masyarakat domestik dan internasional.
  • Indonesia dapat mengorkestrasi agenda pembahasan pada G20 agar mendukung dan berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian Indonesia.
  • Menjadi kesempatan menunjukkan kepemimpinan Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam pemulihan ekonomi global. Dari perspektif regional, Presidensi ini menegaskan kepemimpinan Indonesia dalam bidang diplomasi internasional dan ekonomi di kawasan, mengingat Indonesia merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang menjadi anggota G20.
  • Membuat Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan (showcasing) berbagai kemajuan yang telah dicapai Indonesia kepada dunia, dan menjadi titik awal pemulihan keyakinan pelaku ekonomi pascapandemi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
  • Pertemuan-pertemuan G20 di Indonesia juga menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional, sehingga diharapkan dapat turut menggerakkan ekonomi Indonesia.

Namun, selain keuntungan juga terdapat kekurangan dari G20 ini. yaitu sebagai berikut :

Agenda global belum tentu bisa diterapkan disuatu negara. Waktu yang diberikan relatif terbatas hanya satu tahun sehingga sangat membatasi ruang gerak rencana investor untuk masuk ke indonesia. Walaupun investor asing akan banyak masuk, tetapi jika waktu yang diberikan untuk menarik investor asing hanya sebentar maka peluang juga akan semakin kecil.

 

Pengertian COP26
COP26 merupakan singkatan dari Conference of the Parties ke-26 yaitu badan pembuat keputusan tertinggi dari United Nations Framework Convention on Climate Change, yang ditanda tangani pada 1992. Namun COP baru berlangsung pertama kali pada tahun 1995. Dalam forum tingkat tinggi tahunan ini, ada 197 negara yang terlibat pertemuan untuk membicarakan dan menanggulangi isu perubahan iklim global. COP pertama diadakan Maret 1995 di Berlin, Jerman. Untuk tahun ini, COP26 digelar di Glasgow, Skoltlandia, Inggris Raya pada 1-12 November 2021.

Tujuan COP
Tugas utama COP adalah melakukan peninjauan target-target setiap negara terkait emisi yang diajukan. Pelaksanaan COP akan digilir di antara lima wilayah PBB, yakni Afrika, Asia, Amerika Latin dan Karibia, Eropa Tengah dan Timur dan Eropa Barat dan Lainnya.

Pentingnya COP26 Bagi Isu Perubahan Iklim
COP26 adalah pertemuan pertama yang akan mengevaluasi hasil dari Paris Accord atau Persetujuan Iklim Paris pada 2015 lalu. Secara singkat, Perjanjian tersebut bertujuan untuk menghindari bencana akibat perubahan iklim global.

Dalam Paris Accord, disepakati jika pemanasan global naik hingga 1.,5 derajat celcius di atas suhu yang pernah dialami di era praindustri, maka akan terjadi banyak perubahan yang tak dapat dihindarkan. Dengan itulah, rencana yang dibuat harus dilaksanakan. Adapun target-target utama saat Paris Accord 2015 atau ketika COP21 yaitu setiap negara harus berjanji untuk:

  • Melakukan pengurangan emisi gas rumah kaca
  • Mendorong peningkatan produksi energi terbarukan
  • Mempertahankan suhu global di bawah 2 derajat celcius, atau idealnya maksimal 1,5 derajat celcius
  • Komitmen menyumbangkan miliaran dolar untuk dampak perubahan iklim yang dihadapi oleh negara-negara miskin

 

KEUNTUNGAN COP26 UNTUK INDONESIA                                                                                          

COP26 momentum Indonesia jadi negara destinasi Green Investment. Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Masyita Crystallin mengatakan COP 26 dapat menjadi momentum Indonesia sebagai negara destinasi ‘Green Investment’.

Hal ini mengingat Indonesia memiliki potensi besar untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan sektor energi dan transportasi sebesar 650 Mton CO2e dan 398 Mton CO2e, jika dibantu oleh pendanaan internasional.

Oleh sebab itu, Masyita mengajak seluruh pihak untuk berinvestasi untuk ketahanan dalam perubahan iklim. Investasi yang harus dilakukan dalam ketahanan perubahan iklim di antaranya self-protection dengan masyarakat mengambil langkah proaktif untuk meminimalkan dampak perubahan iklim.

Investasi swasta juga sangat dibutuhkan karena dana publik saja tidak akan cukup untuk dapat mencapai tujuan net zero seperti yang diharapkan. Kerja sama seluruh pihak sangat penting.

“Perubahan iklim sangat berdampak kepada seluruh masyarakat dunia sehingga perlu dilakukan transisi menuju ekonomi rendah karbon. Namun pada prinsipnya transisi yang dilakukan haruslah transisi yang just dan affordable,” tegas Masyita.

Hasil yang Diharapkan Dari COP26
COP26 adalah pertemuan tingkat tinggi pertama di mana setiap negara juga memiliki tuntutan baru. Adapun lebih dari 100 negara berkembang telah bersepakat untuk menyampaikan tuntutan jelang COP26, yang antara lain:

  • Pendanaan dari negara-negara maju untuk memerangi maupun menanggulangi perubahan iklim.
  • Kompensasi dari negara-negara maju atas dampak yang akan menimpa mereka
  • Uang dari kelompok negara maju untuk membantu mereka menerapkan ekonomi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, diharapkan pertemuan tingkat tinggi ini akan dapat menemukan cara terbaik menerapkan sistem pasar karbon dan kredit karbon. Sistem ini merupakan mekanisme agar negara penghasil karbon untuk membayar emisi yang dikeluarkannya, dan negara yang telah menerapkan ekonomi hijau untuk menjual kredit karbon.

 

 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/G20

KUIS PENGETAHUAN LINGKUNGAN

Nama : Ilham Ramadhan

NPM : 2115061049

Kelas : PSTI-D

 

POLUSI AIR

Poulus air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. Menurut PP no 20 tahun 1990, polusi air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas dari air tersebut turun hingga batas tertentu yang menyebabkan air tidak berguna lagi sesuai dengan peruntukannya.

Berikut adalah akar masalah dari penyebab terjadinya polusi air sebagi berikut :

  1. Limbah industry bahan kimia cair maupun padat, dari sisa-sisa bahan bakar seperti tumpahan minyak dan oli, kebocoran pipa-pipa minyak tanah yang ditimbun dalam tanah.
  2. Penggunaan lahan hijau atau hutan untuk membangun sesuatu.
  3. Limbah pertanian.
  4. Limbah pengolahan kayu.
  5. Penggunakan bom oleh nelayan dalam mencari ikan di laut.
    Pembuangan sampah sembarangan (limbah cair, seperti sisa mandi, MCK, sampah padatan seperti plastik,gelas, kaleng, batu batre, sampah cair seperti detergen dan sampah organik, seperti sisa-sisa makanan dan sayuran).
  6. Selain itu terdapat penyebab dan dampak pencemaran air yang harus diketahui.

