Pengertian Lengkap Apa Itu Virus Corona Covid-19

Update virus corona di Indonesia per 28 Maret 2020 tercatat mencapai 1.046 kasus positif Covid-19 yang tersebar di 28 provinsi. Dikutip dari Covid19.go.id, dari 1.046 kasus tersebut, terdapat 87 kasus meninggal dan 46 pasien berhasil sembuh. Sehingga kini ada 913 orang yang dalam perawatan.

Apa itu Covid-19

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019.

Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah.

Covid-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel 201 Novel Coronavirus (2019-nCoV) penyakit pernapasan, sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai Covid-19 pada bulan Februari 2020.

Menyebabkan infeksi saluran pernapasan

Virus SARS-CoV-2 milik keluarga virus yang disebut coronavirus, yang juga termasuk virus yang menyebabkan flu biasa, dan virus yang menyebabkan infeksi yang lebih serius seperti sindrom pernapasan akut (SARS), yang disebabkan oleh SARS -CoV pada tahun 2002, dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), yang disebabkan oleh MERS-CoV pada tahun 2012.

Gejala yang timbul

Gejala COVID-19 yang paling umum adalah batuk kering, demam, dan sesak napas. Diperkirakan bahwa gejala dapat muncul antara 2-14 hari setelah paparan walaupun ada kasus terisolasi yang menunjukkan ini mungkin lebih lama.

Jika mengalami gejala, kita harus tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran penyakit ke masyarakat. Mengenakan masker wajah akan membantu mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.

Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine (10 Maret 2020), periode inkubasi rata-rata diperkirakan 5 hari, dan hampir semua ( 98%) pasien yang telah terinfeksi akan mengalami gejala dalam 12 hari.

Cara penularan/transmisi

Virus SARS-CoV-2 diperkirakan menyebar dari orang ke orang melalui:

– transmisi tetesan (tetesan pernapasan besar orang yang bersin, batuk atau tetesan)

– transmisi aerosol (ketika seseorang batuk atau bersin di dalam ruangan)

– transmisi kontak (menyentuh permukaan yang terkontaminasi kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata

– transmisi langsung (ciuman, berjabat tangan, dll.)

Pencegahan

Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari paparan virus.  Cuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun dan air (busa selama 20 detik) atau gunakan pembersih tangan berbasis alkohol (setidaknya 60%).

Perbedaan orang yang sakit akibat Virus Corona (2019-nCoV) dengan influenza biasa

Orang yang terinfeksi 2019-nCoV dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Meski gejalanya sama, tetapi virus penyebabnya bisa berbeda. Kemiripan gejala tersebut membuat identifikasi infeksi Virus Corona tidak mudah dilakukan. Perlu ada pemeriksaan laboratorium untuk mengonfirmasi indikasi seseorang tertular Virus Corona. Oleh karena itu, WHO merekomendasikan agar setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas mencari pengobatan sejak dini. Mereka pun perlu memberitahu petugas kesehatan soal riwayat perjalanannya dalam 14 hari terakhir sebelum gejala muncul. Informasi lainnya ialah riwayat kontak mereka dengan seseorang yang sedang menderita infeksi saluran pernafasan.

Data Statistik sebaran

Berikut rincian data sebaran kasus Covid-19 di Indonesia 28 Maret 2020:

DKI Jakarta Terkonfirmasi: 598 Sembuh: 31 Meninggal: 51

Jawa Barat Terkonfirmasi: 98 Sembuh: 5 Meninggal: 14

Banten Terkonfirmasi: 84 Sembuh: 1 Meninggal: 4

Jawa Timur Terkonfirmasi: 66 Sembuh: 8 Meninggal: 4

Jawa Tengah Terkonfirmasi: 43 Sembuh: 0 Meninggal: 6

Sulawesi Selatan Terkonfirmasi: 29 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Daerah Istimewa Yogyakarta Terkonfirmasi: 22 Sembuh: 1 Meninggal: 2

Kalimantan Timur Terkonfirmasi: 11 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Bali Terkonfirmasi: 9 Sembuh: 0 Meninggal: 2

Sumatera Utara Terkonfirmasi: 8 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Papua Terkonfirmasi: 7 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Kalimantan Tengah Terkonfirmasi: 6 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Sumatera Barat Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Kepulauan Riau Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Aceh Terkonfirmasi: 4 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Lampung Terkonfirmasi: 4 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Kalimantan Barat Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Sulawesi Tenggara Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Nusa Tenggara Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Sulawesi Utara Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Papua Barat Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Riau Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Jambi Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Sumatera Selatan Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Kalimantan Selatan Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Sulawesi Tengah Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Maluku Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Maluku Utara Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

 

 

Sumber

“Update Corona Indonesia 28 Maret: Covid-19 Tersebar di 28 Provinsi”, https://tirto.id/eJf3

https://bangka.tribunnews.com/2020/03/24/pengertian-lengkap-apa-itu-virus-corona-covid-19-gejala-cara-penularan-hingga-pencegahan?page=3.

“Update Corona Indonesia 28 Maret: Covid-19 Tersebar di 28 Provinsi”, https://tirto.id/eJf3

Review INTEL CORE I7-8086K

a4_060818

 

Setelah beberapa bulan ini menjadi gosip hangat, akhirnya intel merilis prosesor ‘edisi spesial’ mereka, yang disebut dengan Core i7-8086K. Menariknya 8086K ini, dengan dorongan turbon maksimum mencapai 5GHZ, 1000x lebih cepat frekuensi dibandingkan 8086 yang rilis tahun 1978 yang mempunyai kecepatan hanya 5MHZ saja. 8086 ini sendiri hadir dengan arsitektur coffee lake dengan konfiguras 6 core-12 thread. Processor ini juga melebihi kecepatan processor i7 8700k. dimana 8700K ini hadir dengan base clock 3,7 GHZ. 8086K ini juga dilengkapi transistor 14nm yang meningkatkan kinerja dan mengurangi rugi daya. Dengan pemakaian daya sekitar 96W.

Processor ini dilengkapi juga dengan L3 12MB dan mendukung 64GB memori  dualchannel di DDR4-2666. UHD Graphics 630 terintegrasi Intel juga hadir di processor ini. Pada dasarnya tidak ada perbedaan dalam beban kerja multi-utas, karena frekuensi turbo boost inti yang lebih tinggi tetap sama antara 8700K dan 8086K

Processor cocok untuk menjadi CPU gaming. Jika Anda tertarik bermain game, dan terutama menggunakan monitor dengan kecepatan refresh yang sangat tinggi, maka kemampuan FPS minimum dan rata-rata yang lebih tinggi yang ditawarkan akan sangat mengesankan. Kita juga melihat bahwa 8086K tidak dapat menahan clock boost 5GHZ untuk semua periode kecuali waktu yang singkat.

Core i7 8086K ini merupakan salah satu processor terbaik. Tapi saya yakin intel dapat melakukan sesuatu hal yang luar lebih dari processor ini.

Motivasi Saya Memilih Teknik Informarika Unila

Assalamualaikum wr. wb

Disini saya akan menjelaskan motivasi Saya Memilih Teknik Informarika Unila

Memiliki prospek kerja yang bagus. Karena zaman sekarang perkembangan teknologi sangat cepat dan kurangnya tenaga IT di Indonesia.

Zaman sekarang sedangterjadinya tren Revolusi Industri 4.0 yang di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Karena itulah saya memilih Teknik Informatika UNILA

Sekian dari saya. Saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.