Artikel Ilmiah (Scientific Paper)

Assalamualaikum WR WB.

Pada perkuliahan minggu ini,kami mempelajari tentang artikel ilmiah,adapun pembahasan nya sebagai berikut

 

Artikel ilmiah

Artikel Merupakan kegiatan mempublikasikan dan juga melaporkan hasil karya kepada publik. sedangkan artikel menurut KBBI adalah karya tulis lengkap, misalnya laporan tentang berita atau essai dalam majalah.

Artikel ilmiah Merupakan hasil kerja dari seorang peneliti itu sendiri. selain ada Artikel dan Artikel ilmiah adapun pengertian dari Ilmiah itu sendiri, Ilmiah merupakan suatu pembuktian yang dilakukan dengan adanya data atau research dari seorang peneliti,

Karya Ilmiah merupakan karya tulis yang dibuat dengan prinsip-prinsip ilmiah, berdasarkan data dan fakta (observasi, eskperimen, Kajian pustaka)

Ciri-ciri Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah memiiliki beberapa ciri ciri yaitu

  1. Rasional

isi artikel ilmiah harus bersifat rasional, yaitu dapat dipertanggung jawabkan dan bisa diterima oleh orang lain.

  1. Objektif

yang berarti artikel ilmiah merupakan hasil uji yang benar dan sesuai fakta dan bukan hanya sebuah pendapat tanpa adanya bukti atau teori yang mendasari.

  1. Kritis

yaitu pembaca dapat menyampaikan kritik timbal balik terhadap suatu permasalahan yang dijelaskan dalam artikel tersebut.

  1. Reserved

dalam pembuatan artikel ilmiah perlu kehati-hatian dan tidak terburu-buru.

 

  1. Bahasa formal

penulis dalam membuat artikel harus menggunakan bahasa yang formal dan baku agar mudah dipahami orang lain.

  1. Sumber referensi

di dalam artikel penulis harus menuliskan sumber refrensi untuk menunjang suatu argumen atau pun teori yang dikemukakan dalam bentuk tulisan serta referensi yang digunakan haruslah berasal dari sumber yang terpercaya.

Hal hal yang dapat ditulis dalam Artikel Ilmiah

  1. Literatur.

Terdapat beberapa jenis jenis dari artikel yaitu :

  • Artikel / jurnal ilmiah

 

  • Makalah

memiliki sistematika lebih formal dan makalah ditulis pada topik tertentu

  • Kertas kerja

suatu kertas yang berkolom-kolom atau berlajur-lajur yang direncanakan secara khusus untuk menghimpun semua data-data akuntansi yang dibutuhkan pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan dengan cara sistematis.

  • Paper

biasanya lebih singkat dan flexibel dibandingkan makalah

  • Skripsi

hasil pemaparan atau hasil teliti oleh seorang mahasiswa sebagai tugas akhir.

  • Tesis

adalah pendapat atau argumen.

  • Disertasi

menurut wikipedia adalah paparan diskusi menyertai sebuah pendapat atau argumen

  • Artikel ilmiah populer

biasanya artikel ilmiah populer ini dibuat senyaman mungkin dan tidak harus mengikuti struktur untuk menarik minat para pembaca.

 

Hal hal yang dapat ditulis dalam Artikel Ilmiah

  1. Literatur.
  2. Apa yang dikerjakan pada suatu penelitian.
  3. Melaporkan hasil karya peneliti.
  4. Jika berguna, maka harus ditulis, dilaporkan, dan di publikasi agar orang lain bisa mendapatkan pengetahuan berdasarkan apa yang dikerjakan peneliti.
  5. Jika apa yang dikerjakan tidak penting, maka tidak perlu membuat artikel ilmiah maupun memublikasikannya.

Jenis Artikel Ilmiah

Terdapat beberapa jenis jenis dari artikel yaitu :

  • Artikel / jurnal ilmiah

 

  • Makalah

memiliki sistematika lebih formal dan makalah ditulis pada topik tertentu

  • Kertas kerja

suatu kertas yang berkolom-kolom atau berlajur-lajur yang direncanakan secara khusus untuk menghimpun semua data-data akuntansi yang dibutuhkan pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan dengan cara sistematis.

  • Paper

biasanya lebih singkat dan flexibel dibandingkan makalah

  • Skripsi

hasil pemaparan atau hasil teliti oleh seorang mahasiswa sebagai tugas akhir.

  • Tesis

adalah pendapat atau argumen.