 

Berikut penjelasannya yang dikutip dari laman DLHK Provinsi Banten:

Penyebab pencemaran air dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber kontaminan langsung dan dan tidak langsung.Sumber langsung meliputi efluen yang keluar industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya. Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfer berupa hujan. Pencemaran air juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti:

  1. Meningkatnya kandungan nutrient yang mengarah pada eutrofikasi.
  2. Sampah organik seperti air selokan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
  3. Polutan industri seperti i logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan.
  4. Limbah pabrik yang mengalir ke sungai citarum.

 

Dampak Polusi Air

Dampak polusi air akan berdampak bagi manusia, tercemarnya ekositem, dan biota air  sepeti ikan, dan hewan air lainya berikut penjelasan dampak polusi Air.

1. Dampak terhadap kehidupan biota air

Jika terlalu banyak zat pencemaran pada air limbah akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air. Akibatnya kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen menjadi terganggu dan mengurangi perkembangannya. Akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya terjadi pada air limbah juga terhambat.
2. Dampak terhadap kualitas air tanah

Pencemaran air pada tanah dapat diukur melalui faecal coliform telah terjadi dalam skala yang luas, hal ini dibuktikan oleh suatu survey sumur dangkal di Jakarta. Banyak penelitian yang mengindikasikan terjadinya pencemaran tersebut.

3. Dampak terhadap kesehatan

Dampak pencemaran air terhadap kesehatan akan menularkan bermacam-macam penyakit antara lain:

  • Air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen.
  • Air menjadi sarang serang dan menyebarkan penyakit.
  • Jumlah air yang tersedia tidak cukup, sehingga manusia yang bersangkutan tak dapat membersihkan diri.
  • Air sebagai media hidup vektor penyakit.

4. Dampak terhadap estetika lingkungan

Banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan maka perairan tersebut semakin tercemar yang ditandai dengan bau yang menyengat. Juga diikuti dengan tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan.

 

Berikut solusi dalam mengatasi masalah polusi air sebagai berikut :

  1. Melakukan pengolahan limbah dengan benar
  2. Menggunakan bahan – bahan yang ramah lingkungan
  3. Tidak membuang sampah di sungai atau sumber air lainnya
  4. Menggunakan detergen yang ramah lingkungan
  5. Rutin melakukan upaya pembersihan sumber air
  6. Menanam pohon di setiap lahan yang tersedia
  7. Menjauhkan sumber polutan dari sumber air
  8. Tidak mendirikan kawasan industri yang dekat dengan sumber air
  9. Tidak menggunakan pupuk kimia berbahaya dan pestisida secara  berlebihan

 

siapa saja yang harus menerapkan solusi diatas :

yang harus menerapkan solusi diasatas adalah seluruh rakyat indonesia maka dari itu mari kita sadarkan diri kita untuk tidak mencemari lingkungan kita maupun air,udara, dan tanah mari kita jaga demi kepentingan kita bersama.

Air yang bersih merupakan air yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari dimana kualitasnya telah memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum bilamana sudah dimasak. Oleh karena itu, air bersih menjadi aset yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup karena fungsi umumnya diperlukan bagi setiap aktivitas sehari-hari. Untuk menyambung hidup, menjaga kebersihan diri, hingga tempat berkembang biak bagi hewan-hewan air sehingga pencemaran air harus sangat dicegah sebisa mungkin sedari dini dan tidak lupa untuk segera mempelajari perihal pengolahan limbah agar aman saat dibuang melalui training pengolahan air limbah.  maka dari itu mari kita jaga bersama.

 

 

KUIS PENGANTAR TEKNOLOGI DAN INFORMASI

Nama : Ilham Ramadhan

NPM : 2115061049

Kelas : PSTI-D

 

  1. Menurut saya perkembangan teknologi Informasi dan komputer (TIK) pada saat ini di indonesia sangat berperan penting karena seiring berkembangnya IT, banyak pula sebuah pekerjaan baru yang muncul akibat perkembangan IT, tidak hanya itu banyak juga manusia yang melakukan pekerjaan dengan menggunkan komputer maupun smartphone untuk berkomunikasi. yang saya rasakan saat ini dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komputer (TIK) di indonesia sangat memudahkan kita dalam mencari sebuah informasi entah itu informasi sebuah pekerjaan, berita dan dapat mempermudah pekerjaan kita, apalagi pada saat pandami ini perkembangan teknologi sangat berperan penting didalam sebuah proses ngajar-mengajar, melakukan pekerjaan dari rumah dan sebagainya. walupun begitu perkembangan teknologi ini juga bisa berdampak negatif jika masyarakat tidak bijak dalam menggunakannya contohnya seperti menyebarkan berita hoax adalah salah satu dampak negatifnya.

menurut saya dalaam 10 tahun kedepan perkembangan teknologi sangat berpengaruh di dalam kehidupan masyarakat knp pada saat ini saja sudah banyak sekali perkerjaan yang digantikan oleh sebuah teknologi, mungkin pada 10 tahun kedepan sudah tidak ada namanya sopir mobil mungkin saja pada 10 tahun kedepan mobil yang diproduksi sudah mobil tanpa supir yang mana saat ini masih di kembangkannya teknologi ini di berbagai negara, tidak hanya itu petani petani mungkin juga akan tergantikan karena di Indonesia sendiri masih dibilang industri pertanian masih banyak yang menggunakan cara tradisional mungkin 10 tahun kedepan sudah menggunakn cara modern dan masih banyk sekali pekerjaan yang mungkin akan digantikan sebuah teknologi tetapi mungkin saja perkembangan teknologi pada 10 tahun kedepan akan menciptkan sebuah pekerjaan baru yang lebih layak untuk masyarkat maka dari itu kita perlu menyikapi perkembangan sbuah teknologi dengan cara terbuka yaitu mempelajari sebuah teknologi dan juga ikut serta menciptakan sebuah teknologi yang dapat menolong orang banyak dan peran generasi bangsa dalam menciptakan sebuah teknologi yang tidak hanya menggantikan sebuah pekerjaan manusia tapi juga menciptakan sebuah pekerjaan baru yang lebih layak bagi masyarkat contohnya : menciptakan sebuah teknologi dalam menanam padi dan memanen padi dan para pekerja yang digantikan posisinya tadi diahlikan untuk pekerjaan sebuah peneliti seperti pekerjaan menganalisis kualitas padi, waktu panen padi dan jumlah panen padi setiap tahunnya tugas analisis tersebut untuk meningkatkan kualiatas padi, memperpendek waktu panen padi dan berpikir bagaiman hasilnya akan selalu bertambah setiap tahunya.

2. Adapun Hal yang dibutuhkan untuk SOHO (Small home office) sebagai brikut:

Hardware

Kebutuhan utama perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada umumnya adalah komputer personal (PC) dan perlengkapan pendukungnya untuk sebagian atau semua orang berdasarkan kebutuhan fungsi kerjanya. Untuk menentukan kebutuhan hardware secara proporsional, perlu dilakukan inventarisasi menyeluruh pada setiap orang berdasarkan job description (ruang lingkup pekerjaan) dan lingkungannya serta proyeksi tugas dan beban pekerjaan ke depan (dalam periode tertentu yang diprediksikan – penting untuk penyesuaian umur teknologi yang akan digunakan).

