Home » Articles posted by dwil

Author Archives: dwil

COVID 19 : Lindungi Diri Dan Bumi Dengan #DirumahAja

” LINDUNGI DIRI DAN BUMI DENGAN #DIRUMAHAJA “

Lindungi Diri dan Bumi dengan #DirumahAja

Dunia kini dihebohkan dengan kehadiran makhluk super kecil nan mematikan, yakni Corona Virus atau yang lebih dikenal dengan COVID 19.  Covid 19 pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China pada 31 Desember 2019. Hingga saat ini virus tersebut telah menyebar hampir ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Maka dari itu, WHO telah menjadikan status covid 19 sebagai pandemi. Tercatat  telah banyak korban yang berjatuhan akibat dari terpapar oleh virus ini. Info terupdate hari ini tepatnya pada 29 maret 2020 tercatat kasus positif covid 19 di dunia (global) sebanyak 668.705 orang, yang sembuh 143.107 orang, dan yang meninggal 31.065 orang. Sedangkan di Indonesia bertambah menjadi 1285 kasus positif, yang sembuh 64 orang, dan yang meninggal 114 orang.

Cara penyebaran covid 19 menurut WHO yaitu dengan menular dari orang yang terinfeksi virus corona ke orang yang sehat. Virus ini menyebar melalui tetesan kecil yang keluar dari hidung atau mulut ketika mereka yang terinfeksi virus bersin atau batuk. Tetesan tersebut kemudian mengenai suatu  benda dan benda tersebut kemudian dipegang oleh orang yang sehat. Virus ini juga bisa menyebar ketika tetesan itu dihirup oleh orang yang sehat ketika berdekatan dengan yang terinfeksi covid 19. Oleh karena itu, kita harus selalu berhati – hati dan melakukan usaha pencegahan yang dimulai dari diri sendiri.

Berikut langkah – langkah yang dapat kita lakukan untuk mencegah penularan covid 19.

  1. Cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer.
  2. Terapkan social distancing, yaitu menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang terutama mereka yang batuk atau bersin.
  3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, karena kemungkinan tangan kita dapat terkontaminasi dengan virus. Jadi usahakan mencuci tangan sebelum menyentuh area permukaan wajah.
  4. Lakukan aturan bersin yang benar, yaitu dengan menutupi hidung dengan siku bagian dalam atau menutupi mulut dengan tisu. Kemudian segera membuang tisu tersebut pada tempatnya untuk mencegah penyebaran virus lewat tetesan yang terdapat pada tisu.
  5. Gunakan masker ketika sakit.
  6. Hindari kontak fisik dengan hewan.
  7. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernafas, segeralah berobat.

#DirumahAja dapat membantu kita dalam mencegah penularan sekaligus penyebaran covid 19. Dengan keberadaan kita dirumah dapat mengurangi kontak  fisik dengan orang – orang. Sehingga kita tak perlu khawatir dapat tertular dengan orang lain ataupun menularkan ke orang lain. Dan tak lupa senantiasa menjaga kebersihan diri serta lingkungan rumah untuk meminimalisir penyebaran virus. #DirumahAja menjadi gerakan untuk mengisolasi diri kita sendiri, sehingga kita dapat terlindungi dari penularan covid 19 maupun jika kita yang terjangkit virus dapat melindungi orang lain dari penularan virus melalui diri kita. Sudah banyak juga negara maupun kota di dunia ini yang memberlakukan kebijakan lock down untuk menanggulangi penyebaran covid 19. Akibat dari kebijakan tersebut, banyak tempat –tempat yang biasanya ramai kini terlihat sepi dan merenggangnya jalanan yang biasanya dipadati oleh kendaraan bermotor maupun mobil. Hal ini berakibat positif bagi bumi kita yang telah menua, dimana orang – orang banyak menghentikan aktivitasnya di luar rumah. Sehingga polusi yang biasanya ditimbulkan oleh kendaraan yang digunakan manusia dalam beraktivitas dapat terkurangi. Bayangkan betapa sibuknya aktivitas manusia yang membuat bumi tak dapat beristirahat sama sekali. Dan kini akhirnya bumi dapat beristirahat sejenak.

sumber :

https://bnbp.go.id

https://covid19.kemkes.go.id

 

 

Materi Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

“ BAGAIMANA HARMONI KEWAJIBAN DAN HAK NEGARA DAN WARGA NEGARA DALAM DEMOKRASI YANG BERSUMBU PADA KEDAULATAN RAKYAT DAN MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT ? “

 

  1. Pengertian Hak

Menurut Prof. Dr. Notonegoro, Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang mestinya diterima atau dilakukan oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain mana pun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Hak adalah benar, kepunyaaan, milik, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu yang telah ditentukan oleh undang – undang, aturan, dan sebagainya atau kekuasaan yang benar atas sesuatu.

Jadi pengertian Hak adalah sesuatu yang dimiliki di dalam diri manusia sejak lahir secara mutlak dan utuh serta penggunaannya tergantung oleh kehendak masing – masing orang.

  1. Pengertian Kewajiban

Menurut Prof. Dr. Notonegoro, Kewajiban adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kewajiban adalah sesuatu yang diwajibkan, yang harus dilaksanakan; pekerjaan, tugas menurut hukum; segala sesuatu yang menjadi tugas manusia.

Jadi pengertian Kewajiban adalah sesuatu yang menjadi beban dari seseorang yang harus dilaksanakan atau ditunaikan sepenuhnya dengan rasa penuh tanggung jawab. Kewajiban ini bersifat memaksa.

