Computing Components

Computing Components

Perkenalkan nama saya Nur Annisa Septriza, NPM 2115061060, dari kelas TI C, kali ini saya akan membahasa komponen-komponen yang ada pada komputer.

Komponen computer merupakan semua piranti elektronik yang terdapat di dalam sebuah computer, berikut komponen-komponen yang terdapat dalam computer :

1. Casing

Casing computer berbentuk kotak yang berfungsi untuk melindungi komponen – komponen computer agar terhindar dari kerusakan. Tanpa adanya casing komponen computer seperti processor akan rentan terhadap kotoran, benturan, dan cairan.

Fungsi lain dari casing computer adalah sebagai :

1. Pendingin, casing memiliki desain airflow dimana untuk menjaga agar sirkulasi udara berjalan dengan baik. Dengan begitu, semua komponen yang ada di dalam CPU tersebut emiliki suhu yang stabil.

2. Mengurangi kebisingan, saat computer bekerja, komponen seperti power supply dan VGA akan menimbulkan suara sehingga terdengar bising. Ketika ditutup dengan casing, tingkat kebisingannya dapat dikurangi.

3. Memberi nilai estetika, casing computer memberikan nilai estetika, teruama ketika menggunakan casing CPU gaming yang dilengkapi dengan tempered glass ataupun lampu LED.

2. Motherboard

Motherboard adalah papan sirkuit berupa pcb yang memiliki berbagai komponen elektronik yang saling terhubung, dimana cara kerjanya mengatur hal teknis seputar BIOS (Basic Input Output Sistem), Chipset (Pengatur Koneksi Input Outpu), RAM, VGA ( Memori Penyimpanan Data Grafis), Processor dan Additional Card (PCI, ISA). Fungsi utama dari motherboard adalah sebagai pusat penghubung antara satu perangkat dengan perangkat lainnya. Dengan kata lain, fungsi motherboard ini sebagai penyatu dari system perangkat keras yang tersedia.

3. Processor

Processor, juga disebut Central Powering Unit (CPU), menafsirkan dan menjalankan intruksi dasar yang mengoperasikan computer. Fungsi processor secara umum adalah mengolah perintah yang masuk kemudian dikeluarkan berupa output yaitu pemberian perintah. Processor memiliki komponen, yaitu :

1. Control Unit (CU), pengatur lalu lintas dan kegiatan data yang ada dalam computer seperti input dan output.

2. Artimatic Logical Unit (ALU), Komponen yang melakukan perhitungan aritmatika sesuai dengan perintah yang diperoleh. Perhitungan digunakan supaya computer dalam membaca instruksi dengan benar.

3. Register Unit (RU),Komponen ini alat peyimpanan yang lebih kecil daripada memory utamadan memiliki kecepatan akses cukup tinggi. Data yang telah dioah ALU dan CU akan disimpan di komponen ini, untuk nantinya di olah kembali.

Jenis dan merk processor yang beredar dipasaran adalah, Intel, AMD (Advance Micro Device), IBM, Apple, dan IDT, namun yang sering kita dengar yaitu Intel dan AMD.

4. Could Computing

Sebuah proses pengolahan daya komputasi melalui jaringan internet, yang fungsinya untuk menjalankan program pada computer yang saling terhubung dalam waktu yang bersamaan. Contoh dari could computing adalah Yahoo, PDF, Gmail, dan Google Drive. Manfaat dari could computing adalah, media penimpanan terpusat pada server, keamanan data karena could computing telah menyediakan jaminan data sehingga data tidak mudah corrupt atau rusak, dan yang terakhir adalah lebih urah dan tahan lama.

5. Data Representation

Representasi data adalah simbol untuk mengidentifikasi bilangan biner yang disepakati, yaitu 0 (nol) untuk bilangan positif dan 1 (satu) untuk bilangan negative. Data dapat berupa analog dan digital. Data yang direpresentasikan apabila berupa on dengan frekuensi naik berarti berilai 1, sedamgkan jika off dengan frekuensi turun berarti bernilai 0.

