JURNAL PERKULIAHAN 5

ARTIKEL ILMIAH

oleh : Muhammad Fitra Yudha

Artikel Ilmiah

Artikel Ilmiah adalah karya ilmiah berupa artikel review dalam laporan penelitian atau artikel penelitian, yang ditulis ulang oleh penulisnya dan kemudian dipublikasikan di jurnal-jurnal ternama.

Menurut Para Ahli

  • Menurut Suyitno (2011) ialah karya tulis yang didesain untuk dimuat dibuku kumpulan artikel atau Jurnal, ditulis dengan tata cara penulisan ilmiah yang disesuaikan dengan konvensi ilmiah yang berlaku.
  • Menurut Brotowidjoyo (2002), Pengertian Artikel ilmiah sebagai bagian dari karya ilmiah adalah karya ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Ciri-ciri Artikel Ilmiah: 

Adapun ciri-ciri Artikel Ilmiah adalah sebagai berikut:

  1. Objektif, artinya isi artikel ilmiah hanya dapat dikembangkan dari keadaan yang secara aktual memang exist, walaupun eksistensi fenomena yang menjadi fokus bahasannya berbeda antar bidang ilmu yang satu dengan yang lain.
  2. Rasional.
  3. Kritis karena berfunsi sebagai wahana menyampaikan kritik timbal balik terhadap sesuatu yang dipersoalkan.
  4. Reserved (menahan diri, hati-hati dan tidak overclaiming), jujur, lugas dan tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.
  5. Artikel ilmiah memiliki gaya bahasa yang formal sehingga hanya fokus ke dalam ilmu saja dan tidak ada gaya bahasa yang santai.
  6. Pengutipan sumber disertai dengan identits sumber yang jelas.

Jenis-jenis Artikel Ilmiah:

  1. Artikel/Jurnal Ilmiah
  2. Makalah
  3. Kertas Kerja
  4. Paper
  5. Skripsi
  6. Tesis
  7. Disertasi
  8. Artikel Ilmiah Populer

Isi Artikel Ilmiah:

  1. Literatur
  2. Apa yang dikerjakan pada suatu penelitian
  3. Melaporkan hasil kerja peneliti
  4. Jika berguna, maka harus ditulis, dilaporkan, dan di publish agar orang lain bisa mendapatkan pengetahuan berdasarkan apa yang dikerjakan peneliti
  5. Jika apa yang dikerjakan tidak penting, maka tidak perlu membuat artikel ilmiah, maupun mempublishnya

Struktur Artikel Ilmiah:

  1. Judul
  2. Informasi Penulis
  3. Abstrak
  4. Kata Kunci
  5. Isi Artikel: Pendahuluan, Studi Literatur, Metode yang digunakan, Hasil dan Pembahasan, Simpulan Saran
  6. Daftar Pustaka

Fungsi Artikel Ilmiah

  • Sebagai sarana untuk menyampaikan ide penulis
  • Melatih untuk berpikir sistematis
  • Memahami tujuan menulis
  • Sebagai sarana publikasi hasil pemikiran secara ilmiah
  • Meningkatkan wawasan penulis

 

Tujuan Artikel Ilmiah

1. Memberikan Bahasan Pokok Permasalahan

Fungsi pembuatan dalam artikel ilmiah ialah untuk mendeskripsikan tentang cara menguraikan atau membahas pokok permasalah yang telah ditentukan dan diteliti, melalui metode pengumpulan data tertentu dengan analisis yang akan dilakukan.

2. Memberikan Deskripsi

Tujuan pembuatan dalam artikel ilmiah dilakukan agar dapat mendeskripsikan pembatasan ruang lingkup artikel tersebut secara luas sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh setiap pembaca. Proses ini memang cukup silit, lantaran harus menggabungkan antara opini, vaiable, serta landasan teori yang dipergunakan.

JURNAL INDUSTRI PERTANIAN 5

MATERI PERTEMUAN KE-6 INDUSTRI PERTANIAN PSTI C

oleh : MUHAMMAD FITRA YUDHA

Assalamualaikum Wr. Wb. perkenalkan nama saya MUHAMMAD FITRA YUDHA dari kelas TI C, saya akan membahas mengenai :

Big Data for Agriculture

Big Data adalah sebuah istilah untuk menjelaskan tentang volume besar variable data dengan kecepatan tinggi, kompleks yang membutuhkan teknik dan teknologi tingkat lanjut untuk mengaktifkan pengambilan, penyimpanan, distribusi, manajemen, dan analisa informasi. Big data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata. Big data sendiri merupakan pengembangan dari sistem database pada umumnya. Yang membedakan disini adalah proses kecepatan, volume, dan jenis data yang tersedia lebih banyak dan bervariatif daripada DBMS (Database Management System) pada umumnya.

