Browse By

“Blockchain for Agriculture” Jurnal IPC Ke-6

Assalamualaikum wr wb

Hai semuanya, bertemu lagi sama saya Muhamad Adil Hidayat atau biasa di panggil adil, NPM : 2115061068 dari kelas PSTI C. Pada postingan kali ini saya akan membahas materi mata kuliah  Industri Pertanian Kelas PSTI C  yang disampaikan oleh bapak Rio Ariestia Pradipta, S.Kom, M.T.I

materi yang disampaikan pada Topic ke-10 adalah :

“BLOKCHAIN FOR AGRICULTURE”

Blockchain

A)Blockchain

Blockchain adalah kumpulan catatan yang dikelola oleh sekelompok komputer menggunakan teknologi enkripsi. Teknologi Blockchain pertama kali dibuat pada tahun 1991 oleh Stuart Haber dan W. Scott Stornett. Tujuan dari teknologi blockchain adalah untuk membuat kumpulan data buku besar yang umum dan tidak dapat diubah. Semua informasi yang terkandung di dalamnya tersedia bagi siapa saja yang ingin melihatnya. Blockchain memiliki kemampuan untuk mengotomatisasi pembayaran cryptocurrency, menyediakan akses yang aman dan andal ke data transaksi dengan cara yang terdesentralisasi.

Blockchain memiliki cara kerja dengan dimulai ketika blok menerima informasi baru. Sistem blockchain terdiri dari transaksi dan blok yang mencakup satu set hash kriptografi untuk membentuk jaringan dan hash blok sebelumnya. Blockchain bekerja dengan merekam informasi yang tidak dapat diubah. Sifat desentralisasi dari blockchain berarti bahwa teknologi ini tidak bergantung pada otoritas eksternal untuk verifikasi dan integritas keandalan data. Proses ini adalah proses terdesentralisasi yang biasanya terjadi antara node jaringan untuk memastikan bahwa informasi tersebut valid. Setelah proses desentralisasi, data dimasukkan ke dalam blok baru. Setiap blok berisi hash atau kode unik. Transaksi blockchain rata-rata adalah investasi, tetapi blockchain dapat menyimpan berbagai jenis informasi di blok yang sama.

Salah satu pemanfaatan teknologi blockchain adalah cryptocurrency. Cryptocurrency adalah Mata uang digital yang dibangun menggunakan teknologi blockchain. Teknologi ini tidak memerlukan pihak ketiga sebagai perantaranya. Sehingga setiap transaksi menjadi lebih transparan. Cryptocurrency menggunakan teknologi blockchain setiap data yang ada akan saling terhubung dimana setiap data dimiliki setiap orang yang berada dalam lingkungan pengguna system cryptocurrency tersebut.

B)Sejarah Singkat Blockchain

Sejarah blockchain dimulai pada tahun 1976 dengan adanya paper yang menjelaskan tentang ledger. Kemudian terdapat “New Directions in Cryptography” yang menjelaskan tentang distributed ledger dan “Hot to Time-Stamp a Digital Document” oleh Stuart Haber and Scott Stornetta yang menjelaskan tentang konsep memberikan timestamp pada data instead of the medium. Selanjutnya, David Chaum menjelaskan Electronic Cash atau Digital Currency. Pada tahun 1997 Adam Back menjelaskan tentang Hashcash. B-money Wei Dai. Kemudian, tahun 2008 Satoshi Sakamoto menerbitkan buku dengan judul “Bitcoin : a P2P Electronic Cash System”. Tahun 2009 terdapat implementasi Bitcoin.

C)Cara Kerja Blockchain

1_brPonN3KtTaZKMV8dBOWwg

Blockchain dimulai saat sebuah blok menerima informasi baru. Sistem blockchain terdiri atas transaksi dan blok yang berisikan rangkaian hash kriptografi dan hash blok sebelumnya hingga membentuk jaringan. Blockchain bekerja dengan mencatat informasi yang tidak bisa diubah.

Sifat blockchain yang desentralisasi membuat teknologi ini tidak perlu bergantung pada otoritas eksternal untuk validasi dan integritas keaslian data. Proses ini merupakan proses terdesentralisasi yang biasa terjadi di antara node jaringan untuk memastikan informasi tersebut valid.

Setelah proses desenteralisasi, data akan ditambahkan ke dalam blok baru. Setiap bloknya berisikan hash atau kode unik. Kendati rata-rata transaksi blockchain bersifat investasi, faktanya blockchain bisa menyimpan berbagai jenis informasi di dalam blok yang sama.

D)Keunggulan Blockchain

1.Sistem Lebih Transparan

Teknologi blockchain efektif menyimpan jejak informasi dan transaksi. Bahkan, sistemnya terbukti aman dan transparan. Pasalnya, saat transaksi berlangsung, public access dapat dilihat oleh seluruh pihak tanpa perlu login.

Dibandingkan sistem perbanka, sistem blockchain sangat berbeda. Dengan teknologi yang diterapkan blockchain, informasi maupun dana pengguna tidak dapat digunakan tanpa sepengetahuan pemilik. 

2.Proteksi Data Lebih Baik

Database blockchain bersifat append only, hanya dapat menambahkan dan tidak bisa diperbaiki. Alhasil, sistem blockchain sulit ditembus oleh hacker.

3.Audit Lebih Baik

Blockchain memungkinkan pengguna mengetahui jejak audit aset yang dimiliki sehingga risiko penggelapan dana dapat diminimalisasi.

4.Mencegah Biaya Middleman

Kehadiran blockchain secara tidak langsung meniadakan middleman atau calo yang kerap menambah biaya transaksi. Berkat blockchain, seluruh kegiatan pencatatan dan verifikasi menjadi terarah dan bersifat immutable.

E)Pemanfaatan pada Bidang Pertanian 

new-project-43

Pemanfaatan blockchain dalam bidang pertanian salah satunya sebagai inventaris dan kontrak di bidang pertanian, di mana pengumpulan informasi tersebut didapatkan sangat mahal. Teknologi blockchain dapat melacak dari mana suatu hasil pertanian datang dan dengan demikian membantu menciptakan rantai pasokan makanan yang dapat dipercaya dan membangun kepercayaan di antara produsen dan konsumen. Sebagai cara inovatif untuk menyimpan data, blockchain memfasilitasi petani untuk menerapkan smart farmingBlockchain juga memberikan transparansi transaksi antara pemangku keputusan sehingga manipulasi data dapat dicegah.

Sekian jurnal resume materi yang dapat saya sampaikan dari pertemuan kali ini di mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi. Semoga dari materi yang saya sampaikan dalam resume jurnal ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kurang dan salah kata saya mohon maaf, kepada Allah saya mohon ampun. Sampai jumpa di blog saya selanjutnya!

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Referensi

https://www.akseleran.co.id/blog/blockchain-adalah/

https://accurate.id/ekonomi-keuangan/blockchain-adalah/

https://kamus.tokopedia.com/b/blockchain/

https://kanalpengetahuan.tp.ugm.ac.id/menara-ilmu/2018/1058-penerapan-teknologi-blockchain-untuk-sistem-rantai-pasok-agroindustri.html

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>