Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah

Artikel Ilmiah adalah suatu karya tulis ilmiah yang menyesuaikan struktur artikel ilmiah dan menggunakan metodologi ilmiah dalam penyusunannya. Artikel ilmiah biasanya dipublikasikan di jurnal jurnal yang berskala nasional dan internasional. Artikel ilmiah berisi publikasi hasil penelitian serta laporan hasil karya. Publikasi ilmiah dapat diartikan sebagai penyebarluasan suatu penelitian ilmiah orisinal yang telah dilakukan oleh seseorang/sekelompok orang atau penyebarluasan perbaharuan penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh orang lain.Jadi artikel ilmiah merupakan karya tulis  yang menyesuaikan struktur artikel ilmiah dan menggunakan metode ilmiah dalam penyusunannya.

Ciri-ciri artikel ilmiah :

Rasional Bersifat masuk akal sehingga dapat dipercaya dan diterima oleh orang lain

Objektif Suatu artikel ilmiah merupakan hasil uji yang benar dan sesuai fakta.

Kritis Isi dari artikel ilmiah haruslah bersifat kritis

Reserved Memiliki pengertian tidak terburu-buru, teliti dah menggunakan keilmuan yang tepat.

Bahasa Formal Bahasa yang digunakan oleh penulis saat membuat artikel ilmiah haruslah menggunakan bahasa yang formal agar mudah dimengerti oleh para peneliti baik dari penelitian yang sama ataupun berbeda.

Sumber referensi Referensi yang digunakan haruslah berasal dari sumber yang terpercaya (jurnal, artikel lain dan sebagainya) untuk memastikan kebenaran data yang akan diambil atau diolah.

Struktur Artikel Ilmiah :

  • Judul
  • Informasi penulis
  • Abstrak
  • Kata kunci
  • Isi Artikel :
    – Pendahuluan
    – Studi Literatur
    – Metode yang digunakan
    – Hasil dan pembahasan
    – Simpulan saran
  • Daftar Pustaka

Jenis artikel ilmiah

  • Artikel atau jurnal ilmiah.
  • Makalah.
  • Kertas kerja.
  • Paper 
  • Skripsi
  • Tesis
  • Disertasi

Sekian ringkasan saya mengenai artikel ilmiah pada perkuliahan pertemuan minggu ini.

Maaf jika ada salah kata, saya mohon maaf

Trimakasih banyak

Big Data For Agriculture

Big data adalah kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks, terutama dari sumber data baru. Set data ini sangat banyak sehingga software pemrosesan data tradisional tidak dapat mengelolanya. Namun, sejumlah besar data ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah bisnis yang sebelumnya tidak dapat kamu tangani.

Salah satu penjelasan paling mudah dimengerti tentang data adalah pengumpulan dan penggunaan informasi dari berbagai sumber untuk membuat keputusan yang lebih baik. Big data bisa dibilang sebagai sebuah konsep tentang kemampuan kita untuk mengumpulkan, menganalisa, dan mengerti jumlah data yang cukup besar yang datang setiap harinya.

Big data sendiri memiliki hukum 4V, yaitu:

  1. Volume : Ukuran data memang penting. Sesuai dengan namanya, kamu perlu memproses volume data yang cukup besar untuk data.
  2. Velocity : disini adalah kecepatan yang sangat cepat di mana data diterima dan (mungkin) langsung digunakan. Biasanya, kecepatan tertinggi aliran data langsung ke memori dibandingkan yang ditulis ke disk. Beberapa smart devices yang menggunakan internet beroperasi dalam waktu nyata atau mendekati waktu nyata dan akan memerlukan evaluasi dan tindakan secara real-time.
  3. Variety : yang dimaksud disini adalah berbagai jenis data yang tersedia. Jenis data tradisional biasanya lebih terstruktur. Dengan semakin berkembangnya data, ada juga data yang belum terstruktur. Data yang belum terstrukur atau semi terstruktur seperti text, audio, dan video memerlukan waktu untuk diproses agar kamu bisa tahu arti dari data-data ini.
  4. Value : adalah nilai atau makna sebuah data setelah melalui proses pengolahan. Sebuah data set akan dianggap bernilai jika informasi yang diperoleh dari pengolahannya dapat membantu mengambil keputusan bisnis yang lebih baik.
  5. Veracity : atau kebenaran data adalah tingkat akurasi informasi yang diberikan oleh sebuah data set. Dengan tingkat kebenaran data yang baik, maka keputusan yang diambil dengan mengolah data tersebut akan memberikan hasil yang maksimal.

Contoh penggunaan Big data :

  • Chat bot
  • IoT
  • Search engine
  • Artificial intelligence

Keuntungan Big data :

  • Mengambil keputusan (Decision Making)
  • rekomendasi (Recommendation)
  • inovasi (Innovation)
  • pengoptimalan data (Optimization)
  • dan juga analisis data

Rangkuman pertemuan ke lima perkuliahan industri pertanian

AI For Agriculture, ada yang belum tahu AI? AI adalah singkatan dari Artificial intelligence atau kecerdasan buatan adalah teknologi di bidang ilmu komputer yang mensimulasikan kecerdasan manusia ke dalam komputer untuk mempermudah kegiatan atau pekerjaan manusia. teknologi AI sekarang sudah sampai munyentuk bidang agriculture.