6. Memori

Memori terdiri dari komponen elektronik yang menyimpan instruksi yang menunggu untuk dieksekusi oleh prossecor. Jenis-jenis memori adalah

• RAM adalah memori volatile (sementara) yang digunakan untuk mempercepat eksekusi pemrosesan data.

• ROM (Read Only Memory) mengacu pada chip memori untuk menyimpan data permanen dan instruksi.

• CMOS, menggunakan daya baterai untuk mempertahankan informasi ketika daya ke computer mati.

umumnya memory menggunkan satuan Gygabytes (GB) dan Terabytes (Tb)

7. Adapters

Kartu adaptor meningkatkan fungsi komponen dari system desktop atau server unit dan menyediakan koneksi ke periferal. Perangkat ini tersedia dalam bentuk modul USB eksternal (dongle) serta kartu PCl atau_PCl Express (PCle) yang dihubungkan ke slot kosong pada motherboard.

8. Buses

Sebuah bus adalah sebuah subsistem yang mentransfer data atau listrik antar komponen computer di dalam sebuah computer atau antar computer. Sebuah bus memungkinkan berbagai perangkat baik di dalam maupun meleka pada system unit untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Data dipindahkan dari piranti masukan ke CPU, CPU ke memori, atau dari memori ke piranti keluaran. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat di akses dan dieksekusi oleh CPU melalui perantara system bus.

9. Power Supply & Batteries

Power Supply merupakan komponen yang dapat merubah listril AC menjadi DC, Fungsi dari Power Supply dan Batteries untuk menghidupkan laptop atau desktop. Baterai yang dapat diisi ulang biasanya baterai lithuium-ion.

Sumber Refrensi :

https://www.share28s.com/2020/11/penjelasan-fungsi-komponen-komputer.html?m=1

https://www.termasmedia.com/hardware/448-mengenal-memori-komputer-dan-klasifikasinya.html

http://gtc-komputer.blogspot.com/2013/03/representasi-data.html?m=1

Artikel Ilmiah (Scientific Paper)

A. Artikel merupakan kegiatan mempublikasikan dan juga melaporkan hasil karya kepada publik. Menurut KBBI , artikel adalah karya tulis lengkap, misalnya laporan berita atau essai dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya. Kemudian ilmiah, ilmiah merupakan karya tulis yang dibuat dengan prinsip-prinsip ilmiah, berdasarkan data dan fakta (observasi, eksperimen, dan kajian pustaka) dan dipublikasikan di jurnal ilmiah atau dipresentasikan di suatu konferensi atau seminar ilmiah.                                                                                                                                                                                                                                                                              B. Ciri-ciri Artikel Ilmiah 

1. Rasional, memiliki makna berdasarkan atau sesuai dengan nalar atau logika,       mampu berfikir secara bijaksana atau logis.                                                                                                                                                                                                                      2. Objektif, karya ilmiah harus bersifat universal dan bukan merupakan opini          atau asumsi dari penulis, dapat dibuktikan dengan hasil percobaan.                                                                                                                                                                          3. Kritis, menganalisis fakta untuk membentuk suatu penilaian                                                                                                                                                                                        4. Reserved, menahan diri, hati-hati, dan tidak mudah overclaiming, jujur, lugas,        dan tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.                                                                                                                                                                        5. Bahasa Formal, menggunakan bahasa yang sesuai dengan peraturan yang              berlaku dalam kaidah penulisan artikel ilmiah                                                                                                                                                                                                                  6. Sumber Refrensi, suatu informasi yang dapat dijadikan sebagai rujukan atau        suatu sumber acuan untuk mempertegas suatu pernyataan yang disampaikan.      Refrensi juga sesuatu yang digunakan oleh pemberi informasi untuk                        mendukung ataupun memperkuat pernyataannya.