Big Data memiliki 10 karakteristik yang terdiri dari:

u13

Definisi dari big data juga dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu 3V, antara lain :

a. Volume

Ukuran data yang dimiliki oleh big data memiliki kapasitas yang besar.

b.Velocity

Kecepatan transfer data sangat berpengaruh dalam proses pengiriman data dengan efektif dan stabil. Big data memiliki kecepatan yang memungkinkan untuk dapat diterima secara langsung (real-time).

c. Variety

Jenis variasi data yang dimiliki oleh big data lebih banyak daripada menggunakan sistem database. Contohnya adalah teks, audio, dan video merupakan data yang belum terdefinisikan secara langsung dan harus melalui beberapa tahap untuk dapat diproses dalam sebuah database.

SUMBER BIG DATA 

Terdapat beberapa sumber dari Big Data :

  1. Media
  2. Website
  3. IoT
  4. Database
  5. Communication Data
  6. Social Media
  7. Cloud
  8. Network Stream Monitoring

PENGGUNAAN BIG DATA

  1. Internet of Things (IoT), mendorong untuk peningkatan pada pengembangan IoT dimasa yang akan datang. Iot juga bisa diterapkan pada dunia pertanian, sehingga data-data yang dihasilkan dari perangkat IoT bisa dikumpulkan lalu dilakukan analisa prediksi untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk melakukan pengembangan.
  2. Chat Bot, digunakan untuk memberikan balasan pesan dari customer secara otomatis.
  3. Artificial Intelligence (AI), akan berkembang sejalan dengan big data dan juga mungkin perkembangan IoT.
  4. Search Engine, meningkatkan akurasi dari hasil pencarian sehingga hasilnya sesuai dengan keinginan user.

KEUNTUNGAN MENGUNAKAN BIG DATA

Big Data memiliki beberapa keuntungan yaitu :

  1. Mengambil keputusan berdasarkan data yang tepat
  2. rekomendasi
  3. inovasi
  4. untuk pemanfaatan sosial media
  5. pengoptimalan data
  6. dan juga analisa yang prediktif

JURNAL INDUSTRI PERTANIAN 4

MATERI PERTEMUAN KE-5 INDUSTRI PERTANIAN PSTI C

oleh : MUHAMMAD FITRA YUDHA

Assalamualaikum Wr. Wb. perkenalkan nama saya MUHAMMAD FITRA YUDHA dari kelas TI C, saya akan membahas mengenai :

ARTIFICIAL INTELLEGENCE (AI) FOR AGRICULTURE

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia. Sedangkan menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap sama cerdasnya dengan jika kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia. Kini AI sudah mencapai puncaknya.

  1. Proses Pertanian

Pemanfaatan AI pada proses pertanian ada 5 yaitu :

  • Pengolahan lahan
  • Pembibitan
  • Penanaman
  • Pemanenan
  • Penjualan hasil
  1. Agroindustri

          Indonesia adalah salah satu negara terbaik dalam hal sumber daya alam terutama  sumber daya alam berupa rempah-rempah dalam deretan komoditas pertanian Indonesia memiliki nilai ekspor terbesar rempah-rempah ternyata menempati peringkat keempat. Peringkat pertamanya adalah udang, peringkat kedua adalah ikan, dan peringkat ketiga adalah kopi. Setiap tahunnya nilai ekspor rempah-rempah di Indonesia dapat mencapai US$ 43 juta Dollar atau sebanding dengan 560 milyar rupiah.

Di industri sektor pertanian atau agroindustri dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian dengan menitik beratkan pada:

  • Perencanaan
  • Perancangan
  • Pengembangan
  • Evaluasi terpadu

Sistem yang terpadu ini meliputi manusia, lahan Informasi, peralatan, dan sumber daya alam pada kegiatan agroindustri untuk mencapai efisiensi dan efektivitas yang optimal. Disiplin ini dapat menerapkan prinsip Matematika Fisika Kimia sosial-ekonomi metode analisis serta merancang agar mampu memperkirakan dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari sistem terpadu agroindustry. Di era digitalisasi agroindustri ini memiliki peranan yang sangat penting.