  • Disertasi

menurut wikipedia adalah paparan diskusi menyertai sebuah pendapat atau argumen

  • Artikel ilmiah populer

biasanya artikel ilmiah populer ini dibuat senyaman mungkin dan tidak harus mengikuti struktur untuk menarik minat para pembaca.

Struktur Artikel Ilmiah

Adapun struktur artikel ilmiah yaitu sebagai berikut.

  1. Judul
  2. Informasi penulis
  3. Abstrak
  4. Kata kunci
  5. Isi Artikel

– Pendahuluan

– Studi Literatur

– Metode yang digunakan

– Hasil dan pembahasan

– Simpulan saran

  1. Daftar Pustaka

Mungkin hanya sekian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini,apabila ada kesalahan saya mohon maaf,Wassalamualaikum WR WB

 

 

BIG DATA FOR AGRICULTURE

 

 

Big Data

sebuah istilah untuk menjelaskan volume besar, variable data dengan kecepatan tinggi, kompleks yang memnbutuhkan Teknik dan teknologi tingkat lanjut untuk mengaktifkan pengambilan, penyimpanan, distribusi, manajemen dan Analisa Informasi disebut dengan big data

3 ciri dari big data yaitu volume velocity variety

A.Volume yaituUkuran data yang dimiliki oleh big data memiliki kapasitas yang besar. Anda dapat mencoba melakukan proses data dengan ukuran yang besar untuk dijalankan.

B.Velocity Memiliki kecepatan yang digenerated Kecepatan transfer data juga sangat berpengaruh dalam proses pengiriman data dengan efektif dan stabil. Big data memiliki kecepatan yang memungkinkan untuk dapat diterima secara langsung (real-time). Memiliki kecepatan yang degenerated

C.Variety yaituJenis variasi data yang dimiliki oleh big data lebih banyak daripada menggunakan sistem database. Tidak hanya berupa teks tetapi juga bisa berupa file yang jenisnya bermacam macam, lalu ada juga audio, video. Jika disusun menjadi sebuah database, akan menghasilkan database yang tidak terstruktur sehingga akses menuju file tersebut akan lambat.

Karena perkembangan teknologi semakin maju, big data dikembangkan menjadi 10 V dengan tambahan seperti berikut: Veracity

Value

Validity

Variability

Venue

Vocabulry

dan Vagueness.

 

 

1.Sumber Big Data

Sumber-sumber big data ada 8 yaitu

  1. Social Media
  2. Communication Data
  3. Database
  4. Network Stream Monitoring
  5. IoT
  6. Website
  7. Cloud
  8. Media

 

 Contoh penggunaan big data

ChatBot

Chat bot biasa digunakan untuk kepentingan business seperti bot chat di e -commerce seperti shopee bukalapak lazada dan lain-lain.

  • Retail
  • Business
  • Etc
  1. b) Search Engine

Big data juga digunakan untuk search engine agar mendapatka hasil pencarian yang akurat sesuai keinginan user.

  • Accurate Search result
  1. c) Artificial Intelligence
  • More Use or AI
  • Data Science
  • Etc
  1. d) Iot
  • Foster Iot Development

 

Manfaat Big Data

Manfaat penggunaan big data yakni:

  • Predictive Analysis
  • Harness Data from Social Media
  • Decision Making
  • Recommendation
  • Optimization
  • Innovation

 Big data in Agriculture

big data dalam agrikultur dapat digunakan untuk pengumpulan data dan decision makingserta analisis data-data yang sudah terkumpul melalui big data.

 

Sekian materi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Saya juga memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan kata.

Saya Akhiri Wassalamualaikum Warrahmatullahi wabarakatuh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JURNAL PERKULIAHAN 3

Assalamualaikum wr wb.Sebelumnya perkenalkan

NAMA: Hazel Fathoni Friandra

NPM: 2115061112

KELAS: PSTI C

Pada perkuliahan kali ini, kita membahas lebih dalam AI Agriculture,sebelum itu apakah teman teman tahu apakah  yang dimaksud dengan AI, jadi AI(artificial intelligence)  atau kecerdasan buatan adalah teknologi di bidang ilmu komputer yang mensimulasikan kecerdasan manusia ke dalam mesin (komputer) untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia bahkan bisa lebih baik dari manusia.Sedangkan Agriculture adalah suatu upaya untuk memproduksi atau membuat makanan, pangan, serat dan hasil lainnya dalam bidang pertanian yang memerlukan tenaga manusia.