  1. Hubungan Hak dan Kewajiban

Sebagai warga negara, kita pasti memiliki hak dan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku. Hak dan kewajiban berjalan secara beriringan dan dalam pengaplikasiannya tidak dapat dipisahkan. Contohnya sebagai warga negara Indonesia,  kita memiliki kewajiban untuk membayar pajak sesuai dengan pasal 23A UUD 1945. Jika kita tidak patuh untuk membayar pajak, maka kita tidak bisa menuntut pemerintah untuk melakukan pembangunan – pembangunan seperti jalan raya, jembatan, dan yang lainnya. Karena apa? Karena dalam kasus seperti ini hak bisa didapatkan apabila kewajiban kita telah terpenuhi. Salah satu sumber dana agar pemerintah bisa melakukan pembangunan dan dapat memberikan rakyatnya penghidupan yang layak adalah pajak. Maka dari itu, penting bagi kita untuk membayar pajak tepat waktu. Jadi kita juga harus paham mengenai peran hak dan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia agar dalam implementasiannya kita tidak menjadi salah paham.

 

Adapun yang perlu kita perhatikan sebagai warga negara Indonesia terkait dengan hak dan kewajiban warga negara berdasarkan UUD 1945  adalah sebagai berikut.

Hak Warga Negara :

  • Pasal 27 ayat 2 tentang hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
  • Pasal 27 ayat 3 tentang hak untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
  • Pasal 28A tentang hak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.
  • Pasal 28B ayat 1 tentang hak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.
  • Pasal 28B ayat 2 tentang hak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
  • Pasal 28C ayat 1 tentang hak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya serta hak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatnya kualitas hidup.
  • Pasal 28C ayat 2 tentang hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif.
  • Pasal 28D ayat 1 tentang hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.
  • Pasal 28D ayat 2 tentang hak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.
  • Pasal 28D ayat 3 tentang hak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.
  • Pasal 28E ayat 1 tentang hak memeluk agama dan beribadah menurut agamanya masing – masing serta hak memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, dan berhak kembali.
  • Pasal 28E ayat 2 tentang hak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya.
  • Pasal 28E ayat 3 tentang hak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
  • Pasal 28F tentang hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta hak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
  • Pasal 28G ayat 1 tentang hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya serta hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.
  • Pasal 28G ayat 2 tentang hak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain.
  • Pasal 28H ayat 1 tentang hak memperoleh pelayanan kesehatan.
  • Pasal 28H ayat 2 tentang hak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaaan dan keadilan.
  • Pasal 28H ayat 3 tentang hak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.
  • Pasal 28H ayat 4 tentang hak milik pribadi dan hak milih tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang – wenang oleh siapapun.
  • Pasal 28I ayat 1 tentang hak untuk hidup, hak untuk kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.
  • Pasal 28I ayat 2 tentang hak untuk bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.
  • Pasal 29 ayat 2 tentang hak untuk memeluk agama dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing – masing.
  • Pasal 30 ayat 1 tentang hak untuk ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
  • Pasal 31 ayat 1 tentang hak mendapat pendidikan.

Kewajiban Warga Negara

  • Pasal 27 ayat 1 tentang kewajiban untuk menjunjung hukum dan pemerintahan dengan asas persamaan kedudukan dengan tidak ada kecualinya.
  • Pasal 27 ayat 3 tentang wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
  • Pasal 28J ayat 1 tentang Kewajiban untuk menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  • Pasal 28J ayat 2 tentang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang – undang dengan maksud menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain.
  • Pasal 30 ayat 1 tentang kewajiban ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
  • Pasal 31 ayat 2 tentang kewajiban mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.
  • Pasal 23 ayat 2 tentang kewajiban membayar pajak.

 

  1. Mengapa Diperlukan Harmoni Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara Indonesia?

Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Selain itu, hak dan kewajiban juga dalam implementasinya harus seimbang satu sama lain agar dapat menguntungkan orang. Untuk mencapai keseimbangan tersebut perlu kerja sama agar dapat menjalankan hak dan kewajiban dengan tulus hati. Kita perlu mengetahui posisi diri kita sebagai apa. Misalnya sebagai warga negara, kita harus tahu hak dan kewajiban kita seperti yang telah dijelaskan dalam peraturan perundang – undangan yang berlaku. Jika hak dan kewajiban berjalan secara seimbang dan terpenuhi, maka kehidupan masyarakat akan aman dan sejahtera. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan peran penting masyarakat Indonesia untuk bergerak merubah kebiasaan – kebiasaan yang buruk (melalaikan tugas kewajibannya).Oleh karena itu, diperlukannya harmoni kewajiban dan hak negara dan warga negara Indonesia agar teriptanya kehidupan bernegara yang harmonis dan berkesinambungan antara kepentingan masyarakat dalam pemenuhan hak dan kewajibannya oleh negara.

 

Semoga bermanfaat :)

 

 

Materi Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

URGENSI INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA


Judul Tugas                 : Analisis Kasus Bertema Integrasi Nasional

Nama Mahasiswa      : Dwi Liliyawati

NPM                              : 1915061005

Mata Kuliah                : Pendidikan Kewarganegaraan

Nama Dosen MK        : Rio Ariestia Pradipta

 

Analisis Kasus :

Berita #1

20 Desember 2001 19:29 WIB

Konflik Aceh Mengancam Integrasi Bangsa

Liputan6.com, Medan: Persoalan keamanan di Nanggroe Aceh Darussalam hingga saat ini masih cukup pelik. Gerakan Aceh Merdeka diduga masih melancarkan aksi-aksinya. Konflik yang mengorbankan masyarakat sipil juga masih terjadi. “Itulah sebabnya, pemerintah harus bisa melakukan pendekatan sosial dan budaya dalam menyelesaikan persoalan di Aceh,” kata Syaifuddin Gani, seorang tokoh pemuda Aceh, baru-baru ini, di Medan, Sumatra Utara.