C. Beberapa hal yang ditulis di dalam Artikel Ilmiah

  1. Literatur
  2. Apa yang dikerjakan pada suatu penelitian
  3. Melaporkan hasil kerja peneliti
  4. Jika berguna, maka harus ditulis, dilaporkan, da di publikasikan, agar orang lain bisa mendapatkan pengetahuan berdasarkan apa yang dierjakan peneliti
  5. Jika apa yang dikerjakan tidak berguna, maka peneliti tidak harus mempublikasikanya

D.  Jenis-jenis Artikel Ilmiah

  • Artikel atau Jurnal Ilmiah, adalah sebuah karya tulis yang dipubliksian secara berkala pleh institusi akademik atau organisasi. Jurnal memuat artikel-artikel yang merupakan buah pikiran pada bidang ilmu tertentu yang dapat dibuktikan secara empiris dan logis.
  • Makalah, ditulis pada topik tertentu
  • Kertas Kerja, laporan kerja dari suatu penelitian
  • Paper, lebih singkat dan flexibel dibandingkan makalah, memiliki struktur pendahuluan, isi dan kesimpulan
  • Skripsi, adalah suatu karya lis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan atau fenomena dalam bidang tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku
  • Tesis, adalah tugas akhir jenjang magister (S2), Tesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukaka, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi.
  • Disertasi, adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam penyelesaian S3. disertasi merupakan bukti kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan dalam program ilmu yang dipilih seorang mahasiswa S3.
  • Artikel Ilmiah Populer, biasanya artikel ilmiah populer ini dibuat senyaman mungkin dan tidak harus mengikuti struktur untuk menarik minat para pembaca

E. Strukur Artikel Ilmiah

  • Judul
  • Informasi Penulis
  • Abstrak
  • Kata Kunci
  • Isi Artikel
  • Pendahuluan
  • Studi Literatur
  • Metode Yang Digunakan
  • Hasil Pembahasan
  • Simpulan Saran
  • Daftar Pusaka

Cara mempublikasikan hasil Artikel Ilmiah adalah dengan jurnal dan seminar.

Big Data For Agriculture

 

Database adalah pangkalan data yang umumnya disimpan di suatu system computer yang terorganisir dengan baik dan dapat diakses secara elektronik. Data terdapat tiga jenis yaitu, yang pertama data terstruktur, jenis data yang tersusun rapi  dalam suatu table yang biasanya berbentuk spreadsheet, yang kedua adalah data semi terstruktur adalah data yang memiliki karakteristik dari data terstruktur dan tidak terstruktur seperti data tersebut tersusun dalam sebuah table, namun tidak memiliki format yag pasti antar table, yang ketiga adalah data tidak terstruktur, data yang bentuknya tidak memiliki aturan tentu, tidak pasti, dan tidak memiliki skema yang spesifik.

 

Apa Itu Big Data?

Big data adalah sebuah istilah untuk menjelaskan tentang volume besar variable data dengan kecepatan tinggi, kompleks yang membutuhkan Teknik dan teknologi tingkat lanjut untuk mengaktifkan pengambilan, penyimpanan, distribusi, manajemen dan Analisa Information.

-TechAmerican Foundatin

  • Istilah Big Data yaitu 10V, yang awalnya hanya 3V, yaitu Volume, Velocity dan Variety, kini dikembangkan menjadi : Volume, Velocity, Variety, Veracity, Value, Validity, Variability, Venue, Vocabulary, Vagueness. Jenis data macam-macam, berupa trks, file, suara, video

 

  • Sumber big data : Social media, Media, Cloud, Website, IoT, Network stream monitoring, Database, Communication data.

 

  • Contoh dari penggunaan Big Data :
  1. Chatbot

Adalah program computer yang menyimulasikan percakapan manusia melalui perintah suara, obrolan teks, atau keduanya.