 

 

Selain membahas AI Agriculture , kita juga membahas proses pertanian, Agroindustri, Revolusi Industri 4.0, AI dan pertanian

1.Proses Pertanian

Ada 5 proses dalam  pertanian,

  1. Pengolahan lahan
  2. Pembibitan
  3. Penanaman
  4. Pemanenan

Apabila AI digunakan dalam proses pertanian makan pertanian akan lebih baik,efisien serta mengurangi pekerjaan petani serta hasil panen yang lebih baik dan lebih berkualitas.

 

2.Agroindustri

Agroindustri adalah adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut Proses yang digunakan mencakup pengubahan dan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Agroindustri merupakan suatu system terintegrasi yang melibatkan sumberdaya hasil pertanian, manusia, ilmu dan teknologi, dan informasi.

Dalam Agroindustri terdapat 4 tahapan, yaitu :

  1. Perencanaan
  2. Perancangan
  3. Pengembangan
  4. Evaluasi terpadu

Alur Agroindustri diantaranya :

  1. Harvest planning
  2. Crop layout
  3. Field preparation
  4. Sowing
  5. Crop protection
  6. Harvesting
  7. Storage
  8. Quality control
  9. Processing
  10. Assortment building
  11. Domestric sale
  12. Export sale

 

 

 

3.Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 4.0 terkait dengan teknologi kembar digital. Teknologi ini dapat membuat versi virtual dari instalasi, proses dan aplikasi yang terdapat pada dunia nyata. Versi virtual ini kemudian dapat diuji sehingga lebih efektif, bermanfaat dan hemat biaya. . Revolusi Industri 4.0 dikenal juga dengan istilah “cyber physical system”. Konsep penerapannya berpusat pada otomatisasi. Dibantu teknologi informasi dalam proses pengaplikasiannya, keterlibatan tenaga manusia dalam prosesnya dapat berkurang. Dalam dunia industri, hal ini berdampak signifikan pada kualitas kerja dan biaya produksi.

Intinya, industry 4.0 adalah tentang transformasi digital. Era ini akan memungkinkan otomatisasi peralatan-peralatan dengan system gabungan yang dapat bekerjasama atu sama lain. Sektor pertanian juga ikut berubah seiring dengan tren ini. Karena itu, tidak bisa dihindari kemudian muncul terminologi smart farming (pertanian cerdas), precission farming (pertanian presisi), dan istilah-istilah yang merujuk pada industri 4.0 dan pengaplikasian teknologi AI. Pemanfaatan AI dapat dilihat implementasinya dalam pertanian global.

 

Tanggapan terhadap video penerapan AI

Menurut saya penerapan teknologi AI dalam sektor pertanian memiliki banyak manfaat dan sangat berguna untuk membantu.AI dalam pertanian sangat eifsien  terhadap waktu dan tenanga proses pertanian seperti yang ada di video tersebut, Dan dapat dilihat bahwa diluar negeri terutama di video yang diberikan.Negara lain sangat berpacu pacu dalam pemanfaatan AI untuk pertanian negara. Di negara India para petani sudah mengimplentasikan teknologi AI,yaitu dengan menggunakan  aplikasi yang dapat memonitor lahan pertanian seperti kualitas air dan tanah, kelembapan, temperature suhu, dan lain sebagainya. Dengan aplikasi itu petani dapat menghemat waktu dalam memantau lahan pertaniannya dan dapat mengurangi risiko kerugian investasi pertanian.Inilah yang dimaksud bahwa AI dalam peretanian efisien terhadap waktu dan tenanga.Akan sangat baik jika Indonesia ikut serta dalam pemanfaatan AI dalam pertanian ini,walau sudah ada bis akita lihat di Indonesia pemanfaatan AI masih minim dan pertanian masih banyak yang menggunakan cara tradisional

 

Maka dari itu, peran kita sebagai generasi muda  sangatlahdibutuhkan untuk memajukan industri pertanian di Indonesia,Sekian dari saya, jika ada salah kata dalam penulisan saya mohon maaf. Sekian dan terimakasih.