 

  1. Revolusi Industri 4.0

  • Revolusi industri 1.0, ditandai dengan adanya kehadiran mesin-mesin uap kecilnya yang sehingga mesin-mesin tersebut dapat mempermudah pekerjaan yang tadinya dikerjakan secara manual.
  • Revolusi industri 2.0 ditandai dengan adanya kehadiran mesin-mesin elektrik atau IC ya, dimana mesin-mesin itu bisa berjalan secara otomatis, yang tadinya hanya uap sekarang bisa bertenaga listrik.
  • Revolusi industri 3.0 ini ditandai dengan kehadiran komputer automasi halo.
  • Revolusi industri 4.0 ini ditandai dengan kehadiran internet dimana semua perangkat yang berhubungan dengan komputer pada saat ini bisa diotomatisasi lalu bisa juga di monitoring bisa juga terakses melalui jaringan internet maka kehadiran jaringan internet ini menjadi penanda bahwa industri apa revolusi industri sudah melanjutkan perjalannya ke generasi selanjutnya di mana ada teknologi internet. Lalu nanti terkenal juga dengan teknologi artificial atau kecerdasan buatan dimana mesin-mesin ini seakan-akan bisa bergerak.

Dengan memiliki kecerdasan seperti kecerdasan manusia itu yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0 dan perubahan industri ini adalah suatu keniscayaan yang tidak dapat kita tolak yang tidak dapat kita tunda tapi sudah kita rasakan pada hari ini pada sektor pertanian setidaknya ada empat teknologi utama yang dapat menopang Paddle era industri 4.0 Apa saja sih teknologi teknologi-teknologi tersebut yaitu :

  • pertama adalah IoT atau Internet of Things gimana tadi sempat saya sebutkan bahwa pada revolusi industri 4.0 ini ditandai dengan kehadiran internet dan IoT ini adalah satu salah satu teknologi saat ini dimana perangkat-perangkat elektronik sekarang bisa saling terhubung menyela jaringan internet dan bisa saling terkoneksi satu dengan yang lainnya ini sangat menarik
  • lalu yang kedua itu adalah teknologi artificial intelegent dimana artificial intelegent ini adalah pengembangan dari teknologi big data dan komputer programming dengan menggunakan artificial intelegent ini kita bisa jika diterapkan pada pertanian kita bisa mengetahui seberapa efektif pertanian itu dijalankan.

Video penerapan AI

KESIMPULAN

Negara Singapura dan Belanda mereka telah menerapkan system pertanian AI, dengan demikian mereka dapat menanam sayuran menggunakan system hidroponik dengan tenaga mesin canggih. Oleh sebab itu mereka dapat  menghasilkan sayur yang sehat dan berkualitas dengan memanfaatkan lahan pertanian yang sedikit. Mereka menggunakan banyak mesin mesin canggih salah satunya adalah drone.

Beberapa daerah di Indonesia juga sudah mulai menerapkan AI dalam bidang pertanian, seperti menanam sayuran hidroponik dengan menggunakan teknologi canggih yang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan memastikan panen akan berlangsung secara konsisten.

Dari sini dapat kita lihat  bahwa teknologi AI sangat dibutuhkan  dalam sektor pertanian ini. Sudah banyak penerapan dari mulai sensor drone, hinga penggunaannya pada tanaman hidroponik. Penggunaaan teknologi AI ini dapat membuat produksi pertanian mnjadi lebih efisien sehingga membuat kualiatas pertaniaan lebih bagus dan bermutu.

 

Sekian terima kasih, Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

 

 

 

JURNAL INDUSTRI PERTANIAN 3

PENGEMBANGAN PERTANIAN DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER

Assalamualaikum Wr. wb. Perkenalkan Nama saya Muhammad Fitra Yudha dari kelas TI C, disini saya akan menjelaskan jurnal yang berjudul” SISTEM MONITORING TANAMAN HORTIKULTURA PERTANIAN DI KABUPATEN INDRAMAYU BERBASIS INTERNET OF THINGS”

sumber : https://ojs.unikom.ac.id/index.php/jati/article/view/1447

sistem monitoring hortikultura merupakan sistem monitoring tanaman menggunakan end device menggunakan mikrokontroler dengan beberapa masukan data dari sensor yang dipasang di MCU (microcontroller unit) dengan sensor kelembaban tanah, PH air, suhu, cahaya, kelembaban udara, dan level air irigasi. MCU ini juga digunakan untuk data akuisisi dari sensor dan modul komunikasi radio frekuensi. Kemudian data yang telah didapat dikirim melalui gateway dengan frekuensi radio. Dari gateway ke server menggunakan Wireless koneksi dengan protokol MQQT ke midleware menggunakan thingspeak. kemudian end device menggunakan arduino borard dengan radio frekuensi lora mengirimkan data ke webserver midleware.