  1. Search Engine

Adalah fitur yang sangat memudahkan pencarian informasi di internet, alat online yang dirancang untuk mencari situs web di internet berdasarkan permintaan pencarian pengguna. Beberapa contoh search engine adalah google dan yahoo

  1. Internet of Things

Adalah suatu dari jaringan fisik atau “things” yang dipasang dengan menggunakan sensor, software dan juga teknologi lain dengan tujuan agar bisa terhubung dan menukarkan data antar divisi dan system lain yang menggunakan internet.

  1. Artificial Intelligence

Adalah sebuah teknologi yang memungkinkan system computer, perangat lunak, program dan robot untuk “berpikir” cerdas layaknya manusia.

 

 

  • Manfaat dari Big Data :
  1. Analisa yang prediktif
  2. Memanfaatkan data dari media sosial
  3. Pengambilan keputusan berdasarkan data
  4. Merekomendasi
  5. Pengoptimalan
  6. Inovasi

 

Isu in Big Data :

  • Big Data diharapkan memiliki dampak besar dalam Smart Farming dan terlibat keseluruhan rantai suplai.
  • Smart sensor dan perangkat memproduksi sejumlah besar data yang menyediakan kemampuan pengambilan keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
  • Big Data diharapkan dapat menyebabkan pergerseran besar dalam peran dan relasi kekuasaan di antara pemain tradisional dan non-tradisional
  • Tata Kelola (termasuk kepemilikan data, privasi, keamanan) dan model bisnis adalah masalah utama yang akan ditangani dalam penelitian di masa mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

Kecerdasan Buatan dalam Agroindustri

Nama : Nur Annisa Septriza

NPM  : 2115061060

Kelas  : TI C

 

Pada perkuliahan kali ini, kita membahas lebih dalam AI Agriculture, nah sebelum masuk ke dalam pembahasan AI Agriculture, apa yang di maksud dengan Agriculture? Agriculture adalah suatu upaya untuk memproduksi atau membuat makanan, pangan, serat dan hasil lainnya dalam bidang pertanian yang memerlukan tenaga manusia. Namun, saat ini untuk memaksimalkan produksi dengan lebih efisien, manusia menerapkan kecerdasan buatan dalam industry pertanian. Kecerdasan  buatan dalam industry pertanian ini berperan penting dalam era  revolusi industry 4.0

AI merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan system computer, perangkat lunak, program dan robot untuk berpikir secara cerdas layaknya manusia.

Tidak hanya membahas AI Agriculture saja, kita juga membahas proses pertanian, Agroindustri, Revolusi Industri 4.0, AI dan pertanian

  1. Proses Pertanian

Ada 4 proses pertanian,

a. Pengolahan lahan

Pada proses ini yaitu mempersiapkan media tanam dan disiapkan sesuai komoditas yang akan ditanam.

b. Pembibitan

Pada proses ini yaitu mempersiapkan bibit-bibit yang kokoh dan ungul, sehingga nantinya dapat menghasilkan panen yang berkualitas

c. Penanaman

Bibit yang sudah menjadi pilihan dengan proses yang tepat siap untuk ditanam. Kemudian dirawat dengan diberikan asupan gizi yang cukup dan penjagaan dari hama, hal ini dilakukan agar hasil panen berkualitas.

Proses pengambilan hasil produksi dilakukan sesuai dengan wakttu panen.

d. Pemasaran

Pemasaran adalah tahap akhir dalam proses pertanian, yaitu menditribusikan hasil panen terhadap pembeli.

 

  1. Agroindustri

Agroindustri adalah perusahaan industry yang memproses hasil pertanian dari bahan nabati (yang berasal dari tanaman) atau hewani ( yang dihasilkan oleh hewan) menjadi produk dalam rangka meningkatkan nilai tambahnya. Proses yang digunakan mencakup pengubahan dan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Agroindustri merupakan suatu system terintegrasi yang melibatkan sumberdaya hasil pertanian, manusia, ilmu dan teknologi, dan informasi.