Metode quisioner dapat digunakan sebagai pendekatan inventarisasi, untuk mendapatkan preferensi kebutuhan hardware calon pengguna secara akurat. Site plan (lay out penempatan hardware) dan aspek ergonomis juga menjadi pertimbangan penting, karena kenyamanan adalah salah satu faktor yang menentukan tingkat kinerja pengguna. Sebagian pengguna, berdasarkan fungsi dan tuntutan kebutuhan pekerjaan, mungkin membutuhkan spesifikasi hardware khusus yang berbeda.

Kapasitas penyimpanan dan memory serta kemampuan CPU harus dapat melayani peningkatan beban kerja dalam jangka waktu lama. Meski sering kurang ekonomis, spesifikasi hardware harus tetap memungkinkan dilakukan upgrade untuk menyiasati tuntutan peningkatan kinerja jangka pendek sebelum umur ekonomis dan teknologinya habis. Investasi hardware sebaiknya memilih teknologi satu, dua tingkat dibawah yang terbaru, yang sudah mapan/stabil dan diproduksi massal sehingga harganya terjangkau namun umur ekonomis dan teknologinya masih relatif panjang. Analisa proyeksi kapasitas untuk memenuhi kebutuhan ini disebut dengan capacity planning.

Beberapa perangkat pendukung juga harus diperhatikan dengan cermat berdasarkan spesifikasi dan fungsi yang dibutuhkan. Beberapa divisi dalam kantor mungkin membutuhkan printer, scanner dan mesin fax yang terpisah, namun divisi lain cukup dilayani dengan mesin 3 in 1 (printer, scanner, fax). Divisi operasional yang bekerja 24 jam, sebaiknya menggunakan monitor LCD yang hemat energi dan aman untuk kesehatan mata penggunanya. Divisi produksi mungkin perlu perangkat multimedia tambahan, scanner dan printer laser warna dengan resolusi tinggi atau desktop khusus untuk proses multimedia. PC Desktop tertentu, ternyata membutuhkan sistem pedingin tambahan dan Direksi yang sering berpindah tempat akan lebih nyaman menggunakan notebook.

Kualitas hardware harus menjadi pertimbangan utama disamping ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual yang terkait dengan kredibilitas pemasok. Harga merupakan faktor yang penting, namun tidak boleh mengorbankan kualitas dan jaminan purna jual pemasok. Kualitas hardware dan layanan purna jual yang buruk justru mengakibatkan penurunan kinerja, hambatan produksi dan timbulnya biaya operasional serta perawatan yang tinggi dan tidak terduga. Seringkali dukungan pemasok justru lebih dibutuhkan dibanding nama besar brand tertentu.

Dalam hal perawatan, selain mengandalkan layanan purna jual dari pemasok, patut dipertimbangkan keberadaan Tim Teknis internal sebagai solusi bagi permasalahan operasional yang bersifat rutin atau untuk mengatasi gangguan kecil (minor problems). Tim Teknis ini juga bisa difungsikan sebagai agen alih pengetahuan, melakukan analisa dan kajian, memberikan rekomendasi kepada manajemen ketika akan melakukan investasi Teknologi baru atau pembaharuan. Tergantung pada skala dan frekuensi insiden, dibandingkan dengan biaya tetap yang harus dikeluarkan, fungsi Tim Teknis bisa digantikan solusi outsourcing serta konsultan profesional insidentil maupun kontrak dalam periode tertentu.

Software

Investasi perangkat lunak sering membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding hardware. Sehingga hasil inventarisasi kebutuhan dan perencanaan perangkat lunak sangat menentukan keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan aplikasi tertentu. Biaya yang harus dikeluarkan bukan hanya untuk pembelian perangkat lunak, namun juga untuk dukungan (support) dari pemasok, pelatihan dan alih pengetahuan bagi pengguna dan teknisi (SDM), pembaharuan (upgrade), peralihan (migrasi) dan kadangkala juga diperlukan integrasi antar aplikasi serta legalitas.

Investasi ini sering diistilahkan dengan Biaya Kepemilikan Perangkat Lunak (Total Cost Of Ownership). Tingkat TCO terbaik dapat diketahui dengan cara perbandingan sejumlah alternatif pilihan perangkat lunak. Total pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk seluruh aspek yang terkait perangkat lunak tersebut dihitung selama jangka waktu tertentu (umur ekonomis dan umur teknologi). Nilai TOC yang lebih rendah menunjukkan pilihan alternatif tersebut lebih efisien dari segi pembiayaan dan investasi.

Pemilihan perangkat lunak tidak hanya ditentukan oleh faktor biaya (TOC) saja, namun juga harus mempertimbangkan faktor intangible seperti kemudahan adaptasi pengguna, tingkat kenyamanan dan ketahanan terhadap gangguan, navigasi program, format standar, resiko keamanan dsb. yang bisa disusun dalam sebuah Index Preferensi Pengguna (perangkat lunak).

Faktor utama yang paling menentukan dalam investasi perangkat lunak adalah pilihan Sistem Operasi (Operating System), karena OS menentukan platform selanjutnya yang akan digunakan oleh semua jenis aplikasi yang akan digunakan untuk berbagai keperluan. Pilihan pertama menggunakan platform proprietary (tertutup), pilihan kedua menggunakan platform open source (terbuka). Gambaran secara umum platform proprietary bekerja dengan cara menciptakan ketergantungan pada satu produk dan Teknologi. Sementara platform open source bekerja dengan cara sebaliknya, memberikan kebebasan pilihan produk dan teknologi, bahkan terbuka kemungkinan merancang bangun aplikasi sendiri.

Dalam masalah pembiayaan, platform open source, meskipun bebas dan terbuka namun tidak identik dengan gratis. Perangkat lunak pada platform open source memang tidak diperjualbelikan, namun tetap ada biaya untuk dukungan teknis (support), pelatihan dsb. Dalam perhitungan TOC, tidak selalu platform open source akan lebih murah dibandingkan platform proprietary. Dalam Index Preferensi Pengguna, nilai platform open source juga belum tentu lebih tinggi dibandingkan platform proprietary, tergantung pada kebutuhan dan kemampuan setiap lembaga. Platform open source secara umum unggul dalam hal aplikasi jaringan dan keamanan, sementara platform proprietary unggul dalam hal aplikasi desktop dan kemudahan navigasi (karena faktor kebiasaan pengguna).

Sebelum menjatuhkan pilihan pada salah satu platform harus dilakukan kajian dan perbandingan mendalam dengan memperhatikan faktor external seperti kecenderungan pengembangan pada setiap platform dan juga berbagai aplikasi yang berjalan di atasnya serta proyeksi jangka panjangnya (road map). Hal ini penting dilakukan sejak awal karena biaya, sumber daya yang timbul akibat perubahan dan migrasi platform sangat besar dan potensial menimbulkan permasalahan sampingan yang akan berkepanjangan dan mengganggu kinerja, justru menurunkan produktivitas.