Menurut Syaifuddin, konflik di Tanah Rencong yang telah menahun tak hanya mengancam kehidupan masyarakat, tapi juga telah mengancam integrasi bangsa. Perlu waktu lama untuk bisa menormalkan kembali kehidupan masyarakat Aceh yang aman dan damai. Jalan terbaik yang harus dilakukan pemerintah adalah melakukan pendekatan sosial kultural secara bersamaan.

Syaifuddin berharap, pemerintah –baik pusat maupun daerah– dapat memanfaatkan kesempatan pendekatan sosial dan budaya untuk memberikan yang terbaik baik masyarakat Serambi Mekah. Sebab, selama ini aktivis GAM terus menawarkan berbagai janji kepada masyaraat Aceh agar mau bergabung dengan gerakan mereka.(ULF/Esther Mulyanie dan Satya Pandia)

Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/25729/konflik-aceh-mengancam-integrasi-bangsa

 

Berita #2

Berbagai Ancaman Disintegrasi

Senin, 02 Sep 2019 10:43 WIB

Jakarta – Papua panas dan bergejolak. Kerusuhan besar melanda Jayapura. Sementara itu, situasi keamanan terkait aktivitas Organisasi Papua Merdeka (OPM) belum juga terkendali. Sudah banyak warga sipil meninggal, dan sejumlah anggota TNI gugur dalam berbagai kasus gangguan keamanan di Nduga. Papua berada dalam situasi genting, bukan hanya dalam soal keamanan, tapi juga dalam soal integrasi bangsa. Teriakan “Papua merdeka” terdengar dalam berbagai demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi belakangan ini.

Indonesia adalah negara besar, baik dalam hal luas wilayah maupun keragaman. Menyatukan Indonesia memang tidak mudah. Wilayah kita yang membentang dari Aceh sampai Papua, terdiri dari belasan ribu pulau. Menjaganya sebagai satu kesatuan wilayah saja sudah repot. Kalau ditambah dengan faktor manusia, persoalannya akan jauh lebih rumit. Kita selalu menghadapi berbagai ancaman disintegrasi.

Ancaman disintergrasi yang terjadi di Papua saat ini, dan sebenarnya terus terjadi, adalah persoalan rumit yang melibatkan begitu banyak faktor. Papua secara berbeda dengan Indonesia bagian barat. Suku bangsa Indonesia bagian barat adalah suku bangsa Asia. Papua bukan Asia, melainkan bagian dari kepulauan Melanesia, Pasifik. Apa yang membuat Papua jadi wilayah Indonesia? Kolonialisme Eropa. Papua dan wilayah lain yang kini merupakan wilayah Indonesia adalah bekas jajahan Belanda.
Perbedaan mendasar itu membuat sebagian orang Papua merasa bahwa Papua seharusnya tak menjadi bagian dari Indonesia. Itu menjadi sumber ancaman disintegrasi.

Soal lainnya adalah soal kesenjangan antara pusat dan daerah. Ini sebenarnya bukan masalah Papua saja. Ini masalah di banyak daerah. Tempo hari listrik mati di Jakarta dan sekitarnya, segera jadi heboh nasional. Bagi orang daerah, itu kejadian sehari-hari. Harga BBM naik, orang di Jawa protes. Di berbagai tempat sejak dulu harga BBM sudah jauh lebih tinggi. Papua sebagai provinsi paling timur dalam banyak aspek pembangunan, tertinggal jauh dibandingkan dengan daerah lain.

Tentu saja ada usaha untuk memperbaiki kesenjangan itu. Sayangnya kendalanya juga tidak sedikit. Setelah berpuluh tahun menjadi bagian dari Indonesia, Papua tetap tertinggal. Kenapa? Korupsi. Korupsi, baik yang dilakukan oleh pejabat pemerintah pusat maupun pejabat pemerintah daerah Papua sendiri membuat banyak program pembangunan tak berjalan. Di Papua bahkan masih ada daerah yang mengalami ancaman kelaparan.

Papua bukanlah satu-satunya wilayah yang memiliki ancaman disintegrasi. Dulu Aceh juga begitu. Bahkan skalanya lebih luas, karena Gerakan Aceh Merdeka (GAM) memiliki pasukan yang jauh lebih kuat dibanding OPM. Pemerintah Indonesia kerepotan menghadapi pemberontakan dalam skala luas, dengan jumlah korban yang besar di kedua belah pihak. Ajaibnya, persoalan Aceh bisa diselesaikan, didorong oleh suatu faktor yang sama sekali tidak diduga oleh manusia: bencana tsunami. Luluh lantaknya Aceh oleh bencana itu membuat para petinggi GAM waktu itu cenderung melunak.

Di luar soal sejarah dan etnik, Aceh punya satu faktor lain yang mungkin tidak terlibat memicu ancaman disintegrasi Papua, yaitu soal ideologi. Aceh ingin tegak sebagai negeri bersyariat Islam.

Soal ideologi ini adalah sumber ancaman disintergrasi juga. Bedanya, ancamannya tidak terlokalisasi dalam suatu wilayah, tapi tersebar di berbagai daerah. Masih ada saja, dan selalu ada, orang yang menginginkan Indonesia menjadi negara Islam, dikelola berdasarkan syariat Islam. Keinginan ini sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka, dan terus mengalami pasang surut setelah 74 tahun berlalu. Keinginan itu tidak pernah benar-benar padam. Keinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam turut berpengaruh pada berbagai peristiwa politik di Tanah Air.

Sebagai sebuah negara, kita ibarat sedang berlayar di tengah laut. Ada berbagai ancaman yang bisa menghancurkan kita menjadi puing-puing kecil. Ada ombak besar, serta karang tajam, yang merupakan ancaman dari luar. Tapi ada pula ancaman dari dalam kapal. Kalau para awak dan penumpang kapal tidak akur, mereka bisa bertarung dan saling bunuh, lalu menghancurkan kapal.