 

  1. Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industry 4.0 terkait dengan teknologi kembar digital. Teknologi ini dapat membuat versi virtual dari instalasi, proses dan aplikasi yang terdapat pada dunia nyata. Versi virtual ini kemudian dapat diuji sehingga lebih efektif, bermanfaat dan hemat biaya.

Versi virtual ini dapat dibuat di dunia nyata dan ditautkan, melalui Internet of Things. Hal ini memungkinkan system cyber-fisik untuk berkomunikasi dan bekerjasama satu sama lain dan membuat pertukaran data secara real time. Teknologi ini juga dapat digabungkan dan diproses secara otomatisasi untuk manufaktur industry 4.0 sebagai tambahan, otomatisasi ini mencakup interkonektivitas anatara proses, transparasi informasi, dan bantuan teknis untuk kepuusan desentralisasi.

Singkatnya, industry 4.0 adalah tentang transformasi digital. Era ini akan memungkinkan otomatisasi peralatan-peralatan dengan system gabungan yang dapat bekerjasama atu sama lain. Teknologi ini juga akan membantu memecahkan masalah dan melacak proses, sekaligus meningkatkan produktivitas dalam bisnis dan manufaktur di berbagai skala. Tentunya penerapan industry ini diharapkan akan meningkatkan produktivitas demi hajat hidup orang banyak.

 

  1. AI Agriculture

Artificial intelligence (AI) sebagai salah satu teknologi utama yang mendukung implementasi industry 4.0 sangat potensial dan prospektif.

Pemanfaatan AI dapat dilihat implementasinya dalam pertanian global. Sebuah perusaan dara Illions, AS, telah memanfaatkan AI yang mampu mengenali hama atau penyakit tanaman, seperti tumbuhnya jamur dan juga kekurangan air pada tanaman jagung dan kedelai, bebrapa minggu sebelum mata manusia dapat melihat apa yang terjadi. Starup tersebut menawarkan para petani analisis kecerdasan bantuan dari foto yang diambil dari drone. Dengan kemampuan deteksi tersebut, manajemen perkebunn tidak terlambat melakukan perawatan terhadap tanaman yang menghadapi masalah penyakit.

 

Tanggapan terhadap video

Penerapan AI sangat berguna untuk membatu proses pertanian, dalam video yang sudah saya tonton contoh penerapan AI dalam sektor pertanian adalah Drone pendeteksih moth (ngengat) dimna hewan ini adalah yang menyebabkan hama tanaman, kemudian ada teknologi sensor pendeketsi temperature udara, kelembaban udara. Dalam contoh diatas dapat kita simpulkan bahwa AI sangat berperan penting dalam proses pertanian dan tentunya untuk mempermudah proses pertanian dan membantu perkembangan di sektor pertanian. Terutama di Indoneisa sektor pertanian sangatlah penting.

Penerapan Teknologi IoT pada Tanaman Hidroponik menggunakan Arduino dan Blynk Android

Assalamualaikum wr.wb

Tabik pun…

Saya Nur Annisa Septriza,NPM 2115061060, dari jurusan Teknik Elektro, Prodi Teknik Informatika

Kali ini saya akan membahas jurnal yang berjudul “ Penerapan Teknologi IoT pada Tanaman Hidroponik menggunakan Arduino dan Blynk Android ”

Ahli fungsi lahan pertanian di Indonesia cukup tinggi, dibuktikan dengan semakin banyaknya fungsi lahan pertanian yang menjadi perumahan, pemukiman dan sektor industri. Semua itu mendorong inovasi dalam bidang pertanian konvensional ke pertanian yang semakin modern. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian dan pengembangan telah dilakukan, diantaranya adalah dengan menggunakan sistem hidroponik. Hidroponik adalah metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah. Pada sistem hidroponik, aspek terpenting yang harus diperhatikan adalah pengelolaan nutrisi, dimana pengukurannya berdasarkan pada EC (Electro Conductivity) dan pH. Untuk pengelolaan nutrisi, penulis menggunakan 2 sensor yang terhubung melalui mikrokontroller. Dua sensor tersebut adalah DHT11 yang digunakan untuk mengetahui temparatur dan kelembaban. Sensor yang ke dua adalah YF-S201, untuk mengukur intensitas nutrisi yang mengalir melalui gully. Mikrokontroller yang digunakan adalah  Arduino Uno. Dengan penerapan teknologi IoT (Internet of Things), dengan tujuan meminimalisasi intervensi manual dan menghasilkan sistem hidroponik yang cerdas dengan bantuan teknologi.