Aplikasi utama yang berjalan pada lingkungan SOHO umumnya adalah perangkat lunak perkantoran, seperti pengolah kata (word processor), pengolah angka (spreadsheet), presentasi dan pengolah data sederhana (database), pembuat tabel (table, flow chart), manipulasi grafis (graphics design) dan juga manajemen proyek (project management). Terdapat pilihan yang sama kuat dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing di platform open source maupun proprietary, baik yang berbayar maupun tidak (gratis) dengan bentuk dukungan (support) yang berbeda juga.

Yang perlu diperhatikan untuk aplikasi perkantoran adalah format data. Pada sebagian aplikasi seperti pengolah kata, angka, presentasi dan sebagian database memungkinkan pertukaran antar platform (cross platform) dengan tingkat kesesuaian hingga 90% karena mengikuti standar yang terbuka. Demikian juga kemiripan navigasi antar muka (interface) aplikasi di kedua platform, memudahkan peralihan (migrasi) bagi pengguna dan bisa bersifat saling melengkapi (komplementer).

Untuk aplikasi khusus seperti desain grafis (graphics design), multimedia, desain CAD/CAM, aplikasi teknis spesifik (operasi matematis, permodelan, simulator dsb.), manajemen proyek setiap platform memiliki pilihan dan solusinya masing-masing namun dengan tingkat interoperabilitas dan format data yang saling berbeda sehingga untuk aplikasi khusus ini, pilihan platform akan sangat mempengaruhi. Sebenarnya, karena tuntutan kebutuhan aplikasi khusus, kedua platform ini dapat digunakan secara berdampingan. Artinya, kedua platform dipilih namun digunakan untuk kebutuhan dan jenis aplikasi yang berbeda. Misalnya, aplikasi desktop dan jaringan perkantoran menggunakan platform open source, sementara untuk aplikasi khusus menggunakan platform proprietary.

Berbagai aplikasi utility dan tools juga diperlukan untuk melakukan perawatan berkala agar kinerja perangkat lunak dan jaringan tetap berada dalam kondisi optimal dan sebagai pencegahan sekaligus perbaikan terhadap kemungkinan gangguan seperti virus, trojan, malware, spyware hingga spam. Kedua platform menyediakan banyak pilihan aplikasi utility dan tools pada tingkat yang berbeda tergantung kebutuhan pemanfaatannya.

Peningkatan kebutuhan dan bertambahnya aplikasi dengan sendirinya akan meningkatkan kebutuhan terhadap jenis utility dan tools yang berbeda. Yang perlu diperhitungkan adalah, aplikasi utility dan tools juga membutuhkan sumber daya (resource) perangkat keras sehingga berpotensi menurunkan performa. Sehingga dalam perencanaan kapasitas (capacity planning) kebutuhan spesifikasi perangkat keras akan berhubungan erat dengan kebutuhan aplikasi (termasuk utility dan tools).

Teknologi Jaringan

Pada lingkungan SOHO, dibutuhkan interaksi, kolaborasi dan integrasi antar bagian dan pengguna. Dengan teknologi jaringan lokal (LAN), kebutuhan ini bisa diwujudkan. Sumber daya perangkat keras yang terbatas (printer, scanner, fax) dapat dipergunakan bersama (berbagi pakai) melalui LAN sehingga meningkatkan efisiensi investasi. Pertukaran data, komunikasi antar pengguna juga dapat dilakukan melalui fasilitas LAN termasuk pengendalian dan pengawasan.

Biaya yang dibutuhkan untuk membangun LAN telah semakin terjangkau dan teknologi yang tersedia semakin mengarah kepada platform open standard (standar terbuka) yang menjamin interoperabilitas antar perangkat keras dan perangkat lunak aplikasinya. LAN yang banyak digunakan saat ini berbasis teknologi generik disebut Ethernet dengan menggunakan protocol TCP/IP. Jaringan telekomunikasi juga mulai beralih menggunakan TCP/IP sebagai platform utama.

TCP/IP sendiri adalah platform tunggal yang digunakan oleh Internet, sehingga LAN berbasis protokol TCP/IP disebut juga dengan Intranet. TCP/IP adalah standar terbuka milik publik sehingga tidak bergantung kepada salah satu produsen, pemilik teknologi. TCP/IP masih terus dikembangkan oleh IETF (Internet Engineering Task Force), badan independen yang mengatur perkembangan teknologi Internet. IETF dibentuk dan dijalankan oleh komunitas, publik Internet di seluruh dunia.

Secara fisik LAN terdiri atas perangkat antar muka (interface) jaringan yang umumnya berupa NIC (network interface adapter) yang terpisah atau terintegrasi dalam perangkat komputer. LAN didukung sejumlah perangkat tambahan (peripheral) yang berfungsi sebagai penghubung (hub/switch) serta perangkat pengendali jaringan (router, firewall dsb.). Semua perangkat ini dihubungkan melalui media kabel dan atau nir kabel (wireless) dengan berbagai macam topologi (bentuk jaringan).

Pilihan teknologi dan perangkat keras jaringan terutama harus memperhatikan masalah standar dan perencanaan kebutuhan kapasitas (capacity planning). LAN adalah tulang punggung (backbone) yang menjadi media transport data, sehingga kecukupan kapasitas dan reliabilitas akan menentukan tingkat kinerja keseluruhan sistem. Meskipun umumnya setiap pengguna yang terhubung dalam jaringan akan lebih banyak bekerja secara stand alone (berdiri sendiri), namun kecenderungan aplikasi saat ini mengarah pada jenis aplikasi yang digunakan secara bersama dan berbagi pakai (groupware) dengan memanfaatkan LAN atau setidaknya data yang dipertukarkan dipusatkan pada satu server yang hanya bisa diakses melalui LAN.

Ada banyak jenis media kabel, namun yang umum digunakan adalah UTP/STP (Unshielded/Shielded Twisted Pair). Kabel UTP/STP mampu mengalirkan data dengan kapasitas hingga 100 Mega Bits Per Second dan 1 Giga Bits Per Second, tergantung standar kabel yang digunakan. Untuk kapasitas Gbps dibutuhkan jenis perangkat jaringan yang sedikit berbeda dan harga yang lebih mahal, tergantung kebutuhan kapasitas jangka panjang. Kabel adalah media terbaik untuk membangun LAN karena bisa terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan kapasitasnya sangat besar. Namun, implementasi jaringan kabel membutuhkan desain lay out yang pasti dan bersifat tetap (fixed).

Pilihan lain untuk media transmisi LAN adalah menggunakan teknologi nir kabel (wireless). Standar yang banyak digunakan adalah IEEE 802.11 a/b/g atau sering disebut dengan istilah WiFi. Teknologi ini mampu mengalirkan data dengan kapasitas hingga 100 Mbps secara berbagi pakai. Artinya makin banyak pengguna, maka daya tampungnya akan semakin berkurang. Kelemahan lain, teknologi nir kabel memanfaatkan sumber daya (resource) frekuensi yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui. Sehingga, ketika kapasitasnya dan kepadatan penggunanya mencapai titik jenuh, maka jaringan akan mengalami degradasi kualitas dan reliabilitas secara signifikan.

