JURNAL PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI TOPIK 6

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Haloo teman-teman saya disini ingin meresume materi dari mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi, pada tanggal 23 Oktober 2021. Pak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I selaku dosen menjelaskan materi Bab 6 yaitu tentang Komputasi Komponen.

 

Alat, Aplikasi, Perangkat, dan Dampak Teknologi

 

Di dalam Kasus

  1. Kasing berisi dan melindungi elektronik komputer atau perangkat seluler dari kerusakan

Screenshot (567)

  1. Motherboard

Motherboard kadang-kadang disebut system board, adalah papan sirkuit utama dari komputer. Banyak komponen elektronik, seperti prosesor dan memori, terpasang ke papan utama; lain dibangun di dalamnya. Pada komputer pribadi, sirkuit untuk prosesor, memori, dan komponen lainnya berada pada chip komputer. Sebuah chip komputer adalah sepotong kecil bahan semikonduktor, biasanya silikon, di mana sirkuit terpadu terukir. Sirkuit terpadu berisi banyak mikroskopis jalur yang mampu mengalirkan arus listrik. Setiap sirkuit terintegrasi dapat berisi jutaan elemen-elemen seperti resistor, kapasitor, dan transistor. Sebuah transistor, misalnya, dapat bertindak sebagai saklar elektronik yang membuka atau menutup rangkaian untuk muatan listrik. Chip komputer hari ini mengandung jutaan atau milyaran transistor. Kebanyakan chip tidak lebih besar dari satu setengah inci persegi. Produsen mengemas chip sehingga chip dapat dilampirkan ke papan sirkuit, seperti motherboard.

 

Prosesor

  1. Prosesor, juga disebut Unit pemrosesan utama ( CPU), menafsirkan dan melaksanakan instruksi dasar yang mengoperasikan komputer
  2. Prosesor multi-inti adalah satu chip dengan  dua atau lebih inti prosesor yang terpisah
  3. Prosesor berisi unit kontrol dan unit logika aritmatika (ALU)
  4. Unit kontrol adalah komponen prosesor yang mengarahkan dan mengoordinasikan sebagian besar  operasi  di komputer
  5. Unit logika aritmatika (ALU) melakukan aritmatika, perbandingan, dan operasi  lainnya
  6. Untuk setiap instruksi, prosesor mengulangi satu set empat operasi dasar, yang terdiri dari siklus mesin
  7. Prosesor berisi register, yang untuk sementara menyimpan data dan instruksi
  8. Jam sistem mengontrol waktu semua operasi  komputer
  • Laju jam sistem disebut kecepatan jam, dan biasanya diukur dalam gigahertz (GHz)
  • Terkemuka produsen dari computer pribadi chip prosesor adalah intel dan AMD
  • Chip prosesor menghasilkan panas yang dapat menyebabkan chip tidak berfungsi atau gagal
  • Memerlukan pendinginan tambahan, yaitu:

– Peredam panas

– Teknologi pendingin cair

– Bantalan pendingin

 

Cloud Computing (Komputasi awan)

Cloud computing (komputasi awan) adalah metode penyampaian berbagai layanan melalui internet. Sumber daya yang dimaksud contohnya adalah aplikasi seperti penyimpanan data, serverdatabase, jaringan, dan perangkat lunak. Penyimpanan berbasis cloud memungkinkan untuk menyimpan file selama memiliki akses ke internet. Pengguna rumahan dan bisnis memilih komputasi awan karena berbagai alasan, yaitu:

  • Penghematan biaya
  • aksesibilitas
  • Ruang angkasa tabungan
  • Skalabilitas

 

Representasi data

Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data dapat berupa suatu keadaan, gambar, suara , huruf, angka, dan simbol-simbol lainnya.
Representasi data adalah lambang untuk memberikan tanda bilangan biner yang telah diperjanjikan yakni 0 (nol) untuk bilangan positif dan 1 untuk bilangan negatif. Pada bilangan n-bit, jika susunannya dilengkapi dengan bit tanda maka diperlukan register dengan panjang n+1 bit. Dalam hal ini, n bit digunakan untuk menyimpan bilangan biner itu sendiri dan satu bit untuk tandanya. Pada representasi biner yang dilengkapi dengan tanda bilangan, bit tanda ditempatkan di posisi paling kiri.

  1. Analog sinyal terus menerus dan bervariasi dalam kekuatan  dan kualitas
  2. Digital sinyal berada  di salah satu dari dua status:  hidup atau mati
  • Sebagian besar komputer adalah digital
  • Sistem biner menggunakan dua digit unik (0 dan 1)
  • bit dan byte

 

Representasi data

Sirkuit di komputer atau perangkat seluler  mewakili status hidup atau mati secara elektronik dengan ada atau tidak adanya muatan elektronik

Delapan bit yang dikelompokkan bersama sebagai satu unit disebut byte. Satu byte mewakili satu karakter di komputer atau perangkat seluler

 

Penyimpanan (Memori)

Memori terdiri dari komponen elektronik yang menyimpan instruksi yang menunggu untuk dieksekusi oleh pengolah, data yang dibutuhkan oleh instruksi tersebut, dan hasil pengolahan data (informasi). Memori biasanya terdiri dari satu atau lebih chip pada motherboard atau papan sirkuit lainnya di dalam komputer. Memori menyimpan tiga kategori dasar item, yaitu:

  • Pengoperasian sistem dan program lainnya
  • Aplikasi
  • Data menjadi diproses dan menghasilkan informasi

Setiap lokasi di memori memiliki alamat. Ukuran memori biasanya diukur dalam gigabyte (GB) atau terabyte (TB). Komputer dan perangkat seluler mengandung dua jenis memori:

  • Memori volatil

– Kehilangan isinya ketika listrik dimatikan

– Contoh termasuk RAM

  • Memori non-volatil

– Tidak kehilangan konten saat daya dilepas

– Contohnya termasuk ROM, memori flash, dan CMOS

  1. Ada dua jenis RAM yang umum:

– RAM dinamis (DRAM) harus terus-menerus diisi ulang atau mereka akan kehilangan isinya

– RAM Statis (SRAM) lebih cepat dan lebih andal daripada variasi apa pun dari chip DRAM. Chip ini tidak perlu diisi ulang sesering chip DRAM; karenanya, istilah, statis. Chip SRAM, bagaimanapun, jauh lebih mahal daripada chip DRAM. Spesial aplikasi, seperti cache, menggunakan chip SRAM.