Menjaga Indonesia untuk tetap utuh sebagai NKRI yang berdaulat, melindungi segenap anak bangsa tanpa membedakan latar belakang suku, daerah, agama, dan status sosial sangat sulit. Ini adalah kerja semua komponen bangsa. Kejadian di Papua saat ini hanyalah satu ombak yang menggoyang NKRI. Ada banyak ancaman lain, khususnya yang terkait dengan soal ideologi. Ada begitu banyak orang yang gatal untuk menjadikan NKRI ini sebagai negara syariat, dan mereka melakukannya dengan terang-terangan. Kita perlu bekerja lebih keras lagi untuk menjaga keutuhan negeri ini.

Sumber : https://news.detik.com/kolom/d-4689920/berbagai-ancaman-disintegrasi

 

Dari kedua berita di atas, dapat kita analisis dalam beberapa aspek, yaitu :

  • Judul Berita dan Sumbernya :
  1. Konflik Aceh Mengancam Integrasi Bangsa

         Sumber : https://www.liputan6.com/news/read/25729/konflik-aceh-mengancam-integrasi-bangsa

  1. Berbagai Ancaman Disintegrasi

        Sumber : https://news.detik.com/kolom/d-4689920/berbagai-ancaman-disintegrasi

  • Isi pokok berita :
  1. Adanya Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang melakukan aksi – aksi yang dapat mengancam integrasi bangsa.
  2. Berbagai macam ancaman disintegrasi yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
  • Kaitannya dengan jenis integrasi :

Kedua kasus permasalahan di atas berkaitan dengan integrasi bangsa, dimana pemerintah Indonesia berusaha untuk mempertahankan Aceh dan Papua agar tetap dalam satu kesatuan wilayah NKRI.

  • Faktor penyebab disintegrasi :

Dari kedua berita tersebut dapat disimpulkan penyebab dari disintegrasi, yaitu :

  1. Perbedaan suku bangsa. Seperti Papua yang merupakan suku bangsa dari kepulauan Melanesia, bukan Asia.
  2. Kesenjangan antara pusat dan daerah. Seperti yang kita ketahui letak geografis Aceh dan Papua yang bisa dibilang ujung ke ujung wilayah Indonesia itu yang menimbulkan kesenjangan dengan daerah yang dekat dengan ibukota, baik itu dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, ekonomi, maupun dalam aspek lainnya.
  3. Ingin memunculkan ideologi baru. Aceh merupakan daerah yang ingin menegakkan syariat islam. Tentu saja itu bertolakbelakang dengan pancasila yang mengakui dan menghargai kepercayaan agama yang dianut oleh seluruh rakyat Indonesia demi terciptanya keutuhan bangsa dan negara.
  • Alternatif penyelesaiannya :

Pemerintah :

  1. Pendekatan sosial dan budaya oleh pemerintah kepada daerah yang ingin memisahkan wilayahnya dengan NKRI. Ini perlu dilakukan agar terjadinya komunikasi yang baik antara pusat dengan daerah tersebut, timbulnya perdamaian, dan agar daerah tersebut menjadi nyaman dan percaya kepada pemerintah yang menaunginya sehingga daerah tersebut dapat mengurungkan niatnya untuk pisah dari wilayah Indonesia.
  2. Membangun Indonesia dalam aspek infrastruktur, perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan yang lainnya secara menyeluruh sampai ke daerah pelosok/terpencil dari wilayah Indonesia. Agar tidak terjadinya kecemburuan dari rakyat Indonesia yang tinggal dalam daerah terpencil sekalipun demi tidak terjadinya kesenjangan antara pusat dan daerah.

Seluruh lapisan masyarakat Indonesia :

  1. Kesadaran diri yang harus ditanamkan oleh kita bahwa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan NKRI.
  2. Yakin dan percaya dengan kesatuan, negara kita menjadi lebih kuat dan lebih mudah dalam menggapai cita – cita bersama.
  3. Menghindari diri dan tidak ikut – ikutan dalam suatu gerakan atau organisasi yang memiliki pemikiran untuk mengancam integrasi bangsa.
  4. Mensosialisasikan materi terkait integrasi nasional kepada masyarakat lainnya sehingga kita dapat bersama – sama menjaga integrasi bangsa.
  5. Membantu pemerintah dalam membangun dan memajukan negara Indonesia ini.

 

 

 

 

Materi Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Urgensi Integrasi Nasional Sebagai Salah Satu Parameter Persatuan dan Kesatuan Bangsa


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, halo semuanya… Pada minggu ini saya akan menyampaikan materi terkait integrasi nasional. Langsung saja simak materinya dibawah ini yaa

Sebuah negara tak akan bertahan apabila rakyatnya tidak memiliki rasa persatuan dan kesatuan. Ya, “persatuan” adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki setiap negara. Karena persatuan itu yang menjadi tali pengikat untuk mencapai tujuan bersama. Bagaikan tali yang mengikat lidi – lidi yang begitu banyak yang dijadikan satu menjadi sapu yang digunakan untuk menyapu agar lingkungan menjadi bersih. Berlaku juga untuk sebuah negara, ada begitu banyak perbedaan di dalamnya seperti suku, agama, warna kulit, budaya, pemikiran satu sama lain, dan masih banyak lagi. Semua perbedaan tersebut harus disatukan menjadi sebuah bangsa yang bersama – sama berjuang untuk mencapai impian dan cita – cita negara yang menjadi arah tujuan sebenarnya.