Media nir kabel umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang bersifat portabel (sering berpindah tempat) dan atau mobile (bergerak). Untuk jaringan skala kecil dengan proyeksi pengembangan dan kebutuhan kapasitas yang statis serta meliputi area yang terbatas (radius 25 m) atau suatu jaringan yang bersifat sementara. Media nir kabel menjadi pilihan praktis karena fast deploy (cepat diimplementasikan) dan mudah dikonfigurasi tanpa dibatasi oleh kondisi lay out. Namun secara umum, jaringan nir kabel membutuhkan biaya investasi yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan media kabel, terutama dalam hal capacity handling (kemampuan menangani kapasitas).

Software Jaringan

Untuk mengendalikan dan memanfaatkan jaringan secara optimal, dibutuhkan berbagai aplikasi dan tools tambahan. Aplikasi dan tools ini tersedia di platform open source maupun proprietary dan pada umumnya menggunakan standar terbuka sehingga memungkinkan interoperabilitas. Untuk kebutuhan SOHO, beberapa aplikasi ini mungkin dibutuhkan:

  • Aplikasi Groupware, adalah sistem manajemen kolaborasi antar pengguna jaringan. Melalui aplikasi ini pengguna dapat mendokumentasikan rincian aktivitasnya berikut seluruh dokumen dan personil terkait sehingga perkembangannya dapat diikuti oleh pengguna lain dan bila perlu diberi komentar. Aplikasi ini juga menyediakan fasilitas agenda, forum diskusi, white board (papan pengumuman), event reminder, manajemen proyek, email, pertukaran data, notifikasi bahkan berbagai template dan format transaksi kegiatan dan pelaporan. Aplikasi groupware bermanfaat untuk mengetahui hambatan suatu aktivitas dan juga memberikan penilaian terhadap kinerja dan produktifitas seseorang berdasarkan kriteria yang ditentukan manajemen.
  • Aplikasi CRM, adalah sistem manajemen pelayanan pelanggan. Melalui aplikasi ini manajemen dapat mencatat berbagai transaksi yang berhubungan dengan pelanggan, termasuk komplain dan pencatatan status penanganan (follow up) terhadap transaksi tersebut. Aplikasi ini juga memberikan penilaian terhadap kinerja dan produktifitas petugas berdasarkan aktivitasnya dalam melayani pelanggan dan untuk mengetahui hambatan yang terjadi dalam pelayanan.
  • Aplikasi Productivity Tools, adalah perangkat lunak pendukung yang dibutuhkan pengguna dan disediakan melalui jaringan. Beragam aplikasi jenis ini dapat disediakan oleh administrator.
  • Aplikasi Network Monitoring, adalah sistem manajemen untuk memantau aktivitas dan kinerja jaringan termasuk melakukan pengaturan yang diperlukan serta memberikan peringatan atau respon kepada pengguna apabila terjadi perubahan atau gangguan pada jaringan. Aplikasi ini dan aplikasi Network Accounting dapat dipergunakan sebagai alat bantu analisa dan evaluasi baik untuk kebutuhan perawatan jaringan rutin, tindakan pencegahan, perbaikan maupun untuk rencana pengembangan di masa depan.

Aplikasi jaringan akan membantu peningkatan kinerja pada lingkungan SOHO, namun seringkali juga memerlukan investasi tambahan di sisi perangkat keras dan perangkat lunak. Apabila aktivitas yang ada cukup kompleks dan melibatkan banyak detail pekerjaan, setidaknya aplikasi Groupware dan Network Monitoring akan selalu dibutuhkan dan mungkin menjadi solusi.

Akses Internet

Ada banyak alternatif teknologi dan media akses Internet, yang berbasis kabel (Dial Up, LC, xDSL, HFC, Fiber) atau nir kabel (WiFi, BWA, VSATGPRS, CDMA, WiMAX). Perbedaan teknologi dan media ini umumnya berkaitan dengan kapasitas, jenis layanan dan kualitasnya. Dari segi kapasitas, kecuali Dial Up dan xDSL yang digunakan sebagai distribusi last mile (ke end user), teknologi berbasis kabel mampu mengangkut data dengan kapasitas besar (hingga 2 Mbps) per saluran, ditujukan untuk jenis layanan backbone dan karenanya memiliki kualitas dedicated (non share). Sementara teknologi nir kabel kapasitasnya terbatas oleh alokasi frekuensi dan digunakan secara berbagai pakai (sharing) dan karenanya lebih banyak ditujukan untuk jenis layanan distribusi last mile (ke end user) retail.

Perbedaan teknologi, media akses, kapasitas, layanan dan kualitas adalah faktor yang menentukan besarnya investasi dan biaya yang harus dikeluarkan. Untuk mementukan pilihan teknologi dan layanan akses Internet, harus memahami, memperhatikan dengan cermat dan membandingkan penawaran setiap penyedia layanan terutama dalam hal kapasitas dan kualitas (termasuk penjelasan rinci maksud istilah dan terminologi yang digunakan), umumnya dispesifikasikan dalam QoS (Quality of Services), SLA/SLG (Service Level Agreement/Service Level Guarantee) agar tidak terjadi kesalahan persepsi yang mengakibatkan kesenjangan antara tingkat kebutuhan, harapan kualitas dan biaya.

Pada dasarnya yang QoS adalah serangkaian metode manajemen aliran data berdasarkan kapasitas saluran sesuai standar layanan tertentu. Dalam QoS harus dipahami dan dicermati konsep dan jenis suatu layanan, apakah bersifat on demand (berdasarkan permintaan dan atau quota tertentu), dedicated (terus-menerus), konsep shared access (berbagi pakai) dan konsep garansi layanan (CIR – Committed Information Rate dan EIR – Excess Information Rate). Demikian juga apa yang dimaksud dengan istilah dan terminologi terkait seperti burst, bandwith, speed, latency/delay, troughput dsb. Pemahaman ini akan digunakan sebagai dasar pemilihan layanan akses Internet sesuai kebutuhan dan kemampuan investasi dan pembiayaan.

Di sisi internal harus didefinisikan tingkat kebutuhan dan ekspektasi (harapan) pengguna. Spesifikasi akses Internet yang diharapkan mungkin akan berbeda pada setiap bagian, sehingga dalam memilih akses Internet harus mempertimbangkan layanan yang paling fleksibel. Atau bila spesifikasi akses yang dibutuhkan sangat kompleks, perlu dipilih layanan dedicated dan selanjutnya dilakukan distribusi dan pengaturan QoS sendiri ke setiap bagian sesuai dengan spesifikasi akses Internet masing-masing. Untuk itu diperlukan kemampuan teknis dan manajemen di tingkat internal untuk melaksanakan QoS ini secara mandiri, tidak tergantung kepada layanan penyedia jasa. Konsekuensinya investasi mungkin akan bertambah (karena dibutuhkan perangkat dan tools baru) dan juga biaya operasional (untuk rekrutmen SDM, monitoring dan perawatan).