 

Adaptor

Adaptor adalah sebuah rangkaian yang berguna untuk mengubah tegangan AC yang tinggi menjadi DC yang rendah. Adaptor merupakan sebuah alternatif pengganti dari tegangan DC (seperti ;baterai,Aki) karena penggunaan tegangan AC lebih lama dan setiap orang dapat menggunakannya asalkan ada aliran listrik di tempat tersebut. Adaptor juga banyak di gunakan dalam alat sebagai catu daya, layaknya amplifier, radio, pesawat televisi mini dan perangkat elektronik lainnya.

  1. Kartu adaptor

Meningkatkan fungsi komponen dari unit sistem desktop dan/atau menyediakan koneksi ke periferal

  • Kartu suara dan kartu video
  1. Slot ekspansi adalah soket pada motherboard desktop atau server yang dapat menampung kartu adaptor
  2. Dengan Pasang dan mainkan, komputer secara otomatis dapat mengenali perangkat periferal saat Anda menginstalnya
  3. Adaptor USB meningkatkan fungsi komputer seluler dan/atau menyediakan koneksi ke perangkat periferal

 

Buses

Bis memungkinkan berbagai perangkat baik di dalam maupun yang terpasang pada unit sistem untuk berkomunikasi satu sama lain

  • Bus data
  • Alamat bus

Komputer mungkin memiliki tiga jenis bus ini:

  • Sistem bis, juga disebut bus sisi depan (FSB), adalah bagian dari motherboard dan menghubungkan prosesor ke memori utama.
  • Baguan belakang bis (BSB) menghubungkan prosesor ke cache.
  • Ekspansi bis, memungkinkan prosesor untuk berkomunikasi dengan perangkat peripheral.

 

Catu Daya dan Baterai

Sumber daya listrik atau adaptor AC laptop mengubah daya AC stopkontak menjadi daya DC. Komputer dan perangkat seluler dapat berjalan menggunakan catu daya atau baterai. Baterai biasanya adalah baterai  lithium-ion yang dapat diisi ulang

 

 Referensi

– Buku Discovering Computers @2016 Shelly Cashman Serie

– https://indonesiancloud.com/mengenal-cloud-computing/

– http://sangerengdewaraja.blogspot.com/2016/10/representasi-data.html

– https://elekkomp.blogspot.com/2018/10/pengertian-adaptor-dan-fungsinya.html

 

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan kali ini di mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi. Semoga dari materi yang saya sampaikan dalam resume jurnal ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun. Sampai jumpa di blog saya selanjutnya!

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Materi Pertemuan Ketujuh Industri Pertanian

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Haloo teman-teman saya disini ingin meresume materi ketujuh dari mata kuliah Industri Pertanian, pada tanggal 21 September 2021. Pak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I selaku dosen menjelaskan materi Artikel Ilmiah Scientific Paper.

 

Pengertian Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah adalah tulisan yang berisi kumpulan gagasan, ide, dan hasil pemikiran berdasarkan hasil penelitian, pengamatan, kajian, dan evaluasi yang disajikan secara terstruktur sesuai metode ilmiah sehingga isinya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Tujuan dari artikel ilmiah sendiri yaitu untuk mendapatkan jawaban secara ilmiah terhadap suatu permasalahan. Cara membuat artikel ilmiah dengan artikel biasa tentu berbeda. Penulisan artikel ilmiah harus memenuhi kaidah dan etika ilmiah. Artikel ilmiah ini sangat penting bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk mengunggah karya mereka, baik secara nasional atau internasional.

 

Artikel

  • Karya tulis lengkap, misalnya laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar dan sebagainya.
  • Bagian undang-undang atau peraturan yang berupa ketentuan; pasal
  • Unsur yang dipakai untuk membatasi atau memodifikasi nomina, misalnya the dalam bahsa Inggris

Ilmiah

  • Bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan.

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI)

Artikel dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan suatu karya tulis lengkap, misalnya laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar dan sebagainya. Sedangkan ilmiah, maksudnya adalah ilmu pengetahuan; memenuhi syarat atau kaidah ilmu pengetahuan. Artikel ilmiah dapat disebut dengan suatu karya tulis lengkap (sesuai dengan struktur) yang memenuhi syarat ilmu pengetahuan dan dipublikasikan di jurnal.

 

Pengertian Artikel Ilmiah Menurut Perspektif Beberapa Para Ahli:

Maryadi (2000)

Artikel ilmiah adalah suatu artikel yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan. Kaidah-kaidah keilmuan berarti bahwa artikel ilmiah menggunakan metode ilmiah di dalam membahas permasalahan, menyajikan kajiannya dengan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang lain; objektif, logis, empiris, lugas, jelas, dan konsisten.

Brotowijoyo (2002)

Artikel ilmiah sebgai bagian dari karya ilmiah adalah karya ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Suyitno (2011)

Artikel ilmiah adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat di jurnal atau buku kumpulan artikel, ditulis dengan tata cara ilmiah disesuaikan dengan konvensi ilmiah yang berlaku.

Komara (2017)

Artikel ilmiah merupakan sebuah karangan factual atau nonfiksi tentang suatu permasalahan yang dimuat di jurnal, majalah, atau bulletin dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan dan faktaa, guna menyakinkan, mendidik, dan menawarkan solusi dari suatu permasalahan.

Suroso (2108)

Mengungkapkan bahwa penulis juga memiliki strategi tertentu dalam menerbitkan karya tulisnya melalui media tertentu (seperti majalah, terbitan berkala, dan surat kabar), serta penguasaan dan pemahaman retorika berbagai teks dan gaya lingkungan media juga sama pentingnya. Etika menulis Artikel Ilmiah.

Adnan

Mendefinisikan research articles sebagai karya tulis yang secara isi berisi laporan tersistematis tentang hasil penelitian yang diperuntukan untuk masyarakat ilmiah. Masyarakat ilmiah adalah audien khusus yang melek terhadap artikel ilmiah atau penelitian ilmiah, seperti mahasiswa, ilmuan, peneliti dan dosen.