Untuk aplikasi monitoring, aplikasi di desain agar admin dapat melakukan penambahan user, perangkat dan memonitoring semua aktifitas dari petani. Actor petani dapat melakukan register, login, mendapatkan notifikasi, jadwal tanam, melihat profil dan mengakhiri sesi. dimana untuk notifikasi didiambil dari data sensor yang didapat dari thingspeak. Data sensor dari sensor digunakan untuk melihat kesuburan tanaman dari pengaturan persyaratan lingkungan tanaman dengan kondisi sesungguhnya. Dan juga Aktifitas diagram dari sistem monitoring ini kita dapat melihat kebun yang sedang di
tanam, status dari kebun, mendapatkan notifikasi dan melihat jadwal dari tanaman yang di kebun sehingga kitamendapatkan bantuan dalam pengurusan kebun.

Dari ini kita dapat mengetahui bahwa teknologi informasi khususnya sistem monitoring hortikultura sangat membantu dalam peningkatan kualitas pertanian sehingga kita dapat memonitoring kelembaban tanah, PH air, suhu, cahaya, kelembaban udara, dan level air irigasi.

Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Wabillahit taufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

JURNAL INDUSTRI PERTANIAN 2

PERTEMUAN KE-3 PERTANIAN PSTI C

OLEH : MUHAMMAD FITRA YUDHA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Perkenalkan nama saya Muhammad Fitra yudha NPM 2115061015. Pada hari ini saya akan membahas materi yang telah disampaikan Pak Rio.

JENIS PERTANIAN

  1. Sawah

Sawah adalah tanah yang digarap dan diairi untuk tempat menanam padi. Sawah dibedakan menjadi 2 jenis yaitu, sawah irigasi dan non-irigasi.

A. Sawah Irigasi

yusSawah irigasi adalah sawah yang sumber pengairannya berasal dari danau, waduk, atau bendungan. Sehingga sumber air dari sawah irigasi dapat bertahan sepanjang tahun.

 

B. Sawah Non-Irigasi

hujan derasSawah non irigasi adalah lahan sawah yang tidak memperoleh pengairan dari sistem irigasi tetapi tergantung pada air alam seperti : air hujan, pasang surutnya air sungai/laut, dan air rembesan.

 

Macam- macam sawah non irigasi, yaitu :

  • Sawah Lebak adalah sawah yang biasanya berada di antara delta sungai besar. Sawah jenis ini biasanya rawan terkena banjir.
  • Sawah Bencah adalah sawah yang terletak didekat sungai dan sistem pertanian lahan basah yang dilakukan di daerah rawa.
  • Sawah Tadah Hujan adalah sawah yang sumber airnya tergantung pada ketersediaan air hujan. Sawah ini sering ditemui di pegunungan.
  • Sawah Pasang Surut adalah sawah yang sumber airnya pada pasang surutnya air sungai. Sawah ini biasanya ditemui didekat pantai (Sumatera dan Kalimantan).

 

  1. Ladang/Huma

 

22836373298_34b743cbca_nLadang/huma adalah lahan bukan sawah (lahan kering) yang biasanya ditanami tanaman semusim dan penggunaannya hanya semusim atau dua musim pertanian, kemudian akan ditinggalkan bila sudah tidak ada lagi (berpindah pindah).

 

  1. Tegalan

 

12.-Apa-Perbedaan-SawahTegal-Pekarangan-Berdasarkan-Jenis-Fisik-Sertifikat-4Tegalan adalah lahan bukan sawah (lahan kering) yang ditanami tanaman semusim atau tahunan dan terpisah dengan halaman sekitar rumah serta tidak dapat berpindah-pindah.

 

 

  1. Kebun

nglinggoKebun adalah lahan pertanian yang kerapkali dijadikan sebagai usaha oleh para petani yang memilih untuk menetap, sehingga kebun dapat ditanami berbagai tanaman tahunan secara permanen, baik jenis maupun campuran. Disisi lain, untuk jenis tanaman yang biasa ditanam di lahan kebun antara lain seperti tanaman kelapa, berbagai jenis buah-buahan, seperti tanaman mangga, pisang ,jeruk dan lain-lain.

Proses dalam Pertanian

1. Pengolahan lahan

Pengolahan adalah proses mengubah tanah dengan kekayaan alat pertanian yang sedemikian rupa, sehingga memperoleh lahan pertanian yang sesuai dengan kebutuhan dan sesuai untuk pertumbuhan tanaman.