Pembahasan : Proses pertanian, agroindusti, revolusi industri 4.0, AI (Artificial intelligence)

Proses pertanian

Pemanfaatan AI pada proses pertanian ada 5 yaitu :

  • Pengolahan lahan
  • Pembibitan
  • Penanaman
  • Pemanenan
  • Penjualan hasil

Penggunaan AI di bidang pertanian dapat menambah efesiensi, kualitas panen dan mempermudah pekerja serta memotong pengeluaran alias lebih menguntungkan

Agroindustri

Agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Secara eksplisit pengertian Agroindustri pertama kali diungkapkan oleh Austin (1981) yaitu perusahaan yang memproses bahan nabati (yang berasal dari tanaman) atau hewani (yang dihasilkan oleh hewan). Proses yang digunakan mencakup pengubahan dan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Produk Agroindustri ini dapat merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi ataupun sebagai produk bahan baku industri lainnya

Revolusi industri 4.0

Secara umum, Industri 4.0 menggambarkan tren yang berkembang menuju otomasi dan pertukaran data dalam teknologi dan proses dalam industri manufaktur. Tren-tren tersebut diantaranya adalah Internet of Things (IoT), Industrial Internet of Things (IioT), Sistem fisik siber (CPS), artificial intelligence (AI), Pabrik pintar, Sistem Komputasi awan, dan sebagainya. Bahkan pada rancangan Industrial Internet of Things, level industri ini menciptakan sistem manufaktur di mana mesin di pabrik dilengkapi dengan konektivitas nirkabel dan sensor untuk memantau dan memvisualisasikan seluruh proses produksi. Bahkan pembuatan keputusan secara otonomi juga bisa dilakukan langsung oleh mesin-mesin tersebut.

Berikut adalah contoh penggunaan AI di bidang industri

Tanggapan penulis mengenai video-video di atas

Penerapan AI di bidang pertanian sangat sangat perlu di mulai atau bahkan di lestarikan, karena banyaknya Demand atau keperluan dari hasil panen nya, kalau kita menerapkan AI di pertanian maka bisa saja jumlah panen meningkat dan kualitas nya juga membaik, tentusaja hal ini sangat bangus, karena yang berkerja kebanyakan mesin kita juga dapat meminimalisir kendala human error atau kesalahan manusia, dan juga dapat menambah keuntungan dikarenakan membutuhkan orang yang lebih sedikit untuk mengurus ladang pertanian tersebut, kesimpulan nya penerapan AI di bidang pertanian sangat sangat menguntungkan dan hampir saja tidak ada sisi negatif nya.

Pengembangan pertanian dengan penerapan teknologi informasi dan komputer

Di Indonesia, pertanian tidak bisa di sepelekan karena Indonesia merupakan negara agraris. Oleh karena itu pertanian sangat penting dalam memajukan perekonomian masyarakat Indonesia. Bagian pertanian Indonesia tidak pernah lepas dari permasalahan yang menghantui setiap tahunnya yang selalu membuat petani kesulitan. Salah satu masalah sektor pertanian di Indonesia adalah teknologi pertanian.

Dengan adanya peran teknologi dibidang pertanian maka diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian, serta peringankan bagi para pengelola pertanian untuk mendapatkan hasil yang optimal. Akan tetapi teknologi pertanian di beberapa wilayah mungkin masih belum sesuai untuk diterapkan secara keseluruhan, karena masih harus mempertimbangkan beberapa faktor seperti kondisi alam, tenaga ahli, serta pengetahuan masyarakat tentang teknologi pertanian.

Evolusi pertanian didorong oleh penemuan mesin mesin dan cara baru dalam bidang pertanian. Apabila tidak ada perubahan dalam bidang teknologi maka tidak ada perubahan di bidang pertanian. Panen dapat menurun karena kurangnya kesuburan tanah atau kerusakan yang makin meningkat oleh hama penyakit yang masih merajalela.

Contoh inovasi teknologi di bidang pertanian adalah teknologi sensor dan teknologi otomasi.

Teknologi sensor memberikan data yang pasti dalam waktu sekarang              (real time) terhadap para petani. Teknologi sensor yang sedang dikembangkan saat ini adalah teknologi sensor bagi tanaman yang memanfaatkan drone atau pesawat tanpa awak untuk mendapatkan data, seperti pertumbuhan hama, penyakit, dan data lainnya.