HS

HS mengartikan artikel ilmiah sebagai karya tulis yang tidak boleh dibuat menggunakan bahasa yang sembarangan. HS menuturkan pentingnya memperhatikan ragam bahasa. Dimana ragam bahasa itu sendiri memiliki peranan dan sarana verbal yang dapat digunakan untuk mengkomunikasikan proses pembuatan karya ilmiah.

 

Setelah melihat pengerti artikel ilmiah di atas, ternyata perspektif artikel ilmiah memiliki pandangannya yang berbeda. Namun jika dilihat secara garis besar, memiliki pesan inti yang sama.

 

Kesimpulannya:

Artikel ilmiah adalah suatu karya tulis ilmiah yang menyesuaikan struktur artikel ilmiah dan menggunakan metodologi ilmiah dan penyusunannya. Artikel ilmiah biasanya dipublikasikan di jurnal-jurnal yang berskala nasional dan internasional.

 

Ciri-ciri Artikel Ilmiah

  • Rasional
  • Objektif
  • Kritis
  • Reserved
  • Bahasa formal
  • Sumber referensi

 

Apa yang ditulis pada artikel ilmiah?

Literatur

Apa yang dikerjakan pada suatu penelitian

Melaporkan hasil kerja peneliti

Jika berguna, maka harus ditulis dilaporkan dan dipublish agar orang lain bisa mendapatkan pengetahuan berdasarkan apa yang dikerjakan peneliti.

Jika apa yang dikerjakan tidak penting, maka tidak perlu membuat artikel ilmiah, maupun mempublisnya.

 

Fungsi Artikel Ilmiah

  • Sebagai rujukan suatu hasil penelitian
  • Untuk meningkatkan wawasan kita semua
  • Serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang dimiliki

 

Tujuan Pembuatan Artikel Ilmiah

  • Untuk menyampaikan beberapa gagasan yang dimiliki
  • Memenuhi tugas dalam menyelesaikan pendidikan
  • Untuk mendiskusikan hasil gagasan dalam suatu forum pertemuan,
  • Mengikuti perlombaan yang diadakan
  • Serta untuk berbagi ilmu pengetahuan/hasil penelitian yang diperoleh

 

Jenis Karya Tulis Ilmiah

  • Artikel (Jurnal Ilmiah)

Artikel adalah bentuk tulisan berisi pendapat-pendapat yang subjektif dari penulis nya tentang suatu masalah atau peristiwa.

  • Makalah

Adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan bentuk suatu masalah yang pembahasannya didapat dari lapangan berdasarkan data di lapangan yang diperoleh serta bersifat empiris-objektif. Biasanya menjadi tugas para mahasiswa.

  • Kerja Kertas

Kertas kerja (Work paper ) dibuat dengan analisis yang lebih dalam dan tajam dan juga akan dipresentasikan pada forum yang lebih besar seperti seminar atau lokakarya yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan hebat.

  • Paper

Adalah makalah atau artikel bagi para mahasiswa yang hendak menyelesaikan pendidikannya.

  • Skripsi

Merupakan sebuah karya ilmial yang dibuat oleh mahasiswa S1 yang akan menyelesaikan studinya sebagai syarat lulus.

  • Tesis

Adalah sebuah karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa S2, yang isinya lebih mendalam dari skripsi dan tentunya berisi pengalaman baru dari penelitian yang telah berlangsung sebelum tesis ini dibuat serta dibuat berdasarkan fakta dan data yang valid.

  • Disertasi

Karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang S3 yang mengemukakan suatu dalil yang telah dibuktikan oleh penulis berdasarkan berbagai data dan fakta yang valid dengan analisis yang rinci.

  • Artikel Ilmiah Populer

Artikel ilmiah populer yaitu artikel ilmiah yang disusun dan ditulis dengan gaya bahasa populer (menggunakan bahasa jurnalistik atau media) untuk dimuat dan ditampilkan media massa (seperti surat kabar, majalah, dan juga tabloid).

 

Struktur Penulisan Artikel ilmiah:

  • Judul

Judul artikel tidak harus sama dengan judul laporan penelitian. Di bawah judul dicantumkan nama penulis tanpa gelar dan lembaga tempat bertugas.

  • Informasi penulis
  • Abstrak

Abstrak memuat inti permasalahan/tujuan, cara penelitian, hasil dan kesimpulan. Berbahasa Inggris atau Indonesia. Di akhir abstrak ditulis kata-kata kunci (keywords).

  • Kata kunci

Kata kunci atau disebut dengan keywords adalah pilihan kata yang bermakna dari sebuah dokumen yang dapat dipakai untuk mengindeks kandungan isinya. Kata kunci sengaja disajikan untuk membantu pembaca yang mencari artikel terkait dengan permasalahan yang dihadapinya. Untuk itu, orang hanya perlu memasukkan kata kunci pada mesin pencari di internet.

  • Pendahuluan

Pendahuluan berisi latar belakang masalah (mengapa masalah itu diteliti, perumusan masalah, tinjauan pustaka dan keterangan terkait dengan tulisan. Bagian pendahuluan ini menguraikan apa saja yang menjadi permasalahan sehubungan dengan penelitian, sekaligus menyajikan parameter yang digunakan. Supaya menarik, pada bagian pendahuluan boleh menonjolkan masalah yang dibahas secara tuntas dalam artikel yang telah dipublikasikan orang lain. Rujukan ditunjukkan dengan menulis nama penulis dan tahun penerbitan buku. Landasan teori bisa dimasukkan dalam bagian ini.

  • Studi literatur
  • Metode yang digunakan

Metode penelitian menguraikan cara-cara pelaksanan penelitian mencakup subjek penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, dan teknik analisis data.

  • Hasil dan pembahasan

Hasil penelitian pembahasan berisi uraian hasil yang diperoleh kemudian diberi pembahasan (penjelasan) ilmiah berdasarkan rujukan tertentu sehingga masalah yang dikemukakan dapat dipecahkan. Hasil penelitian juga dibandingkan dengan hasil-hasil penelitian yang relevan.

  • Simpulan saran

Kesimpulan memuat pernyataan singkat dan akurat tentang hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan rumusan permasalahan.