Tak ada kata perselisihan, perdebatan, pertikaian, atau hal lainnya yang menjadikan sebuah negara menjadi retak, melainkan perdamaian, toleransi, menghargai satu sama lain, tidak egois yang membuat suatu negara menjadi kokoh. Tidak dapat dipungkiri, semua itu diperlukan kesadaran dari dalam diri sendiri dan tanamkan dalam diri bahwa persatuan itu adalah kunci dari sebuah kemenangan. Menjadi kunci dimana kita dapat membuka pintu untuk masuk ke dalam impian dan cita – cita kita semua.

Lalu, apa yang akan terjadi jika dalam suatu negara, rakyatnya tidak bersatu?  Tentu saja negara tersebut akan menjadi lemah, menjadi negara yang dengan mudah dapat dipengaruhi oleh pihak luar, mudah untuk digoyahkan prinsip yang telah dipegang olehnya. Dan kemungkinan terburuknya negara tersebut menjadi hancur. Oleh karena itu, kita sebagai rakyat sekaligus generasi penerus yang akan berjuang demi tercapainya tujuan bersama yang harus bergerak dan mempertahankan persatuan bangsa. Penting bagi kita mempelajari dan memahami integrasi nasional yang menjadi salah satu tiang penyangga agar negara kita tidak jatuh.

Konsep dan Urgensi Integrasi Nasional

  1. Makna Integrasi Nasional

Secara etimologis, integrasi nasional dibentuk dari dua kata yaitu “integrasi” dan “nasional”. Integrasi berasal dari bahasa inggris ‘integrate’ yang berarti menyatupadukan, menggabungkan, mempersatukan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi ialah pembauran hingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Sedangkan kata nasional berasal dari bahasa inggris ‘Nation’ yang artinya bangsa.

Pengertian Integrasi nasional menurut para ahli, antara lain :

  • Menurut Saafroedin Bahar (1996), Integrasi nasional merupakan upaya menyatukan seluruh unsur suatu bangsa dengan pemerintah dan wilayahnya.
  • Menurut Riza Noer Arfani (1996), Integrasi nasional adalah pembentukan suatu klentitas nasional dan penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya ke dalam suatu kesatuan wilayah.
  • Menurut Djuliati Suroyo (2002), Integrasi nasional adalah bersatunya suatu bangsa yang menempati wilayah tettentu dalam sebuah negara yang berdaulat.
  • Menurut Ramlan Surbakti (2010), Integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok sosial budaya dalam satu kesatuan wilayah dan dalam suatu identitas nasional.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Integrasi Nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan – perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.

  1. Jenis Integrasi

Menurut Myron Weiner dalam Ramlan Surbakti (2010), integrasi politik adalah penyatuan masyarakat dengan sistem politik. Integrasi politik dibagi menjadi lima jenis, yaitu :

  • Integrasi Bangsa menunjuk pada proses penyatuan dari berbagai budaya dan sosial dalam satu kesatuan wilayah dan dalam suatu pembentukan identitas nasional.
  • Integrasi Wilayah menunjuk pada masalah pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat di atas unit – unit sosial yang lebih kecil yang beranggotakan kelompok – kelompok sosial budaya masyarakat tertentu.
  • Integrasi Nilai menunjuk pada adanya konsensus terhadap nilai yang minimum yang diperlukan dalam memelihara tertib sosial.
  • Integrasi Elit-Massa menunjuk pada masalah penghubungan antara pemerintah dengan yang diperintah, mendekatkan perbedaan – perbedaan mengenai aspirasi dan nilai pada kelompok elit dan massa.
  • Integrasi Tingkah Laku (perilaku integratif) menunjuk pada penciptaan tingkah laku yang terintegrasi dan yang diterima demi mencapai tujuan bersama.
  1. Tantangan Dalam Membangun Integrasi

Tantangan dalam membangun integrasi dalam suatu negara, yaitu :

  • Berbagai suku
  • Wilayah luas dan menyebar
  • Sumber daya
  • Infrastruktur
  • Ekonomi
  • Budaya

Integrasi sangat diperlukan untuk membangkitkan rasa kesadaran akan identitas bersama, menguatkan identitas nasional, dan membangun persatuan bangsa. Ayo kita mulai dari kita masing – masing untuk membangun negeri tercinta.

Baiklah hanya ini materi yang dapat dipaparkan, semoga dapat bermanfaat bagi pembacanya. Thankyou for reading and see you in the next week…. :D

Sumber : buku Pendidikan Kewarganegaraaan untuk Perguruan Tinggi tahun 2016 dari Kemenristekdikti

 

Materi Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Esensi dan Urgensi Identitas Nasional Sebagai Salah Satu Determinan Pembangunan Bangsa dan Karakteristik


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, kembali lagi di blog dwil’s. Pada hari ini saya akan membahas mengenai “Identitas Nasional” yang memiliki peran penting bagi suatu bangsa dan negara. Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini. Selamat membaca…

 Identitas Nasional

Apa yang dimaksud dengan Identitas Nasional? Secara etimologis, Identitas Nasional dibentuk dari kata ‘identitas’ dan ‘nasional’. Identitas adalah karakteristik / ciri-ciri  atau kedekatan dengan suatu tempat atau daerah yang melekat di dalam diri seseorang yang membedakan dirinya dengan orang lain maupun kelompok tertentu atau yang disebut juga dengan jati diri. Sedangkan Nasional berkaitan dengan suatu bangsa atau negara. Jadi dapat disimpulkan bahwa Identitas Nasional adalah perwujudan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam diri suatu bangsa atau negara berupa karakteristik dan ciri – ciri khas sehingga menjadi pembeda dengan bangsa atau negara lain.

Menurut Koenta Wibisono (2005), Identitas Nasional merupakan manifestasi nilai – nilai budaya yang tumbuh dan berkembang pada aspek kehidupan sebuah bangsa (nasion) dengan ciri khasnya, yang membuat berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya.