 

 

 

 

 

 

 

JURNAL PERTEMUAN KE 4 INDUSTRI PERTANIAN PSTI C

Manfaat penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi di sektor pertanian

https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/download/26338/17048/

Teknologi informasi dan komunikasi atau TIK (Information Communication Technology, ICT) didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan yang difasilitasi oleh sarana elektronik melalui pemrosesan, transmisi dan tampilan informasi telekomunikasi .Dalam perkembangannya, TIK telah mengambil dimensi yang lebih luas yang meliputi banyak media seperti telepon, televisi, radio, video, teleks, sistem informasi suara, faks, komputer pribadi dan internet

TIK dapat menjadi solusi untuk masalah mengakses berbagai sumber informasi yang terjangkau,relevan, dan dapat diandalkan oleh petani.TIK dapat membantu petani dalam proses pengambilan keputusan, kepemilikan lahan pertanian dan perjanjian sewa guna usaha, ekonomi mesin dan pemasaran produk .TIK membantu petani memerangi dan menciptakan kesadaran tentang hama dan penyakit pertanian. Hal ini jika dikelola dengan baik akan meningkatkan produksi pertanian, meningkatkan pendapatan petani, dan selanjutnya mengurangi kemiskinan di kalangan petani pedesaan Petani memerlukan pengetahuan dan informasi mengenai berbagai topik, seperti:

  • pengelolaan usaha tani dan teknologi produksi
  • pengalaman petani lain, perkembangan pasar dan input produksi, dan kebijakan pemerintah.

TIK dalam sektor pertanian yang tepat waktu dan relevan memberikan informasi yang tepat guna kepada rumah tangga usaha pertanian untuk pengambilan keputusan dalam berusaha tani, sehingga efektif dalam meningkatkan produktivitas, produksi, dan keuntungan. Informasi dan pengetahuan merupakan komponen penting dari strategi pengentasan kemiskinan, dan TIK menawarkan janji akses mudah ke sejumlah besar informasi yang berguna bagi orang miskin.

Pemanfaatan TIK pada sektor pertanian akan menjadi pemicu dalam menciptakan peluang untuk pembangunan pertanian dan ekonomi sehingga terjadi pengurangan kemiskinan. Selain itu, dunia pertanian semakin padat pengetahuan .Akses terhadap inovasi pertanian yang memadai dan tepat waktu didukung informasi pertanian terkait lainnya dapat digunakan sebagai input dalam proses pengambilan keputusan untuk pengembangan usaha tani.

Namun demikian, penggunaan TIK dan akses terhadap informasi untuk pengembangan ekonomi pertanian mungkin akan menjumpai sejumlah tantangan karena pertanian di Indonesia dikuasai oleh petani kecil di kawasan pedesaan dengan produk pertanian dan mutu yang bervariasi dan mereka sebagian besar berada pada kondisi kemiskinan.Mereka rata rata memiliki keterbatasan aksesibilitas terhadap:

  • Permodalan
  • Pengetahuan
  • informasi pasar dan inovasi pertanian
  • keterbatasan dalam penguasaan lahan
  • keterampilan
  • posisi tawar terhadap pasar

selain rendahnya tingkat kemampuan petani untuk membuka diri terhadap suatu pembaharuan dan atau informasi yang berkaitan dengan unsur pembaharuan juga semakin memperburuk kondisi petani dalam membuat keputusan untuk menolak atau menerima inovasi.

Pengembangan penelitian yang dilakukan adalah tentang  pemanfaatan TIK  di dalam bidang pertanian di berbagai desa di negara seperti Nigeria,Bangladesh,Ethiopia dan juga Indonesia,juga faktor yang menyebabkan kurangnya pemanfaatan TIK oleh petani Indonesia.

 

PERTEMUAN KETIGA INDUSTRI PERTANIAN PSTI C 2021

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri

Nama : Hazel Fathoni Friandra

NPM  : 2115061112

Tanggal 07 September pada mata kuliah industri pertanian dijelaskan mengenai Proses Pertanian.

 

JENIS PERTANIAN

  1. Sawah

Sawah adalah tanah yang digarap dan diairi untuk tempat menanam padi. Terdapat dua jenis sawah yaitu

  • Sawah Irigasi Sawah irigasi adalah sawah yang sumber airnya berasal dari tempat lain misalnya danau,waduk atau bendungan  kemudian dibuat saluran air yang baik dan teratur lalu dialirkan ke sawah.Artinya sawah irigasi memiliki sumber air yang tersedia sepanjang tahun.
  • Sawah Non Irigasi
    Sawah non irigasi adalah lahan sawah yang tidak memperoleh pengairan dari sistem irigasi tetapi tergantung pada air alam seperti : tadah hujan, pasang surutnya air sungai/laut, dan air rembesan.Sawah Tadah Hujan :Adalah sawah yang sumber irigasinya bergantung pada ketersediaan air dari hujan dan terdapat di daerah  pegunungan atau bukit.