  • Daftar Pustaka

Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang dipakai dalam penyusunan artikel ilmiah saja. Tidak perlu sama dengan daftar pustaka yang terdapat dalam laporan penelitian.

 

Publikasi artikel ilmiah

  • Konferensi / seminar
  • Prosiding
  • Jurnal

 

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan ketujuh di mata kuliah Industri Pertanian. Semoga dari materi yang saya sampaikan dalam resume jurnal ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun. Sampai jumpa di blog saya selanjutnya!

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Materi Pertemuan Keenam Industri Pertanian

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Haloo teman-teman saya disini ingin meresume materi keenam dari mata kuliah Industri Pertanian, pada tanggal 30 September 2021. Pak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I selaku dosen menjelaskan materi tentang Big Data For Agriculture.

 

Outline

  • Big Data
  • Big Data Benefits
  • Big Data on Agriculture
  • What’s next?

 

Pada masa serba digital ini, informasi adalah sebuah aset penting dalam mengambil keputusan. Kumpulan informasi dalam jumlah besar ini juga disebut big data. Big data saat ini sudah tidak asing lagi ditelinga pengembang perangkat lunak dengan skala proyek yang luas. Penggunaan basis data sangat diperlukan untuk dapat mengelola, menyimpan, memanajemen segala informasi yang berbentuk data secara terstruktur dan tersistem. Banyak perusahaan besar yang membutuhkan kapasitas data sangat besar untuk menyimpan data terkait perusahaan tersebut.

Walaupun Istilah big data sudah sering didengar dan diucapkan, masih banyak diantara kita yang bertanya-tanya: Apa yang dimaksud dengan big data? Apa kegunaan big data? Apa saja teknologi big data? Mengapa big data diperlukan dalam berbagai bidang?

 

What Is Big Data

Big Data adalah sebuah istilah untuk menjelaskan tentang volume besar variabel data dengan kecepatan tinggi, kompleks yang membutuhkan teknik dan teknologi tingkat lanjut untuk mengaktifkan pengambilan, penyimpanan, distribusi, manajemen dan Analisa Informasi. – TechAmerican Foundation.

Big data adalah kumpulan proses yang terdiri volume data dalam jumlah yang sangat besar atau terstruktur maupun tidak terstruktur yang kompleks sehingga teknologi pemrosesan data tradisional tidak lagi dapat menanganinya dengan baik. Big data sendiri merupakan pengembangan dari sistem database pada umumnya. Yang membedakan disini adalah proses kecepatan, volume, dan jenis data yang tersedia lebih banyak dan bervariatif daripada DBMS (Database Management System) pada umumnya. Ada banyak tantangan yang akan dihadapi ketika berhubungan dengan big data, mulai dari bagaimana data diambil, disimpan, hingga masalah keamanan data.

 

Karakteristik Big Data

Definisi karakteristik Big Data biasa disebut dengan singkatan 4V, yaitu:

  • Volume : mengacu pada ukuran data yang perlu diproses. Saat ini satuan volume data di dunia telah melampaui zettabyte (1021 byte), bahkan telah banyak perusahaan atau organisasi yang perlu mengolah data sampai ukuran petabytes perharinya. Volume data yang besar ini akan membutuhkan teknologi pemrosesan yang berbeda dari penyimpanan tradisional.
  • Velocity : adalah kecepatan data yang dihasilkan. Data yang dihasilkan dengan kecepatan tinggi membutuhkan teknik pemrosesan yang berbeda dari data transaksi biasa yang memungkinkan untuk dapat diterima secara langsung (real-time). Kecepatan tertinggi yang bisa didapatkan langsung melalui aliran data ke memori apabila dibandingkan dengan yang ditulis pada sebuah disk. Beberapa smart devices yang menggunakan internet beroperasi dalam waktu nyata atau mendekati waktu nyata dan akan memerlukan evaluasi dan tindakan secara real-time. Contoh data yang dihasilkan dengan kecepatan tinggi adalah pesan Twitter dan data dari mesin ataupun sensor.
  • Variety : Big Data adalah berbagai jenis data yang tersedia dari berbagai sumber, dan jenisnya termasuk salah satu dari tiga kategori berikut: data terstruktur, semi terstruktur, dan tidak terstruktur. Tipe data yang bervariasi ini membutuhkan kemampuan pemrosesan dan algoritma khusus. Contoh data dengan variasi tinggi adalah pemrosesan data sosial media yang terdiri dari teks, gambar, suara, maupun video.
  • Veracity : mengacu pada akurasi atau konsistensi informasi yang diberikan oleh sebuah data set. Data dengan akurasi tinggi akan memberikan hasil analisis yang berkualitas. Sebaliknya, data dengan akurasi rendah mengandung banyak bias, noise dan abnormalitas. Data ini jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan keluaran yang kurang bermanfaat, bahkan dapat memberikan gambaran atau kesimpulan yang keliru. Veracity merupakan tantangan yang cukup berat dalam pengolahan Big Data.

Di samping 4V tersebut, ada juga yang menambahkan satu lagi sehingga menjadi 5V, yaitu value. Value, merupakan nilai atau aliran data yang tidak teratur dan konsisten dalam beberapa kondisi dan periode yang mungkin dihasilkan oleh data setelah melalui proses pengolahan. Hal tersebut dapat terjadi pada suatu kasus dimana terdapat lonjakan data yang besar sehingga, akan memproses data dengan resource memori yang lebih besar. Keempat karakteristik di atas (volume, velocity, variety dan veracity) perlu diolah dan dianalisis untuk dapat memberikan value atau manfaat bagi bisnis maupun kehidupan. Oleh karena itu, karakteristik yang kelima ini berkaitan erat dengan kemampuan kita mengolah data untuk menghasilkan output yang berkualitas.