Penelitian metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengembangan perangkat lunak dengan model waterfall, dengan konsep pendekatan Object Oriented Analysis Design (OOAD). Deskripsi masing-masing tahap penelitian pada metode waterfall adalah sebagai berikut :

1. Requirement Analysis, pada tahap ini terjadi 3 proses utama :

  • Initialisasi, seluruh kebutuhan software dan hardware harus   bisa   didapatkan pada fase ini. Didalamnya termasuk kegunaan dan   batasan software dan hardware yang diharapkan  pengguna. Sistem hidroponik  yang  digunakan  adalah  NFT  (Nutrient Film  Technique),  dimana  tanaman  tumbuh  pada  aliran  tipis  yang  menyerupai lapisan  film. Untuk  pengujian, dilakukan  dengan  melakukan  pengujian  melalui  angket accessibility (kemudahan  infrastruktur  agar  monitoring  sistem  hidrponik  dapat dilakukan),  experience (kemudahan  penggunaan  monitoring  sistem  hidroponik), marketing (daya  jual  sistem  hidroponik),  dan  technology (kesiapan  dalam  segi teknologi pada sistem hidroponik).
  • System Design
  • Implementationpada tahap ini dilakukan pemrograman pada arduino dan perakitan hidroponik sesuai desain yang telah direncanakan . Pembuatan program pada arduino di pecah-pecah menjadi modul-modul kecil, yang nantinya akan digabungkan dalam tahap berikutnya. Dimana modul tersebut adalah pemasangan untuk sensor DHT11 dan YF-S201. Sementara untuk perakitan hidroponik, dimulai dari pembuatan gully, dan diikuti pembuatan meja beserta pemasangan pompa. Selain iitu, pada tahap ini juga dilakukan uji kelayakan, baik terhadap modul yang dibuat maupun perakitan hidroponiknya, apakah sudah memenuhi fungsi yang diharapkan.
  • Integration and Testing, pada tahap integrasi, dilakukan integrasi dari masing-masing modul, dimana terdiri dari sensor DHT11 dan YF-S201, dan integrasi dengan sistem hidroponik.

Deployment and Maintenance, Ini merupakan tahap akhir dalam model waterfall. Sistem hidroponik yang sudah dibut dan dijalankan, serta dilakukan pemeliharaan. Disini, perbaikan kesalahan yang tidak ditemukan pada lagkah sebelumnya juga dilakukan pada tahap pemeliharaan.

Implementasi Blynk Android pada tanaman hidroponik dilakukan dengan membuat, merakit,dan memprogram masing-masing komponen, lalu menyatukannya menjadi satu sistem yang terintegrasi. Komponen yang dimaksud, secara garis besar adalah sebagai berikut :

  • Sistem hidroponik
  • Arduino Unoc
  • Sensor temperaturdan kelembapan (DHT11)
  • Sensor intensitas air(Flow Sensor YF-S201)
  • Blynk android

Cara  pengujian  adalah  dengan  menguji  kesesuaian  modul  yang  terpasang dengan  fungsi  modul  tersebut. DHT11 merupakan  sensor  untuk  temperatur  dan kelembapan,   dimana   pengujian   dilakukan   dengan   pembacaan   modul   sensor DHT11  yang  terhubung  dengan  Arduino  dan  ditampilkan  pada  LCD.

