Browse By

“IoT For Agriculture” Jurnal IPC Ke-7

Assalamualaikum wr wb

Hai semuanya, bertemu lagi sama saya Muhamad Adil Hidayat atau biasa di panggil adil, NPM : 2115061068 dari kelas PSTI C. Pada postingan kali ini saya akan membahas materi mata kuliah  Industri Pertanian Kelas PSTI C  yang disampaikan oleh bapak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I

materi yang disampaikan pada Topic ke-11 adalah :

“Iot For Agriculture”

sensor-iot-untuk-petani

A. Pengertian IoT

20190422

Kemajuan teknologi semakin berkembang begitu pesat, terbukti dengan hadirnya teknologi Internet Of Things (IoT). Internet of Things (IoT) sebuah jaringan berbentuk objek fisik yang terpasang dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lain. Tujuan dari IoT adalah untuk menghubungkan dan bertukar data dengan perangkat  sistem lain melalui internet. Dalam sektor pertanian teknologi IoT dapat menjadi sebuah solusi dari berbagai macam permasalahan yang dialami petani. IoT mampu pengendalian penyakit maupun hama, mendeteksi tingkat kesuburan tanah,. Lalu, teknologi wireless yang ada pada IoT mampu mendeteksi cuaca dan iklim. Selain itu, teknologi Internet of Things mampu melakukan penjadwalan otomatisasi penyiraman, penyemprotan pestisida dan pemupukan. Dengan adanya IoT diharapkan pertanian di Indonesia semakin berkembang.

B. Unsur-Unsur IoT

Unsur-dalam-Internet-of-Things

  1. Artificial Intelligence

Artificial Intelligence (AI) atau dalam bahasa Indonesia berarti kecerdasan buatan merupakan merupakan sebuah penemuan yang dapat memberikan kemampuan bagi setiap teknologi atau mesin untuk berpikir (menjadi “smart”). Jadi, AI disini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai data, pemasangan jaringan, dan pengembangan algoritma dari kecerdasan buatan.

  1. Konektivitas

Konektivitas atau biasa disebut dengan hubungan koneksi antar jaringan. Di dalam sebuah sistem IoT yang terdiri dari perangkat kecil, setiap sistem akan saling terhubung dengan jaringan. Sehingga dapat menciptakan kinerja yang lebih efektif dan efisien.

  1. Perangkat ukuran kecil

Di dalam perkembangan teknologi masa kini, semakin kecil sebuah perangkat maka akan menghasilkan biaya yang lebih sedikit, namun efektifitas dan skalabilitas menjadi tinggi. Sehingga di masa yang akan datang, manusia dapat lebih mudah menggunakan perangkat teknologi berbasis IoT dengan nyaman, tepat, dan efisien.

  1. Sensor

Sensor merupakan unsur yang menjadi pembeda dari IoT dengan mesin canggih yang lain. Dengan adanya sensor, mampu untuk mendefinisikan sebuah instrumen, yang mana dapat mengubah IoT dari jaringan standar yang cenderung pasif menjadi sistem aktif yang terintegrasi dengan dunia nyata.

  1. Keterlibatan aktif

Banyak mesin modern yang masih menggunakan keterlibatan (engagement) secara pasif. Namun, yang menjadi pembeda dari mesin yang lain, IoT telah menerapkan metode paradigma aktif dalam berbagai konten, produk, serta layanan yang tersedia.

C. Prinsip Kerja IoT

smart-agriculture-iot-farmer-managing-his-industrial-farm-mobile-app-tablet-farming-concept-165835042

Cara kerja internet of things adalah memanfaatkan sebuah argumentasi dari algoritma bahasa pemrograman yang telah tersusun. Dimana, setiap argumen yang terbentuk akan menghasilkan sebuah interaksi yang akan membantu perangkat keras atau mesin dalam melakukan fungsi atau kerja.

Sehingga, mesin tersebut tidak memerlukan bantuan dari manusia lagi dan dapat dikendalikan secara otomatis. Faktor terpenting dari jalannya program tersebut terletak pada jaringan internet yang menjadi penghubung antar sistem dan perangkat keras. Tugas utama dari manusia adalah menjadi pengawas untuk memonitoring setiap tindakan dan perilaku dari mesin saat bekerja.

Kendala terbesar dari pengembangan Internet of things adalah dari sisi sumber daya yang cukup mahal, serta penyusunan jaringan yang sangat kompleks. Biaya pengembangan juga masih terlampau mahal dan tidak semua kota atau negara telah menggunakan IoT sebagai kebutuhan primer mereka.

D. Manfaat IoT

applications-of-iot-in-agriculture

1.Memudahkan Proses Konektivitas

Memudahkan dalam proses konektivitas antar perangkat atau mesin. Semakin koneksi antar jaringan baik, maka sistem perangkat dapat berjalan dengan lebih cepat dan fleksibel.

2. Ketercapaian Efesiensi

Semakin banyak konektivitas jaringan yang terbentuk, semakin kecil pula jumlah penurunan waktu untuk melakukan tugas. Sehingga, aktivitas dan kinerja manusia menjadi lebih terbantu dengan adanya IoT.

3.Meningkatkan Efektivitas monitoring kegiatan

Dengan menggunakan internet of things, efektivitas untuk mengontrol dan monitoring sebuah pekerjaan menjadi lebih mudah. Selain itu, teknologi cerdas juga mampu untuk memberikan rekomendasi atau alternatif pekerjaan yang lebih mudah bagi pengguna.

E. IoT For Agriculture

IOTAGRICULTURE_resized

Smart farming dikenal sebagai penerapan Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) modern ke dalam pertanian. Dalam smart farming, IoT dapat digunakan untuk memonitoring lahan menggunakan sensor dan mini komputer untuk memantau temperature kelembapan tanah, suhu , dan lain sebagainya.

Dengan penerapan smart farming berbasis IoT, akan memungkinkan untuk menargetkan operasi pertanian konvensional serta mungkin ada tuas baru untuk meningkatkan tren pertumbuhan atau umum lainnya dalam pertanian, seperti pertanian keluarga, pertanian organik, dan juga sebagai pendorong pertanian yang sangat transparan. smart farming berbasis IoT akan bermanfaat untuk memberikan manfaat besar, seperti optimalisasi input & perawatan, penggunaan air yang lebih efisien, dan banyak lagi.

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan kali ini di mata kuliah Industri Pertanian. Semoga dari materi yang saya sampaikan dalam resume jurnal ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun. Sampai jumpa di blog saya selanjutnya!

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Referensi

http://www.biopsagrotekno.co.id/penerapan-internet-of-things/

https://www.biopsagrotekno.co.id/smart-farming/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>