Menurut Dean .A. Mix dan Sandra .M. Hawley, Identitas Nasional adalah suatu bangsa yang mempunyai bangunan politik seperti ketentuan – ketentuan perbatasan teritorial pemerintahan yang sah, pengakuan bangsa lain dan sebagainya.

Menurut Koerniatmante Soepraptowiro, Identitas Nasional adalah serangkaian peraturan secara hukum yang di dalamnya mengandung nilai – nilai tentang kewarganegaraan, kemudian menjadi suatu implementasi langsung dari perkembangan paham nasionalisme.

Dalam konteks bangsa dan negara Indonesia, Identitas Nasional adalah karakteristik atau ciri – ciri khas bangsa yang bersumber dari nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara yang kemudian diimplementasikan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Lalu apa yang membedakan Bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya?

Tentu saja karena Pancasila sebagai jati diri bangsa yang bermakna kepribadian, identitas,dan keunikan sehingga dapat terwujud sebagai satu kesatuan identitas kita, maka ada beberapa hal yang membedakan kita dengan bangsa lain, yaitu :

  • Sifat religius yang mengakui adanya tuhan
  • Menghormati bangsa dan manusia lain
  • Persatuan dan kesatuan bangsa
  • Gotong royong dan musyawarah
  • Keadilan sosial

Menurut Undang – Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 pada Bab XV pasal 35, 36A, 36B, yang menjadi Identitas Nasional Bangsa Indonesia adalah bendera, bahasa, dan lambang negara serta lagu kebangsaan. Berikut isi dari pasal – pasal tersebut.

Pasal 35

Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

Pasal 36

Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia.

Pasal 36A

Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinnela Tunggal Ika

Pasal 36B

Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya

Kemudian Bendera Negara Indonesia, Bahasa Negara, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan telah diatur lebih lanjut dalam Undang – Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Pancasila sebagai identitas nasional tidak hanya bersifat fisik sebagai symbol atau lambang, tetapi merupakan cerminan identitas bangsa dalam wujud psikis yang mencerminkan karakteristik watak dan perilaku manusia Indonesia sehingga dapat dibedakan dengan bangsa lain.

Mengapa identitas nasional menjadi penting bagi suatu bangsa atau negara, termasuk Indonesia?

Alasannya yaitu karena

  • Identitas nasional itu sebagai karakteristik agar dapat dibedakan dengan bangsa lain dan dapat dikenal oleh bangsa lain.
  • Dapat mempersatukan bangsa atau negara demi keberlangsungan hidup suatu bangsa.
  • Identitas nasional penting bagi kewibawaan negara dan bangsa Indonesia sebagai ciri khas bangsa

 

Itulah materi yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca semua. Terima kasih telah membaca :)

 

 

 

 

 

 

 

 

Materi Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Penjelasan Mengenai Pendidikan Kewarganegaraan


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar semuanya? Semoga pada baik-baik saja yaa. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pendidikan kewarganegaraan secara umum. Langsung saja simak penjelasannya dibawah ini. Selamat membaca…

sumber  http://pinterest.com

sumber http://pinterest.com

Pendidikan Kewarganegaraan diambil dari dua kata yang dijadikan satu, yaitu kata ‘pendidikan’ dan kata ‘kewarganegaraan’. Keduanya memiliki arti yang saling terkait satu sama lain.

Pengertian pendidikan

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 1, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

 

sumber http://pinterest.com

sumber http://pinterest.com

Dapat disimpulkan pendidikan itu mencakup:

  • Kecerdasan Manusia

Kecerdasan manusia meliputi Kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ), dan yang tak kalah penting Kecerdasan Spiritual (SQ). Mengapa dalam pendidikan kita membutuhkan itu secara seimbang? Karena diharapkan setelah para siswa melewati masa pendidikan, mereka memiliki output yang dibutuhkan dalam dunia kerja baik itu hard skill maupun soft skill. Hard Skill adalah keahlian utama yang dibutuhkan dalam dunia kerja yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan maupun kemahiran dalam menggunakan alat atau mesin. Sedangkan Soft Skill adalah kemampuan kita dalam berkomunikasi dengan orang lain secara baik. Adapun peran kecerdasan spiritual (SQ) yaitu sebagai landasan dalam menggunakan IQ dan SQ secara efektif sehingga kita dapat mencapai titik maksimal dalam suatu kesuksesan.

  • Membutuhkan Karakter

Seperti yang dijelaskan di atas, dalam pendidikan dibutuhkan pembentukan karakter yang seharusnya telah diajarkan sejak dini sebagai pedoman para siswa dalam bertindak yang berdampak pada kepribadiannnya kelak seperti selalu berkata jujur, bertanggung jawab, bersikap sopan santun terutama kepada yang lebih tua, selalu menaati peraturan, disiplin, dan lain sebagainya.

  • Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

Kognitif mencakup kemampuan seseorang dalam berpikir secara kritis dan dapat berpikir di bawah tekanan sekalipun, serta dapat menyelesaikan dan memberikan solusi  berupa ide, gagasan maupun metode terhadap suatu permasalahan yang sedang dihadapi.

Afektif mencakup watak perilaku seseorang dalam menanggapi sesuatu hal seperti sikap memperhatikan orang yang berbicara dengannya, berpasrtisipasi aktif, menghargai orang lain, dan memiliki sikap sebagai pemimpin (leader).

Psikomotorik yaitu mampu menerapkan ilmu yang telah ia dapatkan selama masa pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat  sehingga dapat bermanfaat baik untuk dirinya maupun orang lain.