S201Sementara untuk pengujian Blynkandroid, dilakukan dengan pengujian konektivitas server Blynkdan ethernet shield.Pengujian dilakukan dengan melakukan test ping ke server Blynk.Hasildari pengujian inimenunjukkan bahwa test ping berhasildengan baik.Pengujian yang terakhir adalah pengujian yang dilakukan dengan cara mengujiaplikasi Blynk pada handphone, dimana hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi Blynk mampu melihat humidity dan temperatur pada sistem hidroponik tersebut.

Kesimpulan dari apa yang sudah dikerjakan dan diteliti adalah semua syarat kebutuhan fungsional sudah terpenuhi, dengan berdasar pada hasil kinerja sistem. Dengan menggunakan mikrokontroler arduino yang dilengkapi dengan modul sensor DHT11, yang terhubung dengan aplikasi android blynk, suhu dan kelembaban disekitar tanaman dapat diketahui oleh smartphone. Selain itu, modul sensor dan YF-S201 juga berperan dalam mengukur intensitas nutrisi yang masuk pada tanaman. Prinsip kerja blynk pada android adalah ketika Ethernet shield sudah terhubung dengan blynk cloud melalui jaringan internet, aplikasi android blynk dapat digunakan dimana user dapat memantau kondisi tanaman hidroponik dari jarak jauh(melalui internet).  Selain itu didapat hasil pengujian bahwa tingkat accessibility dan technology sangat memuaskan. Dalam accessibility, memiliki hasil yang sangat memuaskan, dikarenakan kemudahan dalam memperolah infrastruktur, untuk pengguna, disini adalah smartphone android, dimana sebagian besar masyarakat sudah memilikinya. Sedangkan technology juga mendapat nilai sangat memuaskan dikarenakan keterbaruan dalam inovasi dalam bidang hidroponik, dimana memudahkan dalam melakukan monitoring sistem hidroponik.

 

Proses Pertanian

Proses Pertanian

Pengertian pertanian

Pertanian adalah suatu jenis kegiatan produksi yang berlandaskan pada proses pertumbuhan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Pertanian dalam arti sempit dinamakan pertanian rakyat, jenis pertanian secara sempit adalah, sawah, ladang/Huma, tegalan dan kebun.

 

Jenis Pertanian

Pertanian di bagi menjadi beberapa jenis :

1. -Sawah irigasi

Adalah sawah yang memiliki jalur air atau saluran irigasi. Pengairan untuk menghidupi tanaman biasanya dari sungai yang dibuat saluran-saluran airnya. Air nya harus bersih dan tidak ada sampah, agar tanaman tidak rusak

 

-Sawah non irigasi

Biasanya posisinya jauh dari perairan, biasanya sawah ini menunggu hujan atau disiram secara manual.

Ada beberapa jenis sawah non irigasi :

-Sawah tadah hujan, yaitu sawah yang pengairan nya mengandalkan air hujan.

-Sawah pasang surut, sawah ini mengandalkan pasang-surut air, biasanya varietas atau bibit yang digunakan berbeda

Biasanya jika tidak ada air hujan menggunakan rekayasa dibidang perairan, misal embung yang fungsinya untuk menadah air.

Ketika sawah pun membutuhkan banyak air petani menabur benih ikan, dan ikan juga sebagai penangkal hama, jenis penanaman ini dinamakan Mina padi.

 

 

2. Ladang

Model pertanian ini biasanya dilakukan dekat rumah petani, jenisnya tidak musiman, dan lahan kering.

 

3. Tegalan

Biasanya tegalan ini ditanami tanaman musiman, lahannya tidak basah, dan ditanami hortikultura.

 

4. Kebun

Kebun tidak memerlukan tanaman yang luas, sehingga dapat dilakukan di pekarangan rumah, biasanya kebun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi jika hasil melimpah hasil panennya dijual.

 

Proses pertanian

-Pengolahan lahan

Proses mempersiapkan media tanam, disiapkan sesuai komoditas yang akan ditanam.

