COVID-19 , Seberapa Besar Pengaruh PHYSICAL DISTANCING melawan wabah

jadi

Virus kembali berulah , lanjangan jumlah pasien positif jadi pertanda pandemi korona sudah benar – benar tiba , angka seribu sudah terbuka, jangan ada lagi yang mengentengkan 2 bulan kita kenyang dengan kelakar meremehkan, memang tidak mudah mengambil keputusan yang sulit tapi kondisi dari waktu ke waktu semakin menjepit, sekedar himbauan terbukti tidak berjalan di lapangan, paket lengkap kebijakan amat ditunggu semua lapisan, bukankah opsi – opsi sudah terpampang di depan mata, pertimbangan apa yang di hitung negara.

Cara penyebaran covid 19 menurut WHO yaitu dengan menular dari orang yang terinfeksi virus corona ke orang yang sehat. Virus ini menyebar melalui tetesan kecil yang keluar dari hidung atau mulut ketika mereka yang terinfeksi virus bersin atau batuk. Tetesan tersebut kemudian mengenai suatu  benda dan benda tersebut kemudian dipegang oleh orang yang sehat. Virus ini juga bisa menyebar ketika tetesan itu dihirup oleh orang yang sehat ketika berdekatan dengan yang terinfeksi covid 19. Oleh karena itu, kita harus selalu berhati – hati dan melakukan usaha pencegahan yang dimulai dari diri sendiri.

Berikut langkah – langkah yang wajib kita lakukan untuk mencegah penularan covid 19:

  1. Cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer.
  2. Terapkan social distancing, yaitu menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang terutama mereka yang batuk atau bersin.
  3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, karena kemungkinan tangan kita dapat terkontaminasi dengan virus. Jadi usahakan mencuci tangan sebelum menyentuh area permukaan wajah.
  4. Lakukan aturan bersin yang benar, yaitu dengan menutupi hidung dengan siku bagian dalam atau menutupi mulut dengan tisu. Kemudian segera membuang tisu tersebut pada tempatnya untuk mencegah penyebaran virus lewat tetesan yang terdapat pada tisu.
  5. Gunakan masker ketika sakit.
  6. Hindari kontak fisik dengan hewan.
  7. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernafas, segeralah berobat.

Jelas tak ada waktu lagi untuk berleha – leha , apalagi berlambat – lambat ria dengan bencana, segera mungkin ambil kebijakan yang utuh , yang sekarang tampak masihlah separuh separuh, kita berlomba dengan virus yang menyebar kencang, kecepatan dan ketanggapan kita akan menjadi tiang pancang, sudah banyak waktu yang terbuang oleh kelengahan, jangan lagi melakukan ketidakpedulian, apalah arti kesenangan dan liburan jika bertumbangan hilang nyawa . Mari jaga Indonesia kita dengan bersama – sama. #Stayhome

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>