Selain itu juga ada sawah pasang suru yaitu sawah yang pengairannya tergantung pada air sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. Biasa ditemui didekat pantai (Sumatera dan Kalimantan).

 

  1. Ladang

Lahan pertanian bukan sawah (lahan kering) yang biasanya ditanami tanaman semusim dan penggunaannya hanya semusim atau dua musim, kemudian akan ditinggalkan bila sudah tidak subur lagi (berpindah pindah) adalah pengertian dari ladang.

 

  1. Tegalan

Tegalan adalah lahan  yang ditanami tanaman semusim atau tahunan dan terpisah dengan halaman sekitar rumah serta penggunaannya tidak berpindah-pindah.

 

  1. Kebun

Kebun adalah lahan pertanian  biasanya di tempat terbuka, yang mendapat perlakuan tertentu oleh manusia, khususnya sebagai tempat tumbuh tanaman dan berada di wilayah permukiman, sehingga kebun dapat ditanami berbagai contoh tanaman tahunan secara permanen, baik sejenis maupun secara campuran. Disisi lain, untuk jenis tanaman yang biasa ditanam di lahan kebun antara lain seperti tanaman teh,kopi,dan masih banyak lagi.

 

 

Proses dalam Pertanian

Dalam pertanian terdapat beberaapa proses yang harus dilewati yaitu:

  1. Pengolahan lahan

Pengolahan lahan adalah proses mengubah sifat tanah dengan mempergunakan alat pertanian sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh lahan pertanian yang sesuai dengan kebutuhan yang dikehendaki dan sesuai untuk pertumbuhan tanaman.

  1. Penyiapan budidaya

Penyiapan budidaya terdiri dari proses penyiapan bibit, penyiangan, dan proses pemilihan bibit-bibit yang kokok atau unggul untuk ditanam.

  1. Pemanenan

Pemanenan adalah proses  pemungutan atau pemetikan hasil pertanian. Hasil panen yang optimal bisa didapatkan, apabila pada pengolahan lahan dan penyiapan budidaya dilakukan secara benar.

  1. Pemasaran

Pemasaran ini biasanya dilakukan di skala besar atau skala industry. Pemasaran berfungsi untuk mendistribusikan hasil pertanian yang dihasilkan oleh para petani kepada customer.

Sekian resume dari saya, saya akhiri wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

 

Materi Pertemuan Kedua Industri Pertanian PSTI C 21

Dalam mata kuliah Industri Pertanian hari ini, tanggal 31 Agustus 2021. Pak Rio menjelaskan tentang Penerapan Teknologi Informasi melalui pertanian presisi peningkatan produksi tanaman.
Precision agriculture dan pertanian cerdas (smart farming) bertujuan untuk mengrtahui proses dari pertanian dan dapat dimaksimalkan dengan menggunakan beberapa teknologi terutama di bidang informatika.Industri pertanian juga termasuk dalam revolusi industri 4.0 karena akan semakin fleksibel terhadap teknologi informasi.
Smart farming sendiri bertujuan untuk memudahkan sektor pertanian dalam pemonitor an lahan mereka.Contohnya saja penggunaan drone yang dilakukan untuk pemetaan lahan mereka dan dengan adanya teknologi seperti ini ditambah dengan suatu software yang tepat maka drone ini bisa mejadi survey land.
Jadi bisa diketahui peranan dari teknologi informasi dalam bidang pertanian bukanlah suatu hal yang sepele melainkan sebuah inovasi yang membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien.Tidak hanya itu juga hadir aplikasi lain yang sangat membantu petani seperti aplikasi pengecekan ph tanah dan ada juga aplikasi untuk menemukan investor bagi petani yang menginginkannya

Rekayasa e-Aquaculture untuk otomasi monitoring tambak udang.Materi ini diambil karena Provinsi Lampung tercatat sebagai pensupply benih udang vaname nasional nomor satu sebanyak 37,84%.Permasalahan yang dihadapi terjadi karena tambak udang masih dilakukan secara tradisional yang menyebabkan kontrol nya dilakukan secara manual dan berkala yang membuatnya lebih beresiko.Solusi yang dapat diberikan yaitu dengan adanya sistem monitoring kualitas tambak udang berbasis internet of thing.Perangkat ini berupa sensor mini computer yang dipasang ditiap kolam untuk mengakuisisi data dan data ini dikirim ke master board untuk diteruskan ke database