 

Source Of Big Data

  • Social media
  • Communication data
  • Database
  • Network stream monitoring
  • IoT
  • Website
  • Cloud
  • Media

 

Example Use Of Big Data

ini

  • Chatbot
  • Search engine
  • Internet of Things
  • Artificial Intelligence

 

Benefits of Big Data

keuntungan yang bisa kita dapat jika menerapkan big data dengan baik dan tepat, yaitu:

  • Predictive analysis
  • Harness data from social media
  • Decision making
  • Recommendation
  • Optimization
  • Innovation

 

More About Big Data

Berikut ini adalah video yang bisa memberikan kamu insight lebih tentang big data:

Big Data in 5 Minutes|What is Big Data?|Introduction To Big Data|Big Data Explained|Simplilearn

 

Fungsi Big Data

Big data memiliki beberapa fungsi penting dalam proses pengembangan dan penyempurnaan sebuah aplikasi. Berikut ini merupakan beberapa fungsi terkait dengan big data:

  • Dapat menentukan penyebab suatu masalah, kegagalan secara real time.
  • Pengambilan sebuah keputusan yang cerdas dan tepat.
  • Mendeteksi sebuah anomali atau perilaku yang menyimpang dalam struktur bisnis.
  • Mengurangi biaya, waktu, dan meningkatkan performa produk aplikasi.

 

Big Data On Agriculture

Issues In Big Data

isu-isu penerapan big data dalam bidang pertanian yaitu :

  • Big data diharapkan memiliki dampak besar dalam Smart Farming dan terlibat keseluruhan rantai suplai.
  • Smart sensor dan perangkat memproduksi sejumlah besar data yang menyediakan kemampuan pengambilan keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
  • Big data diharapkan dapat menyebabkan pergeseran besar dalam peran dan relasi kekuasaan di antara pemain tradisional dan non-tradisional.
  • Tata Kelola (termasuk kepemilikan data, privasi, keamanan) dan model bisnis adalah masalah utama yang akan ditangani dalam penelitian di masa mendatang.

 

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan kelima di mata kuliah Industri Pertanian. Semoga dari materi yang saya sampaikan dalam resume jurnal ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun. Sampai jumpa di blog saya selanjutnya!

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Materi Pertemuan Kelima Industri Pertanian

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Haloo teman-teman saya disini ingin meresume materi kelima dari mata kuliah Industri Pertanian, pada tanggal 21 September 2021. Pak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I selaku dosen menjelaskan materi AI for agriculture.

 

AI for agriculture

AI (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan merupakan teknologi di bidang ilmu komputer yang mensimulasikan kecerdasan manusia yang dimodelkan ke dalam program mesin (komputer) untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia bahkan bisa lebih baik dari manusia. Dengan kata lain AI merupakan sistem komputer yang bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang umumnya memerlukan tenaga manusia atau kecerdasan manusia untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Poin penting dalam proses AI adalah learning, reasoning dan self correction.

Proses pada pertanian

  • Proses pertanian
  • Agroindustri
  • Revolusi industri 4.0
  • Artificial intelligence dan pertanian

Dalam pertanian terdapat 4 tahapan, yaitu:

  • Pengolahan lahan
  • Pembibitan
  • Penanaman
  • Pemanenan
  • Penjualan

 

Agroindustri

Agroindustri adalah adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Agroindustri merupakan kegiatan yang saling berhubungan (interelasi) produksi, pengolahan, pengangkutan, penyimpanan, pendanaan, pemasaran dan distribusi produk pertanian.

Di Indonesia komoditas di bidang pertanian secara luas dan umum sangat banyak, diantaranya ada pertanian, perkebunan, perikanan, dan lain sebagainya. Karena Indonesia memiliki letak strategis geografis yang bagus di dunia, sehingga apa yang akan ditanam dapat tumbuh dengan subur. Apalagi ketika menanam tanaman tersebut dengan pengetahuan yang baik, maka akan menghasilkan hasil yang berlimpah. Tujuan dari agroindustri bukan hanya untuk keuntungan saja, tetapi untuk kemandirian pangan juga.

Contoh hasil dari agroindustri di Indonesia

photo_2021-09-22_22-58-58

Dalam agroindustri terdapat 4 tahapan, yaitu:

  • Perencanaan
  • Perancangan
  • Pengembangan
  • Evaluasi terpadu

 

Revolusi industri 4.0

Teknologi era RI 4.0

Pada zaman serba modern ini, teknologi berkembang sangat pesat. Dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri yang ke empat atau disebut juga dengan industrI 4.0, yang merupakan suatu bentuk pembangunan industri yang tidak dapat dihindari perkembangannya. Revolusi Industri 4.0 saat ini sudah tidak lagi membicarakan tentang otomatisasi alat, tetapi lebih kepada penggunaan mesin-mesin otomatis yang terintegrasi langsung dengan jaringan internet. Perkembangan revolusi industri 4.0 ini menjadi sebuah pioner yang menyebabkan munculnya perubahan. Perubahan tersebut yang akan mengakibatkan nantinya banyak teknologi-teknologi yang berkembang. Salah satunya adalah artificial intelligence (AI). Artificial intelligence (AI) sebagai salah satu teknologi utama yang mendukung implementasi industri 4.0 sangat potensial dan prospektif. Sektor pertanian juga ikut berubah seiring dengan tren ini. Karena itu, tidak bisa dihindari kemudian muncul terminologi smart farming (pertanian cerdas), precission farming (pertanian presisi), dan istilah-istilah yang merujuk pada industri 4.0 dan pengaplikasian teknologi AI. Pemanfaatan AI dapat dilihat implementasinya dalam pertanian global.

 

Berikut beberapa reverensi video tentang AI for agriculture

  • How Singapore Farms Use Artificial Intelligence
  • The Futuristic Farms That Will Feed the World | Freethink | Future of Food
  • AI For AgriTech ecosystem in India – IBM Research
  • Milenial dan Teknologi Bertani
  • Penerapan Artificial Intelligence di Indonesia

 

Tanggapan terkait video yang diberikan

Menurut saya, penerapan artificial intelligence (AI) sangat bermanfaat sekali dalam sektor pertanian, agar mendapatkan hasil yang berlimpah dan berkualitas di era sekarang ini. Penerapan artificial intelligence (AI) pada sektor pertanian, tentunya memberikan berbagai manfaat dan keuntungan bagi para petani, seperti membantu proses pertanian, menurunkan resiko gagal panen, dan lain sebagainya. Melalui penerapan artificial intelligence (AI) di sektor pertanian, diharapkan proses usaha pertanian menjadi semakin efisien, sehingga terjadi peningkatan kualitas produktivitas, dan daya saing. Penerapan artificial intelligence (AI) di sektor pertanian, diharapkan juga dapat memaksimalkan penggunaan lahan pertanian sesedikit mungkin. Dikarenakan di era sekarang ini lahan pertanian sudah banyak berubah menjadi pemukiman masyarakat.

