KKL Jaringan Komputer Prodi Teknik Informatika UNILA 2015 ke TTC Lampung

Senin, 17 Juli 2017, saya bersama dengan teman-teman dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Lampung berserta dengan dosen mata kuliah Jaringan Komputer yaitu Gigih Forda Nama, S.T, M.T.I melaksanakan Kunjungan Kuliah Lapangan ke PT Telkomsel Telecommunication Center (TTC) Regional Lampung yang berada di Jalan Way Sekampung, Pahoman, Bandar Lampung. Kegiatan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan kami tentang peralatan dan teknologi nyata dari mata kuliah Jaringan Komputer.

Kegiatan pertama adalah pengenalan dan penyampaian presentasi tentang TTC Lampung yang diawali dengan sambutan oleh Bapak Tengku Erfansyah, S.T, M.M selaku General Manager TTC Lampung. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Gigih Forda Nama, S.T, M.T.I sebagai dosen mata kuliah Jaringan Komputer di Program Studi Teknik Informatika Universitas Lampung.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan presentasi dari kak Galuh Sunandar dari divisi Youth & Community, materi yang disampaikan adalah tentang apa itu Telkomsel dan apa saja yang dimiliki oleh Telkomsel secara umum dan yang ada di Regional Lampung. Telkomsel sudah berdiri di Indonesia selama 22 tahun, yaitu sejak tahun 1995. Telkomsel merupaka Mobile Broadband pertama yang ada di Indonesia dan saat ini Telkomsel merupakan Mobile Broadband terbesar di Indonesia yang jaringannya mencakup hampir di setiap kawasan Indonesia. Pada awal berdiri Telkomsel meluncurkan kartu Halo dengan fitur Voice dan SMS, kemudian berlanjut ke jaringan 2G dan meluncurkan Mobile Internet pertama, lalu beralih lagi ke 3G, dan baru-baru ini sebagai pelopor jaringan 4G pertama di Indonesia, dan kabarnya Telkomsel akan berkembang menjadi perusahaan digital dengan produk-produk yang sudah diluncurkan yaitu :

  • Digital Lifestyle yang mencakup Gaming, Music, Video, dan juga t-cash yang merupaka inovasi mobile bank pertama di Indonesia
  • Kemudian ada Machine to Machine yaitu t-bike yang dapat memonitor dan mengontrol kendara secara jarak jauh hanya dengan menggunakan Smartphone

Saat ini Telkomsel memiliki 140 juta pelanggan dengan 90 juta pelanggan data dan 12 juta diantaranya merupakan pelanggan data 4G. Infrastruktur yang dimiliki oleh Telkomsel adalah diantaranya 430 GraPARI, 480 Mobile GraPARI, dan 780 Mobile COMBAT yang dapat digunakan pada waktu tertentu saat trafik pelanggan di suatu dari mengalami overload, Telkomsel juga memiliki 140.000 BTS yang berada di seluruh Indonesia, dan jaringan 4G nya tersebar di 480 Kota di Indonesia.

Setelah presentasi dari kak Galuh Sunandar selesai kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi dari kak Gatra Erga, S.T, M.M dari divisi RTPO(Radio-Transmission-Power-Operational), beliau menyampaikan materi tentang bagaimana cara kerja dari jaringan Mobile Broadband mulai dari cara kerja Voice Call, SMS, dan juga Internet. Proses Voice Call diawali dengan handphone yang telah milih nomor tujuannya, kemudian akan dilanjutkan ke BTS, lalu ke BSC (Base Station Controller) penelepon, lalu ke MSC (Mobile Switching Center), lalu ke BSC penerima, dan masuk ke hanphone penerima, setelah itu menunggu konfirmasi dari handphone penerima. Proses tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Kemudian proses SMS mirip seperti Voice Call, namun proses SMS akan melalui SMS Center. Lalu proses data atau Internet setelah melalui BTS akan diteruskan ke BSC, kemudian ke SGSN (Serving GPRS Support Node), dan kemudian ke GGSN (Gateway GPRS Support Node) lalu kemudian akan terhubung ke Internet. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Jaringan CDMA, 2G(GSM), 3G(UMTS), dan 4G(LTE), dibedakan dengan Frekuensi. Jaringan  CDMA berada pada Frekuensi 800 MHz, jaringan 2G berada pada Frekuensi 900 MHz & 1800 MHz, jaringan 3G berada pada Frekuensi 2100 MHz, sedangkan saat ini di Indonesia jaringan 4G(LTE) di Indonesia berada pada Frekuensi 1800 MHz. Oleh karena jaringan 4G berada pada Frekuensi 1800 MHz, saat ini jaringan 2G(GSM) harus dikurangi bandwithnya agar jaringan 4G LTE ini dapat berjalan dengan maksimal, hal ini juga dilakukan karena pada saat ini pengguna jaringan GSM sudah mulai berkurang oleh karena saat ini masyarakat Indonesia sudah beralih dari Voice Call dan SMS yang konvensional ke Jaringan Internet yang lebih cepat dan murah. Saat ini pembagian Frekuensi yang dimiliki oleh Perusahaan Mobile Broadband sudah diatur oleh Kementrian sehingga Frekuensinya menjadi teratur, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Setelah penyampaian materi selesai, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Lampung yang diwakili oleh Bapak Gigih Forda Nama, S.T, M.T.I kepada TTC Lampung yang diwakili oleh General Manager TTC Lampung yaitu Bapak Tengku Erfansyah, S.T, M.M.

