Corona virus atau covid 19

Penjelasan

virus corona atau covid 19 adalah virus yang menyerang saluran pernapasan manusia virus ini ditularkan oleh hewan liar seperti kelelawar, virus pertama kali buming pada bulan desember 2019 di wuhan china

Koronavirus merupakan virus beramplop dengan genom RNA utas tunggal plus dan nukleokapsid berbentuk heliks simetris. Jumlah genom koronavirus berkisar antara 27–34 kilo pasangan basa, terbesar di antara virus RNA yang diketahui. Nama koronavirus berasal dari bahasa Latin corona yang artinya mahkota, yang mengacu pada tampilan partikel virus (virion): mereka memiliki pinggiran yang mengingatkan pada mahkota atau korona matahari.                   source : https://id.wikipedia.org/wiki/Koronavirus gambar corona

Data statistik sebaran covid 19 di indonesia

Update virus corona di Indonesia per 28 Maret 2020 tercatat mencapai 1.046 kasus positif Covid-19 yang tersebar di 28 provinsi. Dikutip dari Covid19.go.id, dari 1.046 kasus tersebut, terdapat 87 kasus meninggal dan 46 pasien berhasil sembuh. Sehingga kini ada 913 orang yang dalam perawatan. DKI Jakarta menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia. Data terbaru menunjukan kasus positif Covid-19 mencapai 598 dengan 31 pasien berhasil sembuh dan 51 kasus meninggal. Selain DKI Jakarta, kasus corona terbanyak lainnya yaitu Jawa Barat dengan jumlah 98 orang. Sebanyak 14 kasus meningga dan 5 pasien yang berhasil sembuh. Sementara wilayah di Indonesia yang belum ada data positif kasus Covid-19 yakni di Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Gorontalo dan Sulawesi Barat. Secara global, Indonesia berada di posisi 35 di bawah Arab Saudi dengan kasus 1.104 positif dan 3 kasus meninggal. Hingga hari ini, AS dan Italia melampaui kasus COvid-19 di Cina dengan 102.464 kasus di AS dan 86.498 di Italia. Tercatat kasus baru di AS mencapai 17.029 orang dan 5.909 kasus baru di Italia. Terkait penyebaran corona yang cepat, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 151.000 APD dari total 170.000 stok APD yang ada di Gudang Nasional Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta. Pelaksanaan pendistribusian tersebut dilakukan dengan bantuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui operasi perbantuan dalam rangka penyimpanan, pendistribusian dan mekanisme penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) menggunakan dua skema. Skema pertama yang telah dilakukan adalah dengan mengirimkan ke wilayah yang kesulitan transportasi seperti di papua dan papua barat serta wilayah di perbatasan dengan bantuan TNI. Kemudian skema ke dua adalah beberapa dari daerah/provinsi mengirimkan tim untuk mengambil secara mandiri sehingga kebutuhan di tiap daerah dapat dipenuhi secara cepat. Berikut rincian data sebaran kasus Covid-19 di Indonesia 28 Maret 2020: DKI Jakarta Terkonfirmasi: 598 Sembuh: 31 Meninggal: 51, Jawa Barat Terkonfirmasi: 98 Sembuh: 5 Meninggal: 14, Banten Terkonfirmasi: 84 Sembuh: 1 Meninggal: 4, Jawa Timur Terkonfirmasi: 66 Sembuh: 8 Meninggal: 4, Jawa Tengah Terkonfirmasi: 43 Sembuh: 0 Meninggal: 6, Sulawesi Selatan Terkonfirmasi: 29 Sembuh: 0 Meninggal: 1, Daerah Istimewa Yogyakarta Terkonfirmasi: 22 Sembuh: 1 Meninggal: 2, Kalimantan Timur Terkonfirmasi: 11 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Bali Terkonfirmasi: 9 Sembuh: 0 Meninggal: 2, Sumatera Utara Terkonfirmasi: 8 Sembuh: 0 Meninggal: 1, Papua Terkonfirmasi: 7 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Kalimantan Tengah Terkonfirmasi: 6 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Sumatera Barat Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Kepulauan Riau Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 1, Aceh Terkonfirmasi: 4 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Lampung Terkonfirmasi: 4 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Kalimantan Barat Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Sulawesi Tenggara Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Nusa Tenggara Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Sulawesi Utara Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Papua Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Riau Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Jambi Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Sumatera Selatan Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 1, Kalimantan Selatan Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Sulawesi Tengah Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Maluku Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0, Maluku Utara Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal : 0.                                           source : https://tirto.id/update-corona-indonesia-28-maret-covid-19-tersebar-di-28-provinsi-eJf3 peta Corona

Informasi bahaya virus corona

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:

  • Uji sampel darah
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes PCR)
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

source : https://www.alodokter.com/virus-corona

Poster Corona Virus

Poster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>