2. Penyiapan budidaya

Penyiapan budidaya terdiri dari proses penyiapan bibit, penyiangan, dan proses pemilihan bibit-bibit yang unggul untuk ditanami.

3. Pemanenan

Pemanenan adalah proses pemungutan atau pemetikan hasil pertanian. Hasil panen yang optimal bisa didapatkan, apabila pada pengolahan lahan dan penyiapan budidaya dilakukan secara benar.

4. Pemasaran

Pemasaran ini biasanya dilakukan di skala besar atau skala industri . Pemasaran bekerja untuk mendistribusikan hasil pertanian yang dihasilkan oleh para petani agar dapat di jual ke konsumen .

Sekian yang dapat saya sampaikan. Wabillahit taufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

JURNAL INDUSTRI PERTANIAN 1

MATERI PERTEMUAN KE-2 INDUSTRI PERTANIAN PSTI C

Oleh : Muhammad Fitra Yudha

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Perkenalkan nama saya Muhammad Fitra Yudha dari kelas TI C, pada postingan pertama saya akan membahas tentang :

Penerapan Teknologi Informasi Melalui Pertanian Presisi Peningkatan Produksi Tanaman

farming

Apa itu  Pertanian Presisi ?

Pertanian presisi merupakan komponen dari gelombang ketiga revolusi pertanian modern. Sistem pertanian dianggap sebagai solusi dalam menghadapi revolusi industri 4.0 sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, seluruh negara di dunia sedang melakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas pangan Dalam Bertani agar hasil pertanian maksimal dan efisien. Peningkatan efisiensi tersebut memungkinkan dilakukan melalui pendekatan pertanian presisi. Konsep dasar pertanian presisi adalah penggunaan input seakurat mungkin sesuai kebutuhan tanaman, sehingga diperoleh keuntungan berupa penghematan dalam pembiayaan input, tenaga kerja, dan hasil panen yang lebih baik.

Penggunaaan IoT di Pertanian Dalam Pertanian

drone-pilot-trainingMencari Google Artikel  IOT di AGRICULTURE  kita DAPAT saya memantau dengan sensor drone Yang diaktifkan IOT, Dan dengan IOT juga, kitd DAPAT saya memantau KUALITAS tanah sehingga DAPAT memenuhi Kebutuhan Tanaman. Meski begitu, terjadi beberapa masalah dalam pemasaran yang di mana di mana ada lebih mahal karena ada pihak ketiga yang dijual dalam pengiriman barang, serta penyewaan alat dan kios. Dengan begitu di berikan solusi berupa marketplace untuk para petani sebagai tempat jual-beli hasil panen.Dengan adanya aplikasi tersebut masyarakat dan petani menjadi lebih mudah dalam melakukan jual-beli, serta mendapatkan harga yang ebih murah.

Rekayasa e-Aquaculture Untuk Pemantauan Otomasi Tambak Udang

Provinsi Lampung m erupakan daerah penghasil udang dan sebagian besar hasil udang diekspor ke luar negeri. Selain itu, Lampung juga merupakan provinsi pensupply benih Udang Vaname nasional nomor satu, yaitu sebesar 37,84 %. Meskipun begitu, tambak udang di Lampung masih dilakukan secara tradisional meskipun sebagian sudah dilakukan secara intensif. Kontrol mana tambak udang secara tradisional terhadap kualitas tambak itu sendiri secara manual dan berkala. Hal ini mengakibatkan seringnya penurunan kualitas udara yang terlambat diketahui. Kualitas air yang buruk dapat menimbulkan risiko terkena penyakit putih kotoran pada udang. Jika udang sakit maka udang tidak bisa dijual, yang mana sama saja akan mengakitabkan kerugian.20170517TAMBAK_TINDAKI_aaaMaka, buatlah soluistem monitoring kualitas tambak udang berbasis IoT. Perangkat IoT berupa sensor dan mini computer di pasang ditiap kolam untuk melakukan akuisisi data. Data dikirim ke master board untuk menjadi database.

Penggunaan teknologi dalam bidang pertaniaan memiliki banyak keuntungan, salah satunya peningkatan hasil panen yang lebih baik. Tetapi mengapa petani masih melalakukannya secara tradisional?. Kita sebagai warga harus mengedukasikan para petani agar perkembangan pertanian di Indonesia bila jauh lebih baik lagi.

Sekian dari saya, saya terima kasih

Wabillahit taufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.