Pengertian kewarganegaraan

Menurut Undang – Undang RI No.12 Tahun 2006 Pasal 1 Ayat 2, kewarganegaraan adalah segala hal yang berhubungan dengan warga negara. Sedangkan warga negara adalah semua orang yang secara hukum merupakan anggota resmi suatu negara menurut undang-undang yang berlaku di negara tersebut.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan adalah program pendidikan yang berintikan demokrasi politik yang diperluas dengan ilmu pengetahuan lainnya yang mempunyai pengaruh positif baik itu dari pendidikan sekolah, orang tua maupun masyarakat untuk melatih para siswa untuk berpikir kritis dan analitis, bersikap dan bertindak secara demokratis serta memiliki karakter yang baik berdasarkan pancasila dan Undang- Undang Dasar RI 1945.

Nah jika kita telah menyelesaikan pendidikan wajib, kita dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi  seperti yang telah dijelaskan dalam Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi yang mendefiniskan bahwa Pendidikan Tinggi  adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan program profesi, serta program spesialis, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia.

Adapun harapan kepada lulusan program sarjana yaitu

  • Dapat menjadi orang yang memiliki intelektual yang berbudaya
  • Mampu masuk dalam dunia pekerjaan sesuai pasionnya dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri
  • Dapat mengembangkan diri menjadi orang yang profesional di bidangnya
  • Dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang telah didapat agar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara

Sekian materi pembelajaran yang telah saya paparkan. Semoga  kita semua dapat menjadi warga negara baik dan dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara. Terima kasih telah membaca :D

Materi Pengantar Teknologi Informasi : MULTIMEDIA

MULTIMEDIA

A. Pengertian Multimedia

  • Secara Bahasa,multimedia berasal dari dua kata, yaitu multi dan media. Multi berarti banyak atau bermacam- macam. Sedangkan media berarti alat atau sesuatu untuk menyampaikan informasi.
  • Secara istilah, mutimedia adalah suatu sarana yang menggunakan komputer dengan menyajikan kombinasi (gabungan) dari berbagai media seperti suara, teks, animasi, audio, video dengan alat bantu dan koneksi internet sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya, dan berkomunikasi.

B. Jenis – Jenis Multimedia

1. Berbasis kertas :

  • Buku
  • Majalah
  • Brosur
  • Poster

2. Gambar Bergerak :

  • Televisi
  •  VCR ( Video Cassete Recorder )
  • Film

3. Suara :

  • CD players
  • Tape Recorder
  • Radio

4. Cahaya :

  • Slideshows
  • Transparasi

5. Digital :

  • Komputer

C. Contoh dari Multimedia Berbasis Kertas

IMG-20191203-WA0009        MARI BUDAYAKAN

Semoga bermanfaat.. :)

 

 

Materi Kalkulus : INTEGRAL

Halo sobat pembaca, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang integral yang meliputi integral secara umum, integral trigonometri,  integral tentu, integral tak tentu, teorema-teorema integral, dan masih banyak lagi. Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

INTEGRAL 

A. Pengertian Integral

Integral merupakan operasi matematika kebalikan dari turunan.  Integral fungsi  f(x) terhadap x dinotasikan sebagai berikut.

 

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_8

 

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_13

 

 

1. Integral Tak Tentu

Integral tak tentu merupakan suatu bentuk operasi pengintegralan fungsi yang menghasilkan suatu fungsi yang baru dan memiliki nilai yang tidak pasti sehingga integral ini menghasilkan fungsi tak tentu.

                                                           Dok baru 2019-11-28 18.41.35_10

2. Integral Tentu

Integral tentu merupakan bentuk pengoperasian integral yang memiliki batas atas dan batas bawah.Dok baru 2019-11-28 18.41.35_16

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_14

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_12                                                         Dok baru 2019-11-28 18.41.35_11

Itulah kumpulan rumus – rumus untuk integral. Selanjutnya saya akan membahas tentang soal-soalnya. Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

SOAL DAN PEMBAHASAN INTEGRAL

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_1

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_2

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_3

 

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_4

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_6

 

Dok baru 2019-11-28 18.41.35_7

Sekian pembahasan materi integral kali ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

 

 

 

 

Materi Kalkulus : Operasi Hitung pada Bilangan Biner

Bilangan biner merupakan bilangan yang dinyatakan dengan angka 0 dan 1 dan memiliki basis 2. Bilangan biner ini umum digunakan pada dunia komputasi. Bilangan biner memiliki peran yang sangat penting dalam sistem komputer, karena bilangan biner yang membuat komputer (hardware) satu dengan yang lainnya dapat saling berkomunikasi. Oleh karena itu, kita perlu untuk mempelajari tentang bilangan biner. Kali ini saya akan membahas tentang operasi hitung pada bilangan biner yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Penjumlahan pada Bilangan Biner

Berbeda dengan penjumlahan pada biasanya, bilangan biner memiliki aturan – aturan dalam penjumlahannya, yaitu :

  • 0 + 0 = 0
  • 0 + 1 = 1
  • 1 + 0 = 1
  • 1 + 1 = 0 (simpanan 1)

Contohnya :

Dok baru 2019-11-24 13.31.19_1(2)

  1. Pengurangan pada Bilangan Biner

Sama halnya dengan penjumlahan, pengurangan pada bilangan biner ini pun memiliki aturan – aturan, yaitu :

  • 0 – 0 = 0
  • 0 – 1 = 1 (peminjaman 1 )
  • 1 – 0 = 1
  • 1 – 1 = 0

Contohnya :

Dok baru 2019-11-24 13.31.19_2

. Perkalian pada Bilangan Biner

Ada hal yang harus diperhatikan dalam perkalian pada bilangan biner, yaitu :

  • 0 * 0 = 0
  • 0 * 1 = 0
  • 1 * 0 = 0
  • 1 * 1 = 1

Contohnya :

Dok baru 2019-11-24 13.31.19_3

. Pembagian pada Bilangan Biner

Dalam pembagian terdapat aturan yang harus diperhatikan, yaitu :

  • 0 : 1 = 0
  • 1 : 1 = 1

Contohnya :

Dok baru 2019-11-24 13.31.19_4

Itulah materi tentang operasi hitung pada bilangan biner meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Semoga bermanfaat.