Dari beberapa reverensi video juga penerapan artificial intelligence (AI) dapat dilihat dibeberapa negara, contohnya di negara Singapura dan Belanda. Mereka menanam sayuran atau tanaman lainnya menggunakan sistem hidroponik atau greenhouse dengan tenaga mesin yang canggih. Melalui cara tersebut dapat menghasilkan sayuran yang berkualitas dengan memanfaatkan lahan pertanian yang sedikit. Pada greenhouse juga dipasang lampu LED untuk meningkatkan ketahanan sayuran dari hama dan meningkatkan nila gizi dari sayuran tersebut. Di Belanda sendiri juga memanfaatkan drone untuk mendeteksi adanya hama dan kemudian akan membunuh hama tersebut menggunakan baling-baling yang terdapat pada drone. Lain halnya dengan Singapura dan Belanda, penerapan artificial intelligence (AI) di India sendiri menggunakan sistem yang dapat memonitor kondisi lahan pertanian dari jarak jauh dan sedemikian rupa dapan meminimalkan kerugian investasi pertanian.

Sedangkan di Indonesia sendiri sudah menerapkan artificial intelligence (AI) di sektor pertaniannya. Seperti dengan menanam sayuran yang menerapkan sistem hidroponik dengan menggunakan teknologi yang canggih. Dengan cara ini dapat meningkatkan produktivitas lahan dan juga mempermudah dalam memastikan bahwa panen akan berlangsung secara konsisten. Dikarenakan semua mengandalkan teknologi dan tidak mengandalkan iklim alam, jadi proses pemanenan sudah pasti akan mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya.

Namun, dengan menerapkan artificial intelligence (AI) yang berteknologi tinggi dan canggih di sektor pertanian dapat menyebabkan harga sayuran atau tanaman lain yang dipanen mengalami sedikit kenaikan harga. Dikarenakan modal atau investasi dari alat teknologi yang digunakan pada artificial intelligence (AI) tidaklah bisa dikatakan murah. Akan tetapi, hal tersebut sebanding dengan kualitas dan gizi yang akan kita dapatkan dari sayuran tersebut.

Untuk menerapkan Artificial Intelligence di Indonesia, diperlukan SDM yang memiliki kemampuan analitis, pengambilan inisiatif, dan keterampilan IT. Peran dari generasi muda atau generasi milenial ini sangatlah penting bagi kemajuan di sektor pertanian Indonesia. Kesiapan generasi muda atau generasi milenial di Indonesia juga diperlukan untuk mendukung berperan sebagai penggerak pertanian di era revolusi industri 4.0 dan menciptakan kemajuan teknologi di masa yang akan datang khususnya dalam bidang industri pertanian.

 

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan kelima di mata kuliah Industri Pertanian. Semoga dari materi yang saya sampaikan dalam resume jurnal ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun. Sampai jumpa di blog saya selanjutnya!

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Membahas Artikel Jurnal Tentang Pengembangan Dengan Penerapan Teknologi Informasi dan Komputer

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

 

Halo teman-teman pada artikel kali ini saya akan membahas artikel jurnal tentang Pengembangan Pertanian Dengan Penerapan Teknologi Informasi dan Komputer. Dengan judul:

 

“Perancangan IoT (Internet of Things) Pada Sistem Irigasi Tanaman Cabai”

 

Jurnal ini disusun oleh:

Adimas Ketut Nalendra dan M. Mujiono

Administrasi Server dan Jaringan Komputer, Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Untuk link jurnal tersebut, yaitu: https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/gj/article/download/14187/1659/

 

Di Indonesia tanaman cabai merupakan tanaman favorit petani untuk di tanam. Tanaman cabai memberikan efek ekonomi yang tinggi karena kebutuhan akan cabai di Indonesia sangat tinggi. Tingkat produksi tanaman cabai di Indonesia tergolong sangat rendah rata-rata produksi mencapai 6,7 ton per hektar. Salah satu faktor rendahnya produksi cabai adalah cuaca sehingga mempengaruhi tingkat kelembapan tanah.

Pada tanaman cabai kebutuhan kelembapan tanah sekitar 60% sampai 80% agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal. Dengan perkembangan teknologi saat ini tingkat kelembapan tanah dapat di kontrol dengan penyiraman yang dilakukan secara otomatis atau sering disebut dengan Internet of Things (IoT). Internet of Things (IoT) memungkinkan semua benda dapat berkomunikasi satu sama lain melalui internet. Teknologi internet of things (IoT) dapat membantu petani untuk mendeteksi kebutuhan air yang ada di dalam tanah. Dengan teknologi IoT juga dapat mengubah kegiatan pertanian khususnya dalam proses sistem irigasi pengairan dengan cara mematikan atau menyalakan pompa secara otomatis pada tanaman cabai tanpa harus berada pada suatu lokasi tempat instalasi perangkat. Sehingga ini menjadikan solusi untuk menjaga kelembapan tanah.

Metode pengembangan sistem internet of things (IoT) pada sistem irigasi tanaman menggunakan pendekatan atau metedologi prototyping, dengan pendekatan ini dapat mengetahui dengan baik kebutuhan pengguna dan analis hasil pengembangan sistem dengan cepat. Perangkat IoT yang digunakan untuk membentuk sistem ini meliputi NodeMCU, sensor kelembapan tanah dan aplikasi berbasis mobile sebagai perangkat lunak control perangkat IoT.