 

-Penyiapan budidaya

Proses mempersiapkan bibit-bibit yang kokoh, bagus dan unggul, sehingga dapat menghasilkan panen yang baik

 

-Pemanenan

Proses pengambilan hasil produksi yang dilakukan sesuai dengan waktu panen. Sebelum masa pemanenan, tanaman diberikan asupan gizi yang cukup dan penjagaan dari hama, sehingga hasil panennya bagus.

 

-Pemasaran

Proses mendistribusikan hasil panen terhadap pembeli. Pemasaran pun harus melihat suasana dan lokasi, maksud nya yang dijual adalah hasil panen yang biasanya sering di makan oleh penduduk sekitar. Pendistribusian dapat dilakukan dengan cara menjualnya kepada pihak ke dua, atau langsung kepada pembeli, dapat juga menggunakan teknologi seperti online shop.

 

 

 

 

 

 

Materi pertemuan ke 2 Industri Pertanian

Assalamualaikum wr.wb

Tabikpun

Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri

Nama : Nur Annisa Septriza

NPM : 2115061060

Kelas : TI C

 

Pada mata kuliah Industri Pertanian tanggal 31 Agustus 2021 membahas 2 topik, yang pertama yaitu “Penerapan Teknologi Informasi Melalui Pertanian Presesi Peningkatan Produksi Tanaman”

apa yang dimaksud dengan precision agriculture?, jadi precision agriculture ini merupakan system pertanian modern saat ini yang dapat menjadi keyword dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Sistem pertanian presesi ini dianggap sebagai solusi dalam menghadapi revolusi industry 4.0 sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada negara Indonesia sendiri masih mengandalkan cara cara tradisional untuk penanganan terhadap pertanian yang menyebabkan di Indonesia sering tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan dan mengimpor dari luar negri, padahal di beberapa negara maju yang luas wilayahnya tidak seluas wilayah Indonesia mereka bisa menyukupi kebutuhan pangan dan sampai mengekspor hasil pertaniannya, kenapa bisa terjadi? Ya, karena mereka sudah menggunakan teknologi dalam Bertani yaitu precision agriculture.

Dengan adanya teknologi yang lebih maju maka data-data yang didapat seperti gambaran wilayah permukaan bumi yang direpretasikan dalam bentuk peta, grafik dan gambar di peroleh dari alat drone dan GIS, yang digunakan untuk mengumpulkan, memproses dan menganalisa berbagai sumber data spasial pertanian seperti pembibitan, pemupukan, dll secara berkelanjutan.

Dengan memiliki data data tersebut akan mempermudah petani dalam dalam menganalisa lebih lanjut mengenai umur tanaman, prediksi masa panen, masa penanaman, survey lahan dll.

 

Topik ke 2 yaitu “Rekayasa e-Aquaculture untuk Otomasi Monitoring Tambak Udang.

Provinsi Lampung merupakan daerah penghasil udang dan sebagian besar hasil udang tersebut di ekspor ke luar negri. Lampung juga merupakan provinsi pensuplly Benih udang vename nomer satu nasional dengan sebesar 37,84%. Tetapi, dilampung sendiri masih menggunakan cara-cara tradisional meskipun sebagian sudah dilakukan secara intensif. Kekurangan dari cara tradisional adalah kontrol terhadap kualitas tambak dilakukan secara manual yang mengakibatkan sering terjadinya penuruan kualitas air yang terlambat diketahui, sehingga menyebabkan udang terkena penyakit white face, hal tersebut tentunya mengakibatkan kerugian, maka pada zaman teknologi yang sudah maju ini dibuatlah Internet of Things (IoT). Model yang dikembangkan terdiri dari perangkat node yang dipasang pada setiap kolam dan masterboard untuk pengumpulan data. Sensor yang dipasang di setiap node adalah sensor salinitas air, sensor pH dan sensor suhu. Kemudian data dikirimkan ke master board untuk diteruskan ke database kemudian data akan ditampilkan pada aplikasi monitoring yang sudah dikembangkan.