Eldert Van Henten mengembangkan teknologi deteksi dan alat panen otomatis untuk pir, pisang, persik, di Wageningen University, Belanda. Alat ini bisa mendeteksi level pigmen klorofil dan athocyanin melalui alat yang disematkan terhadap buah yang diamati. Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan camera pendeteksi kombinasi warna (RGB) untuk mendeteksi kedalaman warna sehingga ukuran buah dapat diketahui. Setelah data menunjukan bahwa buah sudah matang, alat akan memanen buah hanya dalam waktu dua detik saja. Selain itu, seluruh data kesehatan buah dan tanaman, tingkat kematangan, dan status lainnya akan terintegrasi pada smartphone sehingga dapat dipantau secara real time. Dengan penggunan teknologi ini, efisiensi akan sangat meningkat, ketepatan waktu pada saat panen pun akan lebih terjaga.

Sekian dari saya, jikalau ada salah kata saya mohon maaf.

Rangkuman pertemuan ketiga perkuliahan Industri pertanian

Jenis-jenis pertanian

  1. Sawah
    Sawah, adalah tanah yang digarap dan dialiri untuk menanam padi. Untuk keperluan ini sawah harus mampu menyangga genangan air karena padi memerlukan penggenangan pada periode tertentu dalam pertumbuhannya. Ada beberapa jenis sawah untuk menanam padi, yaitu sebagai berikut:

    • Sawah irigasi adalah jenis sawah yang sumber pengairannya berasal dari danau, waduk, atau bendungan. Artinya sawah irigasi memiliki sumber air yang tersedia sepanjang tahun.
    • Sawah non irigasi adalah lahan sawah yang tidak memperoleh pengairan dari sistem irigasi tetapi tergantung pada air alam seperti tadah hujan, pasang surutnya air sungai atau air laut, dan air rembesan.
  2. Ladang
    • model pertanian yang kebanyakan dilakukan di sekitar rumah petani, dan juga tidak musiman biasanya dia berbentuk perbukitan, dan tidak selalu basah seperti sawah yang harus selalu basah.
  3. Tegalan
    • Tegalan adalah suatu daerah dengan lahan kering yang bergantung pada pengairan air hujan, lahan ditanami tanaman musiman atau tahunan
  4. Kebun
    • Kebun adalah lahan yang biasanya berada di dekat rumah petani. Kebun lebih kecil dari ladang. Apabila ladang itu cakupannya lebih besar, berbeda lagi dengan kebun yang cakupannya lebih kecil. Jenis tanaman yang biasanya ditanam di kebub yaitu seperti cabai, tomat, dan lain sebagainya.
  5. Perternakan atau Perikanan

Proses Dalam Pertanian

  1. Pengolahan lahan
    • Seperti namanya proses ini di lakukan untuk mngubah sifat tanah dengan alat alat pertanian, sehingga dapat memberikan lahan pertanian yang di inginkan.
  2. Penyiapan Budi Daya
    • Penyiapan budidaya terdiri dari proses penyiapan bibit, penyiangan, dan proses pemilihan bibit-bibit yang kokok atau unggul untuk ditanam.
  3. Pemanenan
    • Sesuai dengan namanya proses ini dilakukan setelah datang saatnya untuk memanen dari tanaman tanaman yang telah kira tanam atau garapi.
  4. Pemasaran
    • Tahap ini di lakukan untung mengedarkan atau memasarkan hasil panen dari lahan pertanian kita agar dapat dibeli atau diolah oleh pihak ketiga.

Sekian dari saya, jika ada salah saya mohon maaf

Trimakasih.

Rangkuman pertemuan kedua perkuliahan Industri pertanian

Kelas TI C

Penerapan teknologi informasi melalui pertanian persisi peningkatan produksi tanaman

Precision agriculture atau pertanian persisi memiliki tujuan untuk menerapkan teknologi dalam pertanian. Diharapkan penerapan teknologi ini dapat membantu atau mempermudah tugas atau kerjaan manusia dalam bercocok tanam, dan memaksimalkan hasil panen.

Teknologi dalam pertanian itu banyak sekali manfaat nya berikut adalah contoh-contoh manfaat teknologi dalam bidang pertanian :

1. Pengolahan tanah
Dalam pengolahan tanah untuk di jadikan lahan pertanian kita dapat memanfaatkan GPS (Global Positioning System) untuk memeta jalur laju traktor yang akan mengemburkan tanah agar dapat di tanami oleh tanaman tanaman pilihan, dab dapat di pantau dari jauh dengan menggunakan pesawat tanpa awak (Drone) yang memiliki tampilan gambar.

Atau untuk mengukur luas lahan yang akan di tanami, dapat menggunakan drone untuk mengukur luas lahan tersebut dengan efektif dan efisien serta persisi.

2. Monitoring
Penggunaan teknologi dalam bidang monitoring adalah untuk dapat me-monitor atau melihat situasi seperti tingkat kelembapan tanah, kadar pH, suhu, dll. Dengan adanya informasi tersebut kita dapat menyimpulkan dengan mudah situasi yang ada di lapngan mengenai lahan bercocok tanam tersebut.

Jadi upaya Teknik informasi adalah untuk mengembangkan software yang dapat merealisasikan hal hal yang tertulis di atas, seperti aplikasi untuk me-monitoring drone, aplikasi untuk mendekatkan pembeli dan si penjual hasil tanaman, dan aplikasi lainnya yang dapat mempermudah manusia dalam bidang pertanian.