Faktor mendasar yang menentukan keputusan pemilihan akses Internet dan konsekuensi investasi dan pembiayaan adalah capacity planning (perencanaan kapasitas). Perencanaan kapasitas ditentukan oleh tingkat kebutuhan pengguna (sesuai work load – beban kerja) dan harapan tingkat kenyamanan.

Beban kerja dengan mudah dapat diketahui dengan mencermati job description, fungsi, wewenang dan tanggung jawab serta perilaku akses Internet setiap bagian atau setiap individu pengguna. Sedangkan tingkat kenyamanan ditentukan berdasarkan kewajaran (standar) tergantung jenis aplikasi yang paling banyak digunakan. Misalnya, tingkat kewajaran untuk akses web text based adalah sekitar 4 kbps per sesi (transaksi), untuk akses graphics/dynamic web sekitar 8 kbps per sesi dan akses multimedia sekitar 16 kbps per sesi. Sedangkan untuk chat/messenger adalah sekitar 4 kbps per sesi, daily mail juga sekitar 4 kbps per sesi. Namun sejumlah aplikasi untuk aktivitas di bagian tertentu mungkin membutuhkan kapasitas yang sangat tinggi, misalnya untuk upload/transfer data secara periodik, update content web, in house hosting service (web, mail, database dsb.).

Umumnya, dalam perencanaan kapasitas tingkat kebutuhan setiap aplikasi ini kemudian dipisahkan dalam beberapa klasifikasi (umum dan khusus) dan ditentukan berdasarkan rata-rata (average). Bila memungkinkan, berdasarkan perbandingan biaya, sejumlah aplikasi khusus sebaiknya dialihkan pada jenis layanan yang berbeda sehingga tercapai efisiensi.

Misalnya, untuk memenuhi kebutuhan aplikasi umum sebenarnya hanya dibutuhkan kapasitas akses 128 kbps on demand dengan QoS kelas shared access dengan biaya 5 juta rupiah per bulan. Namun karena ada kebutuhan khusus in house hosting (web dan mail), dibutuhkan kapasitas akses 512 kbps dedicated dengan QoS CIR dengan biaya 15 juta rupiah per bulan. Untuk mendapatkan efisiensi pembiayaan maka kebutuhan khusus dialihkan pada jenis layanan lain yaitu co location service di sebuah data center dengan biaya 5 juta per bulan dengan kapasitas 512 kbps dedicated dan QoS CIR. Sehingga total pembiayaan untuk akses Internet dapat direduksi ke angka 10 juta rupiah per bulan.

Perilaku akses Internet pengguna juga sangat menentukan kewajaran rasio kapasitas. Misalnya, perlu dianalisa bahwa tidak semua orang memakai Internet pada jam kerja dan rasio kemungkinan penggunaan saluran pada waktu yang bersamaan cukup rendah (misalnya hanya sekitar 25%), maka kapasitas yang dibutuhkan tentu tidak linier (berbanding lurus) dengan jumlah terminal. Sehingga, dengan contoh kondisi di atas, bila ada 30 terminal dengan preferensi tingkat kenyamanan rata-rata 8 kbps, seharusnya dibutuhkan kapasitas akses Internet sebesar 256 kbps (8 kbps x 30). Namun karena diketahui rasio penggunaan saluran pada saat yang bersamaan hanya sekitar 30% maka kebutuhan kapasitas akses Internet aktual yang efektif adalah hanya sekitar 64 kbps (25% x 256 kbps).

Selain perilaku akses pengguna, jenis aplikasi yang dominan digunakan juga menjadi faktor penentu dalam perencanaan kapasitas. Misalnya, aplikasi dominan yang digunakan adalah chat/messanger dan daily email, untuk 30 komputer dengan efektifitas 50%, maka dibutuhkan kapasitas 64 kbps (4 kbps x 30 x 50%). Apabila aplikasi yang dominan digunakan adalah untuk akses text based dan graphics web statis dengan efektifitas 50%, maka akan dibutuhkan kapasitas 128 kbps (8 kbps x 30 x 50%), namun ada solusi teknologi untuk mereduksi kapasitas dan meningkatkan efisiensi saluran dengan teknologi cache dan web acceleration. Terutama bila diketahui bahwa ternyata pengguna banyak mengakses web yang sama dengan probabilitas hingga 25%, maka cache proxy dapat mereduksi kapasitas akses hingga 96 kbps (128 kbps x 75%).

Server Jaringan

Seiring dengan meningkatnya aktivitas dan kompleksitas aplikasi yang memanfaatkan jaringan lokal serta proyeksi perencanaan kapasitas perangkat keras, umumnya akan dibutuhkan solusi server internal. Server ini akan menjalankan fungsi terutama sebagai domain controller/directory services, network monitoring dan management, storage network, database dan host untuk aplikasi layanan jaringan (misalnya groupware). Server internal akan meningkatkan efisiensi kapasitas di tingkat pengguna dan kolaborasi antar pengguna sekaligus memudahkan integritas, perawatan, keamanan (termasuk backup) data.

OPERATING SYSTEM

Operating system atau sistem operasi adalah software terpenting yang berjalan di sebuah komputer. Software ini akan mengelola memori dan memproses semua komunikasi antara perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).
Tanpa adanya operating system, komputer tidak akan bekerja dengan semestinya. Selain di komputer, operating system juga ada di smartphone.
 Operating system memiliki berbagai fungsi spesifik. Hal tersebut termasuk dengan proses menyalakan komputer atau biasa disebut booting.
 Kemudian, mengatur aplikasi atau program untuk ditempatkan di ruang yang ada di perangkat.

Fungsi Operating System

Selain kedua fungsi di atas, operating system memiliki fungsi spesifik lainnya. Dikutip dari Western Governors University, berikut ini adalah fungsi dari operating system:
  • Memuat, mengeksekusi, dan menjalankan sebuah program.
  • Menjaga keamanan data dari serangan siber. Operating system yang baik memiliki fitur untuk menjaga data dan program agar tetap aman.
  • Mengatur disk (media penyimpanan). Hal ini termasuk mengelola seluruh drive yang terpasang di komputer, seperti hard drive, optical disk drives, dan flash drive.
  • Mengatur proses yang berjalan. Operating system dirancang untuk mengalokasikan sumber daya dan mengatur berbagai proses komputer. Misalnya, membagikan informasi, melindungi proses komputer, dan sinkronisasi proses komputer.
  • Mengontrol perangkat. Operating system akan membuka atau memblokir akses perangkat, seperti CD/DVD dan USB. Jika perangkat terdeteksi memiliki masalah seperti virus, sistem operasi akan memblokir perangkat dan memberikan notifikasi masalah tersebut.
  • Mengontrol proses pencetakan. Sistem operasi akan mengontrol printer yang terhubung ke komputer dan mengatur materi apa saja yang harus dicetak.
  • Menampilkan antarmuka atau yang biasa disebut user interface (UI). User interface adalah bagian dari operating system yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan dan menerima informasi. Lalu, termasuk pula dengan menu, jendela, dan metode interaksi antara pengguna yang digunakan.