Perangkat inti dari internet of thing (IoT) ini adalah NodeMCU. NodeMCU merupakan perangkat kecil open source yang di lengkapi wifi, sehingga memudahkan kita untuk mengontrol dan monitoring secara nirkabel. Daya yang digunakan oleh mikrokontroller ini adalah 3,3V dan mempunyai output yang juga sebesar 3,3V. NodeMCU berfungsi sebagai perangkat yang mengintergrasikan dari sensor kelembapan tanah dengan modul relay untuk menghidupkan pompa irigasi. Sensor kelembanpan tanah berfungsi untuk mendeteksi kadar kelembangan tanah yang akan dikirim ke NodeMCU sehingga NodeMCU dapat mengirimlkan sinyal ke relay untuk menyalakan dan mematikan pompa irigasi secara otomatis. Selain pompa irigasi dapat menyala otomatis, pengguna juga dapat menghidupkan atau mematikan pompa secara manual melalui smartphone android pengguna yang terhubung ke jaringan internet dengan NodeMCU. Sedangkan modul relay adalah saklar (switch) yang dioperasikan secara elektromagnetik yang terdiri dari dua bagian utama yakni Coil dan mekanikal. Kemudian untuk melakukan penyiraman menggunakan pompa air. Pompa air adalah mesin untuk menggerakan fluida.

Dengan desain tersebut pengguna dapat menyalakan pompa tanpa harus pergi ke lokasi tanaman. Sehingga pengguna akan dapat lebih membuat perencanaan yang baik secara finansial maupaun alokasi ke tempat instalasi pompa tersebut.

 

Setelah saya membahas jurnal tersebut maka selanjutnya,

 

Proses pertanian mana yang menjadi pengembangan penelitian tersebut?

Proses pertanian yang menjadi pengembangan penelitian adalah pertanian tanaman cabai. Di Indonesia tanaman cabai merupakan tanaman favorit petani untuk di tanam. Tanaman cabai memberikan efek ekonomi yang tinggi karena kebutuhan akan cabai di Indonesia sangat tinggi. Di Indonesia tanaman tersebut dibudidayakan sebagai tanaman semusim pada lahan bekas sawah dan lahan kering atau tegalan. Penelitian dilakukan di wilayah Kabupaten Blitar tepatnya di desa binangun yang mempunyai topografi wilayah dataran tinggi yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Data di ambil pada bulan Januari 2020 sampai bulan Maret 2020. Data diambil selama tiga bulan sesuai dengan umur tanaman cabai yang sudah mulai berbuah dan bisa dipanen setelah berumur 2,5 sampai 3 bulan sejak bibit ditanam.

 

Alasan tanaman cabai menjadi pengembangan penelitian tersebut?

Alasan tanaman cabai menjadi pengembangan penelitian adalah karena tingkat produksi tanaman cabai di Indonesia tergolong sangat rendah. Salah satu faktor rendahnya produksi cabai adalah cuaca sehingga mempengaruhi tingkat kelembapan tanah.

Cabai termasuk tanaman yang tidak tahan terhadap kekeringan, tetapi juga tidak tahan terhadap genangan air. Air tanah dalam keadaan kapasitas lapang (lembab tetapi tidak becek) sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kelembaban tanah yang ideal untuk pertumbuhan dan hasil cabai berkisar antara 60-80% kapasitas lapang agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal.

Dengan teknologi internet of things (IoT) dapat membantu petani untuk mendeteksi kebutuhan air yang ada di dalam tanah dan tingkat kelembapan tanah dapat di kontrol dengan penyiraman yang dilakukan secara otomatis. Konsep internet of things (IoT) ini dapat membantu petani untuk menanam tanaman cabai karena mampu menghasilkan sistem monitoring yang efektif dan efesien karena tidak terkendala dengan jarak sehingga pemilik tanaman dapat melakukan monitoring terhadap tanaman. Karena penelitian ini berfokus pada perancangan sistem, maka disarankan untuk di implementasi, sehingga alat ini dapat bekerja dengan baik dengan kondisi cuaca di tempat penanaman cabai agar produksi tanaman cabai di Indonesia dapat meningkat.

 

Sekian artikel jurnal yang dapat saya sampaikan dari pertemuan keempat di mata kuliah Industri Pertanian. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun.

 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Materi Pertemuan Ketiga Industri Pertanian

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Halo teman-teman saya disini ingin membuat jurnal resume materi dari mata kuliah Industri Pertanian, pada tanggal 7 September 2021. Pak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I selaku dosen menjelaskan materi dengan topik “Proses Pertanian.”

 

Indonesia merupakan negara agraris dengan lebih dari 60% penduduknya bermata pencarian di bidang pertanian. Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak.

 

Jenis pertanian

 

1). Sawah

Sawah, adalah tanah yang digarap dan dialiri untuk menanam padi. Untuk keperluan ini sawah harus mampu menyangga genangan air karena padi memerlukan penggenangan pada periode tertentu dalam pertumbuhannya. Ada beberapa jenis sawah untuk menanam padi, yaitu sebagai berikut:

– Sawah irigasi, yaitu adalah sawah yang sumber airnya berasal dari pengairan teknis melalui saluran-saluran yang sengaja dibuat, misalnya danau, waduk, dan bendungan (saluran air yang baik dan teratur lalu dialirkan ke sawah) yang sumber air nya tersedia sepanjang tahun. Sawah irigasi dibedakan atas sawah irigasi teknis, sawah irigasi setengah (semi) teknis, dan sawah irigasi sederhana.

– Sawah nonirigasi, yaitu sawah yang memperoleh pengairan secara nonteknis, seperti berikut:

  • Sawah tadah hujan, yaitu sawah yang pengairannya dari air hujan sehingga penanamannya dilakukan pada musim hujan.
  • Sawah lebak, yaitu sawah yang berada di sebelah kanan dan kiri sungai yang tanahnya lebih rendah dari sungai tersebut.
  • Sawah bencah (pasang surut), yaitu sawah yang letaknya berdekatan dengan rawa atau muara sungai di daerah pantai landai. Airnya berasal dari sungai yang dipengaruhi pasang naik dan surut air laut serta bercampur dengan air rawa tersebut, misalnya di pantai timur Sumatera dan Kalimantan. Padi yang diusahakan atau ditanam adalah jenis padi banarawa.
  • Sawah gogo rancah (gora), pengusahaannya biasanya dibuat pematang, pagar, dan berteras. Demikian juga arah bajakannya mengitari gunung atau tidak menurun lereng untuk menghindari erosi. Tanaman yang ditanam, yaitu padi, jagung, dan palawija.