Kemudian kami dibagi menjadi tiga kelompok untuk kemudian melanjutkan acara yaitu mengunjungi ruang kerja dari TTC Lampung, kelompok saya pertama kali menuju ke ruangan kerja di lantai 1. Di lantai 1 kami diperkenalkan dengan software U2000, software ini berguna untuk memonitoring semua peralatan yang berada di daerah Sumatera Bagian Selatan, software ini akan memberikan alarm apabila ada peralatan yang error dan juga dapat melakukan diagnosa yang kemudian dapat dilakukan perbaikan dari software tersebut, namun tidak semua bisa dikendalikan dari software tersebut, terkadang harus langsung terjun ke tempat untuk memperbaikinya. Selain menganalisa error, software ini juga dapat memperlihatkan traffic penggunanya, sehingga saat terjadi overload dapat dilakukan antisipasi dengan menerjunkan Mobile COMBAT ke daerah tersebut.

Setelah selesai di lantai satu, kami menuju ke lantai tiga. Di lantai tiga terdapat Staging Room, Ruangan tersebut terdapat peralatan-peralatan seperti BSC dan juga RCN yang menangani BTS di seluruh Lampung. Semua peralatan-peralatan tersebut harus terus bejalan selama 24 jam, sehingga suhu udara di ruangan tersebut harus berada pada suhu 17-22 derajat Celcius. Kemudian kami menuju ke lantai 2, di ruangan ini terdapat perangkat MSC yang menangani bandwith seluruh Lampung, di ruang itu juga terdapat perangkat SGSN yang menangani bandwith seluruh Lampung dan bahkan bisa digunakan untuk daerah Palembang jika SGSN di Palembang mengalami kerusakan. Suhu udara di ruangan ini sama seperti di lantai tiga, namun terlihat lebih rapih dan pendingin udaranya berada di bawah lantai. Di lantai dua juga terdapat perangkat routing/switching Cisco Nexus 9200 yang terhubung ke jaringan seluruh Indonesia.

Demikianlah rangkaian acara Kunjungan Kuliah Lapangan kami ke Telkomsel Telecommunication Center Regional Lampung, dengan berjalannya acara ini saya merasakan banyak mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru terutama pada bidang Mobile Broadband.

Tugas PTI 1

Saya memilih Teknik Informatika Unila karena saya memang berminat untuk masuk dalam jurusan ini. Saya mulai tertarik dengan dunia informatika sejak saya SMA, walaupun pada awalnya saya hanya ikut-ikutan teman saja untuk masuk dalam ekstrakulikuler Olimpiade Komputer di SMA saya, lama-kelamaan saya mulai tertarik untuk lebih mendalaminya lagi, saya ikuti semua kegiatan yang dilakukan dan saya mendapat banyak ilmu dari kegiatan-kegiatan dan pembelajaran yang dilakukan. Dan karena di Unila terdapat sebuah jurusan Teknik Informatika, jadi saya memilih jurusan ini pada jalur SNMPTN.

Saya mendapat info pembukaan jurusan Teknik Informatika Unila dari surat kabar dan juga dari info-info yang ada di internet. Menurut saya Teknik Informatika Unila sudah cukup baik, dosen-dosen yang ada di prodi ini pun bisa dikatakan sudah berpengalaman dalam bidang ini. Walaupun Teknik Informatika Unila belum memiliki akreditasi, tetapi saya percaya semua mahasiswa dan juga dosen-dosen Teknik Informatika Unila akan berusaha untuk membuat Teknik Informatika Unila menjadi jurusan yang terbaik.

Yang saya ketahui tentang Teknologi Informasi adalah suatu hal yang digunakan manusia untuk membagikan informasi, seperti halnya TV, Radio, Internet, Ponsel, dan banyak lagi. Semua hal tersebut digunakan manusia untuk memudahkan berbagi informasi seperti video, suara, file, dan lain sebagainya.