Materi Pengantar Teknologi Informasi : E- Commerce

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang e-commerce yang meliputi pengertian, konsep-konsep, contoh, dan manfaat dari e-commerce itu sendiri. Langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

1. Pengertian e-commerce

E- commerce berasal dari kata electronic yang artinya elektronik dan commerce yang artinya perdagangan. Secara bahasa, e-commerce artinya perdagangan secara elektronik. Secara umum, e-commerce adalah kegiatan perdagangan yang meliputi penjualan, pembelian, pendistribusian, pemasaran barang maupun jasa yang dilakukan antar manusia yang satu dengan lainnya yang memanfaatkan jaringan elektronik, terutama internet.

Dengan perkembangan teknologi dan informasi yang serba canggih ini, membuat manusia tidak kehabisan akal dan terus berinovasi menciptakan sesuatu yang tujuan utamanya adalah untuk mempermudah pekerjaan manusia, salah satunya e-commerce. Dengan adanya perdagangan secara elektronik ini sangat mempermudah proses jual beli dan saling menguntungkan baik dari penjual, pembeli maupun distributornya. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, serta cakupan perdagangannya pun luas.

2. Konsep – Konsep E- Commerce

E- commerce memiliki beberapa konsep, antara lain :

  • Business to Business (B2B)

Business to Business (B2B) merupakan e-commerce dengan konsep perdagangan produk maupun jasa antar perusahaan satu dengan perusahaan yang lainnya. Contoh e-commerce yang berkonsep B2B ini antara lain :

** Bizzy, salah satu market place berbasis B2B yang cukup terkenal di Indonesia. Di market place ini menyediakan ribuan produk dari ratusan pedagang dengan lima kategori utama, yaitu office supplies, electronics, cleaning, pantry, dan services. Bizzy ini menyediakan berbagai produk maupun layanan jasa yang akan dijual dengan perusahaan lain yang membutuhkan. Selama ini, Bizzy juga telah menjalin kerja sama dengan perusahaan online yang terkemuka seperti Tiket.com, Traveloka, HaloMoney, GrabTaxi dan masih banyak lagi.

  • Business to Customer (B2C)

Business to customer (B2C) merupakan e-commerce dengan konsep seperti supermarket yang berbasis online, yakni perdagangan produk maupun jasa yang dilakukan oleh suatu perusahaan dengan sasaran objeknya para konsumen. Dengan kata lain, suatu perusahaan yang menjual produknya berupa barang maupun jasa kepada publik atau pasar. Contoh e-commerce yang menggunakan konsep B2C antara lain :

** Amazon.com, salah satu e-commerce yang menjual buku dan memiliki stok koleksi tidak kurang dari 4,5 juta judul buku. Amazon.com ini telah menjadi perusahaan penyedia buku yang kini telah sukses.

** ilotte, merupakan e-commerce yang menyediakan berbagai produk mulai dari fashion, serba serbi cemilan, taman hiburan, hotel, konstruksi dan masih banyak lainnya untuk di perjualbelikan dengan para konsumen.

  •  Customer to Customer (C2C)

Customer to customer (C2C) merupakan e-commerce yang memiliki konsep dengan menyediakan market place bagi konsumen untuk melakukan transaksi penjualan dan pembelian secara online. Jadi dalam konsep C2C ini konsumen dapat menjadi penjual maupun pembeli. C2C ini hanya menjadi perantara antara penjual dan pembeli tersebut. Contoh e-commerce dengan konsep C2C ini antara lain :

** Tokopedia, merupakan e-commerce yang mengusung konsep kumpulan berbagai toko online di Indonesia. Tokopedia ini sebagai wadah perantara para penjual dengan pembeli. Di sini kita dapat dengan mudah membuka toko online secara gratis dan akan mendapatkan sejumlah fasilitas fitur yang mendukung kemudahan berbisnis.

** Bukalapak, merupakan e-commerce yang memiliki konsep sharing economy dimana masyarakat dapat menjadi mitra yang dapat menjual produknya dengan mudah di bukalapak . Di bukalapak ini kita dapat menjual barang bekas yang tidak terpakai namun masih layak pakai, artinya masyarakat ekonomi kelas bawah pun dapat menjadi mitra melalui bukalapak ini yang dapat menghasilkan keuntungan baginya.

3.  Manfaat E-Commerce

  • Bagi Konsumen : mempermudah para konsumen dalam membeli suatu produk                                    dengan secara cepat. Dengan adanya e-commerce ini konsumen                                juga lebih mudah dalam membeli barang yang letaknya jauh dari                              kota yang ia tinggali dan yang pasti tidak perlu bersusah payah                                  mengantri dalam mendapatkan barang tersebut.
  • Bagi Perusahaan :  Dengan menggunakan e-commerce, perusahaan dapat                                                 menjangkau para konsumennya secara luas serta perusahaan                                   juga dapat mengembangkan usahanya ke wilayah bahkan                                           negara lain demi meningkatkan keuntungan.
  •  Bagi Masyarakat : Masyarakat dapat memanfaatkan e-commerce ini sebagai                                           wadah/tempat untuk berbisnis tanpa keluar rumah. Sehingga                                    dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga serta                                    dapat mengurangi penggangguran di Indonesia.

Inilah materi terkait e-commerce, semoga dapat bermanfaat bagi pembacanya. Terima kasih telah membaca.