Operating System Paling Populer

Ada lima jenis utama operating system. Kelima jenis OS tersebut telah dijalankan di berbagai perangkat ponsel, komputer, laptop, tablet, atau tablet.

1. Microsoft Windows

Operating System: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya (1)

searchPerbesar

Ilustrasi operating system Windows. Foto: Bolly Holly Baba via Flickr
Windows Operating system telah ada sejak 1980-an, kemudian memiliki beberapa versi dan pembaruan.
Microsoft Windows adalah salah satu jenis sistem operasi yang populer dan dimuat di sebagian besar komputer dan laptop jenis terbaru.
Setiap pembaruan Microsoft terus berupaya untuk meningkatkan user interface, software, dan membuat Windows lebih mudah diakses dan digunakan.
Microsoft Windows berisi panel kontrol, asisten desktop dan desktop, pembersihan disk, penampil acara, dan banyak lainnya.
Banyak pengguna yang lebih memilih Microsoft Windows, karena merasa kompatibel dengan jenis perangkat lunak lainnya.

2. Apple macOS

Operating System: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya (2)

searchPerbesar

Ilustrasi operating system macOS. Foto: dok. Apple
Pesaing operating system Microsoft adalah macOS Apple. Kedua OS ini merupakan contoh operating system berpemilik. Artinya, perusahaan membuat konsep, merancang, mengembangkan, dan menjual OS mereka sendiri.
Produk macOS juga dikenal oleh penggunanya karena kemudahan penggunaan. Lalu, terus meningkatkan pengalaman penggunanya.
Kecepatan pemrosesan yang cepat, interface desktop yang sederhana, dan berbagai sumber daya yang bermanfaat membuat pengguna macOS betah dengan operating system ini.
3. Android
Operating System: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya (3)

searchPerbesar

Operating system Android 10. Foto: Android
Android OS adalah OS utama untuk perangkat seluler Google seperti, smartphone dan tablet.
Android telah mendapatkan popularitas tinggi sejak dirilis sebagai alternatif iOS Apple untuk pengguna smartphone. Kini Android operating system semakin dikenal dengan pembaruan dan fitur menariknya.
4. Apple iOS
Operating System: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya (4)

searchPerbesar

Ilustrasi operating system iOS. Foto: dok. Apple
Apple iOS merupakan operating system seluler yang digunakan secara eksklusif untuk iPhone.
Operating system iOS memiliki pembaruan rutin, perluasan baru ke perangkat lunak, dan menawarkan fitur baru bagi penggunanya.
Sistem operasi ini juga memungkinkan perangkat Apple lain untuk terhubung dan memberikan pengguna koneksi yang mudah ke perangkat atau orang lain.
5. Linux
Operating System: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya (5)

searchPerbesar
Ilustrasi operating system Linux Mint. Foto: Luis Fernando Pienda Mahecha via Flickr
Linux operating system berbeda dari Windows dan Apple, karena bukan perangkat lunak berpemilik. Artinya, operating system ini merupakan sistem terbuka dan siapa saja bisa memodifikasi dan mendistribusikannya. Dikarenakan sistem operasinya open source, maka bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis Linux, termasuk Ubuntu, Debian, Red Hat, dan Slackware. Umumnya, hanya ada dua operating system contoh yang dikenal, yaitu Android dan iOS. Sama seperti di komputer, sistem operasi di smartphone juga menjadi media komunikasi antara hardware dan software.
6.Unix

Unix merupakan salah satu jenis sistem operasi yang sudah ada sejak lama, seperti DOS. Unix digunakan sebuah komputer mini sebagai server jaringan. Ini dikarenakan Unix ringan dan sangat membantu dalam proses pemindahan kerja dari satu komputer ke komputer yang lain. Salah satu kelebihan Unix adalah dapat digunakan secara multiuser atau lebih dari satu pengguna dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, sistem file dalam Unix juga bersifat hirarkial yang akan memudahkanmu dalam mengakses data.

  1. Chrome OS

Chrome OS adalah salah satu jenis sistem operasi yang paling baru. Sistem operasi yang dikembangkan oleh Google ini dirilis pada Juni 2011. Chrome OS berbasis Linux dan hanya dapat digunakan di perangkat tertentu, seperti Chromebook.Sistem operasi yang satu ini memiliki tampilan yang minimalis. Selain itu, awalnyna Chrome OS juga hanya bisa menjalankan beberapa aplikasi sederhana.Namun seiring berjalannya waktu, kini Chrome OS dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi Android

 

Itulah penjelasan mengenai operating system dari setiap perangkat yang digunakan. Dengan begitu, kamu akan memahami apa saja sistem yang digunakan pada perangkat tertentu.
sumber :
https://kumparan.com/how-to-tekno/operating-system-definisi-fungsi-dan-jenisnya-1vx7JnWiDbf/full

DIGITAL STORAGE

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tak heran rasanya jika kita menemukan banyak perubahan yang cukup signifikan pada berbagai perangkat elektronik. Khususnya pada media tempat penyimpanan data yang peranannya sangat penting untuk menjaga berbagai macam data agar tidak hilang. Bentuk penyimpanan data ada bermacam-macam. Apa saja?

Pada dasarnya teknologi penyimpanan data sudah ada sejak dahulu kala, dimana nenek moyang kita menggunakan batu untuk menyimpan data. Penyimpanan data sendiri merupakan proses menyimpan suatu data di dalam suatu komputer atau suatu media seperti Hard disk, Flash disk, CD dan lain-lain dengan tujuan untuk menjaga data tersebut agar tidak hilang ketika akan dibuka dan diproses kembali di waktu yang akan datang.

Berdasarkan jenis datanya, penyimpanan data dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk, yaitu penyimpanan data analog dan penyimpanan data digital.

Penyimpanan Data Analog

Bentuk penyimpanan data yang pertama adalah penyimpanan data analog. Ini merupakan proses penyimpanan atau perekam suatu data analog (analog recording). Terdapat beberapa media yang digunakan sebagai media penyimpanan data analog diantaranya kaset pita magnetic dan piringan hitam.

  • Perekaman pada pita kaset

Pita kaset (tape recorder) dapat menyimpan informasi berupa suara dan musik. Di dalamnya terdapat pita plastik yang dilapisi serbuk oksidasi besi yang berperan sebagai magnet kecil. Saat kaset diputar, perubahan medan magnetik pada pita kaset akan dikonversi menjadi tegangan listrik oleh head pemutar. Tegangan ini diperkuat oleh amplifier lalu dilanjutkan pada loudspeaker dan dikonversi menjadi suara.

  • Perekaman pada Piringan Hitam

Piringan hitam melakukan perekaman analog dengan memanfaatkan sensitivitas terhadap perubahan tekanan udara dari diafragma mikrofon. Perubahan tekanan udara dikonversi menjadi getaran jarum yang menggores membentuk alur pada piringan.

Saat dimainkan piringan hitam berputar dengan kecepatan konstan yaitu sekitar 45 rpm dan jarum yang dipasang di tepi piringan hitam akan mengikuti alur pada piringan sambil bergetar dan menghasilkan bunyi.