 

2). Ladang (Huma)

Pertanian dengan sistem ladang (huma) merupakan pertanian di tanah kering. Ladang (huma) ialah sistem pertanian dengan cara membuka hutan. Pada musim hujan barulah ditanami. Setelah 3-4 kali panen dan kesuburannya berkurang, ladang tersebut ditinggalkan dan biasanya para petani mencari lagi hutan untuk ditebang. Tanaman yang ditanam pada ladang (huma), yaitu padi gogo, jagung, dan kacang-kacangan.

 

3). Tegalan

Tegalan adalah sistem pertanian di tanah kering yang diusahakan pada musim penghujan untuk menanam tanaman palawija.

 

4). Kebun

Pertanian dengan sistem kebun ialah sistem pertanian yang dilakukan di pekarangan sekitar rumah untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Hanya sebagian kecil dari hasilnya yang diperdagangkan atau dijual, misalnya buah- buahan, sayur-sayuran, dan bunga-bungaan.

 

5). Perternakan dan Perikanan

photo_2021-09-08_17-13-21

 

Proses dalam pertanian

1). Pengolahan lahan

2). Penyiapan budidaya

3). Pemanenan

4). Pemasaran produksi

 

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan ketiga di mata kuliah Industri Pertanian. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Materi Pertemuan Kedua Industri Pertanian

Nama: Echa Andrea Gustiar

NPM: 2115061064

Kelas: PSTI C

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Haloo teman-teman saya disini ingin membuat jurnal resume materi dari mata kuliah Industri Pertanian, pada tanggal 31 Agustus 2021. Pak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I selaku dosen menjelaskan dua topik materi yaitu yang pertama tentang Penerapan Teknologi Informasi Melalui Pertanian Presisi Peningkatan Produksi Tanaman dan kedua tentang Rekayasa E-aquaculture Untuk Otomasi Monitoring Tambak Udang.

Topik 1

Untuk materi pertama, yaitu penerapan teknologi informasi melalui pertanian presisi peningkatan produksi tanaman di industri 4.0 bidang pertanian. Di era perkembangan teknologi 4.0, teknologi menjadi salah satu alat perkembangan di berbagai sektor kehidupan, salah satunya perkembangan teknologi menyasar pada sektor pertanian. Pertanian presisi merupakan bagian dari dalam Smart Farming menjadi salah satu andalan pemaksimalan teknologi di sektor pertanian. Yaitu penggunaan Internet of Things pada sektor Agriculture. Mulai dari pengolahan lahan dengan pemanfaatan GPS untuk jalur traktor otomatis, drone, dsb.

photo_2021-09-01_10-53-51

Pemasaran

Saat ini era digital telah menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan termasuk bisnis di bidang pertanian. Ada keprihatinan besar terkait dengan kondisi petani saat ini. Produk pertanian berlimpah tetapi harga produk pertanian dan kebutuhan pokok terus mengalami peningkatan. Sedangkan di sisi lain petani sebagai produsen mendapatkan harga jual yang rendah. Penyebab rendahnya harga jual di tingkat petani adalah panjangnya rantai distribusi dan ketergantungan petani pada tengkulak. Melihat kondisi tersebut maka diperlukan upaya untuk meningkatkan posisi tawar petani dengan cara menghubungkan petani langsung kepada konsumen. Cara tersebut adalah pemasaran secara online.  Berikut adalah contoh dari aplikasi e-commerce pertanian:

photo_2021-09-01_10-53-55

 

Selain kendala-kendala lainnya seperti teknologi, informasi pasar dan perubahan iklim, terutama bagi petani dengan skala usaha yang kecil, modal masih merupakan kendala utama bagi sebagian besar petani. Sedangkan modal adalah salah satu faktor internal yang penting dalam pelaksanaan usaha yang dijalankan oleh petani. Sejalan dengan hal tersebut, maka muncul berbagai platform yang memfasilitasi proyek atau kegiatan pertanian untuk mendapatkan bantuan modal melalui media digital. Diharap platform ini dapat hadir sebagai solusi alternatif untuk permasalahan di bidang agraria. Yaitu dapat memberi kesempatan berinvestasi yang menguntungkan bagi para pemodal kepada para petani. Berikut contoh aplikasi pemodal (investasi) dengan petani:

photo_2021-09-01_10-53-59

Topik 2

Untuk materi kedua, yaitu rekayasa e-aquaculture untuk otomasi monitoring tambak udang. Udang merupakan salah satu komoditas unggulan bagi Indonesia dari sektor perikanan. Provinsi Lampung merupakan daerah penghasil udang dan sebagian besar hasil udang diekspor keluar negeri. Selain itu Lampung juga merupakan provinsi pensupply benih udang vaname nasional nomor satu, yaitu sebesar 37,84%.

Budidaya udang pada tambak, perlu memperhatikan kualitas air. Kualitas air yang perlu diperhatikan dalam pertumbuhan dan kehidupan udang adalah perubahan temperatur, kadar garam, kebutuhan oksigen dan tingkat keasaman atau kandungan pH.

Tambak udang di Lampung masih dilakukan secara tradisional meskipun sebagian sudah dilakukan secara intensif. Tambak udang secara tradisional di mana kontrol terhadap kualitas tambak itu sendiri dilakukan secara manual dan berkala. Pemantauan secara manual membutuhkan waktu, tenaga dan biaya yang jauh lebih besar karena harus ada petugas yang berkeliling kolam untuk melakukan pengukuran. Hal ini mengakibatkan seringnya penurunan kualitas air terlambat diketahui. Kualitas air yang buruk dapat menimbulkan resiko terkena penyakit white feces pada udang. Hal ini tentu saja menimbulkan kerugian.

Dengan Sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan dalam penelitian ini, proses monitoring tersebut dapat dilakukan dengan cepat atau realtime. Model yang dikembangkan terdiri dari perangkat IoT berupa sensor dan mini komputer dipasang di tiap kolam untuk melakukan akuisi data. Sensor yang dipasang pada setiap node adalah sensor salinitas air, sensor pH dan sensor suhu. Nilai salinitas, pH dan suhu selain ditampilkan pada perangkat penampil yang ada pada node, data juga dikirim ke master board untuk diteruskan ke data base.

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan kedua di mata kuliah Industri Pertanian. Jika ada kekurangan dan kesalahan saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.