Penyimpanan Data Digital

Penyimpanan data digital merupakan proses penyimpanan suatu data dalam bentuk digital yang berupa kode digit atau angka. Terdapat beberapa media penyimpanan data digital diantaranya Hard disk, Flash disk, Cakram Optim dan lain-lain.

  • Hard disk

Hardisk merupakan media penyimpanan data di dalam komputer. Bagian terpenting dalam sebuah hardisk adalah cakram magnetic yang dibungkus lapisan tipis logam. Selain terdapat hardisk internal di dalam komputer terdapat hardisk eksternal yang dapat digunakan sebagai media penyimpanan.

  • Flashdisk

Flashdisk merupakan salah satu media penyimpanan data digital eksternal. Flashdisk memiliki IC atau chip memori yang berperan dalam penyimpanan data. Chip memori dalam flashdisk menggunakan gerbang logika NAND dalam penyimpanan data.

  • Cakram Optik

Cakram optic merupakan media penyimpanan data berbentuk cakram tipis yang menggunakan teknologi laser dalam penulisan datanya. CD (compact disc), DVD (digital video disc), dan BD (bluray disc) merupakan contoh dari cakram optik. Proses penyimpanan data dilakukan dengan memanfaatkan berkas laser sehingga data dikonversi secara optik pada lapisan fotosensitif dalam cakram.

sumber :

https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/pengertian-dan-bentuk-penyimpanan-data-11035/

Input dan Output

Input atau lebih lengkapnya input device merupakan perangkat masukan yang dipasang sesuai port masing-masing yang berfungsi untuk memasukan data dan mentransfer data dari luar ke mikroprocessor yang berupa signal data maintance atau signal input. Biasanya signal input berupa data yang masuk dalam mikroprocessor.

Sederhanya perangkat input adalah perangkat untuk memasukkan perintah atau data yang akan diproses oleh komputer. Sedangkan Output device merupakan komponen komputer yang berfungsi menghasilkan data yang bisa dilihat, didengar, ataupun dipahami.

Output device bisa menghasilkan suara, gambar, video maupun teks, tergantung dengan jenis perangkat outputnya. Fungsi dari output adalah menerima olahan data dari mikroprocessor CPU komputer berupa tulisan, suara, gambar dan lainya.

Baik input dan output biasanya diberi simbol I/O, yang berarti Input/Output.

Contoh Perangkat Input dan Output Komputer

Untuk memahami apa itu input device dan apa itu output device, lebih mudah kalau kita lihat perangkat-perangkat yang masuk dalam jenisnya masing-masing. Berikut beberapa contoh input ataupun output device.

A) Perangkat Input

Perangkat input ini ada banyak jenisnya, tetapi yang paling umum kita temui saat menggunakan komputer misalnya:

1. Keyboard

Contoh Perangkat Input

Keyboard merupakan bagian dari input device, yang berfungsi memasukan perintah berupa karakter atau kombinasinya. Keyboard adalah papan ketik yang terdiri dari jajaran tombol huruf A-Z dan tombol angka dari 0-9, serta tombol perintah seperti F1 sampai F 9, Ctrl, Shift, dan masih banyak lagi. Jenis keyboard ini ada beragam sesuai dengan perkembanganya. Tetapi yang paling umum adalah keyboard QWERTY.

2. Mouse

mouse

Mouse juga bagian dari input device. Mouse berguna untuk menggerakan kursor atau pointer pada layar monitor  yang kamu miliki.

3. Joystick

joystick

Joystick juga bagian dari input device, meskipun joystick digunakan hanya untuk bermain game dan tidak bisa digunakan untuk hal yang lainnya.

4. Scanner

scanner

Perangkat device ini sama seperti mesin foto copy yang berfungsi untuk mengcopy teks, gambar dalam bentuk digital. Scanner memiliki beberapa macam yaitu Flatbed Scaanner, PSC Scanner, Handy Scanner

5. Light Pen

light pen

Light pen merupakan perangkat device yang berguna untuk menggambar grafis atau teknis di komputer.  Komputer akan membaca light pen dengan sensor yang dimiliki. Biasanya seorang teknisi yang mempunyai light pen.

 

B) Output Device

Data atau perintah yang telah diproses oleh komputer akan ditampilkan oleh output device. Berikut beberapa contoh output device:

1. Printer

contoh perangkat output komputer

Printer merupakan bagian dari output device yang berguna untuk mencetak hasil dari proses atau perintah dalam bentuk kertas. Kamu pasti sudah mengenal prnter, dan hingga saat ini printer berkembang mengikuti zaman. Contoh printer yang saat ini digunakan adalah : Printer Ink jet, Printer Laser Jet, dan Printer Dot Matrik.

2. Monitor

monitor

Komputer tak akan pernah bisa dipisahkan dengan yaang namanya “monitor”. Monitor merupakan bagian dari output device yang berguna untuk menampilkan beberapa macam data yang ingin diketahui oleh para pengguna komputer. Data yang ditampilkan pada monitor merupakan olahan data yang berada di perangkat penyimpanan, kemudian di proses oleh processor.

Rancangan monitor dulu cuma dapat memperlihatkan data DOS sebab sistem operasi yang ada baru kenal DOS. Akan tetapi saat ini telah ada rancangan GUI di mana pemakai lebih di mudahkan dalam menjalankan komputernya, sebab manfaat serta pemrosesan data di perlihatkan dengan gambar.

3. Speaker

speaker

Speaker termasuk output device yang berfungsi mengeluarkan data berupa suara yang telah diolah oleh processor dengan format tertentu. Biasanya speaker selalu digunakan di warnet, dn tempat tempat yang menyewakan komputer untuk bermain game. Di era modern seperti sekarang ini, speaker sudah mempunyai spek yang berbeda-beda  dan lebih cangih. Mulai merk terkenal hingga merk lokal menawarkan berbagai macam speaker.

4. Projector

projector

Projector merupakan bagian dari perangkat luar yang berfungsi untuk menampilkan data atau gambar kepada audience. Projector biasanya ada di ruang meeting, ruang rapat, ruang kelas yang ada di sekolah maupun di perusahaan perusahaan besar. Di era modern seerti sekarang ini projecctor semakin canggih dan sangat di butuhkan untuk presentasi.

5. Ploater

ploater

Ploater merupakan output device pada komputer dengan cara kerja yang sama seperti printer. Bedanya, ploater itu digunakan untuk mencetak kertas yang punya ukuran sangat besar seperti kertas A1, A2 dan juga A3. sehingga umumnya plotter ini digunakan untuk mencetak peta atau poster dan banner. Kamu juga bisa membuat MMT dengan plloater ini.

6. Headset/Headphone

headset

Headset juga termasuk output untuk mendengarkan data berupa suara atau visual dari komputer bagi para pengguna komputer. Biasanya headset digunakan di Internet agar saat kita memainkan musik atau menonton film tidak menganggu pengguna lain.

 

sumber :

https://www.jurnalponsel.com/pengertian-input-dan-output/